Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PROMOSI DESA BATUAN SEBAGAI DESA WISATA MELALUI MEDIA SOSIAL SERTA MEMBANTU PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI DESA BATUAN KABUPATEN GIANYAR Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa; Ni Made Dwi Murtami; I Made Wahyu Wijaya
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v4i1.6016

Abstract

Wabah Virus yang telah melanda Indonesia dari 2019 ini yakni Covid-19 memberikan dampak besar bagi seluruh sektor di Bali. Krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi dari 2019 sampai dengan sekarang menyebabkan banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Adanya COVID-19 destinasi wisata di Bali menjadi sepi pengunjung dan tentunya akibat dari sepinya pengunjung di bali berdampak besar dengan perekonomian masyarakat di Bali. Selain itu sampah merupakan masalah yang tidak ada habis- habisnya, karena setiap harinya masyarakat menghasilkan sampah dari rutinitas yang dilakukan. Bank sampah yakni program yang dirancang oleh Desa Batuan merupakan solusi terbaik yang bisa memecahkan masalah. Terkait dengan Program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan, yaitu membantu pembuatan video promosi desa wisata dan membantu pengelolaan Bank Sampah di Desa Batuan. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu untuk memperkenalkan Desa Batuan yang kaya akan seni dan berbudaya menggunakan Bahasa Inggris sebagai salah satu desa wisata terakhir di Bali agar lebih dikenal di seluruh dunia. Juga membantu pengelolaan Bank Sampah di Desa Batuan guna meringankan beban masyarakat dalam dana untuk pembuangan sampah dan pentingnya pemahaman tentang Bank Sampah itu sendiri. Metode yang digunakan, yaitu metode tahapan program kerja, metode pendekatan dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan ini dapat menjadikan Desa Batuan sebagai Desa Wisata lebih dikenal oleh masyarakat luas baik nasional maupun mancanegara, serta semangatnya masyarakat untuk mengumpulkan sampah anorganik dan membawanya ke Bank sampah.
Enhancing the productivity of farmer community in producing organic fertilizer and local plant-based pesticide I Ketut Widnyana; Ni Putu Pandawani; Putu Edi Yastika; I GD Yudha Partama; I Made Wahyu Wijaya
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 4 No. 2 (2023): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v4i2.27092

Abstract

These activities are expected to improve the agriculture community resilience in Batukaang Village to achieve a sustainable agriculture practice. Through a training and assisting program, the farmer community will get improved their skill to make their own fertilizer and pesticide by utilizing organic waste and local material. These activities contribute to the achievement of SDG 2: Zero hunger, since agriculture in Batukaang Village is the most sector that support the economics and food security. The activities resulted in increasing the knowledge and skill of farmer community in Batukaang Village. By enhancing the farmers with the knowledge, skills, and resources required to produce their own organic fertilizer and pesticide, they can promote soil health, reduce environmental pollution, and enhance the well-being of agricultural communities as a whole. It support resilient agricultural systems that promote sustainable practices, safeguard natural resources, and enhance farmers' livelihoods in Batukaang Village.
STUDI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR SANITASI KABUPATEN TABANAN Fransiskus Vebrian Kenedy; I Made Wahyu Wijaya
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Saraswati
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tabanan merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Bali dengan pertumbuhan ekonomi cukup pesat. Perekonomian Kabupaten Tabanan ditopang oleh 3 (tiga) sektor utama yang memiliki kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi wilayah, yaitu: sektor pertanian, sektor perdagangan hotel dan restoran. Salah satu program pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mengelola air limbah domestik adalah dengan melakukan pemberdayaan masyarakat melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Hingga tahun 2014, 4 dari 7 banjar di Desa Dauh Peken telah melaksanakan Sanimas, sedangkan di Desa Delod Peken, 5 dari 6 banjar yang telah melaksanakan Sanimas. Berdasarkan data kepemilikan jamban sehat di Kecamatan Tabanan di atas, dapat diketahui bahwa dari seluruh jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 65,61% telah memiliki jamban dengan kondisi sehat, sedangkan 34,39% belum memiliki jamban. Minimnya wawasan masyarakat di Kecamatan Tabanan menjadi salah satu penyebab rendahnya jumlah masyarakat yang menggunakan jamban. Program pemerintah dalam sektor air limbah berupa program SANIMAS dan kampanye PHBS yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tabanan khususnya dalam pengelolaan air limbah dan pola hidup bersih dan sehat. Beberapa rekomendasi sebagai hasil analisis kondisi sanitasi di Desa Delod Peken dan Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, adalah sebagai berikut (1) Sosialisasi tentang pengelolaan air limbah domestik dan pola hidup bersih dan sehat harus lebih gencar dan menjangkau desa-desa kumuh, sehingga masyarakat memahami pentingnya pengelolaan lingkungan (2) Perlu adanya pendampingan dari instansi pemerintah terkait dalam pengelolaan SANIMAS sehingga dapat dikelola dengan baik dan berkelanjutan
Efektivitas fitoremidiasi kayu apu (Pistia stratiotes) dan eceng gondok (Eichhornia crassipes) dalam memenuhi baku mutu air limbah di instalasi pengolahan air limbah RSUD Kabupaten Badung Mangusada I Kadek Prastikanala; I Made Wahyu Wijaya
Bioculture Journal Vol. 1 No. 1: (July) 2023
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/bioculture.v1i1.2023.210

