Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Efek Rumah Kaca Oleh Kendaraan Bermotor Alfi Kurnia; Sudarti
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 4 No 02 (2021): GRAVITASI: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v4i02.4518

Abstract

Pemanasan global dapat terjadi karena adanya efek rumah kaca yang salah satunya diakibatkan oleh emisi gas dari kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme efek rumah kaca yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur yang berupa penjelasan yang dapat menambah pengetahuan masyarakat mengenai mekanisme efek rumah kaca oleh kendaraan bermotor. Efek rumah kaca adalah proses absorbsi dan pembuanagan radiasi inframerah oleh bermacam gas di atmosfer. Efek rumah kaca akan menyebabkan energi dari sinar matahari tidak dapat terpantul keluar bumi. Efek rumah kaca dapat terjadi karena adanya gas emisi buang yang salah satunya dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Semakin meningkatnya penjualan kendaraan bermotor, emisi yang dihasilkan juga semakin meningkat. Karena setiap kendaraan bermotor akan menghasilkan emisis gas buang atau gas sisa pembakaran dari ruang bekar pada mesin.. Emisi dari gas buang kendaraan bermotor sebenarnya bukan dari baru dan lamanya kendaraan, tetapi sangat bergantung pada kualitas dan perawatan mesin kendaraan tersebut. Pesatnya jumlah kendaraan bermotor akibat dari kebutuhan dan tuntutan hidup manusia. Emisi kendaraan bermotor juga merupakan sumber dari pencemaran lingkungan yang paling utama, karena dengan adanya hal tersebut terdapat polusi udara yang tidak baik bagi Kesehatan manusia.
Analisis Analisis Statistik Deskriptif Respons Peserta Didik terhadap Video Pembelajaran IPA berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Pencemaran Lingkungan Fiky Ahmad Kanzul Fikri Pratama; Sudarti; Rif’ati Dina Handayani
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i2.1663

Abstract

Analisis kebutuhan yang telah peneliti lakukan di kelas VII SMPN 1 Jenggawah menunjukkan bahwa, pada materi Pencemaran Lingkungan belum tersedia media pembelajaran yang menarik juga menimbulkan motivasi dalam diri peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Sejalan dengan hal tersebut, peneliti tertarik mengembangkan media video dengan menerapkan pendekatan saintifik pada materi Pencemaran Lingkungan. Analisis Deskriptif dapat memberikan gambaran tentang keadaan atau status fenomena yang berkaitan dengan masalah penelitian berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Teknik analisis statistika deskriptif membahas materi-materi statistika antara lain kecenderungan memusatnya nilai atau nilai tengah (tendensi sentral), ukuran variabilitas, meliputi rentangan (range), simpangan baku (standard deviasi). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis data hasil respons peserta didik terhadap media video pembelajaran IPA pada materi Pencemaran Lingkungan menggunakan analisis Statistik Deskriptif. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif melalui SPSS. Analisis dilakukan menggunakan data uji respons dengan responden sebanyak 30 peserta didik dari SMPN 1 Jenggawah kelas VIIA, VIIB, dan VIIC yang dipilih secara acak. Data uji respons didapatkan dari form kuisioner dengan pertanyaan sebanyak 20 butir dan dilengkapi dengan pilihan jawaban skala likert 1-5. Data uji respons peserta didik menjadi variabel independen dalam analisis deskriptif ini. Data hasil uji respons kemudian di analisisdengan uji statistik deskriptif menggunakan aplikasi SPSS. hasil analisis SPSS yang telah dilakukan terhadap data hasil respons siswa didapat hasil bahwa video pembelajaran sudah sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran khususnya pada materi pencemaran lingkungan dan peserta didik lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.
Extremely Low Frecuency (ELF) Electromagnetic Radiation Potential To Accelerate Fracture Splicing Sri Septi Dyah Pratiwi; Sudarti
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 6 No 02 (2022): AUGUST
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v6i02.2962

