Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

SOSIALISASI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA GURU DI MTs DAN MA TRI BHAKTI Puspitasari, Armyta; Fitria, Nurul; Leliana, Arinda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i2.583

Abstract

Dalam meningkatkan proses belajar mengajar yang efektif, guru/pendidik perlu melakukan inovasi serta kreasi dalam kelas yang berfokus terhadap pserta didik (student centered) sehingga prestasi belajar siswa lebih meningkat. Dengan latar belakang tersebut, pelaksanaan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan sosialisasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) sebagai salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan prestasi peserta didik. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi kegiatan PkM dilaksanakan dengan menggunakan pre-test dan post-test tentang persepsi model pembelajaran PjBL kepada guru/pendidik yang kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari PkM ini menunjukkan bahwa: 1) adanya peningkatan pengetahuan dan persepsi guru dengan rata-rata sebesar 26% tentang pengembangan model pembelajaran yang berbasis student centered melalui PjBL, 2) kelebihan dari implementasi PjBL dapat meningkatkan motivasi, minat belajar, dan kepercayaan diri peserta didik. Selain itu peserta didik juga dapat mengembangkan keterampilan berpikir dalam mengatasi masalah, peranan orang dewasa yang autentik dan menjadi pembelajar yang mandiri, dan 3) kekurangan dari PjBL diantaranya perlu adanya kecukuoan fasilisas, alat serta waktu baik dari peserta didik, maupun lingkungan belajar yang ada.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI OPEN-POWER NET SOFTWARE Puspitasari, Armyta; Priyanto, Sapto; Leliana, Arinda; Darmawan, Arief; Edi Wibowo, Agustinus Prasetyo; Havino, Arisma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i4.715

Abstract

Open Power Track merupakan salah satu perangkat lunak yang dapat mendukung pembelajaran tentang perkeretaapian, dengan hal ini maka pendampingan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Open Power Track, apa dan bagaimana cara mengimplementasikannya. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan kuisioner berskala likert. Dari hasil evaluasi dapat diketahui bahwa kegiatan ini dapat: 1) meningkatnya pengetahuan baik afektif maupun psikomotorik peserta tentang Software Open Track, 2) memiliki keseuaian dan juga kebermanfaatan bagi peserta dan juga para taruna yang nantinya dibina oleh laboran/pendidik yang telah mengikuti pelatihan; dan 3) mengembangkan kemampuan para laboran dan pendidik pada program studi MTP dan TEP.
Edukasi Pengenalan Public Service Obligation Dan Tarif Kereta Api Pada Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tribhuwana Tunggadewi: Edukasi Pengenalan Public Service Obligation Dan Tarif Kereta Api Pada Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tribhuwana Tunggadewi Leliana, Arinda; Oktaviastuti, Blima; Fitria Apriliani, Nurul; Puspitasari, Armyta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.902

Abstract

Kurikulum pendidikan di Jurusan Teknik Sipil Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang (UNITRI) salah satunya mempelajari tentang bidang kompetensi Transportasi. Namun, Transportasi yang dipelajari mayoritas hanya transportasi darat atau biasa disebut dengan angkutan jalan raya. Ilmu transportasi tentang perkeretaapian masih belum banyak dipelajari. Dengan adanya kurikulum merdeka belajar kampus merdeka maka mahasiswa dapat mempelajari ilmu apa saja yang ingin dipelajari. Mata kuliah ekonomi transportasi di Jurusan Teknik Sipil UNITRI belum banyak mempelajari tentang bidang transportasi kereta api. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi tentang kereta api maka perlu adanya pengenalan terkait dengan kereta api yang kaitan nya dengan ekonomi transportasi yaitu subsidi dari pemerintah Public Service Obligation (PSO) serta kaitannya dengan tarif KA. Pengabdian masyarakat ini difokuskan mengenai penanaman pengetahuan mengenai subsidi atau PSO serta perhitungan tarif KA. Tujuannya adalah pengenalan dan memberikan edukasi terkait PSO dan tarif KA. Manfaatnya dapat menambah ilmu pengetahuan serta wawasan terkait dengan subsidi dan tarif angkutan kepada para mahasiswa. Pelaksanaan PKM ini dibagi beberapa tahap yaitu persiapan meliputi tahap persiapan, tahap edukasi/pelaksanaan. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 100 peserta yaitu mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Hasil evaluasi dari form angket yang telah dibagikan menunjukan bahwa 56% peserta setuju jika materi yang disajikan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan teknologi dalam bidang ekonomi transportasi yaitu subsidi dan tarif KA. Sisanya 44% sangat setuju dengan materi yang disajikan dapat menambah wawasan para peserta. Dampak yang didapatkan setelah mengikuti sosialisasi memberikan dampak besar terhadap para peserta terutama dalam hal menambah pengetahuan sebesar 61%. Dan sisanya 33% peserta menyatakan sangat setuju jika sosialisasi yang telah diberikan memberikan dampak besar kepada para peserta tentang ekonomi transportasi KA yaitu subsidi dan tarif KA.
PENGGUNAAN CONTEXTUAL LEARNING AND TEACHING DALAM PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI PASSENGER SERVICE OFFICER KERETA CEPAT JAKARTA BANDUNG Puspitasari, Armyta; Fikria, Ainun; Isti Pratiwi, Damar; Leliana, Arinda; Fitria, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i2.924

