p-Index From 2021 - 2026
5.713
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies AT TA´DIB TAWASUT Indonesian Journal of Moderate Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal Ihya' 'Ulum al-Din AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society al-Afkar, Journal For Islamic Studies IJ-ATL (International Journal of Arabic Teaching and Learning) Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Living Islam: Journal of Islamic Discourses RELIGIA Harmoni Nizham Journal of Islamic Studies ISLAM TRANSFORMATIF : Journal of Islamic Studies Journal of Malay Islamic Studies Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Dialog Tafhim Al-'Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) EDUKASI Global Educational Research Review Proceeding of The International Conference on Religious Education and Cross - Cultural Understanding
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nizham Journal of Islamic Studies

PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM (FIQH) MELALUI PENDEKATAN MAQASID AL-SYARI’AH, KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA Ahmad Yusuf; Mirza Mahbub Wijaya
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 9 No 01 (2021): Jurnal Nizham
Publisher : Postgraduate State Islamic Institute (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/10.32332

Abstract

This research is a literature study which tries to explore the concept of maqasid al-syariah. Basically, syari'at and religion cannot be understood partially. However, it must be viewed as a whole as an inseparable entity. Religious goals and shari'ah goals can be categorized into general goals and specific goals. The general objective in general is not different from all religious and insaniyyah teachings. Fiqh / fiqh proposal will be more relevant if it is based on socio-cultural context. In other terms, fiqh is an authority that can be accepted by all space and time. This can be realized if jurisprudence experts and all Muslims have a mindset that is open to other scientific fields which of course will be able to realize the condition of rahmatan li al alamin.
INTEGRATION OF SCIENCE AND RELIGION IN METHODOLOGICAL REVIEW: ANALYSIS OF MIRACLE VERSES Mirza Mahbub Wijaya
Nizham Journal of Islamic Studies Vol 10 No 02 (2022): Nizham : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Postgraduate State Islamic Institute (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v10i02.5449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana integrasi islam dan sains dalam ranah ayat-ayat muzizat. Sejauh ini, telah banyak ilmuwan yang berusaha mengharmoniskan Islam dengan Sains, sebut saja Nidhal Guessoum, Ian Barbour, dan Maurice Bucaille. Terlepas dari segala kontroversinya, penulis berusaha memperkaya diskursus dalam bidang tersebut. Metode dalam kajian ini adalah riset pustaka dengan pendekatan tafsir maudui. Pendekatan tafsir maudui merupakan metode tafsir yang berusaha mencari jawaban al-Qur'an dengan cara mengumpulkan ayat-ayat al-Qur'an yang mempunyai tujuan yang sama. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisi mengunakan analisis isi. Beberapa poin penting dalam kajian ini adalah ayat-ayat sains memerlukan interpretasi dan pendekatan secara interdisipliner. Sebagaimana ayat yang menjelaskan tentang bahrain, membutuhkan pendekatan dan kepakaran dari bidang sains kelautan.