Abstract

The treatment process for healing fractures in the community is still mostly done through traditional methods, which are generally referred to as "sangkal putung". The results obtained 28.2% can not return to its original form. In the process of denying putung it still takes quite a long time depending on the part of the bone that has broken. This study aims to reveal the potential effect of exposure to the ELF (Extremely Low Frequency) magnetic field on the fracture healing process. This research method uses an article review, with a total of 30 articles from relevant research articles from 2000 to 2022. This aims to examine the effect of effective treatment of the intensity of exposure to the ELF magnetic field on the fracture healing process. The results showed that there were 73.3% of researchers who supported the ELF EM wave was able to accelerate the splicing of fractures. Meanwhile, 26.67% of researchers did not support it. The results of the study reported that exposure to a magnetic field with an intensity of 120μT-200μT was able to increase the proliferation of osteoblast cells so as to heal fractures. The most accurate range of intensity in the process of forming Osteoblam cells is the intensity of 150μT. The results in experimental animals showed that exposure to the ELF magnetic field had an effect on the process of forming osteoblasts completely. The results of clinical research (bone fracture patients) showed that exposure to a magnetic field with an intensity of 150μT was able to form and secrete organic collagen and non-collagen in Osteoblast cells, while ELF Osteoclast cells were able to assist in the reabsorption of existing bone cells. Based on the results of the analysis, it can be concluded that exposure to the 150μT intensity ELF magnetic field has the most optimal ability in the process of forming osteoblasts (osteoclasts and osteosts) in fracture healing.
Pengaruh paparan medan elektromagnetik extremely low frequency (ELF) terhadap kadar gula darah mencit Balb/C Setiani, Rista; Sudarti; Yushardi
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1433

Abstract

Latar belakang: Penderita diabetes yang meningkat menjadi perhatian global karena berhubungan dengan penyakit metabolisme. Kadar gula darah menjadi parameter penting bagi evaluasi kesehatan, khusunya diabetes. Medan magnet ELF diduga mampu mengontrol kadar gula darah yang tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan antara kadar gula darah mencit yang terpapar medan magnet ELF dengan yang tidak terpapar. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium. Sampel penelitian yakni mencit jantan berumur 23-25 hari dengan berat badan 15-20 gram sebanyak 21 ekor. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok, yang masing-masing kelompok berjumlah 7 ekor mencit, yakni kelompok kontrol, kelompok eksperimen 500 μT dan eksperimen 1000 μT. Durasi pemaparan yakni 3 jam/hari selama 30 hari.  Hasil:  Analisis data dengan menggunakan Uji One Way Anova menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,043<0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil kadar gula darah mencit yang terpapar medan magnet ELF dengan yang tidak terpapar. Perbedaan signifikan terdapat pada perbandingan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen 1000 μT.
Potensi Energi Surya Sebagai Sumber Pembangkit Tenaga Listrik untuk Penerangan Rumah 450 Watt Rohmah, Nofia; Sudarti
J-Eltrik Vol 3 No 1 (2021): July
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of solar energy as a source of electricity generation for lighting a 450 watt house can help reduce the burden of electricity financing. Using a descriptive research method, data on the use of electric power at night were obtained from the house in Kampung Persil Nyeoran, Blok K.12, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Indonesia. Data collection was carried out in March 2021. After collecting the data it can be concluded that for the construction of a 450 watt simple home lighting PLTS, 6 solar panels with a capacity of 100 Wp are needed, 5 batteries with a capacity of 12 V 100 Ah, 1 inverter with a capacity of 3000 W and 1 charger. controller capacity of 10 A.
Kajian Konsep Fluida Dinamis pada Optimalisasi Aliran Nutrisi Sistem Hidroponik Uswatun, Umi; Rohkma, Risma; Khasanah, Umi; Br Tarigan, Susantri; Sudarti; Mahmudi, Kendid
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v4i2.137

Abstract

Hidroponik adalah metode pertanian atau budidaya tanaman yang tidak menggunakan tanah sebagai media tumbuh. Fisika memainkan peran yang sangat penting dalam sistem hidroponik, karena konsep-konsep fisika memengaruhi banyak aspek dari pertumbuhan tanaman dan pengoperasian sistem hidroponik. Pemahaman yang mendalam tentang konsep fisika fluida dinamis merupakan salah satu aspek penting dalam keberhasilan hidroponik, karena memainkan peran kunci dalam mengoptimalkan aliran nutrisi dalam sistem hidroponik. Aliran nutrisi yang optimal di dalam sistem hidroponik adalah kunci untuk mencapai hasil yang baik dalam budidaya tanaman, efisiensi penggunaan sumber daya, dan pengurangan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki konsep fluida dinamis yang terkait dengan aliran nutrisi dalam sistem hidroponik dan bagaimana pemahaman tentang prinsip-prinsip fluida dinamis ini dapat diterapkan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literature review. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder pada buku yang terbit pada 10 tahun terakhir dan jurnal yang terbit pada 5 tahun terakhir dengan kata kunci berupa fluida, aliran fluida, dan aliran nutrisi tanaman hidroponik. Konsep fluida dinamis dalam sistem hidroponik dapat digunakan untuk memahami pergerakan dan perilaku air yang membawa nutrisi ke akar tanaman. Pemahaman Hukum Bernoulli dapat membantu dalam perancangan sistem agar nutrisi dapat mengalir dengan benar. Asas kontinuitas ini sangat penting dalam perancangan dan pengelolaan sistem aliran nutrisi dalam hidroponik, karena dapat membantu memastikan distribusi nutrisi yang merata di antara tanaman, sehingga semua tanaman dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan nutrisi yang cukup.
Analisis Konsep Kalor Pada Proses Pembuatan Tahu Ifadatul Khikma; Siti Nur Afitah; Siti Ike Nur Jannah T; Dylannaatan Syaputra; Sudarti; Kendid Mahmudi
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 6 No 02 (2023): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v6i02.8952

