Articles
Peran Pendidikan Teologi dan Kepemimpinan Kristen dalam Pembentukan Karakter Guru Sekolah Minggu
Yunida Bawamenewi;
Lidia Marbun;
Andreas Fernando;
Reni Triposa
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1: Pebruari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52220/sikip.v3i1.106
Theological education actually has an important role for Sunday school teachers in giving a more specific understanding to a teacher in guiding, directing, and educating Sunday school children. Because Sunday school is a place for character building, attitude, and introduction of children from an early age about the truth of God's word. Not only theological education has an important role for Sunday school teachers, Christian leadership also has an important role for Sunday school teachers. Christian leadership is leadership that has the heart of a servant in serving others where the model is Jesus. A Christian leader has a very strong influence on Sunday school teachers in bringing positive changes to Sunday school teachers so that the teacher is able to transform this positive influence on Sunday school children. This writing uses a literature research method where this research method is carried out with a descriptive qualitative approach so that it can describe the role of theological education and Christian leadership for Sunday school teachers because theological education and Christian leadership are the basis for Sunday school teachers in teaching children. Sunday school kids. AbstrakPendidikan teologi sesungguhnya memiliki peran penting untuk guru sekolah Minggu dalam memberi pemahaman ynag lebih spesifik kepada seorang guru dalam membimbing, mengarahkan dan mendidik anak sekolah Minggu. Oleh karena sekolah Minggu merupakan wadah pembentukan karakter, sikap dan pengenalan anak sejak dini tentang kebenaran firman Tuhan. Tidak hanya pendidikan teologi saja yang memiliki peran penting bagi guru sekolah Minggu, kepemimpinan kristen juga memiliki peran penting bagi guru sekolah Minggu. Kepemimpinan kristen adalah kepemimpinan yang memiliki hati seorang hamba dalam melayani orang lain dimana yang menjadi modelnya adalah Yesus. Seorang pemimpin kristen memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi guru sekolah Minggu dalam mebawa perubahan positif bagi guru sekolah Minggu sehingga guru tersebut mampu mentransformasi pengaruh positif tersebut kepada anak sekolah Minggu. Penulisan ini menggunakann metode penelitian pustaka dimana metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, sehingga dapat mengdeskripsikan peran pendidikan teologi dan kepemimpinan kristen itu bagi guru sekolah Minggu, oleh karena pendidikan teologi dan kepemimpinan kristen ini merupakan dasar bagi para guru sekolah Minggu dalam mengajar anak-anak sekolah Minggu.
Professional Guru PAK dalam Perspektif Etis Teologis Kekristenan
Herkulanus Rangga;
Reni Triposa;
Marfy Simatauw
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 3 No. 1: Mei 2022
Publisher : ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The expertise and professional skills of the teacher, sir, are a teacher's abilities in the teaching and learning process. teacher professional skills also require expertise that is truly possessed by a professional teacher. In learning Christianity, a teacher's professional competence is also very much needed, especially in today's increasingly developing era. A Christian Religious educator must also have a good personality so that he can be an example for his students as exemplifying Jesus Christ. Not only having a good personality but also having a spirituality that is really owned by a teacher of Christianity. As educators, the Christian religion taught must be Bible-centered, which forms the basis of the material in learning so that what will be delivered is by Bible-centered Christian teachings. The author uses qualitative and descriptive research methods by conducting literature studies on this research. So, the professional competence of teachers in the PAK learning process is the Professional Competence of Teachers in the Learning Process of Christian Religious Education. So the journal is about a teacher's professionalism who must have the ability, skills, and expertise in PAK learning which must be Bible-centered. Abstrak Keahlian dan kecakapan profesional guru pak merupakan kemampuan seorang guru dalam proses belajar mengajar. kecakapan profesional guru juga membutuhkan keahlian yang benar-benar yang dimiliki oleh seorang guru profesional. Proses pembelajaran Agama Kristen kompetensi profesional seorang guru juga sangat dibutuhkan apalagi pada zaman yang semakin berkembang saat ini. Seorang pendidik Agama Kristen juga haruslah memiliki kepribadian yang baik sehingga dapat menjadi teladan bagi para peserta didiknya sebagaimana meneladani Yesus Kristus. Bukan hanya memiliki kepribadian baik saja tetapi spiritualitasnya juga haruslah benar-benar dimiliki oleh seorang pengajar Agama Kristen. Sebagai pendidik Agama Kristen yang diajarkan haruslah berpusat pada Alkitab yang menjadi dasar materi dalam pembelajaran sehingga apa yang akan disampaikan sesuai dengan ajaran Kristen yang berpusat pada Alkitab. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dan metode deskriptif dengan melakukan studi Pustaka terhadap penelitian ini. Jadi, kecakapan profesional guru dalam proses pembelajaran PAK Kompetensi Profesional Guru dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Jadi Jurnal tentang seorang profesionalisme guru yang harus memiliki kemampuan, keterampilan, dan keahlian dalam pembelajaran PAK yang harus berpusat pada Alkitab.
