Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Substitusi Sampah Plastik sebagai Agregat Kasar Pada Inovasi Saluran Beton Precast Ramah Lingkungan Riyan Benny Sukmara; Hijriah Hijriah; Intan Dwi Wahyu Setyorini; Ahmad Zainun; Muhammad Ilmi Khairul Ikhsan; Arum Ananda Putri; Choirulahnisa Nur Priono
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i1.84

Abstract

Permasalahan mengenai sampah plastik di Indonesia merupakan isu klasik yang masih menjadi tantangan yang sulit diatasi. Kebiasaan penggunaan plastik oleh masyarakat, terutama kantong plastik, masih umum dan seringkali berujung pada akumulasi limbah di lingkungan sekitar. Sampah plastik tersebut memiliki potensi untuk menyebabkan masalah banjir apabila menumpuk di dalam saluran drainase. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah kantong plastik sebagai salah satu bahan campuran beton pada saluran drainase pracetak. Sampah plastik ini digunakan sebagai substitusi agregat kasar dalam campuran beton dengan variasi persentase mulai dari 10% hingga 50% dari jumlah agregat kasar konvensional. Target kualitas beton yang diharapkan adalah mencapai kelas mutu beton II, dengan kuat tekan antara 16 hingga 24 MPa. Dalam penelitian ini akan menganalisis penerapan konsep ekonomi sirkular dalam memanfaatkan sampah plastik. Melalui penelitian ini, diharapkan memberikan nilai ekonomis bagi sampah plastik dan dapat dijadikan sebagai bahan alternatif dalam campuran beton. Konsep ini sejalan dengan program jangka menengah pemerintah Republik Indonesia (RPJMN) yang bertujuan untuk mengembangkan pembangunan berkelanjutan dengan emisi karbon rendah.
TRANSFER TEKNOLOGI MEMBRAN PENGOLAHAN AIR MINUM KAYA OKSIGEN DI PONDOK PESANTREN: UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS AIR MINUM DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN Mochammad Purwanto; Jefri Pandu Hidayat; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Didik Kiswoyo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27726

