Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Potensi Antiglikasi Ekstrak Etanol Batang Bajakah Kalawait (Uncaria gambir (W. Hunter) Roxb.) dengan Reaksi Glikasi Secara In Vitro: Antiglycation Potensial of Ethanol Extract from the Stem of Bajakah Kalawait (Uncaria gambir (W. Hunter) Roxb.) Using In Vitro Glycation Reaction Method Berliani, Victoria; Frethernety, Agnes; Permatasari, Silvani; Alexandra, Francisca Diana; Widayati, Ratna
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.6190

Abstract

Hiperglikemia kronis menyebabkan terjadinya peningkatan reaksi glikasi  glukosa dengan protein. Produk akhir glikasi yaitu AGEs (Advanced Glycation End Products) berperan dalam komplikasi diabetes. Hasil skrining fitokimia yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa batang Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb.) mengandung flavonoid, terpenoid, tanin, alkaloid yang diduga berpotensi sebagai antiglikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antiglikasi ekstrak etanol batang Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb.). Metode: Jenis penelitian adalah true eksperimental. Model reaksi glikasi menggunakan BSA dan glukosa sebagai kelompok kontrol. Ekstrak etanol 96% batang Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb.) dibuat menjadi larutan konsentrasi 100, 200, 400, 600, 800 dan 1000ppm dan ditambahkan ke model reaksi glikasi, selanjutnya diukur absorbansi menggunakan spektrofotometer, dan dihitung nilai potensi antiglikasi. Hasil rerata potensi antiglikasi ekstrak Bajakah Kalalawit berdasarkan ANOVA berbeda signifikan (p<0.05) untuk setiap kenaikan konsentrasi ,yaitu konsentrasi 100, 200, 400, 600, 800 dan 1000ppm memiliki potensi 42,131%, 47,541%, 57,541%, 67,377%, 70,328%, 80,656% dengan nilai IC50 253,043ppm. Kesimpulan: Ekstrak etanol batang Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir (W.Hunter) Roxb.) memiliki potensi antiglikasi dengan konsentrasi efektif 100ppm.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 96% Umbi Bawang Dayak (Eutherine bulbosa (Mill.) Urb.) terhadap Jumlah Sel Leydig: Studi Penelitian Pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus) Dipaparkan Asap Rokok Elektrik Zefanya, Thania; Widayati, Ratna; Herlina Eka Shinta
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1724

Abstract

Paparan asap rokok elektrik dapat menimbulkan stres oksidatif yang berdampak pada penurunan fungsi sel Leydig sebagai penghasil hormon testosteron. Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) kaya akan senyawa antioksidan. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak etanol 96% umbi Bawang Dayak terhadap jumlah sel Leydig tikus jantan (Rattus norvegicus) yang dipaparkan asap rokok elektrik serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan 5 kelompok perlakuan: kelompok normal, kelompok kontrol yang diberi paparan asap rokok elektrik + Na-CMC 0,5%, serta tiga kelompok perlakuan ekstrak Bawang Dayak dosis 30, 60, dan 120 Mg/KgBB. Perlakuan diberikan selama 35 hari. Pemeriksaan jumlah sel Leydig dilakukan pada preparat tubulus seminiferus menggunakan pewarna Hematoxylin-Eosin (HE). Data dianalisis uji normalitas Shapiro–Wilk, homogenitas Levene, One-Way ANOVA dan uji post hoc Games–Howell. Rata-rata jumlah sel Leydig bervariasi antar kelompok. Kelompok normal memiliki rata-rata 14 sel dan kontrol negatif 8,6 sel. Pada kelompok perlakuan, dosis 30 mg/KgBB menghasilkan 14,2 sel, dosis 60 mg/KgBB 18 sel, dan dosis 120 mg/KgBB 11,8 sel. Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan antar kelompok (p = 0,000 < 0,05). Uji lanjut Games–Howell menunjukkan perbedaan antara kontrol negatif dengan dosis 30 mg/KgBB (p = 0,002 < 0,05) dan dosis 60 mg/KgBB (p = 0,000 < 0,05), dosis 120 mg/KgBB tidak menunjukkan perbedaan (p = 0,343 > 0,05). Ekstrak etanol 96% umbi Bawang Dayak berpengaruh terhadap jumlah sel Leydig tikus jantan yang dipaparkan asap rokok elektrik, dengan dosis efektif 30 Mg/KgBB.