Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Kegiatan Khatmil Qur’an Dan Tausiyah Keagamaan Dalam Mensyiarkan Dan Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Firda Nuriyah; Muhammad Nabil Akmal; Alifia Hariaji; M. Yusron Maulana El-Yunusi; Masfufah; Eli Masnawati; Nelud Daraajatul Aliyah
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): GJPM - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v3i1.1072

Abstract

Mempelajari Al-Qur'an berarti bahwa seseorang dapat memberikan bimbingan moral yang baik bagi Manusia, pengajaran dan pembelajaran yang ditujukan kepada masyarakat umum, bimbingan yang bermoral baik, bahkan jika pengajaran dan pembelajaran ditujukan pada masyarakat umum. Apabila kajian belajar Al - Qur'an dilakukan secara efektif dan berkesinambungan, dari masyarakat luas pun akan mampu memahami Al-Qur'an. Al-Qur'an dilaksanakan secara efektif dan berkesinambungan, umum pun dapat memahami Al - Qur'an dan. Peningkatan kesadaran Masyarakat merupakan bentuk dari pengadaan kegiatan Khotmil Qur'an dan tausiyah keagamaan. Menghatamkan Al-Qur'an di Desa Tambak dan Tampunag bertujuan untuk mengarahkan mereka pada keyakinan bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah Tuhannya dan Al-Qur'an merupakan kalamnya, agar Ruh Al Qur'an dapat tertanam dalam jiwa mereka, untuk menyeleksi masyarakat di wilayah desa tambak dan tampung, pengabdian kepada masyarakat terlebih dahulu harus dilaksanakan melalui serangkaian proses yang melibatkan koordinasi dengan aparat setempat. Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD) adalah teknik yang digunakan dalam layanan yang diberikan dengan mengutamakan masyarakat di Desa Tambak dan Tampung, Kecamatan Lekok, dalam memanfaatkan aset dan potensi yang dimiliki. Aksi ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memerlukan solidaritas yang lebih besar, meski masih banyak masyarakat yang kurang disiplin pada momen-momen tertentu, seperti ketika mereka datang terlambat.
Evaluasi Media Mind Mapping dan Poster dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Mata Pelajaran PAI di SMA Al Islam Krian: Penelitian Dimas Prasetyo; Maulidia Ilham Fadilah; Muhammad Farih Al Faaza; Ahmad Muhammad Ramadhan; Nadifa Salsabilah; Muhammad Bukhori; Masfufah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.719

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the use of Mind Mapping and Poster learning media in improving students' critical thinking skills in Islamic Religious Education subjects. The specifications of poster and mapping media are used to help students organize information and clarify relationships between concepts, which support the development of critical thinking skills. The study was conducted using a quantitative approach, involving Al Islam Krian High School students as subjects who were given learning materials using both media. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Member Check is used in data analysis in this study as a reinforcement. The results of the study showed that Mind Mapping media helps students organize ideas and connect concepts that have been learned, while attractive Poster media provides visualizations that are easy for Al Islam Krian High School students to understand. Overall, the use of Mind Mapping and Poster media can increase student motivation and involvement so as to support the development of critical thinking skills of Al Islam Krian High School students in Sidoarjo.
Pembagian Waris Menurut Hukum Syar´I dan Musyawarah di Desa Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Islam, Rosikhul; Fadol, Moh.; Masfufah; Faiqotul Himmah, Nanda; Nasihin
Mu'allim Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v5i1.3347

Abstract

Tata cara pembagian waris menurut hukum syar'i mengacu pada al-Qur'an QS.An-Nisa ayat 11. Namun dalam koteks lokal, ada pembagian waris yang dilakukan dengan pendekatan musyawarah. Melalui metode kualitatif, hasil penelitian yang dilakukan dikalangan masyarakat di Desa Sepande Kecamatan Candi Kab. Sidoarjo menunjukkan bahwa sebagian masyarakat sudah melakukan pembagian waris dengan mengacu pada syariat yang ditetapkan Islam, sesuai dengan ilmu faroidl yang bagian laki-laki dan perempuan adalah 2 (dua) dibanding 1 (satu). Disisi lain, sebagian masyarakat yang melakukan pembagian harta waris secara musyawarah di Desa Sepande Kecamatan Candi Kab. Sidoarjo. Pembagian harta waris secara musyawarah di desa Sepande Candi antara laki-laki dan perempuan memiliki perbandingan 1:1 merupakan keputusan/kesepakatan yang baik untuk ahli waris karena kemaslahatan serta menghindarkan dari pertemuan antar ahli waris.
Implementasi Metode Problem Solving dalam Mengembangkan Berfikir Kritis Santri di Pesantren Darussholah Pusat Pakong Modung Bangkalan Madura Masfufah; Ach. Husaini; Muji; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 30 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i1.221

