Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Keluhan Penyakit Kulit Pada Nelayan Di Desa Motandoi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Hairil Akbar; Rumaf, Fachry; Tanib, Nurul Amel; Fauzan, Moh. Rizki; Asri, Abdul Malik Darmin
Health Safety Environment Vol 4 No 2 (2025): Health Safety Environment Journal (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The use of personal protective equipment (PPE) is an effort by workers to protect all or part of their body from workplace hazards or accidents. Factors influencing the use of PPE include human factors, such as knowledge, comfort, and availability of protective equipment. This study aims to identify the factors associated with the use of PPE among fishermen in Motandoi Village, South Bolaang Mongondow Regency. Methods: This is an analytical observational study using a cross-sectional design. The study was conducted in Motandoi Village, with a population of 80 fishermen. The sample size consists of 80 fishermen, and the sampling technique used was total sampling. Data analysis was conducted using the chi-square test. Result : The analysis revealed a statistically significant association between the use of personal protective equipment (PPE) and skin-related complaints. Specifically, the use of gloves (p = 0.003), protective clothing (p = 0.001), head protection (p = 0.045), and rubber boots (p = 0.021) was each significantly associated with a lower prevalence of skin complaints. Conclusion: There is a relationship between the use of personal protective equipment (boots, gloves, protective clothing, and head protection) and skin disease complaints among fishermen in Motandoi Village, South Bolaang Mongondow Regency.
Faktor yang berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Tambang Akbar, Hairil; Kaseger, Henny; Fauzan, Moh. Rizki; Mokoginta, Jasira Silvia; Dimkatni, Ni Wayan; Novitasari, Dalia
Gorontalo Journal of Public Health VOLUME 7 NOMOR 2, OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjph.v7i2.3792

Abstract

Gangguan muskuloskeletal berada pada peringkat kedua penyakit penyebab disabilitas di dunia yang diukur berdasarkan tahun produktif yang hilang akibat disabilitas. Provinsi Sulawesi Utara memiliki angka prevalensi penyakit musculoskeletal sebesar 8,35%. Pekerja di tambang emas tradisional sering merasakan keluhan nyeri punggung, bahu, pinggang, karena pekerjaan mereka mengangkat dan mengangkut batu serta aktivitas pekerjaan lain yang mungkin tidak memenuhi standar ergonomis. Menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja tambang. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Waktu penelitian dimulai bulan Agustus sampai dengan November 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja tambang emas di Desa Tobongon. Jumlah sampel yang diambil untuk melakukan penelitian ini sebanyak 96 orang pekerja tambang. Penentuan ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin. Teknik/metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel umur dengan keluhan Musculoskeletal Disorders MSDs (p value = 0,000), variabel durasi lama kerja (p value = 0,000), dan variabel masa kerja (p value = 0,000) pada pekerja tambang. Terdapat hubungan antara umur, durasi lama kerja dan masa kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja tambang di Desa Tobongon Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Diharapkan Bagi pihak pemerintah setempat dapat mengadakan sosialiasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada pekerja tambang agar dapat mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Hubungan Masa Kerja dan Umur dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Petani Dimkatni, Ni Wayan; Rumaf, Fachri; Dolot, Nurhalisa; Sarman, Sarman; Fauzan, Moh. Rizki; Tutu, Chriestien Gloria
Gorontalo Journal of Public Health VOLUME 6 NOMOR 2, OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjph.v6i2.3327

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan jumlah penduduk yang tinggi, bekerja di bidang pertanian memiliki resiko kesehatan seperti Gangguan muskuloskeletal memiliki keluhan pada otot-otot rangka gejala yang sering terjadi yaitu nyeri, kaku bahkan sampai terjadi penurunan fungsi gejala tersebut merupakan akibat dari kerusakan pada nervus dan pembuluh darah pada berbagai titik pada tubuh seperti leher, bahu, pergelangan tangan, pinggul, lutut, tumit dan lain sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Tempat penelitian bertempat di Poyowa Besar Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu, dengan jumlah sampel 100 orang Petani, penentuan sampel menggunakan rumus lameshow pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, instrument penelitian yang digunakan yaitu kuisioner . Hasil Penelitian menunjukkan bahwa diperoleh p-value yaitu 0,083 dengan begitu maka masa kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan muskuloskeletal.  Kemudian Variabel umur Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value diperoleh yaitu 0,610 dengan begitu maka umur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan musculoskeletal pada petani. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan dalam melakukan penelitian lebih mendalam dan acuan dinas terkait  untuk memperhatikan Kesehatan petani
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Pengangkut Sampah Kaseger, Henny; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Masni, Masni; Asriadi, Muhammad; Paputungan, Siti Arifqa; Rismayani, Besse
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1545

