Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBERIAN BUAH KURMA DENGAN JUS JAMBU MERAH TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA ANEMIA DI MADRASAH ATTAMIMI TAHUN 2024 Utami, Cintana Nur Aprilia; Ratna Wulandari; Retno Sugesti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi yang dialami seseorang dengan perubahan fisik dan psikis. Anemia adalah ketika jumlah sel darah merah, hematokrit, dan kadar hemoglobin turun di bawah normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian buah kurma dan jus jambu merah terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada remaja Di Madrasah Attamimi tahun 2024. Metode penelitian ini diterapkan sebagai penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dimana perbandingan dilakukan terhadap penanganan anemia antara dua kelompok yang berbeda perlakuan, yaitu subjek yang mengkonsumsi buah kurma dan subjek yang mengkonsumsi jus jambu biji merah. Hasil penelitian setelah diberikan intervensi buah kurma sebanyak 100gr per hari setiap pagi setelah makan selama 14 hari dan dilakukan pemantauan sebanyak 3 kali kunjungan, yaitu pada hari ke 1, 7 dan hari ke 14. Dengan nilai HB 11,1 gr/dl pada kunjungan ke 1 (sebelum dilakukan intervensi) dan terjadi kenaikan kadar HB dengan nilai 13,2 gr/dl pada kunjungan hari ke 14 (sesudah dilakukan intervensi). Kesimpulan peningkatan kadar hb pada remaja anemia dengan intervensi mengkonsumsi buah kurma lebih tinggi kenaikannya di bandingkan dengan intervensi meminum jus jambu biji merah.
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PMB “N” KOTA BOGOR TAHUN 2024 Nurhalizah, Nurhalizah; Rita Ayu Yolandia; Ratna Wulandari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Kontrasepsi adalah suatu upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan dan merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas. Salah satu metode kontrasepsi yang efektif adalah metode kontrasepsi IUD yang merupakan salah satu metode kontrasepsi non hormonal yang efektif dengan satu kali pemasangan untuk jangka waktu yang lama. Salah satu cara nonfarmakologi menurunkan tingkat kecemasan pada seseorang saat dilakukan pemasangan IUD yaitu dengan relaksasi aromatherapy.Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lavender Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Wanita Usia Subur Pada Penggunaan Kontrasepsi IUD Di PMB “N” Bogor Tahun 2024.Metode dalam Penelitian ini adalah menggunakan studi kualitatif, dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Hasil Penelitian responden yang diberikan intervensi pemberian Aroma Terapi Lavender memiliki hasil penurunan tingkat kecemasan yang sangat baik yaitu dengan hasil score sebelum pemasangan IUD 18 dan hasil score sesudah pemasangan IUD 9. Kesimpulan adanya pengaruh pemberian aroma terapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan wanita usia subur pada penggunaan kontrasepsi IUD di PMB “N” Kota Bogor.
Analysis Mother Knowledge with Risk Stunting Events in the Region Work Public health center Portibi Ratna Wulandari; Yeni Zahara Harahap
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.474

Abstract

Based on SSGI (2019), several district / city with the highest prevalence of stunting in Indonesia, one of them is North Padang Lawas district with figure 53.3%, with case the most happen in the region Work Public health center Portibi (20.8%). stunt can be prevented with increase knowledge Mother about stunting prevention. Research objectives This For analyze connection knowledge Mother about nutrition with stunting in toddlers ages 24-36 months . Study This use method quantitative and cross sectional design . Population study This is mother who has toddler age 24-36 months in place stay in the region Work Public health center Cipadung . Amount sample in study This as many as 108 respondents . Taking sample use technique sample random simple . Statistical test used  in study This is the chi square test. There are 32.4% of toddlers who experience stunting, and some big Mother own knowledge tall about nutrition that is by 62%. There is a relationship between knowledge Mother about nutrition with stunting incidence (p=0.027, and OR=2.7). Mother who has knowledge low about nutrition 2.7 times the chance of his son experiencing stunting compared with mother who has knowledge tall about nutrition.
EFEKTIVITAS JUS JAMBU BIJI MERAH DAN KONSUMSI SAYUR BAYAM HIJAU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI TPMB I TAHUN 2024 Septiani, Ayu Gita Dwi; Ratna Wulandari; Meinasari Kurnia D; Eneng Aisah; Imas Ediawati; Nuriyani Fauziah Khoerun Nisa; Septiana Nurrahmawati; Siti Ghina Kaamilah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8842