Strategi Pembelajaran Melalui Metode Demonstrasi Dalam Upaya Mengembangkan Kreativitas Anak
Mooy, Rana Riendawati;
Lumingas, Gloria Gabriel;
Triposa, Reni
Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 1 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristen - November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvary - Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59376/philo.v3i1.41
This study aims to analyse learning strategies through demonstration method in developing children's creativity. The demonstration method was chosen because of the ability of students to convey concepts visually and practically, making it easier for them to understand what the teacher has given. This research uses a descriptive qualitative method conducted in the classroom by involving various activities that encourage exploration and active participation in the classroom. The results showed that the application of this method significantly improved children's creativity, as seen from the increase in critical thinking, innovation, and self-expression. The findings indicate that the demonstration method can be an effective tool in the learning process to stimulate children's creativity.AbstrakDengan adanya artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran melalui metode demonstrasi dalam mengembangkan kreativitas anak. Metode demonstrasi ini dipilih oleh peneliti karena dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyampaikan konsep secara visual dan praktis, sehingga memudahkan siswa memahami dan mengembangkan setiap pelajaran yang sudah di berikan oleh guru di kelas. Tujuan dari penelitian ini yaitu menyelidiki akibat dari pembelajaran demonstrasi akan pengembangan kreativitas siswa. Penalitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif yang dilakukan di kelas dengan melibatkan berbagai aktivitas yang mendorong eksplorasi dan partisipasi aktif dalam kelas. Hasil menunjukkan bahwa penerapan metode ini secara signifikan meningkatkan kreativitas anak, sehingga terlihat dari peningkatan kemampuan berpikir kritis, inovasi, dan ekspresi diri. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode demonstrasi dapat menjadi alat yang efektif dalam proses pembelajaran untuk merangsang kreativitas anak.
Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Karakter Siswa di Era Digital
Tambunan, Ruhut Parningotan;
Arifianto, Yonatan Alex;
Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4, No 1 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristen (Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59177/jln.v4i1.321
This research examines that where Christian religious education plays an important role in shaping student character in the digital era. Christian religious education provides a strong moral and spiritual foundation, and emphasises the values of honesty, responsibility and integrity to students. In facing the challenges of using technology, Christian religious education helps students to use technology wisely and ethically, so as to develop the ability to think critically in selecting and filtering the information they get. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that the role of technology integration in Christian religious education allows for a more interactive and interesting teaching method, to deepen students' spiritual understanding. In addition, Christian religious education also plays an important role in shaping the adaptive and innovative character of students and preparing students to be able to face the development of the digital world with high morality.AbstrakPenelitian ini mengkaji bahwa peran penting pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter siswa di era digital. Pendidikan agama Kristen memberikan dasar moral dan spiritual yang kuat, serta menekankan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas kepada siswa. Dalam menghadapi tantangan pada penggunan teknologi, pendidikan agama Kristen membantu siswa untuk menggunakan teknologi secara bijaksana dan etis, sehingga dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara kritis dalam memilih dan menyaring informasi yang di dapat. Menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature maka dapat disimpulkan bahwaa peran integrasi teknologi dalam pendidikan agama Kristen memungkinkan sebagai metode pengajaran yang lebih interaktif dan menarik, untuk memperdalam pemahaman spiritual para siswa. Selain itu, pendidikan agama Kristen juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang adaptif dan inovatif serta menyiapkan siswa untuk dapat menghadapi perkembangan dunia digital dengan moralitas yang tinggi.