Abstract

Hospital liquid waste can be infectious, poisonous and harmful for hospital environment and communities surrounding. The examination result of liquid waste outlet in Mangusada hospital within January - August 2016 showed an increase in free Ammonia (NH3) quality raw at the level of 3.71 mg / L and phosphate (PO 4) up at the level to 3.38 mg / L. To anticipate the pollution of liquid waste which might occur, liquid waste treatment is an absolute option to be required. The objective of this research is to obtain the effectiveness of kayu apu and hyacinth in complying liquid waste quality standard. This research is quasi experiment using non-equivalent control group design with post test. The conclusion of this research showed that liquid waste management system refers to environmental health hospital requirements and it licensed on disposal of water resources and reuse of liquid waste environmental Board of Badung Regency. The results of an independent analysis showed that kayu apu phytoremediation is more (p <0.05) in complying the quality standard especially on the indicator of liquid waste mainly on NH3 and COD. Kayu apu lettuce can be apply as an alternative option in complying quality standard of liquid waste using biology system.
Pelatihan Pembuatan Telur Asin Bebek untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Ternak Satwa Sari di Kabupaten Jembrana I Made Wahyu Wijaya; Putu Sekarwangi Saraswati; I Gusti Ngurah Alit Wiswasta; I Ketut Widnyana; Putu Eka Pasmidi Ariati; I Gusti Ngurah Made Wiratama; I Made Budiasa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1449

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Usaha Ternak Satwa Sari bertujuan meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendukung ekonomi lokal melalui diversifikasi produk telur bebek menjadi telur asin. Dalam kegiatan ini, 15 anggota Usaha Ternak Satwa Sari dilatih dalam pembuatan telur asin melalui tahapan penyuluhan, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 28.93% menjadi 88%. Diversifikasi ini mengurangi risiko pasar, menambah nilai produk, dan membantu perkembangan pasar baru, mendukung keberlanjutan usaha ternak. Keberhasilan kegiatan ini memberikan dampak positif pada ekonomi lokal, meningkatkan kemandirian peternak, serta membuka peluang pasar dan pengembangan usaha peternakan. Dukungan berkelanjutan seperti penyediaan modal, infrastruktur, akses pasar yang lebih luas, dan pengembangan produk olahan bernilai tambah diperlukan. Kolaborasi tim PKM Unmas Denpasar dan Usaha Ternak Satwa Sari memberikan manfaat nyata dalam mengembangkan hasil ternak bebek dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Jembrana. Duck Salted-Egg Production Training for Improving the Business Competitiveness of Satwa Sari in Jembrana Regency Community service activities at the Sari Animal Farm Business aim to improve the welfare of farmers and support the local economy by diversifying duck egg products into salted eggs. In this activity, 15 members of the Sari Animal Farm Business were trained in making salted eggs through the stages of counseling, direct practice and evaluation. The results of the training showed an increase in participants' knowledge from 28.93% to 88%. This diversification reduces market risk, adds product value, and helps the development of new markets, supporting the sustainability of livestock businesses. The success of this activity has had a positive impact on the local economy, increasing the independence of breeders, as well as opening up market opportunities and livestock business development. Continuous support such as providing capital, infrastructure, wider market access and development of value-added processed products is needed. The collaboration between the PKM Unmas Denpasar team and the Sari Animal Farming Business has provided real benefits in developing duck livestock products and supporting local economic growth in Jembrana Regency.
Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Bangli Dwie Kristina Juliastini; I Made Wahyu Wijaya; I Ketut Widnyana; Ni Putu Pandawani
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.658-666