Abstract

Tahu adalah makanan yang terbuat dari kedelai dengan gizi dan protein yang sangat tinggi dan memiliki tekstur yang lembut. Sampai sekarang tahu masih menjadi makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang sesuai dengan lidah orang Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi literatur. Berdasarkan kajian teori dan penelitian terdahulu, konsep kalor ini dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada proses pembuatan tahu. Proses produksi tahu pada umumnya terdiri dari pemilihan kedelai, penimbangan kedelai, perendaman, pencucian, penggilingan, ekstraksi, penyaringan, pemasakan, penggumpalan, pemisahan whey, pembungkusan, pengepresan, pemasakan dan pengemasan. Pada proses pembuatan tahu, konsep kalor memainkan peran penting dalam perpindahan panas dari suhu tinggi ke suhu yang lebih rendah. Proses ini dapat dilakukan secara tradisional menggunakan tungku bakar ataupun juga secara modern dengan menggunakan boiler untuk menghasilkan uap panas. Meskipun metodenya berbeda, konsep perubahan suhu dan perpindahan panas tetap menjadi prinsip dasar dalam pembuatan tahu. Proses produksi tahu memerlukan waktu yang cukup lama, khususnya dalam metode tradisional, dengan durasi sekitar 4-5 jam per sekali produksi.
ANALISIS PENGARUH RADIASI NON-IONIZING DALAM PENGGUNAAN LAMPU LED PADA PERTUMBUHAN TANAMAN Widya, Ami; Rifki Haryanto, Moch; Rosyida Indriyani, Amalia; Sudarti; Mahmudi, Kendid
Jurnal Agro Indragiri Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v9i2.3202

Abstract

Untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman, penggunaan lampu Light Emitting Diode (LED) telah mendapatkan perhatian yang signifikan dalam pertanian kontemporer. Tujuan dari artikel ini adalah untuk meneliti bagaimana radiasi non-ionisasi dari lampu LED mempengaruhi pertumbuhan beberapa spesies tanaman, seperti pandan, selada, lada, kangkung, kemangi, dan bunga matahari. Sebagai bagian dari metodologi penelitian, artikel ilmiah dan laporan penelitian tentang penerapan lampu LED di bidang pertanian ditinjau. Luas daun dan tinggi tanaman termasuk di antara data yang dikumpulkan. Intensitas dan distribusi cahaya LED diukur dengan menggunakan perangkat khusus untuk analisis radiasi non pengion. Temuan tersebut menunjukkan bagaimana tanaman merespons spektrum cahaya yang dihasilkan oleh lampu LED secara berbeda, dengan tanaman tertentu yang menunjukkan pertumbuhan dan kualitas hasil panen yang lebih baik. Kesimpulannya, pemilihan spektrum lampu LED yang cermat dapat meningkatkan perkembangan dan hasil panen tanaman tanpa menimbulkan risiko apa pun akibat radiasi non-ionizing. Meskipun demikian, sangat penting untuk mengetahui bahaya yang mungkin terjadi akibat radiasi non-ionizing terhadap tanaman dan ekosistem. Dasar penting untuk kemajuan masa depan dalam penggunaan teknologi pencahayaan LED dalam pertanian kontemporer diletakkan oleh penelitian ini Kata kunci: Radiasi Non-Ionizing, lampu LED, Pertumbuhan
ANALISIS KONSEP MEKANIKA PADA MESIN COMBINE HARVESTER DALAM PEMROSESAN PADI UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN KUALITAS HASIL PANEN Umi Fatimah; Febriana Sukma, Annisa; Bagus Maulana Saputra, Aji; Sudarti; Mahmudi, Kendid
Jurnal Agro Indragiri Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v9i2.3204

