Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Tanggung Gugat Nominee Atas Penjualan Tanah Yang Mengakibatkan Pembatalan Jual Beli Hartawan; Sriwati; Irta Windra Syahrial
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.355-372

Abstract

Jurnal ini mengangkat kasus mengenai pembuatan dan pelaksanaan suatu perjanjian jual beli antara INS dan FS dengan objek tanah yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan yaitu Pasal 1320 angka 4 dan Pasal 1338 ayat (3) KUHPer jo Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 26 ayat (2) UUPA, sehingga mengakibatkan batalnya perjanjian jual beli. Tidak memenuhinya ketentuan perundang-undangan dikarenakan tanah yang menjadi objek perjanjian jual beli antara INS dan FS dilatarbelakangi dengan adanya perjanjian pinjam nama (nominee agreement) antara INS dan SEM selaku Warga Negara Asing yang melanggar Pasal 26 ayat (2) UUPA, sehingga secara de facto kepemilikan tanah yang menjadi objek jual beli adalah kepemilikan SEM selaku Warga Negara Asing. Sehingga daripada perjanjian jual beli yang dibuat antara INS dan FS telah melanggar syarat sahnya perjanjian yaitu “suatu sebab yang halal” yang mana akibatnya adalah perjanjian jual beli tersebut batal demi hukum. Perbuatan INS dalam membuat dan melaksanakan perjanjian jual beli yang melanggar ketentuan perundang-undangan dapat dikatakan sebagai suatu perbuatan melawan hukum sesuai Pasal 1365 KUHPer, dimana daripada seluruh unsur Perbuatan Melawan Hukum telah terpenuhi. Sehingga berdasarkan Pasal 1365 KUHPer, maka INS selaku penjual wajib bertanggung gugat atas suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukannya yang membawa kerugian bagi FS selaku pembeli. Kata kunci: Perjanjian Pinjam Nama, Perjanjian Jual Beli, Perbuatan Melawan Hukum, Tanggung Gugat
Pertanggungjawaban Hukum Yang Dibebankan Kepada PT X Akibat Limbah Yang Dihasilkan Dari Kegiatan Usaha Batu Bara Yang Mencemari Sungai Malinau Di Kalimantan Utara Stella Roselyn; Sriwati; Wafia Silvi Dhesinta Rini
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.373-385

Abstract

Sumber daya alam yang memberikan manfaat kepada manusia tentunya erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Namun, seringkali kegiatan manusia mengancam kelestarian dan kestabilan lingkungan. Sebagaimana terjadi pencemaran pada Sungai Malinau, Kalimantan Utara yang memiliki dampak yang luas dan merugikan masyarakat sekitar. Pencemaran tersebut akibat jebolnya kolam limbah batu bara yang dihasilkan dari kegiatan usaha PT X. Melalui metode Penelitian Yuridis Normatif dengan melakukan studi kepustakaan terhadap bahan-bahan hukum, maka diperoleh hasil bahwa pencemaran yang terjadi di Sungai Malinau harus segera diatasi oleh PT X. Hasil dari diadakannya penelitian ini penting untuk dipahami bahwa PT X dapat dibebankan pertanggungjawaban hukum terkait kegiatan usahanya yang menyebabkan pencemaran Sungai Malinau Kalimantan Utara. Kata kunci: Sumber Daya Alam, Pencemaran Sungai, Pertanggungjawaban Hukum
Tinjauan Yuridis Pengalihfungsian Sebagian Apartemen-Mall X Menjadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Jasmine, Geraldine Graviela; Sriwati; Nabbilah Amir
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.407-420

Abstract

The number of Covid-19 cases in Jakarta is increasing every day. This resulted in Covid-19 referral hospital being so full that they were no longer able to accommodate any more patients. The government responded by converting unused buildings into Covid-19 referral hospitals. An entrepreneur, Manager L, the owner of Mall-Apartment X, offered to change the function of one of his buildings. However, he didn't ask for the resident's approval. The method used for this research is the normative juridical method by conducting a literature study on legislation as primary legal materials and literature as secondary legal materials. The action of Manager L can't be justified because the manager didn't ask for the approval of the occupants. Thus the decision to convert the building didn't accommodate the health and comfort aspects of the building. The residents should make complaints so the government can follow up on violations committed by the manager. The manager should be responsible for returning the function of the apartment to its original function. Keywords: Conversion, Apartment, Apartment Manager, Hospital
STRENGTHENING HISTORICAL LITERACY THROUGH AUTHENTIC ASSESSMENT IN HISTORY LEARNING IN THE CITY OF BANJARMASIN Fitri Mardiani; Melisa Prawitasari; Sriwati; Dewicca F. Nadilla
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i1.53697

