Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KAJIAN PERENCANAAN PASAR INDUK KABUPATEN BADUNG DENGAN PENDEKATAN TATA RUANG, ARSITEKTUR, DAN BUDAYA LOKAL BALI I MADE SASTRA WIBAWA; TJOKORDA ISTRI PRAGANINGRUM; ANAK AGUNG GDE SUTRISNA WIJAYA PUTRA; MADE WAHYU WIJAYA; I PUTU YANA HERMAWAN; I KETUT AGUS KARMADI
GANEC SWARA Vol 18, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i3.1060

Abstract

In the central market planning project in Badung Regency, Bali, the main objective was to develop an economic center that combines cultural elements with sustainable economic growth. The planning goes beyond the traditional paradigm of development by integrating cultural, social, environmental, architectural, civil engineering and economic factors, creating an entity that carries more value than just commercial transactions. The central market is intended to represent a balance between cultural heritage and the dynamics of modernity, with reference to the principles of Tri Hita Karana (balance with God, fellow humans, and the natural environment) as well as the concept of Hulu - Teben which directs the organization of space based on the flow of the river. The Tri Mandala and Sanga Mandala concepts guide the zone mapping and building orientation, optimizing air circulation and natural lighting. The market architecture adopts traditional Balinese elements such as limasan and jineng roof forms, and utilizes natural materials such as red bricks and temple stones. A purposeful and iconic signage system, including the Ratu Niang Sakti statue, became an important part of the design. The result is a synergy between cultural values and global progress, forming a neighborhood that functions not only as a place of transaction, but also as a vehicle for cultural preservation and a driver of inclusive economic growth. The project encourages active community participation in the development process, accelerates the welfare of local communities, and improves the competitiveness of the region. Thus, the project achieves its goal not only as physical infrastructure, but also as a platform that integrates cultural significance and economic dynamism within the framework of sustainable development
MENINGKATKAN MINAT BACA PADA USIA DINI di SD NEGERI 1 BURUAN DENGAN ADANYA POCA (POJOK BACA) Payadnya, I Putu Ade Andre; Wijaya, I Made Wahyu; Widianingsih, Ni Made Trisna; Asih, Ni Made Widya Artari
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v5i2.10089

Abstract

SD Negeri 1 Buruan adalah sekolah Negeri dengan jenjang SD 1yang beralamat di Br. Celuk ,Desa Buruan Kec. Blahbatuh Kab. Gianyar Prov. Bali. SD negeri 1 Buruan ini mengawali perjalanannya pada tahun 1963. Pada waktu ini SD Negeri 1 Buruan memakai panduan kurikulum belajar SD 2013. SD Negeri 1 Buruan dikepalai oleh seorang kepala sekolah bernama I Kadek Dwi Karyadi dan operator sekolah Wayan Nita Purwasih. SD Negeri 1 Buruan mendapat status akreditasi grade A dengan nilai 92 (akreditasi tahun 2019) dari BAN-S/M (Badan Akreditasi Nasional) Sekolah/Madrasah. Namun, Setelah kami melakukan observasi ke sekolah kami merasa SD Negeri 1 Buruan ini kurang mempunyai antusias untuk meningkatkan minat baca pada usia deni dengan adanya poca,dengan itu kami mengajak siswa-siswi untuk ikut berpartisipasi dalam program kerja kami yaitu Meningkatkan Minat Baca Pada Usia Dini di SD Negri 1 Buruan Dengan Adanya Poca
Community Empowerment Regarding Catfish Cultivation Using the Biofloc Method in Temba Lae Village, Dompu Regency Rubianti, Irma; Wiraningtyas, Agrippina; olahairullah, olahairullah; Wahyu Wijaya, I Made; Widnyana, i Ketut; Pasmidi Ariati, Putu Eka
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7704

Abstract

This activity aims to empower the economy of the residents of Temba Lae Village, Dompu Regency by developing catfish cultivation. The method used in this activity is a participatory approach. This activity involved the So Tolo Pari Farmers Group, totaling 25 people, as partners and research subjects. This study includes steps: socialization, training, mentoring, evaluation, and strengthening. Data was collected through secondary data, direct observation, interviews with key informants, and documents. Data were analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that community economic empowerment through the development of catfish cultivation has succeeded in increasing the community's knowledge, skills, economic and social aspects. Factors that influence the success of community empowerment are community support and active participation, stakeholder support and cooperation, availability and suitability of resources, and the application of participatory methods. The long-term impact of community empowerment is as follows: the community can develop an independent, sustainable and competitive catfish farming business, the community is able to improve the quality of life, independence and welfare; The community can contribute to regional development, especially in the fisheries sector. 
Pemberdayaan Kelompok Petani Kopi Cipta Lestari dalam Pengelolaan Limbah Kopi yang Berkelanjutan dalam Rangka Diversifikasi Produk Kopi Wiratama, I Gusti Ngurah Made; Wijaya, I Made Wahyu; Paramitha, Anak Agung Istri Ita
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16398