Abstract

Mesin Combine Harvester merupakan teknologi vital dalam pertanian modern, terutama dalam pemrosesan padi. Artikel ini menganalisis konsep mekanika yang mendasari mesin Combine Harvester untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas panen. Artikel ini menggunakan metode penelitian dengan menganalisis beberapa literatur terhadap data kuantitatif dari berbagai jurnal hasil penelitian dari tahun 2019 hingga 2024. Pada penelitian ini berfokus pada analisis mengenai konsep mekanika yang terdapat pada mesin Combine Harvester dalam pemerosesan padi dengan memperhatikan kualitas serta peningkatan efisiensi. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip mekanika, seperti mekanika fluida, mekanika material, dan mekanika kinematika, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana desain mesin dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil panen yang lebih baik dalam hal waktu, tenaga, dan kualitas butiran padi. Analisis ini membahas juga dampaknya terhadap lingkungan dan ekonomi pertanian. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi perancang mesin, petani, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas panen dalam industri pertanian. Kata Kunci :Mesin Combine Harvester, Pertanian , Mekanika , Panen
INSECT TRAP LIGHT BERBASIS INTERNET OF THING (IOT) BERBANTUAN BOT TELEGRAM UNTUK MENGATASI SERANGAN HAMA PADA PERTANIAN Denisa Tri Wahyuningtyas; Fikri , Mohamad; Ummah Firdausi, Syarifatul; Sudarti; Mahmudi, Kendid
Jurnal Agro Indragiri Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v9i2.3205

Abstract

Beberapa masalah yang timbul pada bidang industri pertanian, salah satunya yaitu serangan hama tanaman. Hama tanaman dapat merugikan petani, karena dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan ini, muncul sebuah inovasi yaitu ”Insect trap light berbasis Internet of Thing (IoT) berbantuan bot telegram untuk mengatasi serangan hama pada pertanian”. Internet of Things (IoT) mengacu pada gagasan bahwa benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi satu sama lain dan berbagi informasi melalui jaringan komputer. Light trap menjadi salah satu metode yang paling umum digunakan untuk mengumpulkan serangga nokturnal. Penggunaan light trap didasarkan pada sifat serangga yang mana memiliki perilaku fototaksis atau bereaksi terhadap cahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif menggunakan tinjauan pustaka dari beberapa penelitian yang sudah ada. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil yaitu dengan IOT membuat Light Trap semakin efisien untuk digunakan karena dapat dikendalikan secara jarak jauh serta dengan lampu berwarna biru akan membuat inovasi baru dalam pengembangan Light Trap dan jumlah serangga yang tertangkap semakin banyak. Kata kunci : Light Trap , Internet of Things, Serangga, Bot Telegram
Co-Authors Abimanyu, Yanuar Aisah Alfi Kurnia Als Mustofa, Hisbulloh Alvina, Syafira Andini Aszahra Putri Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu Anindia Rimadhani Aprizon Bagus Maulana Saputra, Aji Br Tarigan, Susantri Denisa Tri Wahyuningtyas Diana Diana Dina Handayani , Rif’ati Dyah Arum Arimurti Dyah Pratiwi, Sri Septi Dylannaatan Syaputra Efi Novitasari Elga Anggunia Ervinatus Tri Wulansari Fanisya Naisilla Fauziah, Najma Zahiroh Febriana Sukma, Annisa Febriyanti, Rully Febtiana Ines Valerina Fikri , Mohamad Fiky Ahmad Kanzul Fikri Pratama Firlya Ika Septiviana Gea Alivia Putri, Miftahul Habibah Khusna Baihaqi Haikal Oke Wicaksono Ifadatul Khikma Ifah, Khudzaifah Nuqia Kendid Kendid Mahmudi Kurnia, Lintang Lailatul Nuraini Mahmudi, Kendid Marspinta, Defina Saghy Nabila NadiNadiefa Nissa'ul Afni Nailufari Nafisah, Nisrina Nanda Wulandari, Meri Nanik Nurhayati Nasabella, Nazwa Nur Elizah Prastowo, Sri Handono Budi Pratama, Fiky Ahmad Kanzul Fikri Prifki Andreansyah Probo Anggara Putri, Cindy Asa Putri, Izzha Mayzy Az-zahra putri, Salsabila Wardahtuz Tarita Radita Nur Nilam Sari Rahayu, Hanum Mukti Rifati Rifki Haryanto, Moch Rif’ati Dina Handayani Rohkma, Risma Rohmah, Nofia Roifatul Masruroh Rosyida Indriyani, Amalia Rusdhianti Wuryaningrum Sakti Kalisa Sefanda Salsabillah Shiva Putri Setiani, Rista Siti Ike Nur Jannah T Siti Khodijah Siti Nur Afitah Sri Septi Dyah Pratiwi Trapsilo Prihandono Umi Fatimah Umi Khasanah Ummah Firdausi, Syarifatul Uswatun, Umi Vina Zulviana Nafilla Wati, Lisa Listyo Widya, Ami Wulansari, Rania Yushardi Zulkifli, Arif