Peran Model Pembelajaran Blended Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di sekolah Kristen
Kristina, Ariana;
Arifianto, Yonatan Alex;
Triposa, Reni
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38189/jtk.v3i1.846
This study explores the effectiveness of blended learning model in enhancing students' learning motivation in Christian schools. The blended learning model, which integrates face-to-face and online learning, is recognised as a relevant pedagogical approach to encourage active participation and improve learning quality. This study aims to analyse the effect of blended learning model on students' skills and understanding in Christian schools. The results show that the implementation of blended learning model is positively correlated with the improvement of students' learning outcomes, both in academic aspects and the development of skills and understanding. The findings suggest that blended learning is an effective learning strategy in improving students' learning motivation in Christian schools, by encouraging active participation and comprehensive skill development. This research is expected to be a reference source for educators in developing innovative learning strategies and motivating students to achieve optimal learning outcomes.
Peran Metode Pembelajaran dan Guru Pendidikan Kristen yang Aktif terhadap Prestasi Akademik dalam Pendidikan Agama Kristen
Ate, Norbertus Mawo;
Triposa, Reni;
Arifianto, Yonatan Alex
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 3 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38189/jtk.v3i1.847
Penelitian  ini menbahas peran metode pembelajaran dan keterlibatan guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan prestasi akademik siswa dalam Pendidikan Agama Kristen. Metode pembelajaran memang sangat terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Selain itu, guru yang aktif berperan sebagai fasilitator dan motivator, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, serta membangun hubungan baik dengan siswa. Menggunakan metode kualitatif deskritif maka dapat disimpulkan bahwa adanya penelitian menunjukan bahwa keterlibatan guru dalam proses pembelajaran berpengaruh signitfikan terhadap minat dan prestasi akademik siswa, segingga penting bagi guru untuk terus mengembangkan metode pengajaran yang inovatif. Dengan demikian, sinergi antara metode pembelajaran yang efektif dan peran aktif guru dapat mendorong peningkatan prestasi akademik dalam Pendidikan Agama Kristen.
Efektivitas Penerapan Metode Role-Playing Pada Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Peningkatkan Pemahaman Teologis
Adu, Esterina Yunita;
Arifianto, Yonatan Alex;
Triposa, Reni
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38189/jtk.v3i2.849
Pendidikan Agama Kristen memiliki esensi yang sangat penting dalam membangun fondasi atau sebuah dasar pada seseorang agar dapat terpatri iman percaya kepada Tuhan, serta berbudi pekerti luhur. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Dengan adanya penelitian yang berkaitan dengan keefektivitas metode role playing pada kurikulum merdeka terkait keaktifan nara didik di sekolah, penulis tertarik untuk meneliti tentang keefektivitas metode role playing yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Kristen dan juga dalam peningkatan paham teologis nara didik, celah ini yang dimanfaatkan oleh peneliti untuk menjawab keefektivitasan metode belajar dalam pemahaman teologi. Metode role playing ternyata dapat dijadikan suatu strategi yang dapat meningkatkan pemahaman teologis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Menyertakan nara didik untuk berpastisipasi aktif dalam melakukan berbagai peran dalam berbagai situasi, penggunaan metode role playing dapat menambah pengetahuan, pengalaman dan juga dapat menjembatani akan suatu pemahaman yang lebih dalam mengenai kekristenan.