Abstract

Background: This Community Partnership Program (PKM) focuses on empowering coffee farmers in Pujungan Village, Pupuan District, Tabanan Regency, by converting coffee husk waste into value-added products such as compost, mushroom growing media (baglog), and coffee soap. Coffee production generates significant waste, especially coffee husks, which account for 50-60% of the total production. If not properly managed, this waste can pose environmental risks such as soil and water pollution, as well as greenhouse gas emissions. The goal of the program is to reduce coffee waste volume while creating new, waste-based products. Method: Farmers' ability to independently manage coffee waste is enhanced through structured and practical training. Through this PKM, the Kelompok Petani Cipta Lestari coffee farmers were trained and mentored to improve their skills in processing coffee husks. Results: The program includes training on composting, mushroom baglog production, and coffee soap making. The PKM in Pujungan Village successfully transformed coffee husk waste into compost, mushroom baglog, and coffee soap, increasing farmers' income by 20-30% and reducing waste by 60-70%. Conclusion: This program also positively impacted soil quality and the environment, while providing farmers with new skills for sustainable product diversification.
Penerapan Teknologi Urban Farming dan Aquaponik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Desa Adat Kelan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung Ariati, Putu Eka Pasmidi; Widnyana, I Ketut; Wijaya, I Made Wahyu; Prasiasa, Dewa Putu Oka
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. 1 Oktober, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6i1.171

Abstract

Program Pemberdayaan Desa Binaan di Desa Adat Kelan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, bertujuan untuk menjadikan desa tersebut sebagai desa wisata tangguh dan pro-lingkungan. Fokus utama kegiatan adalah pengelolaan hasil POC rumah tangga, peningkatan kapasitas masyarakat dalam bidang pertanian organik, serta penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Kelan. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan meliputi pelatihan dan penyuluhan kepada kelompok PKK dan Pokdarwis. Pelatihan tersebut mencakup standardisasi pupuk organik cair dari limbah rumah tangga, pengelolaan kebun organik dengan sistem hidroponik dan aquaponik, penguatan kelembagaan desa wisata, pelatihan Bahasa Inggris bagi anggota Pokdarwis, serta diversifikasi produk wisata berupa eduwisata dengan memanfaatkan hidroponik dan aquaponik. Selain itu, tim pelaksana juga mendampingi proses standardisasi produk POC agar memenuhi standar kualitas yang memudahkan pemasaran. Peserta pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan, dengan 90% diantaranya mampu memproduksi POC berkualitas sesuai standar. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan desa, pembukaan peluang ekonomi baru, dan dihasilkannya produk eduwisata baru berupa kebun organik. Melalui sinergisitas antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi, Desa Adat Kelan diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa wisata yang berkelanjutan secara lingkungan, ekonomi dan sosial budaya. Kegiatan selanjutnya akan difokuskan pada penguatan pengetahuan dan pemahaman terhadap atraksi eduwisata, pengukuran kualitas POC, penyerahan bibit ikan dan teknologi irigasi tetes untuk kebun organik
Materials characterization for Refuse Derived Fuel (RDF) production as renewable energy resources I Made Wahyu Wijaya; I Gusti Ngurah Made Wiratama; I Kadek Ardi Putra
Sustinere: Journal of Environment and Sustainability Vol. 8 No. 2 (2024): pp. 138-287 (August 2024)
Publisher : Center for Science and Technology, IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/sustinere.jes.v8i2.407

