Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pembelajaran Akhlak melalui Kitab Akhlaq Lil Banin pada Santri Pondok Pesantren Modern Nurul Amin Parit, Semangat Baru, Kalimantan Barat l Amin Parit, Semangat Baru, Kalimantan Barat Jamaluddin; Salman Al Farisi
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/j1a3a640

Abstract

Abstract The aims of this study were to (1) analyze the values ​​contained in moral learning through the Akhlaq Lil Baniin book (1) analyze the implementation of moral education through the Akhlaq Lil Baniin book (2) analyze the strengthening of moral learning through the Akhlaq Lil Baniin book for Santri Modern Islamic Boarding School Nurul Amin. This research uses a qualitative approach, uses case study. The results of this study are (1) The moral learning values ​​contained in Lil Banin's Akhlaq book include the santri's morality towards their God, the santri's morality towards their Rosul, the santri's morality towards the ustadz and their teacher, the santri's morality towards their parents, the santri's morality towards their friends, and the morals of the santri towards both those who are smaller and those who are greater than them. (2) The implementation of moral learning through the book of morals lil banin (a) The morals of the santri towards the ustadz or the teacher when in class (b) The morals of the santri towards the ustadz when outside the classroom (c) The morality of the santri when speaking to the ustadz. (3) Efforts to strengthent moral learning are devoted to covering religious values, discipline, love of cleanliness, and family values.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING DAN PERSONAL BRANDING UNTUK MEMBANGUN KARAKTER KEPEMIMPINAN SISWA OSIS SMA ANGKASA 1 HALIM PERDANAKUSUMA JAKARTA Yunilis Andika; Wahyu Tri Widyastuti; Salman Al Farisi; Gathan Razidy Malik F.; Jovita Elvira Putri Sukmandono; Ajeng Eka Putri; Rizal Sanggra Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Public speaking and personal branding are essential skills that can open career opportunities and advance professional development for everyone, especially OSIS students. SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma recognizes the importance of these skills for its students. Unfortunately, specialized training related to these topics has not yet been conducted there. To address this issue, the Community Service team from the French Language Education Program collaborated with SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma to organize training in public speaking and personal branding aimed at developing the leadership character of OSIS students. This activity was conducted in-person and comprised three stages: preparation, implementation, and evaluation. A total of 33 students participated in this event, receiving both theoretical and practical instruction, along with assignments to enhance their public speaking skills and build a positive self-image. The results of the training showed positive development after the sessions, with participants demonstrating increased confidence and the ability to present material effectively using various public speaking techniques. Keywords: character, leadership, Public Speaking, Personal Branding. Abstrak Public speaking dan personal branding adalah keterampilan penting yang dapat membuka peluang karir dan memajukan perkembangan profesional bagi setiap orang, terutama siswa OSIS. SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma menyadari pentingnya keterampilan tersebut bagi siswanya. Sayangnya, pelatihan khusus terkait tema tersebut belum pernah dilaksanakan di sana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Pendidikan Bahasa Prancis bekerja sama dengan SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma dalam mengadakan pelatihan public speaking dan personal branding dengan tujuan mengembangkan karakter kepemimpinan siswa OSIS. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dengan tiga tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 33 siswa menjadi peserta pada kegiatan ini dengan diberikan teori dan praktik, serta penugasan untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum dan membangun citra diri yang positif. Hasil pelatihan menunjukkan perkembangan yang positif setelah pelatihan di mana peserta memiliki kepercayaan diri yang meningkat sehingga mampu menyampaikan materi dengan baik dengan menerapkan berbagai teknik public speaking. Kata Kunci: karakter, kepemimpinan, Public Speaking, Personal Branding
Fixed Assets Management Strategies For Official Vehicles In Riau Islands Provincial Government Salman Al Farisi; A. Faroby Falatehan; Dwi Rachmina
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition July -September 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research are: 1) to analyze and evaluate the management of official vehicle fixed assets in Riau Islands Provincial Government; 2) to examine the internal and external factors influencing the management of these assets; and 3) to develop strategies for improving the management of official vehicle fixed assets in Riau Islands Provincial Government. The selected respondents were the user goods managers or assistant goods managers in regional apparatuses responsible for carrying out the administrative functions of regional property management (BMD) at the goods management level. In addition, policymakers in the Inspectorate and the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of Riau Islands Province were the respondents to formulate policy strategies. The gap analysis results were divided into planning, implementation, as well as supervision and control. The highest gap in planning was presented in the Regional Government Budget Proposal (RKMBD), the availability of regional property in the user environment, and the preparation of proposals for the disposal of regional property, with a gap score of 0,11-0,15. Furthermore, the highest gap in implementation is in the range of 0,59-1,63. The issues with the highest gap are shown in the variables of using official vehicles for non-official purposes, ownership of official vehicles that do not comply with regulations, and the administration of borrowing official vehicles. The supervision and control section variables show gaps in user monitoring with a gap score of 0,07. Identifying critical external and internal factors is the initial step in formulating alternative strategies to address the existing issues in the SWOT analysis input process. In the internal factor analysis, policies supporting the management of official vehicles by Riau Islands Provincial Government received the highest score. In contrast, the weakness factor, namely the lack of a sustainable official vehicle monitoring system, received the lowest score. According to the analysis, the external factor (opportunities) received the highest score, followed by the increased accessibility of vehicle monitoring technology and the sanctions imposed by BPKAD on regional apparatuses that fail to reconcile assets. The external factor (threats) received the highest score, followed by the low compliance of regional apparatuses with applicable regulations.
Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dalam Meningkatkan Produktivitas Industri Kopi M.F. Hidayatullah; Ahmad Faldi Al Hasbi; Salman Al Farisi; Moh Krisna Candra P
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.157