Abstract

Learning is the process of learning to solve problems with experience and practice. This means that the purpose of learning activities is how to solve problems properly and quickly, both concerning knowledge, skills and attitudes, even covering all aspects of personality. One example is the BMKM (Bimbingan Membaca Kitab Kuning Mandiri) di Pondok Pesantren Darussholah Pakong Modung Bangkalan. The process of learning to teach the yellow book is certain to occur in the world of education, in the delivery of the teaching and learning process the application of the method can vary. One of the important methods found in every pesantren is problem solving. This study uses a phenomenological qualitative approach. With this type of case study. According to Moleong, naturalistic phenomenology means understanding events in relation to people in certain situations, where researchers seek to understand the meaning of a phenomenon. Meanwhile, according to Robert K.Yin, case studies are an empirical inquiry that investigates phenomena in real life contexts, the boundaries between phenomena and contexts are not clearly visible and multiple sources of evidence are used.
Penerapan Pendidikan Karakter dalam Program Tahfid Qur’an di Abad 21 Masfufah; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 01 (2021): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i01.508

Abstract

Pada abad ke-21, manusia mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di segala bidang. Salah satu yang paling menonjol adalah teknologi di bidang informasi dan komunikasi.permasalahan yang dihadapi manusia dalam abad 21 ini sangat kompleks,seperti rendahnya kesadaran multicultural disparitas kualitas pendidikan ,dan lain sebagainya. semua ini menunjukkan bahwa di abad 21 ini diperlukan persiapan yang baik untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul. Pendidikan memiliki peran untuk membentuk karakter dalam upaya peningkatan sumber daya manusia di abad ke-21. abad ke-21. Pendidikan karakter merupakan solusi atas situasi sikap, perilaku sosial anak, remaja, kaum muda. Kemerosotan atau perubahan sikap dan nilai budaya bangsa harus segera dibenahi melalui peendidikan agama.Pendidikan agama ada bermacam-macam salah satunya dengan menerapkan program tahfidz di sekolah. Adanya program tersebut maka siswa akan dibiasakan menghafal serta mengamalkan ayat suci Al-Qur’an, dengan begitu sikap religius, disiplin, tanggung jawab dan kerja keras siswa akan bertambah dan dapat menciptakan karakter yang lebih baik.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan observasi, dokumentasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Bentuk-bentuk pendidikan karakter yang dikembangkan dalam Program Tahfidz Al-Qur’an melalui materi dan metode program Tahfidz Al-Qur’an dalam menumbuhkan kesadaran pada siswa akan pentingnya membaca, menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Implementasi Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMAN 1 Waru Sidoarjo Febby Eka Putri Saiful; Masfufah; Amir Bandar Abdul Majid
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 1 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/7xq5em04

Abstract

Problem Based Learning adalah suatu pendekatan pembelajaran dimana siswa belajar melalui proses penyelesaian masalah yang nyata dan kompleks. Penelitian ini berlatar belakang di SMAN 1 Waru Sidoarjo. Ketika proses pembelajaran di kelas, banyak siswa yang kurang memperhatikan guru dan mengantuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru dalam implementasi pembelajaran berbasis masalah dan dampaknya terhadap minat belajar siswa di SMAN 1 Waru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait perencanaan dan pelaksanaan Problem Based Learning. Pembelajaran berbasis masalah terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hasil penelitian peran guru PAI dalam meningkatkan minat belajar antara lain relevansi, variasi dalam metode pengajaran, memberikan motivasi, mengajak siswa tidak hanya berfikir materi yang ada dibuku saja. Peran guru PAI dalam implementasi Problem Based Learning sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa dalam proses pemecahan masalah, menyediakan sumber belajar dan mendorong kolaborasi antar siswa. Minat siswa setelah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah antara lain mereka lebih kritis dan mereka lebih semangat dalam menggali permasalahan disekitar mereka. Siswa banyak yang menunjukkan minat yang besar dalam mencari informasi dari berbagai sumber seperti buku, artikel atau internet, minat siswa dalam diskusi dan kerja kelompok juga meningkat
The Role of Female Ulama in Formulating Eco-Friendly Fatwas: A Case Study in Indonesia Asnal Mala; Ali, Elli Masnawati; Masfufah
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 7 No 02 (2025): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jsga.v7i02.art08