Abstract

Limbah medis merupakan salah satu limbah yang belum ditangani secara optimal oleh pengelola pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah medis padat, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan limbah medis padat dan menentukan rencana strategis pengelolaan limbah medis padat pada Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan pendekatan kualitatif melalui metode survey dan analisis SWOT. Penelitian ini dilakukan bulan Januari-Maret 2023 dengan responden berjumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 unit Puskesmas Rawat Inap memiliki kinerja cukup yaitu Puskesmas Kintamani III (90,00%), Puskesmas Tembuku II (84,40%), Puskesmas Kintamani I (86,00%), Puskesmas Kintamani V (86,40%) dan 1 unit Puskesmas memiliki kinerja kurang yaitu Puskesmas Susut I (63,20%). Faktor internal dan eksternal yang paling berpengaruh masing-masing adalah: threat: kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan (4,58), strength: pelaksanaan akreditasi Puskesmas (4,52), opportunity: kerjasama pihak ketiga (4,42) dan weakness: pelatihan SDM Puskesmas (3,80). Strategi dalam pengelolaan limbah medis padat yaitu (1) membuat perencanaan yang tepat, (2) melaksanakan pengelolaan limbah medis padat Puskesmas berdasarkan kebijakan dan SOP, (3) peningkatan mutu pelayanan puskesmas melalui akreditasi Puskesmas, (4) monitoring dan evaluasi terhadap pihak ketiga/penyedia dan (5) peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan.
Municipal Waste Characterization and Reduction Potential in Singaraja City Anak Agung Mas Untari; I Made Wahyu Wijaya; I GD Yudha Partama; Kailas Deoram Ahire
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.756-765

Abstract

The Bengkala Landfill serves as the sole waste disposal site in the Buleleng Regency, and its current waste accumulation has exceeded the landfill's capacity. The local government has endeavoured to reduce the influx of waste to the landfill by establishing a Recycling Centre (RC) for waste processing. This research aims to analyse the generation and characteristics of waste in Singaraja City, as well as its recycling potential, to support RC planning. The study's method is to look at how much waste is made and what kinds of things are made from it by using measurements made by the local government of Buleleng Regency in line with the Indonesian National Standard (SNI) 19-3964-1994. The analysis reveals that Singaraja City produces approximately 606.23 kg/day of waste, with a density of 0.244 kg/L. Organic waste dominates, constituting 66.31% of the total waste composition. Food waste and foliage are the highest components of organic waste, underscoring the significance of food waste reduction, including composting. Paper, wood, and plastic contribute 8.23%, 1.41%, and 14.57% of the waste, respectively. The study of waste composition in Singaraja City reveals both opportunities and challenges in waste management and sustainability. Singaraja City can benefit from initiatives such as plastic reduction programmes, glass recycling, and hazardous waste management to achieve sustainable waste practices. Achieving these goals necessitates public education, policy interventions, recycling infrastructure development, and stakeholder collaboration.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK MASYARAKAT DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB Ridha, Rasyid; Widayanti, Baiq Harly; Huda, Akromul; Wijaya, I Made Wahyu; Widnyana, I Ketut; Ariati, Putu Eka Pasmidi; Tauladan, Anan; Aset, Arselinus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19983