Abstract

Perumda Perusahaan Daerah atau Perumda Perkebunan Kahyangan Jember adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang industri kopi dan karet. Didirikan pada tanggal 12 Februari 1969, perum ini memegang peranan penting dalam rantai pasokan industri kopi, dari pengolahan biji kopi hingga pemasaran produk akhir. Ketergantungan proses pengoperasiannya dengan persediaan bahan baku di perusahaan ini menjadikan faktor terpenting dari lancarnya kegiatan produksi serta efisiensinya dalam biaya. Arus hasil bahan mentah yang tidak terkontrol dapat berakibat pada overstock (kelebihan stok) yang menambah biaya penyimpanan dan juga stock-out (kekurangan stok) mengakibatkan gangguan dalam kegiatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengendalian persediaan bahan baku kopi untuk efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan.Metodologi penelitian tersebut adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta analisis data sekunder dari laporan perusahaan dan studi literatur terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu mengestimasikan jumlah yang optimum pemesanan bahan baku, yang pada akhirnya akan dapat memperkecil frekuensi pemesanan, mengurangi banyaknya biaya penyimpanan yang ditimbulkan. Dari perhitungan EOQ, jumlah pemesanan ekonomis bertambah sebanding pada munculnya kenaikan permintaan bahan baku kopi, dan hal ini dengan jelas menunjukkan bahwa metode ini sangat sesuai untuk memadukan antara produksi yang diperlukan dalam jumlah persediaan yang tersedia.Selanjutnya dalam penelitian ini terungkap juga bahwa preferensi konsumen mempengaruhi akan perencanaan pengadaan bahan baku. Dari analisis terhadap preferensi pasar, konsumsi coffeesachet meningkat dibandingkan kopi kemasan besar, sehingga strategi pengadaan bahan baku perlu untuk disesuaikan dengan tren tersebut. Dengan memahami permintaan pasar, perusahaan dapat melakukan pengadaan bahan baku secara lebih terstruktur guna menghindari kekurangan stok saat produksi meningkat.Penelitian ini juga menyoroti peranan sistem informasi akuntansi dalam pemeliharaan bahan baku. Meliputi ini adalah sudah mencatat pergerakan pendapatan-cash dan piutang menjadi contoh penerapan sistem pembukuan modern yang lebih berbasis teknologi yang akan memiliki real time view dari monitoring stock, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memperbanyak transparansi dalam pengelolaan bahan baku. Sistem ini juga dikaitkan dengan prinsip First In First Out (FIFO) yang berhasil menjaga kualitas bahan baku karena mengurangi masa pakai suatu bahan mentah yang sudah terkumpul lama.Kesimpulan penelitian ini mengenai penerapan metode EOQ merupakan kesimpulan dari pengelolaan terhadap pengadaan bahan baku kopi yang efektif dalam pengoptimalan jumlah pemesanan, biaya penyimpanan yang rendah, serta efisiensi produksi yang semakin meningkat. Dalam hal ini, tren konsumsi yang dinilai serta pemakaian sistem informasi akuntansi dalam pencatatan bahan baku dapat membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan bisnis strategis.
PERAN KOMUNIKASI BISNIS DALAM DISRUPSI EKONOMI CHINA DI INDONESIA Deyca Haikal Rava Revalino; Salman Al Farisi
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji peran komunikasi korporat dalam memitigasi dampak guncangan ekonomi Tiongkok terhadap perekonomian Indonesia. Sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, perlambatan ekonomi Tiongkok—yang disebabkan oleh perang dagang, pandemi, dan krisis real estat—telah menyebabkan gangguan rantai pasokan, penurunan permintaan ekspor, dan pergeseran pola investasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif, studi ini mengkaji respons strategis pelaku bisnis Indonesia, seperti diversifikasi pasar dan produk, digitalisasi proses bisnis, dan efisiensi operasional. Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi korporat yang efektif sangat penting untuk membangun kepercayaan dan menjaga kesinambungan hubungan bisnis lintas batas. Studi ini menyoroti pentingnya adaptasi strategis oleh perusahaan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi ketidakpastian global.
ANALISIS SERTA PERBAIKAN WAKTU SETUP DENGAN SMED DAN VSM PADA PROSES PRODUKSI DI PT. XYZ Fiki Two Nando; Salman Al Farisi; Gravilka Rama Wijaya; Ghalih Dafa Ragasiwi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mq428f47