Abstract

Literasi sejarah, salah satu jalur yang dapat diambil untuk memberikan pembelajaran sejarah yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penguatan literasi sejarah melalui penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran sejarah di SMAN 5 Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjeknya adalah guru sejarah dan siswa kelas X. Untuk analisis data, teknik berdasarkan Miles dan Huberman: pengumpulan data, reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasilnya adalah bahwa pembelajaran sejarah dengan penilaian autentik dapat menjembatani siswa menjadi melek sejarah. Guru menekankan pentingnya memberikan penilaian berbasis proses yang autentik (penilaian formatif) dengan berbagai aspek, seperti kognitif, afektif, dan psikomotor. Dalam penerapannya, hal ini dapat mengakomodasi keterampilan berpikir sejarah tingkat tinggi. Adanya penilaian autentik dengan menghadirkan strategi untuk memperkuat literasi sejarah menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi siswa di SMAN 5 Banjarmasin.
Problematika Penerapan Pasal 66 Undang-Undang Jabatan Notaris terhadap Penegakan Hukum Pidana: Problems with the Application of Article 66 of the Law on Notary Positions on Criminal Law Enforcement Sriwati
Reformasi Hukum Vol 26 No 1 (2022): June Edition
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.366 KB) | DOI: 10.46257/jrh.v26i1.348

Abstract

Penerapan Pasal 66 Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) menimbulkan pertentangan lama yang hadir kembali ditataran praktik antara penegak hukum dengan notaris mengingat pasal tersebut pernah dibatalkan Mahkamah Konstitusi. Polemik dan perdebatan antara perlindungan hukum jabatan notaris dengan kepentingan penegakan hukum pidana akan berlarut-larut apabila tidak ditemukan jalan keluar. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana upaya menyelaraskan perlindungan hukum jabatan notaris dan penegakan hukum pidana dalam koridor penerapan Pasal 66 UUJN. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan merumuskan pengaturan dan penerapan yang tepat sehingga perlindungan hukum jabatan notaris dan penegakan hukum pidana dapat berjalan selaras, beriringan dan tidak bersinggungan dalam koridor penerapan Pasal 66 UUJN. Metode penelitan yaitu metode penelitian hukum normatif. Penelitian juga membandingkan Pasal 66 UUJN tentang tata cara pemeriksaan akta dan notaris (kerahasiaan jabatan notaris) dengan tata cara pemeriksaan terhadap kerahasiaan informasi jabatan lainnya, serta hambatan pelaksanaan Pasal 66 UUJN. Hasil penelitian bahwa penerapan Pasal 66 UUJN bersifat relatif seperti kerahasiaan data lainnya yaitu rahasia kedokteran dan perbankan. Pemeriksaan notaris yang bersangkutan dapat bersifat wajib pada tingkat penyelidikan, bersama-sama dengan organisasi. Kedua, penyesuaian peraturan pelaksana dan sosialisasi baik kepada organisasi notaris maupun penegak hukum. Terakhir, kerjasama dan komitmen organisasi notaris dengan penegak hukum dengan visi yang sama yaitu saling mendukung dan menjaga harmonisasi dalam upaya penegakan hukum. Kesimpulannya bahwa salah satu upaya penyelerasan perlindungan hukum jabatan notaris dan penegakan hukum pidana adalah dengan perubahan peraturan mengenai pemeriksaan akta dan notaris yang dapat dilakukan pada tingkat penyelidikan dan peningkatan harmonisasi sekaligus kerjasama antara lembaga penegak hukum dengan organisasi notaris.
Pengembangan Trainer ARM Robotik Colour Detector Pada Mata Pelajaran Pengendali Sistem Robotik Kelas XI di SMK Negeri 2 Barru Halik, Idham; Sriwati; Haslindah, A
Jurnal Teknologi dan Komputer (JTEK) Vol. 4 No. 02 (2024): DESEMBER
Publisher : Teknik Informatika Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56923/jtek.v4i02.225

