Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENYULUHAN PENTINGNYA BUAH DAN SAYUR UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK DAN CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR DI PANTI ASUHAN TITIPAN SUCI ADAM DAN HAWA TANAH PATAH Wulandari, Septi; Sari, Delia Komala; Handayani, Dian; Pratiwi, Reza; Rahmawati, Reza; Putri, Yona Harianti; Dominica, Dwi
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.2.1.9-13

Abstract

Panti asuhan merupakan lembaga usaha untuk meningkatkan kesejahteraan anak dalam pengentasan ketelantaran anak. Kondisi lingkungan dan kesehatananak di panti asuhan perlu diperhatikan, mengingat anak-anak memiliki hakyang sama untuk pemenuhan kesehatan dan kesejahteraannya. Selain itu, anak-anak juga merupakan investasi untuk membangun bangsa yang baik. PantiAsuhan Titipan Suci Adam dan Hawa merupakan salah satu panti asuhan yang terdapatdi Provinsi Bengkulu. Hasil survei pendahuluan yang dilakukan melalui observasidan wawancara dengan pengurus panti asuhan didapatkan bahwa terdapatmasalah kebersihan lingkungan seperti belum adanya kotak sampah sehinggasampah berserakan , tidak ada tempat cuci tangan , dalam satu ruanganterdapat 6 tempat tidur yang tidak ada kelambu, kurangnya pengetahuananak panti dan staff tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) dan masih awamnya pengetahuan anak-anak panti asuhan tentang asupan gizi yang baik dan benar. Oleh sebab itu, program ini berfokus untuk diterapkannya PHBS dan penyuluhan tentang gizi di panti asuhan tersebut melalui penyuluhan dan games tentang sampah dan cucitangan menggunakan sabun. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak di panti asuhan untuk menerapkan PHBS.
SOSIALISASI PENGGUNAAN OBAT DIABETES YANG BAIK PADA BULAN RAMADHAN DI PUSKESMAS SAWAH LEBAR BENGKULU Dominica, Dwi; Rahmawati, Reza; Wulandari, Septi; Haque, Aina Fatkhil; Okta, Fauzia Noprima; Yesika, Relin; Oktarini, Rizki; Nanda, Yogie Andika Tri
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v2i2.37836

Abstract

Diabetes melitus adalah suatu keadaan tubuh yang tidak dapat menghasilkan hormon insulin sesuai kebutuhan atau tubuh tidak dapat memanfaatkan secara optimal insulin yang dihasilkan dan ditandai terjadinya lonjakan kadar gula darah melebihi normal. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui cara penggunaan obat diabetes melitus pada bulan Ramadhan dengan baik dan benar. Sosialisasi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan beberapa tahapan: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Peningkatan pemahaman responden terbesar sebelum dan setelah pemberian penyuluhan sebesar (40%) terdapat pada pertanyaan cara penggunaan obat diabetes melitus selama bulan Ramadhan. Secara keseluruhan dari semua pertanyaan, hasil yang diperoleh pada sosialisasi ini terdapat peningkatan pemahaman responden terkait cara penggunaan obat diabetes melitus yang baik dan benar pada bulan ramadhan yang ditunjukkan dengan nilai  rata-rata lebih dari 70%. Hal ini menunjukkan respon dari responden di Puskesmas Sawah Lebar sangat baik sehingga sosialisasi berjalan dengan lancar dan kondusif.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS DALAM PENGOBATAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA PASIEN DEWASA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2023 DI RUMAH SAKIT X Salsabila, Adinda Okta; Rahmawati, Reza; Asdim; Wulandari, Septi; Pertiwi, Reza; Putri, Yona Harianti; Handayani, Dian
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v5i1.41302