Abstract

This study offers a comprehensive analysis of key parameters—volatile matter, carbon content, ash content, and gross energy—across various material samples intended for Refused Derived Fuel (RDF) briquette production. Through meticulous examination, promising trends emerge, highlighting optimal material combinations for efficient combustion and heat generation. Samples rich in volatile matter and carbon content, notably those incorporating wood powder, demonstrate elevated calorific values, indicating their potential for effective energy production. Conversely, material combinations with low ash content suggest cleaner combustion and reduced environmental impact. The gross energy analysis further validates the substantial heat generation potential of specific sample combinations, rendering them suitable for diverse heating applications. These findings emphasize the critical role of precise raw material selection and meticulous manufacturing process optimization in producing RDF briquettes with desirable properties. Such briquettes not only offer economic viability but also contribute to environmental sustainability by providing an alternative fuel source with reduced emissions. This research underscores the importance of continued exploration and refinement in the development of RDF briquettes, aiming to meet growing energy demands while mitigating environmental concerns.
Efektivitas fitoremidiasi kayu apu (Pistia stratiotes) dan eceng gondok (Eichhornia crassipes) dalam memenuhi baku mutu air limbah di instalasi pengolahan air limbah RSUD Kabupaten Badung Mangusada Prastikanala, I Kadek; Wijaya, I Made Wahyu
Bioculture Journal Vol. 1 No. 1: (July) 2023
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/bioculture.v1i1.2023.210

Abstract

Hospital liquid waste can be infectious, poisonous and harmful for hospital environment and communities surrounding. The examination result of liquid waste outlet in Mangusada hospital within January - August 2016 showed an increase in free Ammonia (NH3) quality raw at the level of 3.71 mg / L and phosphate (PO 4) up at the level to 3.38 mg / L. To anticipate the pollution of liquid waste which might occur, liquid waste treatment is an absolute option to be required. The objective of this research is to obtain the effectiveness of kayu apu and hyacinth in complying liquid waste quality standard. This research is quasi experiment using non-equivalent control group design with post test. The conclusion of this research showed that liquid waste management system refers to environmental health hospital requirements and it licensed on disposal of water resources and reuse of liquid waste environmental Board of Badung Regency. The results of an independent analysis showed that kayu apu phytoremediation is more (p <0.05) in complying the quality standard especially on the indicator of liquid waste mainly on NH3 and COD. Kayu apu lettuce can be apply as an alternative option in complying quality standard of liquid waste using biology system.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN MASSA BIOCHAR PADA ADSORPSI ION FOSFAT (PO43-) DALAM AIR LIMBAH SINTETIS Nada, I Made; Wiratama, I Gusti Ngurah Made; Vebrian Kenedy, Fransiskus; Wahyu Wijaya, I Made
Jurnal Ecocentrism Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ecocentrism
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jeco.v5i1.9858

Abstract

Fosfat berlebih (PO₄³⁻) dalam air limbah dapat menyebabkan eutrofikasi yang mengancam kehidupan akuatik. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas biochar yang dibuat dari limbah upacara dan kulit durian dalam menurunkan kadar fosfat dalam air limbah sintetis. Biochar diaktifkan dengan ion Mg²⁺, dan dilakukan analisis untuk mengukur laju serta kapasitas adsorpsi agar sesuai dengan standar kualitas air pemerintah, yaitu maksimal 0,2 mg/L fosfat. Biochar diproduksi melalui proses pirolisis pada suhu 400–700 °C dan kemudian diaktifkan dengan perendaman dalam larutan MgCl₂ 1 M selama 24 jam. Pengujian adsorpsi dilakukan dalam reaktor dengan kondisi eksperimental yang terkontrol menggunakan variasi jumlah biochar. Tujuan utama pengujian ini adalah untuk menilai apakah peningkatan atau penurunan jumlah biochar akan mempengaruhi penurunan kadar fosfat dalam air limbah sintetis. Hasil menunjukkan bahwa biochar yang diaktifkan dengan MgCl₂ pada pH 9 paling efektif dalam menurunkan konsentrasi fosfat. Penambahan biochar hingga 0,5 g menghasilkan penurunan fosfat sebesar 74,32 mg/L (29,06%).
Edukasi dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga bagi Ibu PKK di Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Yuria Mendra, Ni Putu; Ratih Manuari, Ida Ayu; Edy Septian Santosa, Made; Pande Eka Setiawati, Luh; Wahyu Wijaya, I Made; Wina Cahyani, Komang
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i3.3066

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar, masih menjadi tantangan lingkungan yang signifikan, terutama akibat rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri. Melalui program pengabdian ini, dilakukan penyuluhan dan pendampingan kepada ibu-ibu PKK sebagai agen perubahan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan sepanjang Juli 2025 dengan metode observasi, ceramah interaktif, diskusi, praktik lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan partisipasi ibu PKK dalam pengelolaan sampah rumah tangga, serta munculnya inisiatif pembentukan komunitas bank sampah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan bersih dan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga secara berkelanjutan.
ANALISIS EFEKTIVITAS UNIT KOLAM AERASI BERDASARKAN ASPEK TEKNIS PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH SUWUNG DENPASAR Wulantari, Sagung Anggun Istri; Widiantara, I Kadek; Wahyu Wijaya, I Made
Jurnal Ecocentrism Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ecocentrism
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jeco.v5i2.12542