Abstract

This study examines the role of female scholars in formulating environmentally friendly fatwas in Indonesia, highlighting how gender perspectives influence religious approaches to ecological issues. This research is important because it highlights the contributions of female scholars from highly patriarchal communities, showing how they can articulate environmental issues as a religious mandate and provide faith-based responses to the ecological crisis—an approach that is rarely found in mainstream fatwas. This study used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with 12 female scholars involved in drafting environmental fatwas in East Java, West Nusa Tenggara, and South Sulawesi, supplemented by fatwa document analysis and participatory observation in regional religious forums. Data were analyzed using qualitative content analysis, focusing on gender narratives, ecological theological frameworks, and argument patterns in fatwas. The findings show that female scholars play a strategic role in promoting sustainable environmental practices on religious platforms. These findings emphasize that gender is not merely a social variable but a crucial factor in religious leadership and the use of fatwas as an effective tool for ecological advocacy in Muslim communities. [Tujuan penelitian ini mengkaji peran ulama perempuan dalam merumuskan fatwa ramah lingkungan di Indonesia, dengan menyoroti bagaimana perspektif gender memengaruhi pendekatan agama terhadap isu-isu ekologis. Penelitian ini signifikan karena menyoroti kontribusi ulama perempuan dari komunitas yang sangat patriarkis, menunjukkan bagaimana mereka mampu memposisikan isu lingkungan sebagai amanah keagamaan dan memberikan respons keagamaan terhadap krisis ekologis, yang jarang terlihat dalam fatwa mainstream. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 ulama perempuan yang terlibat dalam perumusan fatwa lingkungan di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan, dilengkapi dengan analisis dokumen fatwa dan observasi partisipatif pada forum keagamaan regional. Data dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif, dengan fokus pada narasi gender, kerangka ekoteologis, dan pola argumentasi dalam fatwa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama perempuan memainkan peran strategis dalam mendorong praktik lingkungan berkelanjutan melalui platform keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa gender bukan sekadar variabel sosial, melainkan faktor penting dalam kepemimpinan agama dan penggunaan fatwa sebagai instrumen advokasi ekologis yang efektif di masyarakat Muslim].
PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU, FASILITAS BELAJAR, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Sulton Al Fikri, Moch; Masnawati, Eli; Masfufah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42996

Abstract

This research was conducted based on the urgency of improving the quality of education in facing the challenges of human resource development towards the golden generation of 2045. Student learning outcomes are the main indicator of learning success that is influenced by various factors, including teacher skills in teaching, the availability of facilities, and student learning motivation. The purpose of this study is to analyze the influence of teacher teaching skills, learning facilities, and learning motivation on student learning outcomes at MTs Unggulan Al Jadid Waru Sidoarjo. This study uses a quantitative approach with a descriptive research type. The research sample amounted to 107 students selected through purposive sampling technique. Data collection was carried out through questionnaires and observations, with the questionnaire instrument using an eight-point Likert scale that has been tested for validity and reliability. Multiple linear regression tests, t-tests, simultaneous tests, and determination coefficient tests were used as the data analysis process. Student learning outcomes were proven to be significantly influenced by teacher teaching skills, learning facilities, and learning motivation, as shown in the research findings. In addition, student learning outcomes were proven to be significantly influenced by the three variables studied simultaneously.
The Influence of Emotional Intelligence, Academic Stress, and Teaching Methods on Student Learning Satisfaction Masfufah; Didit Darmawan
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 4 No. 4 (2024): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i3.786

Abstract

This study aims to analyze the influence of emotional intelligence, academic stress, and teaching methods on student learning satisfaction. Emotional intelligence is seen as capable of helping students manage their emotions and adapt to academic demands, while academic stress, to a certain extent, can serve as a motivator for achieving learning outcomes. In addition, the appropriate teaching methods are believed to play a dominant role in enhancing student learning satisfaction. The research method used is quantitative with a multiple linear regression approach. The research population consists of students from Sunan Giri University Surabaya, with purposive sampling technique involving 100 respondents from various study programs and semester levels. The analysis tool used is multiple linear regression. The research results show that simultaneously, emotional intelligence, academic stress, and teaching methods significantly affect student learning satisfaction. Partially, all three independent variables have a positive and significant impact, with teaching methods being the dominant factor. This indicates that emotional management, the ability to cope with academic pressure, and appropriate teaching strategies are crucial in determining student learning satisfaction. Thus, this research provides practical implications for higher education institutions to enhance student learning satisfaction thru the development of students' soft skills and innovations in teaching methods.