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah Eritrosit di bawah nilai normal. Pada penderitaan anemia lebih sering disebut kurang darah, kadar sel darah merah (Hb) di bawah nilai normal. Anemia pada ibu hamil jika tidak segera ditangi maka dapat menyebabkan kegawat daruratan baik pada ibu maupun pada janin. Penelitian untuk mengetalhui efektivitas jus jambu biji merah dan konsumsi sayur bayam hijau terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di TPMB I tahun 2024. Penelitian ini adalah menggunakan studi kasus untuk membandingkan pemberian jus jambu dan sayur bayam terhadap kenaikan kadar HB pada ibu hamil trimester III. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 orang ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja TPMB I dan 3 ibu hamil diberikan intervensi pemberian jus jambu dan 3 ibu lainnya diberikan sayur bayam. Hasil penelitian ini yaitu ibu dengan pemberian jus jambu merah mempunyai pengaruh yang signifikandalam menaikan kadar HB pada ibu hamil trimester II1 dimana hasil penelitian dari 3 orang ibu hamil dengan anemia ringan setelah diberikan intervensi jus jambu merah selama 14 hari menjadi tidak anemia. Kesimpulan pada penelitian ini adalah jus jambu merah lebih efektif untuk menaikan kadar HB ibu hamil di TPMB I. Maka peneliti harapkan intervensi pemberian jus jambu merah ini dapat digunakan untuk menaikan kadar HB pada ibu hamil trimester 1II.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN JAHE DAN SEDUHAN DAUN MINT TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRISMESTER I DI PMB BIDAN R KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2024 Karlina, Rimba; Ratna Wulandari; Milka Anggreni K
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8866

Abstract

Pendahuluan Mual muntah yang terjadi pada kehamilan disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dari plasenta. Tujuan Penelitian untuk mengetalhui efektifitas pemberian seduhan jahe dan seduhan daun mint terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trismester I di PMB bidan R Kabupaten Cianjur tahun 2024. Metode penelitian ini adalah menggunakan studi kasus untuk membandingkan pemberian seduhan jahe dan seduhan daun mint terhadap mual muntah pada ibu hamil trismester I. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua orang ibu hamil trismester I yang berada di wilayah kerja PMB bidan R dan masing-masing ibu hamil diberikan intervensi pemberian seduhan jahe dan seduhan daun mint. Hasil penelitian ini yaitu ibu yang diberikan rebusan daun mint lebih efektif dalam mengatasi mual muntah pada ibu ibu hamil trismester 1 dimana skor PUQE-24 hasil skor awal 6 dan skore setelah diberikan intervensi menjadi 3. Peneliti harapkan dapat menggunakan intervensi pemberian pijat akupresur maupun rebusan daun mint untuk mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil trismester 1.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BIT DAN JUS BUAH NAGA TERHADAP KENAIKAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL YANG MENGALAMI ANEMIA DI UPT PUSKESMAS JAWILAN KABUPATEN SERANG TAHUN 2024 Sahara, Fitria Ayu; Ratna Wulandari; Agus Santi Br. Ginting
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9358

