Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial Orantua dan Perkembangan Emosional Terhadap Proses Berfikir Anak Autis Rendani, Ike Peny; Fatmawati, Annisa
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v4n2.p153-163

Abstract

                                                AbstrakDukungan sosial orangtua terhadap anak berkebutuhan khusus sangat diperlukan terutama anak dengan spektrum autis yang memiliki masalah berfikir, hal ini di manfaatkan untuk anak agar mampu berfikir dengan baik dengan menaikan minat anak terhadap hal-hal yang disukainya. Tujuan dari penelitihan ini mendeskripskian dukungan sosial orangtua dan perkembangan emosional terhadap proses berfikir anak autis. Metode penelitihan kualitif ini menggunakan metode observasi dan wawancara di SLB Autis Harapan Jaya Gresik, Hasil dukungan sosial yang diberikan orangtua berupa kasih sayang, arahan dan bimbingan akan cukup meminimalisir hambatan anak, termasuk emosional dan proses berfikirnya. Kata kunci: Perkembangan Emosional, Dukungan Sosial,  Proses Berfikir, Autis AbstractSocial support provided by parents to children with special needs is very much needed, especially children with the autistic spectrum who have thinking problems, this is used for children to be able to think well by increasing children's interest in the things they like. The purpose of this study is to describe parental social support and emotional development of the thinking process of autistic children. This qualitative research method uses observation and interviews at SLB Autism Harapan Jaya Gresik. The results of social support provided by parents in the form of love, direction and guidance will be sufficient to minimize children's barriers, including emotional and thought processes. Keywords: Emotional Development, Social Support, Thinking Process, Autism 
Increasing Public Knowledge Regarding Beyond Use Date (Bud) In Dusun Mangir Tengah, Sendangsari, Bantul Wulandari, Ari Susiana; Nurinda, Eva; Fatmawati, Annisa; Sarwadhamana, Raden Jaka; Putri, Imram Radne Rimba; Mastamah, Mastamah; Nadia, Melta Ainun; Manusu, Abd Sukri S; Astuti, Eka Dyah Ayu; Septiandi, Baiq Husnul Hotima; Ariski, Denis; Sati, Eva Laras; Zendrato, Mei Albert; Adelia, Melina Freda; Asrori, Moh; Veronika, Nabela
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 4, No 3 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v4i3.25072

Abstract

Beyond Use Date (BUD) is the deadline for the use of drugs after they have been formulated or after the main cover has been opened. Meanwhile, the expiration date (ED) is the deadline for the use of drugs after they are produced by pharmaceutical factories and before the cover is opened. The purpose of this service activity is to provide knowledge to the people of Mangir Tengah Hamlet, Sendangsari, Bantul about the importance of proper drug storage. BUD determines how effectively the drug is used. This community service activity was carried out in March 2024 by the Alma Ata University Thematic KKN team in the hamlet of Mangir Tengah, Sendangsari, Pajangan, Bantul. The methods used were lectures, leaflet distribution, and pre-post-test methods in the form of questionnaires. Based on the results of the data analysis, it was shown that there was an increase in knowledge for 21 respondents after the intervention was given. In comparison, 4 others experienced a decrease in knowledge and 10 respondents had stag knowledge. The results of the Wilcoxon test showed that there was a significant difference in the level of community knowledge before and after the intervention was given, which was shown by a p-value of 0.003. This educational activity concluded that the knowledge of the people of Central Mangir Hamlet has increased and was useful.
PENYULUHAN KOSMETIKA HERBAL UNTUK WAJAH DAN PEMBUATAN MASKER BUBUK ORGANIK DI KRAPYAK WETAN Fatmawati, Annisa; Suprapti, Sri; Puspitasari, Ade; Solikah, Wahyu Yuliana; Gunawan, Adhi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i2.310