Abstract

Penggunaan teknologi robotik semakin meluas dalam berbagai bidang,termasuk pendidikan. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode R&D (Research and Development),yang melibatkan tahapan tahapan perancangan,pengembangan,dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan trainer arm robotik dengan detektor warna secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang pengendalian sistem robotik dan aplikasi sensor dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari penelitian ini adalah pengembangan alat bantu pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi,sehingga membantu mempersiapkan siswa untuk menghadapi persaingandi era industri.
Upaya Hukum Kreditur Peserta Kredit Sindikasi Terhadap Debitur yang Wanpretasi Tanpa Melalui Agen Fasilitas: Legal Actions for Syndicated Credit Participating Creditors Against Defaulting Debtors Without Going Through A Facility Agent Sriwati; Setiawan, Yusak
Reformasi Hukum Vol 27 No 3 (2023): December Edition
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jrh.v27i3.598

Abstract

Kredit sindikasi bertujuan memberikan pinjaman pada proyek yang memerlukan dana besar. Salah satu karakteristik kredit sindikasi adalah keterlibatan Agen Fasilitas dalam Perjanjian Kredit Sindikasi, antara lain berdasarkan perjanjian menjadi satu-satunya pihak yang dapat menagih pembayaran dan mendistribusikan pembayaran kreditur. Probematika muncul manakala Agen Fasilitas tidak menjalankan kewajiban dan tanggungjawabnya dengan baik. Tujuan yaitu menganalisis upaya hukum kreditur peserta kredit sindikasi terhadap wanprestasi debitur tanpa melalui Agen Fasilitas dan pentingnya pengaturan Perjanjian Kredit Sindikasi. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perjanjian Kredit Sindikasi memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan perjanjian kredit pada umumnya yaitu keterlibatan Agen Fasilitas yang mewakili para kreditur dalam melakukan hubungan hukum dengan debitur. Selanjutnya upaya hukum kreditor terhadap debitur yang wanpretasi tanpa melalui Agen Fasilitas yaitu pertama dari segi pembentukan perjanjian kredit sindikasi memuat removal clause dan kedua melalui upaya gugatan dengan membatalkan Perjanjian Kredit Sindikasi sepanjang penunjukan Agen Fasilitas sehingga kreditur dapat menagih piutangnya tanpa melalui Agen Fasilitas. Pentingnya pengaturan Perjanjian Kredit Sindikasi akan berdampak positif pada meningkatkan kepastian hukum dan peningkatan kepercayaan investor dalam investasi bagi proyek-proyek strategis nasional.
Contribution of Swamp Buffalo Farms and Coconut PlantationsPalm Oil on the Income Structure of Farmer Households in Kuripan District, Barito Kuala Regency Prawitasari, Melisa; Sriwati; Rochgiyanti; Pratama, Muhammad Rizki; Oktaviani, Nadia; Putri, Ni Made Febrianti Eka
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3328

Abstract

Work as a buffalo breeder has been developed for generations in Kuripan District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. Swamp buffalo farming has become the main source of livelihood for livestock farmers and provides large profits. Since the existence of nucleus and plasma oil palm plantations, the living space for swamp buffalo has been reduced. This research was conducted with the aim of determining the contribution of swamp buffalo farming and oil palm plantations to the structure of household income in Kuripan District, Barito Kuala Regency, South Kalimantan Province. The research was conducted using qualitative methods. For data collection purposes, data sources were determined purposefully and snowball. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. Data analysis is carried out continuously while in the field. The process of data collection and presentation is carried out based on the stages of data reduction, data display and data verification. The research results show that swamp buffalo farming as the main livelihood has contributed to the household income structure of the breeders.
PENERAPAN METODE QUANTUM TEACHING PADA KEGIATAN ASISTENSI PENGAJARAN AKUNTANSI DI SMA TARSISIUS 1 JAKARTA Evelyne, Theresya; Imelda, Elsa; Sriwati
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23837

