Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EDUKASI DAMPAK DAN PENCEGAHAN GHOST FISHING DI LAUT Nugraha, Erick; Sari Mardiah, Ratu; Yusrizal, Yusrizal; P. Nababan, Sakti; Hermawan, Maman; Suharyanto, Suharyanto; Sudrajat, Danu; Sugriwa Husen, Eddy; Hutajulu, Jerry; Syamsuddin, Syarif; Basith, Abdul; Saputra, Aman; Suharto, Suharto; Goenaryo, Goenaryo; Kusumo Efyjanto, Tonny; Handri, Handri; Tiku, Mathius; Nurlaela, Eli; Dewi, Priyantini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1601-1608

Abstract

Ghost fishing adalah fenomena yang memiliki dampak negatif bagi ekosistem laut. Salah satu penyebab maraknya fenomena ghost fishing adalah alat penangkap ikan yang tersangkut dan hanyut di dasar perairan, sehingga mengakibatkan ikan terjerat pada alat tangkap rusak dan mengundang datangnya predator yang akan memakan ikan kecil dan ikut terjerat didalamnya kemudian mati. Pentingnya sosialisasi terkait ghost fishing akan meningkatkan kesadaran nelayan untuk dapat mencegah ghost fishing dengan melakukan beberapa upaya penting. Maka dari itu, pengabdian kepada masyakarat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan wawasan nelayan tentang dampak dan pencegehan ghost fishing di laut. Edukasi ini dilaksanakan di wilayah Pelabuhan Perikanan Cikidang, Kelurahan Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan community development dan konsep pendekatan teori. Peserta kegiatan merupakan nelayan penuh yang melakukan aktivitas penangkapan dan melakukan bongkar muat di sekitar Pelabuhan Perikanan Cikidang. Hasil edukasi ini diawali dengan kegiatan survei dana wawancara kepada kelompok nelayan peserta kegiatan ini. Kemudian, pelaksanaan edukasi dilaksanakan dengan konsep pendekatan yaitu dengan kelas teori. Materi yang disampaikan adalah pengertian tentang ghost fishing, penyebab adanya fenomena ghost fishing, sumber sampah laut, dampak ghost fishing bagi ekosistem laut dan cara pencegahannya. Hasil monitoring dan evaluasi menyebutkan bahwa nelayan mendapatkan banyak manfaat dalam menggunakan alat tangkap baru dan memberikan wawasan jkepada nelayan tentang cara mencegah ghost fishing di laut. Persepsi nelayan disekitar PP Cikidang  menjadi positif dan memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya pencegahan ghost fishing dalam upaya menjaga kelestarian laut dan mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.
Sistem Pengelolaan Kapal Pole and Line di Pangkalan Pendaratan Ikan Amaragapati Kabupaten Flores Timur Rajab, Resky Amalia; Rasdam, Rasdam; Leway, Martinus Mukeni; Siregar, Septin M. Jhon Septin M. Siregar; Saputra, Aman; Nugraha, I Made Aditya; Mau, Yesaya
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i1.7485

Abstract

Ikan cakalang merupakan salah satu hasil laut potensial yang dimiliki oleh Kabupaten Flores Timur, dimana dalam pemanfaatannya nelayan menggunakan alat tangkap pole and line pada saat melakukan operasi penangkapan. Untuk itu diperlukan sistem pengelolaan kapal pole and line yang baik dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan (cakalang) yang ada di Kabupaten Flores Timur, menjaga kelestarianya dan meningkatakan taraf hidup nelayan sekitar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sistem pengelolaan kapal pole and line di pangkalan pendaratan ikan Amagarapati, Larantuka. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif yakni melalui pengamatan atau observasi terhadap objek yang dijadikan sumber data, wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dan telibat secara langsung pada setiap kegiatan yang berkaitan tentang pengelolaan pangkalan pendaratan ikan, dalam hal ini pengelolaan kapal pole and line. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengelolaan kapal pole and line di pangakalan pendaratan ikan Amagarapati terdiri dari pengelolaan kapal, pengelolaan pelabuhan, pengelolaan anggaran dan pemasaran hasil tangkapan.Kata kunci: Cakalang; Sistem Pengelolaan; Pole and Line