Abstract

Masyarakat di Dusun Krapyak Wetan RT 05 belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang kosmetika herbal. Kecantikan wajah merupakan fitrah alami yang diberikan kepada setiap wanita. Penampilan dari wajah dapat dijaga dengan membersihkan dan merias dengan kosmetika. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK RT.05 Dusun Krapyak Wetan, Kecamatan Sewon, Bantul, DIY, dalam memilih kosmetik herbal yang aman dan ramah lingkungan. Metode kegiatan ini dengan penyampaian materi edukasi dan workshop pembuatan masker bubuk organik berbahan dasar daun kelor (Moringa oleifera) dan daun bidara (Ziziphus mauritiana). Lokasi kegiatan bertempat di salah satu rumah warga di Dusun Krapyak Wetan RT 05. Berbagai media digunakan untuk mendukung penyampaian materi dalam kegiatan pengabdian masyarakat di acara PKK, antara lain booklet “Kosmetika Herbal untuk Wajah dan Formulasi Masker Bubuk Organik”, laptop, ponsel, proyektor, dan paket produk masker bubuk organik.Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, sebanyak 55 anggota PKK hadir. Setelah dilaksanakan pengabdian masyarakat ini, terdapat peningkatan wawasan anggota PKK terhadap manfaat kosmetik herbal dan cara pembuatan serta penggunaan masker bubuk organik serta keamanan produk kosmetika herbal. Implikasi Kolaborasi pengabdian dosen dan mahasiswa memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk menambah wawasan serta gambaran peluang usaha dari pemanfaatan bahan alam menjadi produk bernilai ekonomi.
FORMULASI SEDIAAN TABLET EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG RAMBAT (Mikania micrantha) SEBAGAI ANTIDIARE SERTA PENGUJIAN KANDUNGAN FLAVONOID TOTAL Aslam, M.Muzhil; Estiningsih, Daru; Fatmawati, Annisa
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v15i2.3044

Abstract

Prevalensi diare di Indonesia menurut Riskesdas 2018 diperkirakan 9% pada usia kurang dari 1 tahun , 11,5% usia 1 sampai 4 tahun, 6,2% usia 5 sampai 14 tahun, dan 6,7% berusia 15 sampai 24 tahun. Flavonoid pada daun M.micrantha memiliki aktivitas antidiare dengan menghambat motilitas usus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sifat fisik tablet EEDSR 96% dengan beberapa variasi komposisi bahan pengisi (laktosa, amilum, kalium fosfat) dan mengetahui perbedaan nilai kadar flavonoid total yang terkandung di dalamnya. Jenis penelitian ini eksperimental menggunakan metode spektrofotometri UV Vis. Evaluasi sifat fisik tablet ekstrak etanol daun sembung rambat (EEDSR) 96% meliputi keseragaman bobot tablet, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Uji kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis pada sediaan tablet dan kuersetin sebagai pembanding. Hasil: Evaluasi sifat fisik tablet EEDSR 96% dari uji granul dan sifat fisik tablet memenuhi persyaratan. Kadar flavonoid total pada tablet EEDSR 96%, formula I, II dan III adalah 1,37±0,04 mgEQ/100mg, 1,61 ± 0,03 mgEQ/100mg, dan 1,58 ± 0,02 mgEQ/100mg. Kesimpulan: Tablet dengan variasi komposisi bahan pengisi memiliki sifat fisik yang berbeda bermakna pada parameter waktu hancur dan kadar total flavonoid total. Kadar flavonoid total pada masing-masing formula tablet EEDSR 96% diperoleh nilai rata-rata yang berbeda makna.
Edukasi tanaman pojok herbal serta pengembangan produk jahe dan sereh untuk peningkatan ekonomi Desa Pulungdowo Ekasari, Wiwied; Suciati, Suciati; Iswahjuni, Iswahjuni; lahardo, devanus; Ramadhani, Firmansyah Ardian; Fatmawati, Annisa; Hutami, Anisa Tri; Tjandra, Edbert Rafael; Yuliana, Khalifah; Purbiastuti, Putri Ayu; Nugroho, Novreza Avistha; Wijayanti, Galuh Candra; Gerriandi, Aqila Aqhnia; Rahmadani, Andini Putri; Akbar, Jasmine Aulia; Putri, Nindya Tresiana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28178

