Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening di SPBU Wilayah Kabupaten Rokan Hilir Erwinal Pulungan, Sudarman; Jumeno, Desto; Amrina, Elita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64128

Abstract

Di era persaingan global yang semakin ketat, produktivitas organisasi sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusia. Penelitian ini mengkaji peran motivasi kerja dan hubungannya dengan kepuasan kerja sebagai faktor penentu kinerja. Berdasarkan kekosongan dalam penelitian sebelumnya, studi ini bertujuan untuk menguji dampak motivasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai mediator, menggunakan staf SPBU di Kabupaten Rokan Hilir sebagai objek studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik sampel jenuh (N=38). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja staf. Selain itu, kepuasan kerja berperan sebagai mediator parsial, yang berarti motivasi tidak hanya mempengaruhi kinerja langsung, tetapi juga meningkatkan kepuasan kerja yang berimplikasi pada peningkatan produktivitas. Motivasi kerja terbukti menjadi faktor penting yang mendorong kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja memainkan peran sebagai mediator yang meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Pengaruh Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan SPBU dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening di Kabupaten Rokan Hilir Shobri, Muhammad; Jumeno, Desto; Raimona Zadry, Hilma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64133

Abstract

Kinerja karyawan, terutama di kalangan manajer, memainkan peran penting dalam keberhasilan perusahaan yang beroperasi di tengah persaingan bisnis yang ketat. Stres kerja menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja tersebut, tetapi hasil riset sebelumnya menunjukkan ketidakkonsistenan mengenai hubungan langsung antara stres kerja dan kinerja. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi apakah faktor lain, seperti komitmen organisasi, berperan sebagai penghubung antara stres kerja dan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak stres kerja terhadap kinerja pegawai SPBU di Kabupaten Rokan Hilir dan menguji peran komitmen organisasi sebagai variabel penghubung antara stres kerja dan kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel yang terdiri dari 38 pegawai manajerial di 14 SPBU di Kabupaten Rokan Hilir. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki hubungan positif yang tidak signifikan dengan kinerja, menunjukkan kemungkinan adanya stres positif namun tidak dominan. Stres kerja terbukti berdampak negatif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Selain itu, komitmen organisasi terbukti memiliki kontribusi yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta berperan sebagai penghubung yang signifikan antara stres kerja dan kinerja. Penurunan kinerja pegawai akibat stres kerja lebih dipengaruhi oleh penurunan komitmen organisasi terlebih dahulu. Komitmen organisasi memainkan peran penting dalam memitigasi dampak negatif stres kerja terhadap kinerja karyawan.
Pengukuran Tingkat Penerimaan Teknologi (Technology Accepatance) Blockchain di PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur Boby Rachman; Henmaidi; Desto Jumeno
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mwspm527

Abstract

Pelabuhan berperan menciptakan suatu kerjasama terhadap pihak yang terkait dalam menghasilkan proses optimum untuk menjamin keandalan, pelayanan dan produktivitas yang baik. Mengingat teknologi dalam fase perkembangan awal dengan dalam upaya pemanfaatan potensi yang besar untuk diterapkan, ini menunjukkan belum ada upaya dalam memahami pemanfaatan blockchain di pelabuhan Indonesia. Diperlukan kajian empiris tentang bagaimana tingkat penerimaan teknologi (technology acceptance) terhadap pelaku industri pelabuhan di Indonesia. Penelitian disini bertujuan untuk mengetahui tingkat dari penerimaan (technology acceptance) di pelabuhan terhadap pemanfaatan sistem teknologi blockchain. Maka dilakukan suatu perancangan kuesioner dengan menggunakan variabel penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner kepada pihak PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) cabang teluk bayur. Pengolahan data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan webbed. Hasil penelitian disini menunjukkan berdasarkan 12 construct terhadap konteks teknologi blockchain dengan kategori Sangat Setuju.
Pengukuran Tingkat Penerimaan Teknologi (Technology Accepatance) Blockchain di PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur Boby Rachman; Henmaidi; Desto Jumeno
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mwspm527

Abstract

Pelabuhan berperan menciptakan suatu kerjasama terhadap pihak yang terkait dalam menghasilkan proses optimum untuk menjamin keandalan, pelayanan dan produktivitas yang baik. Mengingat teknologi dalam fase perkembangan awal dengan dalam upaya pemanfaatan potensi yang besar untuk diterapkan, ini menunjukkan belum ada upaya dalam memahami pemanfaatan blockchain di pelabuhan Indonesia. Diperlukan kajian empiris tentang bagaimana tingkat penerimaan teknologi (technology acceptance) terhadap pelaku industri pelabuhan di Indonesia. Penelitian disini bertujuan untuk mengetahui tingkat dari penerimaan (technology acceptance) di pelabuhan terhadap pemanfaatan sistem teknologi blockchain. Maka dilakukan suatu perancangan kuesioner dengan menggunakan variabel penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner kepada pihak PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) cabang teluk bayur. Pengolahan data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan webbed. Hasil penelitian disini menunjukkan berdasarkan 12 construct terhadap konteks teknologi blockchain dengan kategori Sangat Setuju.
Desain dan Implementasi Mesin Penggiling Singkong untuk Peningkatan Produktivitas UMKM Kerupuk Bu Ita di Kabupaten Lima Puluh Kota: Design and Implementation of a Cassava Grinding Machine to Improve the Productivity of UMKM Kerupuk Bu Ita in Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra Taufik Taufik; Elita Amrina; Alizar Hasan; Nilda Tri Putri; Hilma Raimona Zadry; Ahmad Syafruddin Indrapriyatna; Eri Wirdianto; Insannul Kamil; Prima Fithri; Wisnel Wisnel; Dina Rahmayanti; Desto Jumeno; Reinny Patrisina; Alexie Herryandie Bronto Adi; Ashila Nurul Huda; Rahmad Inca Liperda; Firdruzal Fahlevi; Hary Fandel; Ghufran Maulana
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v9i1.923