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan jenis penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arbovirus (Arthropod borne V). Jumlah kasus DBD yang dilaporkan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 108.303 kasus. Kasus DBD ini sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana profil penggunaan obat pada pasien demam berdarah dengue (DBD) dewasa di Rumah Sakit X Bengkulu dan kategori DRPs yang terjadi pada pasien DBD di Rumah Sakit tersebut. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan mengambil data rekam medik tahun 2023 dan dianalisis secara deskripfitif dengan menggunakan metode menurut Cipolle. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan beberapa kriteria inklusi. Didapatkan 54 sampel yang sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian ini didapatkan penggunaan obat pada pasien demam berdarah yaitu pemberian infus ringer laktat 98,15% dan infus ringer asetat (Asering) 1,85% Sedangkan hasil identifikasi DRPs 23 kasus yaitu indikasi tanpa obat 14 kasus (25,9%) dan obat tanpa indikasi 8 kasus (14,8%)
The Effect of Administration Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr.) Extract On Total Bilirubin Levels and Hepatosomatic Index Values of Ethanol-Induced Rats Saputra, Hendri; Pertiwi, Reza; Komala Sari, Delia; Wulandari, Septi; Rahmawati, Reza
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v7i1.46829

Abstract

Hati merupakan organ vital yang memiliki peran utama sebagai pusat metabolisme. Kerusakan hati berkaitan dengan proses inflamasi yang memicu peningkatan indeks hepatosomatik (IHS). Salah satu indikator kerusakan hati adalah kadar bilirubin total (hiperbilirubinemia). Hingga saat ini penanganan hiperbilirubinemia masih terbatas pada terapi radiasi dan transfusi tukar, karena belum ada pengobatan farmakologis yang spesifik terhadap kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun pakis tanduk ( Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr) terhadap kadar bilirubin total dan indeks hepatosomatik tikus putih jantan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan Post Test Control Group Only dengan jumlah tikus 35 ekor yang dibagi menjadi 7 kelompok (normal, negatif, positif (aktif sakatonik), pelarut (Na CMC), ekstrak etanol pakis tanduk rusa dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB. Perlakuan dilakukan selama 14 hari, pada hari terakhir tikus diinduksi dengan etanol absolut 2 mL/200 gBB kemudian setelah 12 jam dilakukan pembedahan untuk mengambil organ hati dan sampel darah untuk memeriksa kadar bilirubin total. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dilanjutkan dengan Post Hoc LSD. Hasil penelitian ini, ekstrak etanol pakis tanduk rusa selama 14 hari dapat menurunkan bilirubin total dan HSI tikus putih jantan, analisis data ekstrak dengan dosis 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB terdapat perbedaan yang bermakna dengan kontrol negatif (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol pakis tanduk rusa selama 14 hari dapat menurunkan kadar bilirubin total dan HSI tikus putih jantan, analisis data ekstrak dengan dosis 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB terdapat perbedaan yang bermakna dengan kontrol negatif (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol pakis tanduk rusa selama 14 hari dapat menurunkan kadar bilirubin total dan HSI tikus putih jantan. Ekstrak etanol pakis tanduk rusa mempunyai pengaruh terhadap penurunan kadar bilirubin total dan HSI
Peran Potensial Farmasis dalam Optimalisasi Terapi Pasien Long COVID-19: Tinjauan Literatur Oktarini, Rizki; Rahmawati, Reza; Eliza, Delila
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1407