Abstract

Creating a pleasant learning atmosphere within the classroom is one of the keys to fostering interest and enthusiasm for learning in students. A fun and interactive learning atmosphere will help students more easily accept the material provided. Teacher-centered is a learning method that is generally carried out in learning activities in schools so that students become quickly bored and passive which results in learning outcomes that are not optimal. So from this problem the answer that may be used is to apply other methods in conducting learning. One method that may be used is the quantum teaching method. The quantum teaching method is a technique that focuses on interaction so as to create a fun and interactive atmosphere, so that students are motivated to learn and have the willingness to be actively concerned within the studying method. This quantum teaching method is applied in the teaching assistance program at SMA Tarsisius 1 Jakarta. The use of quantum teaching methods helps Tarsisius 1 Jakarta High School students to be more active in learning activities. The atmosphere in the study room is quite pleasant, does not seem stiff, and many students are willing to ask questions if they experience difficulties. It might be said that the approach to the quantum teaching method is very helpful in learning activities. Menciptakan suasana belajar di kelas yang menyenangkan merupakan salah satu kunci dari menumbuhkan minat dan semangat belajar pada siswa. Suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif akan membantu pelajar lebih praktis dalam menerima materi yang diberikan. Teacher-centered merupakan suatu metode pembelajaran yang umumnya dilakukan pada kegiatan pembelajaran di sekolah sehingga siswa menjadi cepat jenuh dan pasif yang mengakibatkan hasil belajar yang tidak maksimal. Maka dari permasalahan tersebut jawaban yang bisa digunakan adalah menerapkan metode lain dalam melakukan pembelajaran. Salah satu metode yang dapat diterapkan yaitu metode quantum teaching. Metode quantum teaching adalah sebuah metode yang berfokus pada interaksi yang akan menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan interaktif, sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar dan memiliki kemauan untuk terlibat secara aktif pada proses belajar. Metode quantum teaching ini lah yang diterapkan dalam program asistensi mengajar di SMA Tarsisius 1 Jakarta. Penggunaan pendekatan quantum teaching membantu peserta didik SMA Tarsisius 1 Jakarta untuk mampu lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Suasana belajar dalam kelas pun terbilang cukup menyenangkan, tidak terkesan kaku, dan banyak peserta didik yang mau bertanya jika mengalami kesulitan. Hal tersebut bisa dikatakan bahwa pendekatan dengan quantum teaching method sangat membantu dalam kegiatan pembelajaran.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI PEDOMAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI SANGGAR KREATIVITAS BOMBI Yang, Amanda; Suhendah, Rousilita; Sriwati
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24866

Abstract

Pendidikan pada anak usia dini merupakan pembelajaran awal bagi seorang insan. Pada masa usia dini, tepatnya umur 0-6 tahun, merupakan masa aktif untuk membangun fondasi seorang anak demi pembentukan karakter. Merdeka belajar merupakan kurikulum baru yang diciptakan demi terbentuknya reformasi pendidikan. Merdeka belajar bagi anak usia dini merupakan salah satu bentuk terciptanya merdeka bermain dengan tujuan untuk pengembangan diri anak sesuai dengan tingkatannya. Pembelajaran ini mempengaruhi peningkatan motorik halus, motorik kasar, dan kognitif pada anak. Merdeka belajar identik dengan merdeka bermain yang mengartikan bahwa adanya kebebasan untuk bermain sebagai salah satu bentuk pembelajaran bagi anak usia dini. Dengan adanya kebebasan untuk memilih, anak dapat belajar mandiri dan bertanggung jawab atas segala bentuk tindakannya. Kurikulum Merdeka Belajar mendukung akselerasi pembentukan karakter sejak dini dengan tujuan mengusung generasi emas di masa yang akan mendatang. Kurikulum ini wajib diterapkan di Sanggar Kreativitas Bombi agar dapat melahirkan generasi emas sekaligus berperan sebagai bentuk dukungan terhadap regulasi pemerintah. Pengajar bukan lagi berperan sebagai penentu, melainkan sebagai fasilitator yang mendukung perkembangan karakter dan aspek psikomotorik anak. Kurikulum Merdeka Belajar diharapkan dapat menjadi guncangan sektor pendidikan agar dapat bersaing dengan negara lain. Tim MBKM Untar membantu menganalisis efektivitas pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar pada anak usia dini Sanggar Kreativitas Bombi. Metode yang digunakan adalah observasi secara langsung dan wawancara. Early childhood education is early learning for a human being. Children's early years, ages 0-6 years to be exact, are an active period in which their character is formed. Freedom to Learn is a new curriculum created for the purpose of reforming education. In early childhood, freedom of learning is a means of playing with children's self-development in accordance with the purpose of their creation. In children, this learning helps them improve their fine motor skill, gross motor skill, and cognitive capabilities. It is important to note that freedom to learn is synonymous with freedom to play, which means that early childhood children are free to play as a way of learning. By having the freedom to choose, children can learn to be independent and responsible. Merdeka Learning Curriculum aims to accelerate the building of character at an early age for the creation of a golden generation. Sanggar Kreativitas Bombi needs to implement this curriculum to ensure the development of a golden generation and to play a role in supporting government legislation. Teachers are no longer determinants, but facilitators who assist children in developing their character and psychomotor skills. The Free Learning Curriculum is expected to shock the education sector in order to keep up with other countries' education systems. The MBKM Untar team helped analyze the effectiveness of learning the Merdeka Learning Curriculum for early childhood at Sanggar Kreativitas Bombi. It is based on direct observation and interviews.