Abstract

Small and medium food enterprises in Indonesia continue to face challenges in adopting appropriate processing technologies, particularly in cassava-based production, which limits efficiency, productivity, and product quality consistency. This study aims to design and implement a food-grade cassava grinding machine as a technological intervention to increase production capacity at the Kerupuk Bu Ita enterprise in Padang. The research applied a Research and Development (R&D) approach using the Define–Design–Develop–Evaluate–Disseminate model with participatory involvement of the target users. The machine was tested through performance measurement, time efficiency analysis, and ergonomic assessment. The results indicate a substantial improvement compared to the manual process, where grinding capacity increased from 10–13 kg/hour to 70–80 kg/hour, representing a productivity enhancement of 450–580%, while processing duration was reduced from approximately 3 hours to about 1 hour, resulting in a 66% reduction in processing time. In addition, user evaluation shows that the machine is easier to operate and ergonomically more suitable for continuous use. These findings demonstrate that the developed cassava grinding machine significantly improves production performance and offers a practical solution for strengthening the competitiveness of SMEs. The study contributes scientifically by providing a validated prototype of appropriate technology tailored to the operational and ergonomic needs of small-scale food production units.
Identifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelelahan Kerja bagi Pekerja Dapur Rumah Makan Padang Robino Indan; Desto Jumeno; Lusi Susanti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/1qb8qf33

Abstract

Pada dasarnya, dapur belum memiliki standar khusus dalam hal rancangan yang akan mempengaruhi keergonomisan dan kenyamanan kerja, termasuk dapur yang dipakai bersama seperti di Rumah Makan Padang. Aktivitas di dapur Rumah Makan Padang yang sangat beragam sering menimbulkan masalah bagi para pengguna, karena tidak selalu memperhatikan faktor-faktor penyebab kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelelahan bagi pekerja dapur Rumah Makan Padang. Objek penelitian ini yaitu beberapa Rumah Makan Padang yang berlokasi di Sumatera Barat yang menjual paling sedikit 20 menu, dan yang menjadi responden adalah para pekerja dapur di rumah makan tersebut dengan total sebanyak 100 orang. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) yang menggunakan kuesioner, kemudian Cardiovascular Load (CVL) dengan mengukur denyut nadi menggunakan aplikasi di smartphone berbasis Android dan iOS. Dari hasil perhitungan yang dilakukan, variabel pertama yang berkorelasi yaitu faktor jenis kelamin terhadap kelelahan yang dihitung dengan metode IFRC, dimana pekerja dapur wanita lebih mudah merasakan lelah. Variabel kedua yang berkorelasi yaitu faktor lama kerja terhadap kelelahan yang dihitung dengan metode Cardiovascular Load, dimana semakin lama jam kerja maka kelelahan yang dialami pekerja dapur akan semakin tinggi.
Identifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelelahan Kerja bagi Pekerja Dapur Rumah Makan Padang Robino Indan; Desto Jumeno; Lusi Susanti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/1qb8qf33

Abstract

Pada dasarnya, dapur belum memiliki standar khusus dalam hal rancangan yang akan mempengaruhi keergonomisan dan kenyamanan kerja, termasuk dapur yang dipakai bersama seperti di Rumah Makan Padang. Aktivitas di dapur Rumah Makan Padang yang sangat beragam sering menimbulkan masalah bagi para pengguna, karena tidak selalu memperhatikan faktor-faktor penyebab kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelelahan bagi pekerja dapur Rumah Makan Padang. Objek penelitian ini yaitu beberapa Rumah Makan Padang yang berlokasi di Sumatera Barat yang menjual paling sedikit 20 menu, dan yang menjadi responden adalah para pekerja dapur di rumah makan tersebut dengan total sebanyak 100 orang. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) yang menggunakan kuesioner, kemudian Cardiovascular Load (CVL) dengan mengukur denyut nadi menggunakan aplikasi di smartphone berbasis Android dan iOS. Dari hasil perhitungan yang dilakukan, variabel pertama yang berkorelasi yaitu faktor jenis kelamin terhadap kelelahan yang dihitung dengan metode IFRC, dimana pekerja dapur wanita lebih mudah merasakan lelah. Variabel kedua yang berkorelasi yaitu faktor lama kerja terhadap kelelahan yang dihitung dengan metode Cardiovascular Load, dimana semakin lama jam kerja maka kelelahan yang dialami pekerja dapur akan semakin tinggi.