Abstract

Long COVID-19 merupakan sindrom pasca infeksi akut SARS-CoV-2 yang ditandai dengan gejala yang menetap selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah fase infeksi akut berakhir. Gejala yang umum meliputi kelelahan kronis, gangguan tidur, nyeri otot atau sendi, gangguan pernapasan, serta disfungsi kognitif seperti kesulitan berkonsentrasi dan kabut otak. Kondisi ini memberikan tantangan baru dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam aspek manajemen jangka panjang. Meskipun demikian, peran farmasis klinis dalam tatalaksana pasien Long COVID-19 masih belum banyak dieksplorasi secara sistematis dalam berbagai studi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau peran strategis farmasis dalam pemantauan farmakoterapi, pemberian edukasi kepada pasien, serta keterlibatan dalam tim kolaboratif interprofesional guna meningkatkan luaran klinis dan kualitas hidup pasien. Metode narrative review digunakan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah dari tahun 2020 hingga 2024. Berdasarkan hasil tinjauan, keterlibatan farmasis terbukti berkontribusi terhadap pengurangan efek samping obat, peningkatan kepatuhan pasien terhadap regimen terapi, serta mendukung proses rehabilitasi secara menyeluruh. Dengan demikian, peran farmasis menjadi semakin penting dan perlu diintegrasikan dalam sistem layanan kesehatan untuk mendukung pemulihan pasien Long COVID-19 secara berkelanjutan.
Problem Kompatibilitas dan Stabilitas Pencampuran Sediaan Intravena Pada Pasien Anak di RSUP Dr. Sardjito Rahmawati, Reza; Rahmawati, Fita; Azhar Syed Sulaiman, Syed
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2018
Publisher : Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inappropriate preparation and administration intravenous drug may caused harm and therapeutic failure for the patient. In pediatric patient, intravenous drug administration is very critical because of poor venous access especially when simultaneously drug administration required which is can lead into incompatibilities occurence. Errors in intravenous drug administration can affect the drug stability also. Therefore, this research aims to investigate the prevalence of incompatibility and stability in pediatric hospitalized patient. This research was done with prospective study at RSUP Dr. Sardjito in Pediatric Intensive Care Unit (PICU) and pediatric ward from November-December 2017. Data collection was done with pediatric hospitalized patient that used at least 1 intravenous drug. Compatibility and stability were analyzed using standard reference Handbook of Injectable Drugs and other references. A total pediatric hospitalized patients are 75 patients, 34 patients are from PICU and 41 patients are from pediatric ward. Intravenous drugs used are 49.1% with the mean of intravenous drugs are 3.3 drugs/patient. Compatible drug combinations are 73.3% and unknown are 26.3%. There are no incompatible drug combination found in this research. Stability problems were found in 3 drug combination that administered by continuous infusion.
DISPARITAS PEMIDANAAN PERKARA PERSETUBUHAN OLEH TERDAKWA ANAK TERHADAP KORBAN ANAK Rahmawati, Reza; Nurhayati, Dwi Endah; Samosir, Samuel Saut Martua
Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/alethea.vol6.no1.p64-82

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yuridis penyebab terjadinya disparitas pemidanaan perkara persetubuhan oleh terdakwa anak terhadap korban anak jika ditinjau dari kebijakan pemidanaan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak juncto Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta menganalisis kebijakan formulasi sistem pemidanaan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dalam perkara persetubuhan oleh terdakwa anak terhadap korban anak agar tidak terjadi disparitas pemidanaan. Penelitian ini menunjukkan faktor yuridis penyebab terjadinya disparitas pemidanaan adalah ketentuan dalam Pasal 79 ayat (3) Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang tidak memberlakukan minimum khusus pidana penjara bagi anak. Oleh karena itu, kebijakan formulasi agar menghindarkan terjadinya disparitas pemidanaan dalam perkara persetubuhan yang dilakukan terdakwa anak terhadap korban anak adalah merumuskan kebijakan yang menyimpangi ketentuan Pasal 79 ayat (3) dengan memberikan pengecualian yakni ditentukan minimum khusus pidana penjara apabila korbannya anak.
Evaluasi Kasus Anemia Defisiensi Fe Pada Santri Pesantren Pre Dan Post Konsumsi Pil Tambah Darah Indah Sari, Puput Tri; Putri, Yona Harianti; Martono, Agus; Pertiwi, Reza; Sari, Rose Intan Perma; Rahmawati, Reza
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i2.654

