Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFINGGER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA PADA MATERI PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA Munandar, Rizky Tri; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i3.35156

Abstract

Pengembangan potensi siswa menjadi manusia yang memiliki pemikiran kreatif haruslah menjadi fokus dalam pembelajaran. Dari hasil observasi tindakan awal yang dilakukan dengan guru geografi di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya mengatakan bahwa siswa kelas XI IPS memiliki kemampuan berpikir kreatif yang masih rendah. Dilihat dari rendahnya tingkat pemahaman siswa dalam menganalisi suatu masalah, kurang berpartisipasi dalam membuat kesimpulan dan siswa kurang aktif dalam pembelajaran yang sedang berlansung. Oleh sebab itu dalam mengembangkan kemampuan untuk mendukung siswa berpikir kreatif serta mampu memecahkan permasalahan dengan menggunakan metode pembelajaran treffinger. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya pada materi persebaran flora dan fauna Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Sampel penelitian penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XI IPS 1 dan kelas XI IPS 2. Pengumpulan data menggunakan tes esai. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis kemampuan awal, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Dari hasil uji-t diperoleh thitung ttabel yaitu 2,07 1,69. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penerapan model pembelajaran treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya pada materi Persebaran Flora dan Fauna Indonesia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN PADA MATERI BIOSFER KELAS XI DI SMAN 1 LHOKSUKON Nurafni, Nurafni; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.34416

Abstract

Abstrak: Literasi lingkungan berarti kemampuan seseorang dalam melihat dan mengamati kondisi lingkungan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk meningkatkan literasi lingkungan adalah melalui proses pembelajaran, seperti penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan literasi lingkungan. Model pembelajaran berbasis masalah (PBL) berarti pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan solusi pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar berdasarkan aspek literasi lingkungan; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Lhoksukon yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dengan pemberian tes, instrumen observasi aktivitas guru dan siswa, instrumen observasi keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian adalah (1) persentase ketuntasan individu meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 67% pada siklus II dan 83% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan mengajar dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,43 (kategori sedang) pada siklus I menjadi 3,50 (kategori baik) pada siklus II dan 3,80 (kategori sangat baik) pada siklus III. (4) Respon pembelajaran terdapat 10 orang yaitu 92% siswa menyatakan penerapan contoh pembelajaran problem based learning (PBL) sangat menyenangkan, menambah wawasan materi biosfer, dan berguna untuk pembelajaran geografi dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci : Penerapan, Model Problem Based Learning (PBL), Literasi lingkugan
HUBUNGAN TASK COMMITMENT DAN EDUCATIONAL INTERACTION DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Fithri, Salsabiila; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.25368

Abstract

Academic achievement is one of the indicators of student success. Good academic performance is expected to reflect high student quality, especially for prospective teachers who must educate future generations. Task commitment is an internal factor, while educational interaction is an external factor that can influence student academic achievement. The research problem in this study is how task commitment and educational interaction relate to the academic achievement of Geography Education students at FKIP, Syiah Kuala University. This study aims to determine the relationship between task commitment and educational interaction with student academic achievement. A quantitative correlational approach was used in this research. The population consisted of 346 active students in the Geography Education Department, with a sample of 77 students selected using proportional random sampling. Data were collected through documentation and questionnaires. The data analysis techniques used were multiple correlation and significance tests. The results showed a multiple regression equation of Y = 15.97 + 0.73X + 0.15X, indicating that both independent variables positively influence the dependent variable. The correlation coefficient between task commitment and educational interaction with academic achievement was 0.80, categorized as very strong, with a coefficient of determination of 64%. The significance test results showed Fcount (66.7) Ftable (3.12) at a 5% significance level, leading to the rejection of H. This means there is a significant relationship between task commitment and educational interaction with the academic achievement of Geography Education students at FKIP, Universitas Syiah Kuala.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE BERBANTUAN MEDIA QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA Thohirah, Afifah; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.24326