Strategi Pembelajaran Interaktif Dalam Pendidikan Agama Kristen: Studi Kasus di Sekolah Menengah Pertama
Abel, Angela;
Triposa, Reni;
Arifianto, Yonatan Alex
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38189/jtk.v3i2.851
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan strategi pembelajaran dalam pendidikan agama kristen di dalam strategi pembelajaran untuk bisa meningkatkan partisipasi siswa dengan guru dalam pembelajaran. Maksud dan tujuan ini untuk bisa meningkatkan pemahaman siswa serta pemahaman dalam belajar dan ajaran agama yang melalui diskusi dalam penggunaan dan dapat manfaatkan teknologi digital. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literature maka dapat disimpulkan bahwa guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman untuk belajar dan siswa dapat belajar dengan nyaman sehingga dapat meningkatkan belajar siswa dengan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga siswa terus berkarya dalam pembelajaran, guru bisa menggunakan suatu strategi dalam belajar dengan cara yang kreatif serta dengan cara tanya jawab sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih efektif. Guru bisa memberikan dampak yang baik kepada siswa dalam perilaku dan kebiasaan yang baik.
Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Kristen Untuk Mengatasi Tantangan Sosial
Yedija, Yedija;
Arifianto, Yonatan Alex;
Triposa, Reni
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38189/jtk.v4i1.872
Christian religious education faces challenges in shaping students' character and understanding of religious teachings in a growing social context. Contextual learning strategy is a solution to overcome this challenge by connecting Christian religious teachings with students' real life. This approach emphasises students' cognitive, character and spiritual aspects, as well as the relevance of religious teachings in their social context. The purpose of this study is to explore the application of contextualised learning strategies in Christian Religious Education and its impact on students' understanding of Christian values as well as their ability to contribute positively in society. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that contextual learning strategies can broaden students' religious understanding, build character, and improve social skills. Thus, this approach is effective in preparing students to face social challenges with integrity and empathy, and play an active role in improving society.Pendidikan agama Kristen menghadapi tantangan dalam membentuk karakter dan pemahaman siswa terkait ajaran agama dalam konteks sosial yang berkembang. Strategi pembelajaran kontekstual menjadi solusi untuk mengatasi tantangan ini dengan menghubungkan ajaran agama Kristen dengan kehidupan nyata siswa. Pendekatan ini menekankan pada aspek kognitif, karakter, dan spiritual siswa, serta relevansi ajaran agama dalam konteks sosial mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran kontekstual dalam Pendidikan Agama Kristen dan dampaknya terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Kristen serta kemampuan mereka untuk berkontribusi positif dalam masyarakat. Mengunkan metode kualitatif deskritif dengen pendekatan studi pustaka maka dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual dapat memperluas pemahaman agama siswa, membangun karakter, dan meningkatkan keterampilan sosial. Dengan demikian, pendekatan ini efektif dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan sosial dengan integritas dan empati, serta berperan aktif dalam memperbaiki masyarakat.
Dampak Dan Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi Kelompok bagi Siswa SMA dalam Pendidikan Agama Kristen
Mooy, Venida Jeliati;
Arifianto, Yonatan Alex;
Triposa, Reni
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38189/jtk.v4i1.873
This study aims to examine the impact and effectiveness of using the group discussion method in Christian Religious Education at the high school level. The group discussion method is expected to enhance students' understanding of religious teachings and to build character in accordance with Christian values. This research employs a qualitative approach with data collected through observations, interviews, and questionnaires from students and teachers. The findings indicate that the group discussion method significantly increases student engagement, encourages critical thinking, and deepens their understanding of religious teachings. Furthermore, students feel more comfortable sharing their opinions and interacting with their peers. Thus, the use of group discussion methods in Christian education proves to be effective in creating an active and enjoyable learning environment.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dan efektivitas penggunaan metode diskusi kelompok dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode diskusi kelompok diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama serta membangun karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kepada siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi kelompok secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong pemikiran kritis, dan memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran agama. Selain itu, siswa merasa lebih nyaman dalam berbagi pendapat dan berinteraksi dengan teman-teman mereka. Dengan demikian, penggunaan metode diskusi kelompok dalam pendidikan agama Kristen terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.