Abstract

The government has built a Wastewater Treatment Plant (WWTP) to reduce environmental pollution. Suwung WWTP is a liquid waste treatment unit constructed using an aerated lagoon and sedimentation pond system to treat household wastewater in the areas around Denpasar, Sanur, and Kuta. The purpose of this study is to understand the technical design of the aerated lagoon unit at Suwung WWTP in Denpasar. This study uses a comparison of aerated lagoon design criteria with existing data from the aerated lagoon at Suwung WWTP. The study results on the quality of influent and effluent from the aeration ponds at Suwung WWTP have met quality standards according to the Bali Governor Regulation Number 16 of 2016 regarding BOD, TSS, pH, and DO parameters. The effectiveness of BOD removal in aerated lagoon I was 34.04% and in aerated lagoon II was 24.68%, while the TSS removal in aerated lagoon I was 23.72% and in aerated lagoon II was 11.68%. The existing aerated lagoon design complies with the design criteria indicators for aerobic flow through as per Annex II of PUPR Regulation No. 04 of 2017.
Co-Authors A A Gde Sutrisna Wijaya Putra A. A. Istri Ita Paramitha A. A. Ketut Sudiana Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Alfret Lango Reda Mata Alfret Lango Reda Mata Anak Agung Ayu Dian Andriyani Anak Agung Istri Ita Paramita Anak Agung Mas Untari Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa Ariyanti Sarwono Ariyanti Sarwono Aset, Arselinus Asih, Ni Made Widya Artari Baiq Harly Widayanti Daniel Manek Denda Riratih Dennis Filippi Dennis Filippi Dewa Agung Dibyacitta Dewa Agung Dibyacitta Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Putu Oka Prasiasa Dwie Kristina Juliastini Edgar Morales Revollo Eduardus Yosef Neonbeni Edy Septian Santosa, Made Faustinus Kadha Feka, Wolfhardus Vinansius Filemon Bram Gunas Junior Filemon Bram Gunas Junior Fransiskus Vebrian Kenedy Fransiskus Vebrian Kenedy Huda, Ahmad Akromul I Dewa Gede Agung Pandawana I GD Yudha Partama I GD Yudha Partama I Gede Yudha Pratama I Gusti Ngurah Alit Wiswasta I Gusti Ngurah Made Wiratama I Gusti Ngurah Made Wiratama I Kadek Ardi Putra i kadek ardi putra I Kadek Prastikanala I Kadek Widiantara I Kadek Widiantara I Kadek Widiantara I KETUT AGUS KARMADI I Ketut Sumantra I Ketut Widnyana I Made Budiasa I Made Nada I Made Sastra Wibawa I Made Satya Graha I Putu Yana Hermawan I Wayan Koko Suryawan I Wayan Koko Suryawan Ida Ayu Ratih Manuari Intan Yuni Antari, Ni Kadek Irma Rubianti Irma Rubianti Javandira Cokorda K. B. Indunil Sandaruwan Ranwella Kailas Deoram Ahire Ketut Widnyana Leni Marlina LUH KETUT SRI WIDHIASIH Marselinus Banu Michael Yosafaat Michael Yosafaat Muhammad Subhan Neonnub, Jefrianus Ni Gst Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Made Dwi Murtami Ni Made Dwi Puspitawati Ni Putu Cempaka Dharmadewi Atmaja Ni Putu Pandawani Ni Putu Pandawani Ni Wayan Sulastri Nova Ulhasanah Nova Ulhasanah Novi Kartika Sari Nurulbaiti Listyendah Zahra, Nurulbaiti Listyendah Olahairullah Olahairullah Olahairullah, Olahairullah Pande Eka Setiawati, Luh Payadnya, I Putu Ade Andre Prastikanala, I Kadek Putu Edi Yastika Putu Eka Dharma Putra Putu Eka Dharma Putra Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Pande Junanta PUTU SEKARWANGI SARASWATI Putu Suantara Rasyid Ridha Rasyid Ridha Septiariva, Iva Yenis Shinta Enggar Maharani Shinta Enggar Maharani Suryawan, I Wayan Koko Tauladan, Anan Tjokorda Istri Praganingrum Ture Simamora Vebrian Kenedy, Fransiskus Widianingsih, Ni Made Trisna Wina Cahyani, Komang Wiratama, I Gusti Ngurah Made Wulantari, Sagung Anggun Istri Yuria Mendra, Ni Putu