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya kecelakaan kerja pada tempat kerja, penggunaan alat pelindung diri sering diangap tidak penting ataupun diremehkan oleh para pekerja, terutama pada pekerja pengangkut sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja pengangkut sampah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Pelaksanan penelitian dilakukan pada pulan februari sampai dengan Maret 2024. Sampel dalam penelitian ini adalah petugas pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup kotamobagu dengan jumlah 71 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dan instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi square. Diperoleh 2 variabel independen yang berhubungan dengan variabel dependen penggunaan alat pelindung diri yaitu pengetahuan (p value 0,000), dan sikap (p value 0,002). Diharapkan untuk lebih meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan APD saat bekerja sehingga dapat terhindar dari kecelakan kerja dan penyakit akibat kerja.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petani Sayur di Kecamatan Mooat Tutu, Christien Gloria; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Yasin, Tazkia Aulia; Darmin, Darmin; Riswan, Riswan
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1549

Abstract

Petani merupakan salah satu pekerja sector informal yang perlu dijaga keselamatan dan kesehatan kerjanya. Petani merupakan pekerja yang rentan terhadap bahaya saat bekerja, salah satunya bahaya pestisida yang dapat menimbulkan keracunan. Salah satu upaya pengendalian bahaya pada petani yaitu dengan peenggunaan Alat Pelindung Diri (APD). APD sangat diperlukan untuk melindungi petani dari benda atau bahan berbahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada petani sayur di kecamatan Mooat. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di wilayah Kecamatan Kotamobagu Utara. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 68 orang petani. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan pengetahuan dengan penggunaan APD diperoleh nilai p value 0,000 dan ada hubungan sikap dengan penggunaan APD diperoleh nilai p value 0,000.
Convergensi Pencegahan Stunting Melalui Rumah Desa Sehat Rumaf, Fachry; Kaseger, Henny; Sarman, Sarman; Fauzan, Moh. Rizki; Dimkatni, Ni Wayan; Akbar, Hairil; Gloria Tutu, Christien
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3510

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat dengan Topik Convergensi Pencegahan Stunting Melalui Rumah Desa Sehat dilaksanakan pada 09 November 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh peserta dengan jumlah total sebanyak 25 orang, laki-laki berjumlah 7 orang dan perempuan sebanyak 18 orang. Pengabdian dilakukan dengan bentuk edukasi kesehatan tentang Stunting dengan pemberian materi kepada remaja, calon pengantin, dan ibu balita yang hadir dalam edukasi sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan yaitu ceramah yang diringi dengan pemberian contoh yang relevan tentang stunting serta pemberian leaflet tentang stunting. Topik dalam pengabdian ini dipilih berdasarkan permasalahan yang terjadi pada masyarakat kecamatan mogolaing, dimana belum semua masyarakat yang mengetahui dan mengerti tentang stunting, di Indonesia stunting juga masih menjadi permasalahan kesehatan yang belum tuntas. Secara lebih rinci materi yang disampaikan berupa definisi dari stunting, dampak stunting, cara untuk mengidentifikasi anak stunting, Instrumen untuk melihat status gizi pada anak, Gizi untuk bayi balita. Respon Masyarakat begitu baik dalam menerima edukasi tentang stunting apalagi dibarengi dengan pemberian contoh kongkrit sehingga mudah dipahami oleh Masyarakat, stunting masih menjadi salah satu masalah Kesehatan di Indonesia yang belum tuntas penyelesaiannya oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk ikut membantu dalam Upaya penuntasan stunting di Indonesia.
Analisis Unmodifiable dan Modifiable Risk Factors Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Tungoi Ningsih, Suci Rahayu; Fauzan, Moh. Rizki
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 18 No 2 (2023): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v18i2.299

Abstract

Hypertension is a degenerative disease usually referred to as the silent killer because sufferers do not know they have hypertension or do not know before checking their blood pressure.  The aim of this study was to analyze the non-modifiable and modifiable risk factors for hypertension.  The research design used by a Cross-Sectional Study .  The sample obtained in this study was 68 people taken by total sampling technique.  The analyzed to measure the relationship between unmodifiable and modifiable risk factor variables on the incidence of hypertension is the chi-square test. The results obtained for unmodifiable risk factors are age (0.002) and heredity (0.014) while the modifiable risk factors are stress (0.003), obesity (0.003), and sodium consumption (0.003) which are associated with the incidence of hypertension. Age and heredity factors cannot be avoided in the risk of hypertension so that hypertension can be controlled with modifiable risk factors such as-avoiding stress and doing lots of physical activity and sedentary behavior can be reduced.
PENYULUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETANI DI DESA ABAK, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Dimkatni, Ni Wayan; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Sarman, Sarman; Rumaf, Fachry; Dadu, Mohammad Fauzi Pratama Putra; Imban, Putri Natasya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35632

Abstract

Penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian merupakan hal yang umum dilakukan oleh petani. Namun, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dapat meningkatkan risiko paparan pestisida yang berbahaya bagi kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai penggunaan APD yang tepat kepada petani di Desa Abak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui penyuluhan dan demonstrasi langsung tentang jenis-jenis APD serta cara penggunaannya selama proses penyemprotan pestisida. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya APD dalam melindungi diri dari paparan pestisida, serta adanya perubahan perilaku dalam penerapan APD saat bekerja di lapangan. Penyuluhan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan pestisida, serta meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan kerja para petani di Desa Abak.