Abstract

Anemia adalah penyakit yang sering ditemui pada masyarakat Indonesia. Prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Bengkulu cukup tinggi yakni mencapai 43%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian tablet tambah darah terhadap kadar hemoglobin santri di pondok pesantren Darul Mustofa kabupaten Seluma. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 orang dengan pengambilan sampel metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, menggunakan alat Easy Touch GCHb (Glucose, Cholesterol, Hemoglobin) dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 santri putri, 9 diantaranya mengalami anemia namun setelah pemberian tablet tambah darah menurun menjadi hanya 3 orang. Pada santri laki-laki sebanyak 35 orang yang tidak mengalami anemia. Dari uji statistik Paired sampel t-test diperoleh hasil P value = 0001 < α (0.05), sehingga bisa disimpulkan bahwa terdapat kenaikan atau perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah.
PEMERKASA SEHAT (PEMBERDAYAAN DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN) IBU-IBU PKK UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DIABETES MELLITUS DI DESA SIDODADI BENGKULU TENGAH Handayani, Dian; Rahmawati, Reza; Riandini, Evelyne; Nadia, Nadia; Damaiyana, Tahnia; Fernando, Fernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.165-169

Abstract

Inisiatif pemerintah Indonesia untuk mengelola diabetes mellitus (DM) berfokus pada pencegahan dan manajemen risiko melalui promosi dan kesadaran kesehatan. Di Desa Sidodadi Bengkulu Tengah, keterbatasan pemahaman tentang diabetes di kalangan ibu PKK mengenai penyakit, tindakan pencegahan, kebiasaan tidak sehat, terutama gizi buruk, dan aktivitas fisik yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan peningkatan kadar gula darah. Sangat penting untuk meningkatkan pendidikan para ibu PKK di Desa Sidodadi Bengkulu Tengah. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk memperkaya pengetahuan ibu PKK tentang pencegahan serta penanganan diabetes mellitus, membantu dalam pengaturan kadar gula dalam aliran darah. Kegiatan PPM akan memanfaatkan kuliah, diskusi, dan sesi tanya jawab. Pada akhir program, pemeriksaan gula darah gratis akan ditawarkan kepada para ibu PKK di Desa Sidodadi Bengkulu Tengah. Evaluasi akan dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari inisiatif ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan ibu PKK di Desa Sidodadi Kabupaten Bengkulu Tengah mengenai diabetes mellitus, dibuktikan dengan peningkatan rata-rata skor pasca-tes menjadi 82,50.
The Effect of Administration Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr  Extract on Total Bilirubin Levels and Hepatosomatic Index Values of Ethanol-Induced Rats Saputra, Hendri; Pertiwi, Reza; Sari, Delia Komala; Wulandari, Septi; Rahmawati, Reza
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v7i1.49112

Abstract

The Liver is a vital metabolic organ. Liver injury is related to an inflammatory process that increases the hepatosomatic index (HSI). One indicator of liver damage is increased total bilirubin levels (hyperbilirubinemia). Currently, hyperbilirubinemia treatment is still limited to irradiation therapy and exchange transfusions, because there is no pharmacological specific treatment. This study aimed to evaluate the hepatoprotective effect of Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr extract on total bilirubin levels and the hepatosomatic index (HSI) in male white rats. A laboratory-based experimental design was employed using a post-test only control group, involving 35 rats randomly assigned to seven groups: normal control, negative control, positive control (sacatonic active), solvent control (Na CMC), and treatment groups receiving ethanol extract at doses of 50 mg/kgBW, 100 mg/kgBW, and 200 mg/kgBW.The treatment was administered orally for 14 consecutive days. On the final day, all rats (except the normal group) were induced with absolute ethanol at 2 mL/200 gBW. After 12 hours, the animals were euthanized for liver and blood sample collection. Total bilirubin levels were measured, and the hepatosomatic index was calculated. Data were analyzed using one-way ANOVA followed by LSD post hoc test. The results demonstrated that administration of Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr extract significantly reduced total bilirubin levels and HSI, particularly at doses of 50 mg/kgBW and 100 mg/kgBW, compared to the negative control group (p<0.05). These findings suggest that Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr ethanol extract exhibits a hepatoprotective effect by reducing total bilirubin levels and HIS.