Abstract

PT. XYZ, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi komponen otomotif seperti panel bodi dan suku cadang mesin, menghadapi tantangan signifikan dalam mencapai target produksi harian. Tantangan utama berasal dari waktu setup mesin yang tinggi dan inefisiensi dalam aliran proses produksi, yang sering menyebabkan penundaan dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) yang paling dominan, seperti waktu tunggu dan aktivitas non-nilai tambah, serta mengusulkan perbaikan melalui metode lean manufacturing. Metode yang digunakan meliputi Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk mengurangi waktu setup mesin, dan Value Stream Mapping (VSM) untuk menganalisis serta memperbaiki aliran proses produksi secara keseluruhan. Analisis awal dengan VSM mengungkapkan adanya waktu tunggu (waiting time) yang signifikan dan aktivitas non-nilai tambah (non-value added) dalam proses produksi, seperti transportasi bahan yang tidak efisien. Penerapan SMED pada mesin Press Forming berhasil mengurangi waktu setup dari 3000 detik menjadi 1500 detik, atau penurunan sebesar 50%, melalui standardisasi alat dan pelatihan operator. Sementara itu, perbaikan aliran proses dengan VSM mengidentifikasi potensi pengurangan lead time produksi hingga 25%, dengan mengoptimalkan layout pabrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode SMED dan VSM efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas di PT. XYZ, sehingga perusahaan dapat bersaing lebih baik di industri otomotif.
HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PENERAPAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI TINGKAT SMP Salman Al Farisi; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu program dari kurikulum merdeka, program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melasanakan kegiatan yang dilakukan dalam meneliti sebuah topik sehingga dapat mencapai tujuan tertentu dengan menyesuaikan nilai-nilai pancasila. Tujuan dari P5 ialah agar peserta didik mendapatkan pengetahuan serta keterampilan diluar pembelajaran dan menyesuaikan dengan isu penting di lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, peneliti mengumpulkan jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu di internet dengan menyesuaikan topik penelitian, peneliti meneliti penelitian sebelumnya mengenai hambatan serta kendala dalam mengimplementasikan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) pada tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Hasil penelitian menemukan beberapa hambatan yang seringkali terjadi di beberapa sekolah terutama sekolah menengah pertama (SMP) antara lain: kurangnya keterlibatan aktif peserta didik, kurangnya sosialisasi mengenai P5, keterbatasan fasilitas, keterbatasan anggaran, keterbatasan alokasi waktu penerapan P5. Temuan ini memberikan informasi mengenai hambatan yang seringkali terjadi sehingga kedepannya sekolah dapat melakukan evaluasi agar mendapatkan solusi dari hambatan-hambatan tersebut, upayanya agar hambatan-hambatan tersebut tahun berikutnya. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari berbagai hambatan.
Pemanfaatan ChatGPT Untuk Membuat Evaluasi Pembelajaran Dalam Keterampilan Reseptif Bahasa Prancis Bagi Guru MGMP Bahasa Prancis DKI Jakarta Salman Al Farisi; Subur Ismail; Evi Rosyani Dewi; Muhammad Sulthan Fadhillah; Narendra Gagah Bideksa; Fidiatmoko Nugraha; Falisha Dinar Rustandi; Aninda Ayu Humaira
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTeknologi akal imitasi (AI) berkembang semakin pesat. Pekerjaan yang semula membutuhkan waktu lama dapat diselesaikan hanya dalam sekejap. Dalam bidang pendidikan, bagi beberapa orang, akal imitasi dapat menjadi ancaman karena banyak pemelajar menggunakannya dengan tidak bijak. Di sisi lain, teknologi ini justru sangat dapat diandalkan untuk pekerjaan yang mendadak dan memerlukan waktu singkat, bahkan saat memiliki banyak pekerjaan lain. Oleh sebab itu, para guru, terutama guru bahasa Prancis, seharusnya memanfaatkan kemudahan itu dan beradaptasi dengannya. Salah satu akal imitasi yang dapat meringankan pekerjaan guru adalah ChatGPT. Membuat soal evaluasi seringkali menguras banyak energi dan mengabiskan banyak waktu. Dengan ChatGPT, pembuatan soal evaluasi akan menjadi lebih cepat dan akurat selama disertai dengan permintaan (prompt) yang spesifik. Untuk itu, pengabdian dilakukan. Bentuk pengabdian ini adalah lokakarya pemanfaatan ChatGPT untuk membuat evaluasi pembelajaran keterampilan reseptif bahasa Prancis secara luring dengan modul berisi teori dan praktik. Peserta pelatihan adalah para guru MGMP Bahasa Prancis SMK se-DKI Jakarta. Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dan memberikan kiat yang sangat bermanfaat bagi mereka.AbstractArtificial intelligence (AI) technology is developing rapidly. Tasks that used to take a long time can now be completed in an instant. In the field of education, for some people, AI can be a threat because many learners use it unwisely. On the other hand, this technology is very reliable for sudden tasks that require a short time, even when there are many other tasks to do. Therefore, teachers, especially French teachers, should take advantage of this convenience and adapt to it. One type of artificial intelligence that can ease the work of teachers is ChatGPT. Creating evaluation questions often takes a lot of energy and time. With ChatGPT, creating evaluation questions will be faster and more accurate as long as specific prompts are provided. For this reason, the community service was carried out. This community service took the form of workshop on the use of ChatGPT to create evaluations of receptive French language skills, conducted offline with modules containing theory and practice. The training participants were teachers who are members of the French Language MGMP (Teacher Working Group) for vocational schools in DKI Jakarta. This activity received very positive responses and provided them with very useful insight.
Problematika Sakralitas dalam Media Hiburan: Telaah Fikih terhadap Game “Ghaib”: The Problematics of Sacredness in Entertainment Media: A Fiqh Analysis of the Game “Ghaib” Salman Al Farisi
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol. 6 No. 3 (2025): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bustanul.v6i3.2601