Abstract

Kehamilan adalah fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dilamjutkan dengan nidasi atau implementasi. Anemia pada ibu hamil adalah kondisi penurunan kadar hemoglobin dibawah 11 gr/dl, pada trimester I dan III atau kadar < 10,5 gr/dl pada trimester II, akibatnya dapat mengganggu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen kesekitar tubuh. Dampak anemia pada kehamilan antara lain abortus, persalinan prematuritas, hambatan kembang janin dalam rahim, mudah terjadi infeksi, molahidatidosa (Kehamilan abnormal akibat kegagalan janin), hiperemesis gravidarum (Mual dan muntah berat selama kehamilan), pendarahan antepartum, dan ketuban pecah dini. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi anemia baik secara farmakologis maupun non farmakologis. Upaya farmakologi dapat berupa suplementasi tablet Fe atau tablet tambah darah (TTD) dan secara non farmakologis yaitu mengkonsumsi bit dan buah naga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Dan Jus Buah Naga Terhadap Kenaikan Kadar Haemoglobin Pada Pada Ibu Hamil Yang Mengalami Anemia Di UPT Puskesmas Jawilan Kabupaten Serang Tahun 2024. Sampel terdiri dari 2 ibu hamil, 1 ibu hamil yang diberikan jus buah bit dan 1 ibu hamil yang diberikan jus buah naga. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, desain penelitian menggunakan Study Case Literature Review (SCLR). Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil dengan anemia yang diberikan jus buah bit lebih cepat proses kenaikan kadar Haemoglobin dibandingkan ibu hamil dengan anemia yang diberikan jus buah naga. Kesimpulan, Pemberian jus buah bit lebih efektif dalam meningkatkan kadar haemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia di UPT Puskesmas Jawilan. Saran Diharapkan asuhan pemberian jus Buah Bit ini dapat diterapkan oleh ibu hamil sehingga kadar hemoglobin ibu lebih cepat naik dan keluhan lebih cepat berkurang.
Proses Kemandirian Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu: Studi Kasus di Provinsi Yala,Thailand Selatan Andi Afsarina; Ratna Wulandari; Rukiana Novianti Putri
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali proses kemandirian mahasiswa yang bekerja paruh waktu di Provinsi Yala, Thailand Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini melibatkan enam mahasiswa perguruan tinggi yang memiliki pengalaman bekerja paruh waktu minimal enam bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi nonpartisipan, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: pengambilan keputusan mandiri, tanggung jawab dan kontrol diri, dukungan sosial, dan motivasi dalam bekerja. Mahasiswa menunjukkan kemampuan menyeimbangkan tanggung jawab akademik dan pekerjaan melalui manajemen waktu yang efektif, kemandirian finansial, dan pengambilan keputusan yang matang. Dukungan sosial dari keluarga, teman, dan tempat kerja berperan penting dalam menjaga keseimbangan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa pengalaman kerja paruh waktu memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan kemandirian mahasiswa, tidak hanya didorong oleh kebutuhan ekonomi tetapi juga aktualisasi diri dan kesiapan menghadapi kehidupan dewasa awal. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami dinamika psikologis, sosial, dan budaya yang memengaruhi kemandirian mahasiswa serta implikasi praktis bagi lembaga pendidikan tinggi dalam merancang layanan bimbingan dan dukungan psikologis yang sesuai bagi mahasiswa pekerja.
Gambaran Pemeriksaan Hasil HBsAg pada Ibu Hamil Trimester Ii dalam Deteksi Hepatitis B di Banyumas Auliya Khairin; Ratna Wulandari; Anisa Nur Afdila; Shofia Putri Kawiswara; Cahya Putri Utami; Fatra Guhanda; Fu’ad Minan Zuhri
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i3.7645

Abstract

Hepatitis B is a viral infection that remains a public health problem, especially in pregnant women due to the risk of vertical transmission of infection to the fetus. Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) examination in pregnant women is necessary as an early detection effort to prevent hepatitis B transmission from mother to baby. This study aims to describe the results of HBsAg examination in second-trimester pregnant women in the detection of hepatitis B in Banyumas. The type of research used is descriptive observational with a cross-sectional approach. The population consisted of secondtrimester pregnant women with a sample of 23 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Venous blood samples were taken and examined using the HBsAg immunochromatography method (strip test). The data obtained were analyzed descriptively qualitatively to describe the results of the HBsAg examination. No second-trimester pregnant women were found with positive HBsAg results in the samples examined. The results showed that all respondents had negative HBsAg test results (100%). It can be concluded that no active hepatitis B virus infection was detected in pregnant women. HBsAg examination using the strip test method can be used as an initial screening method for early detection of hepatitis B in pregnant women. This study shows that the use of strip tests is still recommended for routine HBsAg examinations to prevent transmission of hepatitis B from mother to baby
GAMBARAN PERBEDAAN KENAIKAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA INTERVENSI PEMBERIAN JUS KURMA DAN AIR KELAPA PADA REMAJA Tiara Rosa; Ratna Wulandari
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v13i2.250