Abstract

In the framework of planning the Jakarta-Bandung Fast Train (KCJB) which will be operated at the end of 2023, it is necessary to have services prepared to serve prospective passengers, namelyPassenger Service Officer on Train (PSOT). For this reason, the ability to use English for PSOT is important to support international passenger communication. The purpose of this activity is to provide English language training for Passanger Service Officers using the methodContextual Learning and Teaching (CTL). Evaluation of this activity using a Google form with a Likert scale. The results of the evaluation of this activity showed that the training activities benefited PSOT's work with the evaluation results of 75.12% stating that it was very good for the appearance and abilities of the presenters, and 73.55% choosing excellent criteria on the material criteria.
PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK DI STASIUN MADIUN SAAT LIBUR NATARU MELALUI EVALUASI SERVQUAL Leliana, Arinda; Apriliani, Nurul Fitria; Puspitasari, Armyta; Pramudhita, Salsa Alya
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2632

Abstract

During the Christmas and New Year (Nataru) holiday period, Madiun Station experiences a substantial increase in passenger volume compared to regular operational days. This circumstance necessitates enhancements in service quality to align with customer expectations. Through a SERVQUAL-based evaluation, this initiative seeks to identify service gaps and develop targeted improvements. These efforts are intended to reinforce public trust in the quality and reliability of railway transportation services. This study aims to evaluate customer satisfaction at Madiun Railway Station during the 2024 Christmas and 2025 New Year holiday period, a time of significantly increased passenger volume. Using the SERVQUAL method, five key service quality dimensions Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy were assessed to measure the gap between customer expectations and perceptions. A total of 240 respondents participated in the survey. The results revealed a positive gap in all dimensions, indicating that customer expectations exceeded the services received. The largest gap was found in the Empathy dimension (0.184), followed by Tangibles (0.139), suggesting an urgent need for improvements in personal interaction and physical facilities. A paired t-test confirmed a statistically significant difference between expectations and perceptions (p-value = 0.00018). Based on the findings, it is recommended that station management improve staff training on empathetic service, modernize physical infrastructure, and utilize digital tools to enhance customer experience. This research provides practical insights for enhancing service quality and contributes to the ongoing development of public transportation service standards in Indonesia.
Pelatihan Pengantar Pemetaan Digital Dengan Aplikasi ArcGis Pada Pelajar MA Tribakti Madiun LELIANA, ARINDA; PUSPITASARI, ARMYTA; APRILIANI, NURUL FITRIA; IMANDITA, VISTHIKA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4757

Abstract

Perkembangan pemetaan digital dalam berbagai aspek kehidupan perlu menjadi perhatian khusus bagi sekolah termasuk Madrasah Aliyah (MA). Proses pembelajaran pembuatan peta/pemetaan selama ini masih menggunakan cara manual yaitu menggambar dengan menggunakan tangan. Mitra masih belum menggunakan pemetaan secara digital dengan bantuan aplikasi ArcGIS dalam proses pembuatan peta. Dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik dalam bidang pemetaan, maka perlu adanya peningkatan kemampuan atau skill pemetaan para siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi pelatihan serta pendampingan yang bertujuan sebagai pengantar dasar pemetaan digital dengan memanfaatkan software ArcGIS. Peserta kegiatan yaitu para siswa MA Tribakti kelas XI dan XII. Tujuan penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan dan meningkatkan kapabilitas serta keahlian dasar pemetaan digital khususnya peta tematik kepada siswa MA Tribakti dalam penggunaan software ArcGIS. Pelaksanaan kegiatan ini terbagi menjadi beberapa tahapan meliputi tahap persiapan dan tahap sosialisasi atau pelaksanaan. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini akan menambah wawasan peserta serta peningkatan softskill siswa. Pengabdian masyarakat ini dapat membantu siswa MA Tribakti dalam pemembuatan peta digital menggunakan aplikasi ArcGIS. Hasil evaluasi menunjukan 61% pelatihan memberikan dampak terkait dengan pemetaan digital. 56% mitra juga menyatakan bahwa materi yang disampaikan dapat menambah wawasan pemetaan secara digital. Peserta sangat antusias dan responsive saat mengikuti sosialisasi mulai dari awal hingga akhir, sehingga dapat dijadikan pertimbangan agar dapat dilakukan sosialisasi lanjutan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para siawa.
Probing the Needs of Injecting Technical Communication in English Module in Indonesia Railways Polytechnic: A Students’ Perspectives Fikria, Ainun; Puspitasari, Armyta; Lestianingsih, Dwi
IJET (Indonesian Journal of English Teaching) Vol. 12 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of English Language Education, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/ijet2.2023.12.2.142-150