Abstract

The presence of holy Islamic material in popular media is a grave matter morally and legally—particularly when Qur'anic passages are used in entertainment media. "Ghaib," an Indonesian horror video game, employs Qur'anic recitals as holy weapons against ghosts, provoking worldwide fame and controversy. This study deviates from the topic of disrespect for the Qur'an in contemporary digital culture, especially when it is set within contexts that go against its sacred nature. Therefore, this research aims to explore the relevance of the rules of fiqh adab in the Quran to the case of the game “Ghaib” and its implications. Employing qualitative descriptive-analytical methods, this study draws on classical fiqh literature, contemporary scholarly research, and digital ethnography. Findings indicate that the game is failing to uphold adab (etiquette) towards the Qur'an and being primarily entertainment-oriented. In accordance with fiqh principle—namely the rule of thumb that when halal and haram are mixed, the haram dominates—the study concludes that such use of the Qur'an is not allowed (haram), and could constitute kufr if disrespectful. This research highlights the importance of affirming Qur'anic sacredness in digital culture and provides ethical standards for Muslim gamers and game creators. In addition, this research contributes to preventing the stagnation of ancient ethical practices by testing their implementation in the present day.
Integrating Pesantren Heritage into Higher Education: A Cross-Case Study of Curriculum Design and Development at Ma’had Aly Sukorejo and Tebuireng Maktumah, Luluk; Ni Wayan Suarniati; Wedi Samsudi; Salman Al Farisi
Mimbar Agama Budaya Vol. 42 No. 2 (2025)
Publisher : Center for Research and Publication (PUSLITPEN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/mimbar.v42i2.47059

Abstract

This research aims to explore the implementation of curriculum design and the applied curriculum development model in two Ma’had Aly institutions. Grounded in the theories of Allan C. Ornstein, Francis P. Hunkins, Jhon P. Miller, Wayne Seller, Robert S. Zais, and Richard A. Gorton, this study adopts a multi-case qualitative approach. Data were obtained through participant observation, in-depth interviews, and document analysis, and then processed using three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal two major contributions. First, the curriculum design integrates four models: subject-centered, learner-centered, problem-centered, and book-centered design. The inclusion of the book-centered model offers a critical addition to Ornstein and Hunkins' framework. Second, the curriculum development process reflects a hybrid between administrative and grassroots models, supported by four orientations: transmission, transaction, transformation, and transcendence. The transcendence orientation, overlooked by Miller and Seller, emerges as a distinctive value in pesantren education, emphasizing spiritual depth. These findings imply theoretical refinements, extending and correcting earlier models by incorporating pesantren-specific values. Thus, this study contributes significantly to the discourse on Islamic higher education by providing a contextualized and integrative curriculum framework that balances traditional pesantren heritage with contemporary educational paradigms.