Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : the health researchers journal

Profile of The Use Of Biquanide And Sulfonylurea Combination Drugs In Patients With Type 2 Diabetes Mellitus Isnawati, Nafisah
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 02 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/v4tp7b39

Abstract

Diabetes  mellitus (DM) was disease caused by a disorder of the pancreas where the insulin produced cannot be used properly by the body. This study aimed to determine the profile of the use of a combination of biguanid and sulvonylurea in patinet with type 2 diabets mellitus. this research was non experimental research with retrospective data colleteion methode and descriptive reasearhc design. the data source used is the patient's medical record  data. the sample in this study was all type 2 diabetes mellitus patinet whoused combination biguanide and sukfonylurea drug at X jember hospital from October to November 2023 with a total of 50 patients. The sampling technique   used the total sampling technique. The result showed that nearly half of the patient with type 2 diabetes mellitus were in the age range of 51-60 years by 20 (40%) and most of the patient were female, 32 (64%). the use of combination of biguanide an dsulfonylurea drugs, almost all patinet used a combination of metformin and glimepirid as many as 65(94,2%), for almost half the dose used metformin 500 mg and glimepirid  4 mg as many as 25 (36,2%) while the frequency of a small proportionused metformin 500 mg twice a day and glimepirid 4 mg once a day. type 2 diabetes mellitus patiens mostly suffer from the age range of 51-60 years and most of the patinet are female. The use of a combination of biquanid and sulfonyl urea drugs, most of the drugs used are metformin 500 mg twice a dat and glimepirid 4 mg once a day 
PERBEDAAN  PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES  TUNGGAL DAN KOMBINASI DALAM MENURUNKAN GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 isnawati, nafisah; Utomo, I,R1, Utomo, I,R1; Jamhariyah, Jamhariyah
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 02 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/fkkfpz20

Abstract

Diabetes melitus merupakan kelainan metabolisme yang timbul akibat penurunan produksi hormon insulin oleh pankreas. Diabetes melitus sebagai penyakit mematikan ke-10 di dunia. pada tahun 2019 terdapat sekitar 463 juta orang yang terkena dampaknya. bagi penderita diabetes melotus tipe 2, gula darah yang tidak terkontrol meningkatkan risiko komplikasi langsung dalam jangka panjang.  Tujuan penelitian ini adalah membandingkang efektifitas penggunaan obat antidiabetes oral tunggal dan kombinasi pada pasien DM tipe 2. desain penelitian ini adalah observasional menggunakan rancangan penelitian prospektif yaitu penelitian yang mengamati secara langsung karakteristik sampel dalam jangka waktu tertentu. Populasi di ambil pada bulan Oktober tahun 2023 menggunakan total sampling dengan subyek penelitian sebanyak 32 orang dan analisis data menggunakan T-Test. hasil penelitian didapatkan mean kadar gula darah sebeblum dan sesudah pemberian glimepirid oral sebesar 332,23 mg/dL dan 292,00 mg/dL. pemberian kombinasi glimepirid dan metformin oral sebesar 274.67 mg/dL dan 204, 67 mg/dL. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penurunan gula darah pemberian terapi tunggal sebesar 40,23 dan kombinasi sebesar 70,00 mg/dL yang artinya pemberian oral kombinasi lebih efektif di bandingkan pemberian tunggal
HUBUNGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS X di KABUPATEN JEMBER isnawati, nafisah; Khamim, Nur; H, Prasetyo
The Health Researcher's Journal Vol. 1 No. 03 (2024): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/2gft5n48

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang saat ini menjadi prioritas kesehatan secara global. menurut data nasional, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan tingkat hipertensi tertinggi kedua pada tahun 2020 dengan prevalensi 36,32%. Tingginya prevalensi hipertensi disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pasien terhadap penggunaan obat antihipertensi. Mempertahankan target tekanan darah merupakan tujuan utama dari pengobatan hipertensi. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas X Kabupaten Jember. Penenlitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian observasional dengan mengumpulkan data melalui pengisian kuisioner oleh responden memiliki tingkat kepatuhan tinggi yaitu 24 orang (52%0 dan tingkat kepatuhan rendah yaitu 22 orang (48%). Pada tekanan darah responden termasuk dalam ketagori pra=hipertensi (120-139 mmHg) sebanyak 14 orang (30%). Dari hasil penelitian di simpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas X Kabupaten Jember
PENGETAHUAN IBU TENTANG SWAMEDIKASI DAN HUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN PENGELOLAAN DIARE   PADA ANAK BALITA Amita, Shela Nur; Palupi, Jenie; Isnawati, Nafisah
The Health Researcher's Journal Vol. 3 No. 1 (2026): The Health Researchers Journal
Publisher : The SDGS Forum Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.00000/f2693g40