Abstract

Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi berdampak kepada sektor perdagangan yang mempengaruhi minat dan pola aktivitas masyarakat yang sebelumnya mengandalkan pasar konvensional beralih ke digital marketing. Dampak tersebut dialami juga oleh mitra kerjasama, mitra sasaran kelompok masyarakat serta Pemerintah Desa Sesait yang mengharuskan untuk beradaptasi melalui pelatihan dan pendampingan perancang sistem informasi kelompok masyarakat berbasis web sebagai upaya menigkatkan pengtahuan dan keterampilan mitra dalam penggunaan digital marketing sebagai media promosi dan pemasaran hasil produksi pertanian, peternakan dan potensi pariwisata yang berdaya saing. Metode pelatihan dan pendampingan yaitu metode Participatory Rural Appraisal (PRA), sedangkan dalam merancang sistem informasi menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Dimana kedua metode tersebut dilakukan kombinasi dalam pelaksanaanya sehingga di peroleh hasil dari evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk 25 peserta yang mengikuti kegiatan yaitu tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang web meningkat menjadi 100% dari yang sebelumnya tingkat pengetahuan 68% dan tingkat pemahaman 40%, sedangkan untuk tingkat penggunaan web dari yang sebelumnya tidak mengerti mengoperasikan web menjadi 92% peserta mampu mengoperasikan web.Abstract: The rapid development of technology impacts the trade sector, influencing people's interests and activity patterns that previously relied on conventional markets to switch to digital marketing. This impact was also experienced by cooperation partners and target community groups as well as the Sesait Village Government, which required them to adapt through training and mentoring for web-based community group information system designers as an effort to increase partners' knowledge and skills in using digital marketing as a medium for promotion and marketing of competitive agricultural, livestock and tourism potential products. . The training and mentoring method is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method while designing the information system uses the Software Development Life Cycle (SDLC) method with the Waterfall model. The two methods were combined in their implementation so that the results obtained from evaluation through pre-test and post-test for 25 participants who took part in the activity were that the level of knowledge and understanding of the web increased to 100% from the previous level of knowledge of 68% and level of understanding of 40 %, while the level of web usage went from previously not understanding how to operate the web to 92% of participants being able to operate the web.
EFEKTIVITAS PENGOLAHAN SAMPAH DI PUSAT DAUR ULANG MENGWITANI Nada, I Made; Satya Graha, I Made; Wahyu Wijaya, I Made; Intan Yuni Antari, Ni Kadek
Jurnal Ecocentrism Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ecocentrism
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the issues arising from the increasing population every year, along with the increase in activities and consumption of residents in Mengwi District, is the increase in waste generation. The purpose of this study is to determine the effectiveness of waste management at the Mengwitani Recycling Center (PDU). This research uses a quantitative method, where the effectiveness measurement is conducted through the inventory of waste processing units at the Mengwitani Recycling Center (PDU). The inventory data is used to compile the mass balance of the waste entering and exiting each processing unit for data analysis in determining the effectiveness of waste management at the Mengwitani Recycling Center (PDU). The effectiveness of waste management at the Mengwitani Recycling Center (PDU) was determined by the total waste intake over a year from June 2023 to June 2024, which reached 236,911.18 kg. Of this, the total wet organic waste amounted to 219.53 kg, and inorganic waste to 2,086.11 kg. The total residue reached 233,999.62 kg, with 233,999.62 kg of waste being incinerated. The incinerated waste produced 73,905.33 kg of ash, resulting in an average total waste reduction percentage at the Mengwitani PDU over one year of 70.14%.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Pura Pada Kelompok Pemuda Dalam Membangun Desa Sirkular di Desa Biaung, Kabupaten Tabanan - Bali Wiratama, I Gusti Ngurah Made; Wijaya, I Made Wahyu; Kumara, I Dewa Gede Agung Gana; Manek, Daniel; Sumantra, I Ketut
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 1 Oktober, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i1.117