Abstract

For employment, industries want recent graduates to have strong technical communication abilities. Therefore, it is important for engineering organizations to have competent technical communicators. As a result, this study looks at how Indonesian polytechnic engineering students assess their own technical communication competency needs in terms of knowledge, abilities, and attitudes toward technical communication in English. A survey on students' perceived needs for technical communication skills received responses from 85 diploma students in various engineering courses at a polytechnic. The study's findings showed that the students' knowledge and abilities about technical communication in English were low intermediate (mean > 3,5 score). In comparison to knowledge and attitudes about technical communication in English, skills in technical communication in English had the lowest mean score. This suggested that the pupils lacked technical English communication abilities. Despite this, the study's findings indicate that students understood the importance of technical communication skills for their future careers. Because need analysis is a continuous process for identifying learning needs, this study has shown that it is worthwhile to review the current needs of the polytechnic engineering students since students' responses could serve as a basis for the improvement of the classroom materials. Finally, this study has recommended that technical communication courses be included to the polytechnic education system since they are crucial for employment in a variety of fields, including engineering.
Kajian Tarif pada Perencanaan KRL-SRRL Fase 1 Berdasarkan Ability to Pay dan Willingness to Pay Leliana, Arinda; Soimun, Ahmad; Apriliani, Nurul Fitria; Puspitasari, Armyta
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i2.18143

Abstract

Surabaya and the Gerbang Kertasusila Metropolitan Area do not yet have a competent urban public transport system or regional public transport system. The government will introduce electric-based public rail transportation or known as KRL-SRRL in the Kertasusila Gate area. Construction of KRL-SRRL Phase 1 across Surabaya Pasar Turi-Sidoarjo, if operational, will overlap with the Local Train which is now operating. In future KRL-SRRL phase 1 operations, the operator must consider the purchasing power of prospective KRL-SRRL phase 1 users. This research aims to examine how affordable the purchasing power of prospective KRL-SRRL users is based on Ability to Pay (ATP) and Willingness to Pay (WTP) and knowing the relationship between ATP and WTP. The method used to determine the ATP value of potential KRL-SRRL service users is based on income and expenditure on transportation services used household budget method. The WTP value of potential KRL-SRRL service users is based on the average expected fare preference using the approach discrete choice analysis with model logit binominal. Overall, the average ATP for prospective KRL SRRL passengers with SBY-SDA relations is IDR 475,28/km. Meanwhile, the WTP for prospective KRL SRRL passengers with SBY-SDA relations is IDR 341,42/km. The fare that prospective KRL-SRRL passengers can afford is a maximum flat fare of IDR 13,000 for one trip from SBY-SDA. The relationship between ability to pay (ATP) and Willingness to pay (WTP) analysis results show that the ATP value is greater than the WTP value. This shows that prospective KRL SRRL passengers with SBY-SDA relations are choice riders.
Pengenalan Prasarana Jalur dan Bangunan Perkeretaapian untuk Siswa MAN 2 Kota Madiun Apriliani, Nurul Fitria; Aghastya, Adya; Nurhadi, Muhamad; Puspitasari, Armyta; Leliana, Arinda; Damayanti, Ajeng Tyas
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v3i1.6412

Abstract

Perkembangan perkeretaapian di Indonesia yang sangat cepat harus didukung dengan Sumber Daya Manusia yang memadai. Selain adanya alih teknologi terhadap teknologi baru yang ada maka juga penting menyiapkan SDM yang unggul agar generasi mendatang tidak hanya menerima teknologi tetapi juga dapat mengembangkan teknologi-teknologi baru. Kegiatan pengenalan prasarana jalur dan bangunan perkeretaapian kepada siswa-siswi MAN 2 kota Madiun ini dilakukan dengan tujuan agar siswa-siswi tersebut mengetahui dan memahami beberapa teknologi perkeretaapian khususnya prasarana bangunan dan jalur perkeretaapian yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah. Materi yang disampaikan adalah prasarana perkeretaapian yaitu prasarana jalur dan bangunan perkeretaapian. Evaluasi ketercapaian tujuan pelatihan dilakukan dengan mengukur feedback peserta sosialisasi terhadap pelaksanaan pelatihan. Beberapa pertanyaan yang diberikan meliputi beberapa aspek di antaranya peningkatan pengetahuan terkait prasarana perkeretaapian, tingkat manfaat kegiatan dan penyampaian materi.
Flash Card Sebagai Alat Permainan Edukatif untuk Pengenalan Moda Transportasi Perkeretaapian Pada Anak Usia Prasekolah Apriliani, Nurul Fitria; Puspitasari, Armyta; Prihatanto, Rusman; Aghastya, Adya; Leliana, Arinda
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v4i1.8301

Abstract

Railway technology is increasingly developing and the railway mode is quite a lot of interest by the public with its various advantages making trains an interesting topic for learning materials. Railway safety also needs to be introduced to the community early on. Therefore, socialization related to railway modes and railway safety was carried out to preschool students, namely PAUD “Kasih Ibu” Madiun city students. In addition to introducing railway transportation, this socialization activity also supports the achievement of Learning Outcomes in PAUD, namely the basics of literacy, mathematics, science, technology, engineering and art. The material was delivered with flashcards containing pictures and words about railroad facilities, railroad infrastructure, crew of railroad facilities and railroad safety signs. The evaluation of the activity showed that the average understanding of the socialization participants of the material presented was 80%.