Abstract

AbstrakDesa Pulungdowo terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur memiliki sumber daya alam melimpah yakni jahe dan sereh. Namun, pemanfaatan sumber daya alam ini belum maksimal, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat, pengolahan, serta pemasaran produknya di pasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Indeks Ketahanan Ekonomi Desa menjadi desa mandiri atau maju dengan pemanfaatan produk jahe dan sereh, serta menjadi desa percontohan Pojok Herbal. Pada tahun ke-1, pengabdi telah memberikan pelatihan pembuatan stik daun kelor, sirup dan permen Jarecang (jahe, sereh dan secang). Untuk mengoptimalkan potensi Desa Pulungdowo, maka pada tahun ke-2 dilanjutkan dengan pembentukan Pojok Herbal yang ditanami berbagai jenis tanaman obat keluarga dilengkapi dengan display produk dan buku-buku terkait obat tradisional, serta diversifikasi produk berupa pelatihan pembuatan teh celup Jarecang dan pembuatan simplisia dengan pendampingan fasilitator. Untuk melengkapi keterampilan mitra dalam produksi produk-produk tersebut, mitra diajarkan mengenai cara perhitungan keuangan untuk produk yang dihasilkan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemberian materi mengenai pemanfaatan tanaman obat untuk kesehatan dan kemasan serta label produk yang baik. Adapun materi pelatihan diberikan dengan metode ceramah dan Experimental Learning (belajar langsung implementasi). Mitra sasaran yang hadir pada saat pelaksanaan kegiatan adalah Kelompok Pemuda, anggota PKK, pelaku usaha dan perangkat desa dimana pada minggu pertama hadir sebanyak 35 orang dan minggu kedua hadir sebanyak 43 orang.  Evaluasi dilakukan dengan cara pemberian pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, diperoleh nilai rata-rata sebesar 52,86 dan 82.43, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra terhadap materi penyuluhan yang diberikan. Kata kunci: Desa Pulungdowo; pojok herbal; tanaman obat; jahe; sereh AbstractPulungdowo Village is located in Tumpang District, Malang Regency, East Java, has abundant natural resources, namely ginger and lemongrass. However, the utilization of these natural resources has not been maximized, which is caused by the lack of public knowledge about the benefits, processing, andmarketing of the products in the market. This activity aims to increase the Village Economic Resilience Index to become an independent or advanced village by utilizing ginger and lemongrass products, as well as becoming a model village for Herbal Corner. In the 1st year, the community service provided training in making moringa leaf sticks, syrup and JARECANG candy made from ginger, lemongrass and secang, and to optimize the potential of Pulungdowo Village, in the 2nd year it was continued with the establishment of a Herbal Corner planted with various types of medicinal plants equipped with product displays and books related to traditional medicine, as well as product diversification in the form of training in making JARECANG tea bags and making simplicia with facilitator assistance. To complement the skills of participants in the production of these products, participants are also taught how to calculate the selling price of the products produced. This activity is also equipped with the provision of material on the use of medicinal plants for health and good product packaging and labels. The training materials are provided using lecture and Experimental Learning methods. The target partners who attended the activity were Youth Association, PKK members, business owners and village officials, where in the first week 35 people attended and in the second week 43 people attended.The evaluation was conducted by giving pre-test and post-test, then analyzed quantitatively. Based on the results of the pre- test and post-test, the average value obtained was 52,86 and 82.43, which indicated an increase in participants knowledge of the extension materials provided. Keywords: Pulungdowo Village; herbal corner; medicinal plants; ginger; lemongrass
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Gel Ekstrak Etanol Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dengan Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Bahun, Nur Rohma Inayah; Fatmawati, Annisa; Jannah, Nurul; Bachri, Moch. Saiful
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.5136