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi yang berpotensi fatal apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Penanganan yang efektif di tingkat rumah tangga menjadi aspek penting dalam pencegahan komplikasi. Salah satu pendekatan yang umum dilakukan masyarakat adalah swamedikasi, yaitu upaya pengobatan sendiri tanpa resep dokter, yang dilakukan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman sebelumnya. Pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama balita memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan swamedikasi, karena ketepatan pemilihan obat, dosis, frekuensi pemberian, serta pengenalan tanda bahaya sangat bergantung pada pemahaman mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu tentang swamedikasi diare pada balita, menilai keberhasilan penanganan diare, serta menganalisis hubungan antara keduanya. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 47 ibu yang memiliki anak balita pernah mengalami diare, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup telah teruji validitas (0,926) dan reliabilitas (0,813), dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan cukup (85,6%) dan keberhasilan penanganan diare tergolong tinggi (31,9%). Uji Chi-Square menghasilkan p-value 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang swamedikasi dan keberhasilan penanganan diare pada balita. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lanjutan agar ibu dapat melakukan penanganan awal diare secara tepat.
Co-Authors Abdullah Azzam Mubarok Achmadan Rizki Trisnawan Adek Intan Suryaning Rahayu Adi Rama Agung , Khrisna Agung C., Khrisna Agustin, Nanda Nelly Alfajri, Irza Aliyah Purwanti Amita, Shela Nur Ana Karunia Angga Dwi Rofiqil Anggraeni, Lutvi Anisa Agustina April Nuraini Aril Alifia Salsabila Athallah, Naufal Ayu Angger Putri M. Soleh Danipratiwi, Sidta Putrirachman Darotin, Rida Dewi Lufitasari Dhina Ayu Susanti Diah Yuli Pangesti Dina Tria Dina Tria Dina Trianggaluh Dina Trianggaluh Fauziah Dina Trianggaluh Fauziah Dwi, Jacinta Dzikri, Fachrizal Endang Lifchatullaillah Endang Lifchatullaillah Fachrizal Dzikri Fathmasari, Tiara Fatika, Diva Aulia Nur Fitria Meliana Putri Florentinus Dika Octa Riswanto Friskila Nenobesi H, Prasetyo HELMALIA HELMALIA, HELMALIA Helmalia Shintawati Hidayatul Wahdah Illa Faizah Nur’Ain Irza Alfajri Iski Weni Pebriarti Jenie Palupi Kenny Raul Supaat Khafifah Indar Purwaningsih Khairomatul L , Atmanita Khamim, Nur Khofifah Amini Khoirun N., Hilda Khrisna Agung Khrisna Agung Cendekiawan Kustin kustin uds Lina Winarti lindawati setyaningrum Lufitasari, Dewi M. Rofik Usman Mega Fitriya Purnama Dewi Mery Dian Frissanty Miatuz Zaqia Mubarok, Abdullah Azzam Natasya, Leanasta Ina Naufal Athallah Noval Kurniawan Nufus, Galuh Maulidatun Nur Azizah Perdani Puteri Syahuri Syahuri Nuraini , April Nuraini, April Nurul Fathona Nurul Izmi Agustina Pangesti, Yuli Perdana, Rastra Airlangga Poppy, Leony Rayvina Pujiastuti, Atikah Purwaningsih, Khafifah Indar Rahayu, Adek Intan Suryaning Rastra Airlangga Perdana Ratri Rokhani Rayyan Sabil Prayoga Regeena Juia Yasmine Rindiani Safitri Rohma, Hilda Khoirunnisa Rokhani, Ratri Rosita Bahadun Safitri, Rindiani Shinta Mayasari Shinta Mayasari Sholeh, Ayu Angger Putri M. Sholihatil Hidayati Sidta Putrirachman Danipratiwi Silvia Yunani Trisnani Siti Rosyida Sivi Richa Marini Stivaniyanti Atmanegara Supaat, Kenny Raul Susanti, Dhina Ayu Thomas Adhi Tamsyah Tiara Fathmasari Trisnani, Silvia Yunani Trisnawan, Achmadan Rizki Tsamarotu Qobi Imamah Utomo, I,R1, Utomo, I,R1 Wahdah, Hidayatul Yudi Wicaksono Yunitasari, Risky Zakiyah Tur Rohmah Zidni Nuris Yuhbaba Zulfatul Maskuriah, Dian