Abstract

Abstrak: Teknologi membran menjadi solusi yang efisien dan ramah lingkungan, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sistem pengolahan air minum kaya oksigen (AMIKO) di Pondok Pesantren. Mitra pada program ini adalah Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan yang memiliki 554 santri yang tersebar pada berbagai jenjang pendidikan formal, diantaranya Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidayah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT). Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air minum berkualitas bagi santri dan ustadz/ustadzah, mendukung kesehatan, dan kelancaran kegiatan belajar mengajar. Sistem ini, selain dapat memenuhi kebutuhan air minum yang sehat, juga dapat menjadi peluang unit usaha mandiri yang dikelola oleh pesantren. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan para santri tetapi juga memberikan keterampilan dan kemandirian dalam pengelolaan air minum. Metode yang digunakan pada program ini adalah sosialisasi pentingnya air minum sehat dan pelatihan teknis penggunaan alat sistem pengolahan air minum berbasis teknologi membran. Kegiatan sosialisasi telah dilakukan kepada para santri dan ustadz/ustadzah berkaitan dengan pentingnya air minum yang berkualitas beserta karakteristiknya dan penjelasan tentang sistem pengolahan air minum berbasis teknologi membran. Evaluasi yang digunakan untuk mengetahui perkembangan mitra adalah dengan melalui pembagian kuesioner. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah dilaksanakan sosialisasi pentingnya air minum sehat sebesar 32% dan sistem pengolahan air minum berbasis teknologi membran sebesar 96%.Abstract: Membrane technology is an efficient and environmentally friendly solution, so it has the potential to be developed as an oxygen-rich drinking water treatment system (AMIKO) in Islamic Boarding Schools. The partner in this program is the Syaichona Cholil Balikpapan Islamic Boarding School which has 554 students spread across various levels of formal education, including Kindergarten (TK), Madrasah Ibtidayah (MI), Junior High School (SMP), Senior High School (SMA), Vocational School (SMK) and Tarbiyah College of Science (STIT). This program aims to meet the need for quality drinking water for students and ustadz/ustadzah, support health, and smooth teaching and learning activities. This system, in addition to being able to meet the need for healthy drinking water, can also be an opportunity for an independent business unit managed by the Islamic boarding school. Thus, this program not only improves the health of students but also provides skills and independence in managing drinking water. The methods used in this program are socialization of the importance of healthy drinking water and technical training on the use of membrane technology-based drinking water treatment system tools. Socialization activities have been carried out to students and ustadz/ustadzah related to the importance of quality drinking water along with its characteristics and an explanation of the membrane technology-based drinking water treatment system. The evaluation used to determine the development of partners is through the distribution of questionnaires. The results of this activity showed an increase in participant understanding after the socialization of the importance of healthy drinking water by 32% and the membrane technology-based drinking water treatment system by 96%.
Analisis Penurunan Konsentrasi Logam Besi (Fe) Pada Minyak Pelumas BekasMenggunakan Metode Acid Clay Treatment dengan Substitusi Bentonit SebagaiAdsorben Simatupang Rudolf Kevin; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Adrian Gunawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dapat meningkatkan angka kebutuhan transportasi mobil sehingga jumlah pelumas bekas juga meningkat. Kandungan logam Fe pada pelumas bekas dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentonit yang berperan sebagai adsorben pada metode acid clay treatment terhadap penurunan kadar logam besi (Fe) pada minyak pelumas bekas. Metode yang digunakan adalah acid clay treatment terhadap pelumas bekas. Pada penelitian ini menggunakan asam sulfat (H2SO4) 2 M dengan variasi volume 5 ml, 10 ml, dan 15 mlserta variasi massa adsorben bentonit 50 g, 60 g, dan 70 g. Karakterisasipelumas bekas mencakup parameter kadar logam besi (Fe), viskositas kinematik pada suhu 40°C dan 100°C, specific gravity, kadar air, danwarna. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadi penurunan kadar logam besi (Fe) pada pelumas bekas dengan efisiensi penurunan optimal sebesar 63,84% seperti pada variasi E dengan campuran 10 ml H2SO4 dan 60 g bentonit. Adapaun hasil uji pada setiap parameter yaitu kadar logam besi (Fe)berada pada 26,487-52,91 ppm. Parameter viskositas kinematik pada suhu 40°C dan 100°C masing-masing berada pada 83,34-89,45 cSt dan 11,46- 12,52 cSt. Kemudian nilai parameter specific gravity berada pada 0,837-0,856. Pada nilai parameter kadar air berada pada 0,23-1,45%. Parameter warna berada pada tingkat D8,0 (too dark).
Analisis Penurunan Konsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) Pada Limbah Berbahaya dan Beracun Pelumas Bekas Menggunakan Metode Acid Clay Treatment dengan Substitusi Bentonit Sebagai Adsorben Yehezkiel Wijaya Oey; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Adrian Gunawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelumas bekas merupakan limbah B3 dari proses gesekan mesin yang tercampur dengan zat pengotor sehingga tidak dapat digunakan kembali tanpa pengolahan lebih lanjut. Minyak pelumas bekas mengandung kontaminan logam berat, salah satunya logam berat timbal. Timbal yang terkandung dalam minyak pelumas bekas yang bersifat racun dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan bentonit sebagai adsorben pada perlakuan acid clay untuk menurunkan konsentrasi logam berat Timbal (Pb) pada minyak pelumas bekas. Metode Acid Clay Treatment menggunakan asam kuat sebagai pelarut utama, kemudian dilanjutkan dengan menambahkan bentonit dalam penelitian ini sebagai pengikat atau adsorben. Asam kuat yang digunakan adalah asam sulfat (H2SO4) 2 M dengan variasi volume 5, 10, 15 ml dan clay yang digunakan sebagai adsorben adalah bentonit dengan variasi massa sebesar 50 g, 60 g, dan 70 g. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan kondisi optimum penurunan kadar logam berat timbal (Pb) sebesar 100 % dengan variasi (10 ml H2SO4 dan 70 gram bentonit). Adapun parameter karakteristik minyak pelumas lain yang dihasilkan yaitu: viskositas kinematik 40°Csebesar 80,96 cSt; viskositas kinematik 100°C sebesar 11.82 cSt; specific gravity sebesar 0,888; kadar sebesar 0.06 % dan warna yang dihasilkan adalah D 8.0.
A Strategi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) di Universitas X Kota Balikpapan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP): 152 - 163 Muhamad Nur Ibnu Luthfi Saud; Rahmi Yorika; Muhammad Arif Fadillah; Tiara Rukmaya Dewi; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Cut Keumala Banaget
SPECTA Journal of Technology Vol. 10 No. 2 (2026): Specta Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v10i2.8481784