Abstract

Desa Biaung adalah desa di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata. Pengelolaan sampah di Desa Biaung masih terbatas pada pengumpulan tanpa adanya kegiatan daur ulang atau pengelolaan oleh kelompok pemuda. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan peningkatan peran pemuda dalam kegiatan akselerasi pengelolaan sampah, yaitu dengan mengolah sampah menjadi produk bernilai jual dan bermanfaat. Komponen kegiatan pengabdian meliputi 1) sosialisasi pengelolaan sampah pura berbasis ekonomi sirkular, 2) pelatihan daur ulang sampah pura, dan 3) monitoring dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil monitoring diketahui kemampuan kelompok pemuda (74 orang) dalam mengolah sampah pura mengalami peningkatan pada pemahaman sampah organik dan non organik dari 75% menjadi 85%, pemahaman pengolahan sampah pura dari 60% menjadi 85%, pemahaman desa sirkular dari 60% menjadi 75%, pemahaman promosi produk daur ulang dari 55% menjadi 75%, dan keterampilan pengolahan sampah pura dari 20% menjadi 85%. Tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk Desa Biaung adalah melatih pengolahan sampah dengan jenis produk lain yang memiliki manfaat lebih baik seperti bahan bakar alternatif
Co-Authors A. A. Istri Ita Paramitha A. A. Ketut Sudiana Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Anak Agung Ayu Dian Andriyani ANAK AGUNG GDE SUTRISNA WIJAYA PUTRA Anak Agung Istri Ita Paramita Anak Agung Mas Untari Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa Ariyanti Sarwono Ariyanti Sarwono Aset, Arselinus Asih, Ni Made Widya Artari Baiq Harly Widayanti Daniel Manek Denda Riratih Dennis Filippi Dennis Filippi Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Putu Oka Prasiasa Dwie Kristina Juliastini Edgar Morales Revollo Edy Septian Santosa, Made Fransiskus Vebrian Kenedy Huda, Ahmad Akromul I Dewa Gede Agung Pandawana I GD Yudha Partama I GD Yudha Partama I Gusti Ngurah Alit Wiswasta I Gusti Ngurah Made Wiratama I Kadek Ardi Putra i kadek ardi putra I Kadek Prastikanala I Kadek Widiantara I KETUT AGUS KARMADI I Ketut Sumantra I Ketut Widnyana I Made Budiasa I Made Nada I Made Sastra Wibawa I Made Satya Graha I Putu Yana Hermawan I Wayan Koko Suryawan I Wayan Koko Suryawan Ida Ayu Ratih Manuari Intan Yuni Antari, Ni Kadek Irma Rubianti Javandira Cokorda K. B. Indunil Sandaruwan Ranwella Kailas Deoram Ahire Kenedy, Fransiskus Vebrian Kumara, I Dewa Gede Agung Gana Leni Marlina LUH KETUT SRI WIDHIASIH Michael Yosafaat Michael Yosafaat Ni Made Dwi Murtami Ni Made Dwi Puspitawati Ni Putu Pandawani Nova Ulhasanah Nova Ulhasanah Novi Kartika Sari Nurulbaiti Listyendah Zahra, Nurulbaiti Listyendah Nyoman Utari Vipriyanti Olahairullah, Olahairullah Pande Eka Setiawati, Luh Pastiniasih, Luh Payadnya, I Putu Ade Andre Prastikanala, I Kadek Putu Edi Yastika Putu Eka Dharma Putra Putu Eka Dharma Putra Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Pande Junanta PUTU SEKARWANGI SARASWATI Putu Suantara Rasyid Ridha Rasyid Ridha Septiariva, Iva Yenis Suryawan, I Wayan Koko Tauladan, Anan Tjokorda Istri Praganingrum Vebrian Kenedy, Fransiskus Widianingsih, Ni Made Trisna Wina Cahyani, Komang Wiratama, I Gusti Ngurah Made Wulantari, Sagung Anggun Istri Yastika, Putu Edi Yuria Mendra, Ni Putu