Abstract

The Everyone is a Teacher Here learning model is a cooperative approach designed to enhance students understanding actively and enjoyably, in line with competency demands. This study aims to analyze the improvement in student learning outcomes, teacher and student activities, teacher skills in managing learning, and student responses to this model. The research employs a quantitative approach in the form of classroom action research (CAR). The subjects were 30 Class X IPS students at the Laboratory High School, Syiah Kuala University. Data were collected through tests, observations, and questionnaires and analyzed using descriptive percentage statistics. The results indicate significant improvements in various aspects. Individual mastery increased from 40% (Cycle I) to 70% (Cycle II) and 93% (Cycle III), while classical mastery rose from 30% to 60% and 90%, respectively. Teacher and student activities also improved, from 70% (Cycle I) to 100% (Cycle III). Teacher skills in managing learning increased from moderate (score 2.26) in Cycle I to very good (score 3.83) in Cycle III. Additionally, 92% of students reported that this model enhanced their understanding, motivation, and enjoyment of learning.Thus, the Everyone is a Teacher Here model, supported by Quizizz Media, has proven effective in improving Geography learning outcomes among Class X IPS students at the Laboratory High School, Syiah Kuala University, while also increasing student engagement, teaching effectiveness, and creating a more interactive and enjoyable learning experience.
KORELASI MINAT BACA DAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2020-2021 FKIP USK Humaira, Fira; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.24282

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi minat baca dan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK Angkatan 2020-2021.Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan nilai regresi ganda minat baca (X1) dan disiplin belajar (X2) dengan prestasi belajar (Y) = 29,1 + 0,76X1 + 0,14X2 yang berarti kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penghitungan diperoleh nilai Fhitung = 3,26. Selanjutnya dilakukan uji signifikansi dengan cara membandingkan Fhitung dan Ftabel untuk mengetahui keberartian koefisien korelasi.Nilai Ftabel diperoleh dari distribusi F dengan pembilang (k) = 2 dan dk penyebut (n k 1) = 61 pada taraf signifikan 5% sehingga diperoleh Ftabel = 3,12. Berdasarkan data dan kriteria pengujian dapat diketahui bahwa Fhitung (3,26) Ftabel (3,12) maka terima Ha artinya terdapat hubungan yang signifikan antara minat baca dan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2020-2021 FKIP USK.Berdasarkan persamaan tersebut diketahui bahwa kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Bila variabel (minat baca dan disiplin belajar) bebas meningkat, maka variabel terikat (prestasi belajar) juga akan meningkat
HUBUNGAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR GEOGRAFI PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS MAN ACEH SINGKIL Musfina, Ririn; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i1.32685

Abstract

Utilization of learning resources is one source for increasing learning productivity. Reading interest is a person's interest or tendency to read without compulsion. The research aims to determine whether there is a positive and significant relationship between the use of geography learning resources in the school library and interest in reading and the learning outcomes of class XI IPS students at MAN Aceh Singkil. This research uses a quantitative approach and correlation research type. The population in this study were all students of class XI IPS MAN Aceh Singkil, totaling 28 students taken using saturated sampling techniques. Research data was collected using documentation and questionnaires. The results of the research show a relationship between the use of geography learning resources in the school library and interest in reading with the learning outcomes of class XI IPS students in the Strong category. The results of the multiple correlation analysis were 0.66, which means there is a strong relationship, the coefficient of determination is 43%. The significance test results show 10.5. This means that there is a significant relationship between the use of geography learning resources and interest in reading and the learning outcomes of class XI IPS students at MAN Aceh Singkil.
ANALISIS PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MATA KULIAH KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2017-2018 Susanti, Emi; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i2.33926

Abstract

Perilaku prokrastinasi dapat diartikan sebagai suatu penundaan dalam memulai dan menyelesaikan tugas secara sengaja dan berulang dengan melakukan aktivitas lain yang tidak penting sehingga mengakibatkan terhambatnya penyelesaian tugas akademik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perilaku prokrastinasi akademik dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2017-2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku prokrastinasi akademik dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2017-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Juruasn Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2017-2018 yang mengambil Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah lebih dari satu semester. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 58 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa perilaku prokrastinasi dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah sebanyak 4 responden (7%) berada pada kategori sangat tinggi, 12 responden (20,7%) berada pada kategori tinggi, 23 responden (39,6%) berada pada kategori sedang, 12 responden (20,7%) berada pada kategori rendah dan 7 responden (12%) berada pada kategori sangat rendah. Dapat disimpulkan bahwa yang paling banyak melakukan perilaku prokrastinasi dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah berada pada kategori sedang sebanyak 23 responden (39,6%).
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI MAN 1 BANDA ACEH DAN MAN 6 ACEH BESAR Jannah, Miftakhul; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24691