Abstract

Penuaan dini adalah proses penuaan kulit yang terjadi lebih cepat dari seharusnya, disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, terutama radikal bebas. Daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan daun kelor (Moringa oleifera Lam) mengandung flavonoid seperti kuersetin, apigenin, rutin, kaempferol, hesperidin, dan nobiletin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antioksidan formulasi gel kombinasi ekstrak daun jeruk nipis dan daun kelor dengan perbandingan 1:1, 1:2, dan 2:1. Ekstraksi dilakukan melalui maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diformulasi menjadi sediaan gel. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan evaluasi sifat fisik dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil evaluasi menunjukkan semua formula memenuhi persyaratan sifat fisik gel, meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, dan daya sebar. Aktivitas antioksidan formula I (1:1) adalah 80,04 ppm, formula II (1:2) 143,67 ppm, formula III (2:1) 94,21 ppm, dan basis gel 328,26 ppm. Formula I dan III tergolong sebagai antioksidan kuat, sedangkan formula II tergolong antioksidan sedang. Kesimpulannya, kombinasi ekstrak daun jeruk nipis dan daun kelor dalam sediaan gel memiliki potensi sebagai antioksidan, terutama formula I dan III
UJI MUTU FISIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FORMULA KRIM KOMBINASI EKSTRAK ETANOL GANGGANG HIJAU (Ulva latuca L.) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI PERAWATAN KULIT WAJAH Hanifah, Wening; Emelda, Emelda; Fatmawati, Annisa; Aprilia, Veriani
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.707 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i1.1670

Abstract

Antioksidan merupakan molekul yang dapat memperlambat atau mencegah proses terjadinya oksidasi. Oksidasi merupakan reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas. Paparan radikal bebas seperti sinar matahari, polusi udara, obat-obatan, asap rokok secara terus menerus akan menyebabkan kulit tampak kering, kusam, lesi kulit, dan juga penuaan dini. Ganggang hijau (Ulva Lactuca L.) dan lidah buaya (Aloe Vera) telah diteliti memiliki aktivitas antioksidan, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formula terbaik berdasarkan mutu fisik dan aktivitas antioksidan krim kombinasi ekstrak etanol ganggang hijau (EEGH) dan lidah buaya (EELB) dengan metode DPPH. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium terhadap 5 formula sediaan krim dengan perbedaan jumlah ekstrak serta dilakukan uji mutu fisik dan aktivitas antioksidan sediaan krim pada hari ke-0 menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Krim formula 1 memiliki daya sebar, daya lekat dan aktivitas antioksidan sebesar 4,5 cm, 10,456 detik, IC50 802,038 µg/mL. Formula 2 sebesar 3,1 cm, 4,59 detik, IC50 1.643,955 µg/mL. Formula 3 sebesar 4,833 cm, 13,993 detik, IC50 304,41 µg/mL. Formula 4 sebesar 3,766 cm, 9,806 detik, IC50 559,453 µg/mL. Formula 5 sebesar 3,833 cm, 9,116 detik, IC50 2.227 µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula 3 merupakan formula terbaik berdasarkan uji mutu fisiknya dengan nilai daya sebar sebesar 4,833 cm, daya lekat 13,993 detik, dan aktivitas antioksian ditunjukkan dengan nilai IC50 sebesar 304,411 µg/mL.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Roll On Aromaterapi Blended Peppermint, Lavender dan Lemon sebagai Antiemetika Fatmawati, Annisa; Zuliyati, Isti Chana; Mulyaningsih, Sundari
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.92 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v5i2.1904