Abstract

Universitas X sebagai salah satu penyelenggara pendidikan tinggi di Kota Balikpapan turut menghasilkan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) sehingga wajib melakukan pengelolaan. LB3 dihasilkan dari kegiatan laboratorium (penggunaan bahan kimia, peralatan uji berbasis elektronik) serta aktifitas operasional (penggunaan peralatan elektronik). Pengelolaan LB3 yang dilakukan Universitas X saat ini masih memiliki kekurangan, khususnya pada aspek pengurangan, pengumpulan, dan penyimpanan sehingga perlu dirumuskan strategi yang tepat. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat digunakan untuk merumuskan suatu keputusan berdasarkan kajian secara bertingkat yang terdiri dari tujuan, kriteria, sub-kriteria, hingga alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis LB3 yang dihasilkan, mengevaluasi kondisi pengelolaan LB3, serta merancang strategi pengelolaan LB3 di Universitas X, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 06 Tahun 2021 Terkait Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah. Tahapan penelitian meliputi identifikasi jenis LB3 yang dihasilkan, mengevaluasi kesesuaian kondisi eksisting, dan perumusan strategi pengelolaan LB3 berdasarkan aspek jenis kemasan, lokasi penempatan TPS LB3, serta luas TPS LB3. Perumusan strategi menggunakan metode AHP juga didukung dengan software AutoCAD dan SketchUp untuk merepresentasikan desain TPS LB3 yang sesuai dengan peraturan. Hasil penelitian mendapatkan LB3 dari kegiatan Universtas X adalah berjenis asam (865 L/Tahun), basa (810 L/Tahun), organik cair (390 L/Tahun), campuran (380 L/Tahun), an-organik cair (330 L/Tahun), lampu bekas (219 L/Tahun), kaca bekas (10 L/Tahun), dan baterai bekas (6,1 L/Tahun). Kondisi eksisting pengelolaan LB3 menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 49,48% yang tergolong kategori cukup. Berdasarkan metode AHP, strategi terbaik pengelolaan LB3 di Universitas X adalah skenario 1 berupa pengemasan menggunakan jerigen 20 L untuk limbah cair dan drum plastik 50 L untuk limbah padat. Saran lokasi TPS LB3 berada di antara Laboratorium Terpadu 1dan 2 dengan luasan 28 m² (panjang 7 m x lebar 4 m).
Co-Authors A. I. Arobi A. Ibnu Arobi Adrian Gunawan Adrian Gunawan Adrian Gunawan, Adrian Ahmad Ibnu Arobi Ahmad Zainun Aini, Rifqi Irza Noor Ainun Zulfikar Amelia Anggraini Pangestu Andika A.I. Saputra Andika Ade Indra Saputra Andika Ade Indra Saputra, Andika Ade Indra Anggie Melinda Handayani Anifah, Eka Masrifatus Ariani, Ismi Khairunnissa Arman Arman Arobi, Achmad Ibnu Arum Ananda Putri Asri Prasaningtyas Bayu Akhmad Nugraha Bayu Wijaksana Atmawijoyo Bunga', Samuel Choirulahnisa Nur Priono Crisviandi, Bhekti Cut Keumala Banaget Didik Kiswoyo Didik Kiswoyo Dwi Nur Amalia Dzaki Allam Ziha Etty Rahmayanti Gabriel Sianipar Gerald, Endey Juan Fitz Haifa Cahya Nabila Almunawar Hapsari, Intan Mutiaraning Haris Arief Fahrurroji Hariyadi, Asful Hayati, Rina Noor Hijriah Hijriah Idhil Ismail, Andi Jefri Pandu Hidayat Jefri Pandu Hidayat Khala, Christianto Credidi Septino Lodan, Maria Patricia Bale Lukman, Fadillah Afdalya Madah Maria Marita Wulandari Maulana, Melisa Triandini Mochammad Purwanto Muhamad Nur Ibnu Luthfi Saud Muhamad Nur Ibnu Luthfi Saud Muhammad Arif Fadillah Muhammad Fajrin Wahab Muhammad Ghiffari Faza Muhammad Ilmi Khairul Ikhsan Muhammad Ridho Muhammad Yusuf Nursanti Novi Arisa Prasetyo, Adjie Puspasari, Meilani Tri Putri, Iqoh Andini Rachmalita, Nur Cholilah Rachmat Hidayat Rahendaputri, Chandra Suryani Rahmi Yorika Ris Dinda Anggraeny Riyan Benny Sukmara Rizka Ayu Yuniar Rizka Lestari Rizka Lestari Sihombing, David Christ Parulian Simatupang Rudolf Kevin Situmorang, Raftonado Syamsudin, Muhammad Maulana Tasya Mirza Ratu Pattisahusiwa Tiara Rukmaya Dewi Umi Sholikah Yani, Fitdri Handra Yehezkiel Wijaya Oey Yorika, Rahmi Yumaroh, Ilal Jannati