Abstract

Media pembelajaran daring adalah alat untuk menyalurkan materi pembelajaran berbasis teknologi, dimana bahan ajar dikirim melalui elektronik kepada peserta didik secara jarak jauh dengan menggunakan jaringan komputer. Kemandirian belajar adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh wawasan baru sehingga memiliki kreatifitas yang tinggi dan mampu memecahkan masalah yang ditemukan dalam proses pembelajaran. Hasil belajar merupakan perubahan yang diperoleh setelah melewati proses belajar yang terdiri dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Rumusan masalah dalam peneilitian ini yaitu apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI di MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS sebanyak 95 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling sebanyak 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi nilai ujian semester genap tahun 2019-2020. Hasil pengolahan data uji korelasi antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,476 dan data koefisien determinasi sebesar 22,65%. Kemudian pada uji signifikansi diperoleh nilai Fhitung = 8,93 dan Ftabel 3,15 pada taraf signifikansi () = 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = 64-2-1 = 61. Sesuai dengan kriteria pengujian yaitu Fhitung Ftabel atau 8,93 3,15 maka terima Ha artinya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI di MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL NANDONG SMONG DI DESA KAMPUNG AIE KECAMATAN SIMEULUE TENGAH KABUPATEN SIMEULUE Febrilia, Wahyu; Jummi, Cut Vita Rajiatul; Diah, Husna
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i2.28683

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Tokoh Masyarakat Dalam Pelestarian Kearifan Lokal Nandong Smong di Desa Kampung Aie Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran serta upaya apa saja yang dilakukan tokoh masyarakat dalam pelestarian kearifan lokal nandong smong di Desa Kampung Aie Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue. Dalam rangka mengetahui peran tokoh masyarakat dalam upaya pelestarian digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini didapat jawaban melalui proses wawancara dengan tokoh masyarakatt Desa Kampung Aie dan disajikan dengan bentuk deskripsi dengan menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti. Tahapan pengolahan data dilakukan melalui empat tahap, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil pengolahan data yang di dapat bahwa tokoh masyarakat masih sangat berperan dalam proses pelestarian kearifan lokal nandong smong. Salah satu agenda yang dilakukan dalam upaya pelestarian ini adalah dengan mengadakan sosialisasi dan pembinaan kaderisasi yang dilakukan dalam waktu tiga bulan, dalam kegiatan ini tokoh masyarakat ikut serta dalam melatih kader-kader muda dan membantu dengan memberikan anggaran dana desa agar upaya pelestarian ini berjalan dengan baik. Selain itu, nandong smong merupakan aturan dan adat istiadat yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Simeulue untuk memainkannya dalam acara-acara besar seperti pernikahan, khitanan, serta acara lainnya.
ANALISIS KEASAMAN TANAH DI GAMPONG LAMKEUNEUNG KABUPATEN ACEH BESAR Jummi, Cut Vita Rajiatul; Ruliani, Ruliani; Utami, Anta Rini
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v5i1.20697

Abstract

Keasaman tanah sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup tumbuhan. Tanaman memiliki karakteristik tertentu yang sangat rentan terhadap keasaman tanah. Tumbuhan akan tumbuh dengan baik apabila cocok dengan keasaman tanah yang sesuai dengan tumbuhan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa derajat keasaman tanah di Gampong Lamkeuneung Kabupaten Aceh Besar. Tujuan tersebut dapat tercapai dengan observasi dan pengujian langsung terhadap sampel tanah di beberapa titik yang tersebar di Gampong Lamkeuneung. Parameter yang diuji menggunakan PH meter untuk mengetahui derajat keasaman tanah. Hasil penelitian diperoleh rata-rata derajat keasaman tanah berada di parameter netral (pH 7), namun di beberapa titik juga mulai menunjukkan derajat keasaman tanah berada pada parameter keasaman pH 5 dan pH 6 yang bersifat asam serta pH 8 yang menunjukkan sifat basa. Perbedaan derajat keasaman ini mengindikasikan adanya perubahan sifat kimia tanah yang dipengaruhi berbagai faktor lain. Faktor perubahan ini dipengaruhi oleh aktivitas pembangunan manusia yang semakin padat juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat dalam pembuangan limbah rumah tangga serta pengunaan pupuk kimia bagi tanaman yang mulai membawa dampak kurang baik bagi tanah. Jadi, secara umum tanah yang terdapat di Gampong Lamkeuneung masih bersifat netral namun karena alih fungsi lahan dan kegiatan manusia seperti pembungan limbah dan penggunaan pupuk tidak berimbang mempengaruhi sifat kimia tanah yang seharusnya netral mulai berubah.