Abstract

Penggunaan sediaan aromaterapi pada kondisi mual dan muntah bermanfaat untuk meningkatkan keadaan fisik dan psikologi seseorang menjadi lebih baik. Beberapa minyak esensial memiliki efek farmakologi seperti penenang, ketika dihirup melalui rongga hidung dapat merangsang sistem limbik di otak. Peppermint dan lemon termasuk dalam golongan top notes dan lavender termasuk dalam golongan middle notes minyak atsiri, dan golongan base notes seperti minyak nilam dan virgin coconut oil. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan aromaterapi kombinasi (blended) dan evaluasi sediaan, yang dapat digunakan untuk mengurangi kondisi mual dan muntah sebagai terapi non farmakologi. Pembuatan aromaterapi roll on dilakukan dengan menakar bahan sesuai formula kemudian dicampur dalam beaker glass dan di vortex selama 15 menit, selanjutnya dilakukan evaluasi sifat fisik. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan semua formula roll on minyak aromaterapi blended memenuhi syarat uji organoleptik, uji homogenitas, pengukuran derajat keasaman (pH) dan uji daya sebar. Formula F1B sediaan roll on (Kombinasi lavender 40%, lemon 50%, dan VCO 10%) merupakan formula terbaik berdasarkan penampilan fisik organoleptik, derajat keasaman dan uji daya sebar.
Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Asam Salisilat pada Sediaan Kosmetika Semi Padat yang Beredar di Pasar Beringharjo, Yogyakarta Fatmawati, Annisa; Sucianingsih, Depita; Lestari, Yessi; Fauzi, Rizal; Emelda, Emelda; Munir, Muhammad Abdurrahman
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.516 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i2.1935

Abstract

Sediaan kosmetika yang diaplikasikan pada wajah dapat mempengaruhi struktur kulit dan penampilan. Bahan yang ditambahkan pada sediaan kosmetika untuk memperbaiki penampilan wajah salah satunya yaitu senyawa asam salisilat, zat anti acne & keratolitik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa asam salisilat dalam sediaan semi padat. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Pasar Beringharjo Yogyakarta, dengan kriteria berupa sediaan semi padat yang dapat diaplikasikan pada wajah. Sampel A merupakan sediaan gel anti acne dengan hasil positif mengandung asam salisilat dan dilakukan penetapan kadar. Sedangkan sampel B (cream antibakteri & antijamur) dan sampel C (cream foundation), tidak mengandung asam salisilat. Persamaan regresi linier standar asam salisilat Y=0,0114X+0,0911 dengan nilai linieritas R=0,9963 dan LOD 5,186 ppm serta LOQ 15,714 ppm. Hasil penetapan kadar asam salisilat dalam sampel A yaitu 1,24 ± 0,06 % (b/b). Hal ini menunjukkan bahwa kadar asam salisilat dalam sampel A memenuhi persyaratan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dan the Chinese Hygienic Standard, yaitu tidak lebih dari 2%.
OPTIMASI FORMULA PADA GRANUL PARACETAMOL DENGAN VARIASI KOMPOSISI BAHAN PENGISI LAKTOSA DAN AVICEL PH 101 SERTA EVALUASI PARAMETER KADAR LEMBAB MOISTURE CONTENT DAN LOSS ON DRYING Fatmawati, Annisa; Emelda, Emelda; Elvana, Azza
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1636.187 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v4i1.1806

Abstract

Industri Farmasi selalu melakukan penelitian dan pengembangan formula obat, dimana untuk mendapatkan sediaan farmasetis yang berkualitas. Paracetamol merupakan obat yang berkhasiat sebagai analgetik dan antipiretik, dalam sediaan padat berupa sediaan tablet yang diformulasikan dengan metode granulasi basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan lembab berupa parameter MC (Moisture Content) dan LOD (Loss On Drying) pada granul paracetamol dengan variasi bahan pengisi laktosa dan avicel PH 101. Metode penelitian ini menggunakan metode gravimetri dengan membuat granul paracetamol dan menguji kandungan lembab pada menit ke- 15, 30, 60, 120 dan 180 pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula 1 (100% Laktosa) dan Formula 3 (50% Laktosa : 50% avicel PH101) memiliki kandungan lembab < 3% pada menit ke 120, sedangkan Formula 2 (100% avicel PH101) memiliki kandungan lembab < 3% dinyatakan dengan LOD (2,52%) dan MC (2,58%) pada menit ke-60. Formula 2 merupakan formula yang paling baik untuk digunakan dalam formulasi sediaan tablet paracetamol dengan metode granulasi basah berdasarkan kandungan lembab MC dan LOD.