Abstract

Kadar haemoglobin dapat mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang, dan pada remaja putri yang mengalami siklus mentruasi, resiko anemia semakin meningkat. Pentingnya pemenuhan gizi remaja dan pencegahan anemia pada remaja lebih kepada untuk pencapaian prestasi yang baik di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kenaikan kadar Haemoglobin pada 2 kelompok remaja yang diberikan intervensi air kelapa dan intervensi jus kurma pada saat mengalami anemia disamping tetap mengkonsumsi tablet tambah darah. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling yakni dengan memilih remaja yang mengalami anemia. Setelah diberikan intervensi berupa pemberian jus kurma pada kelompok pertama dan air kelapa pada kelompok lainnya, diperoleh hasil bahwa kelompok yang diberikan jus kurma memiliki kenaikan Hb rata-rata 1gr/dL dan kelompok yang diberikan air kelapa memiliki kenaikan Hb rata-rata 0,6gr/dL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, kenaikan kadar Hb pada kelompok yang diberikan jus kurma lebih tinggi dari pada pemberian air kelapa pada remaja yang mengalami anemia. Hal ini dapat menjadi salah satu saran dalam pemberian edukasi pada remaja yang mengalami anemia untuk mengkonsumsi jus kurma untuk peningkatan Hb.
Pengaruh Konsumsi Minuman Jahe Dan Kompres Air Dingin Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di PMB A Kabupaten Cianjur Tahun 2024 Neng Aida Basma; Ratna Wulandari; Putri Agus Febriyani
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i1.318

Abstract

Dismenore adalah suatu keadaan nyeri yang hebat dan bisa mengganggu aktivitas sehari hari pada perempuan. Dismenore merupakan suatu fenomena simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram dan sakit punggung (Desta, 2019). Tujuan Dalam Penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Pengaruh Konsumsi Minuman Jahe dan kompres air dingin terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan yaitu study case dengan melakukan observasi . Hasil Penelitian ini adalah Pada kasus 1 Pada relmaja pultri yang mengalami disminore diberikan intervensi minuman jahe 1 gelas pada mesntruasi hari pertama dan hari kedua setelah diberikan intervensi minuman air jahe keluhan remaja putri berangsur menurun dan pada hari ketiga diberikan intervensi keluhan remaja putri hilang.Dan Pada kasus 2 dengan intervensi kompres air dingin yang di lakukan selama 3 hari berturut-turut di dapatkan hasil hari pelrtama dan hari kedua setelah dibelrikan intelrvelnsi relmaja pultri melngatakan sakit dismelnorel belrangsulr melnulruln, hari kel tiga seltellah dilakulkan intelrvelnsi komprels air dingin kellulhan disminorel hilang. Kesimpulan dalam penelitian ini Ada pengaruh yang signifikan dari pemberian minuman jahe dan kompresair dingin yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri di Kabupaten Cianjur. Abstrak Dysmenorrhea is a condition of severe pain and can interfere with women's daily activities. Dysmenorrhea is a symptomatic phenomenon including abdominal pain, cramps and back pain (Delsta, 2019). The aim of this research is to determine the effect of consuming ginger drinks and cold compresses on reducing primary dysmenorrhea pain in adolescent girls. The research method used is a case study by making observations. The results of this study were that in case 1, female teenagers who experienced dismenorel were given 1 glass of ginger drink intelligence on the first day and second day of menstruation after being given the ginger drink intervention. The teenage girls' complaints gradually decreased, and on the third day of being given the ginger drink intervention, the dysmenorrhea complaints disappeared. And in case 2, with the cold water compress intervention which was carried out for 3 consecutive
Co-Authors Ageng Septa Rini Agus Santi Br. Ginting Agustina Sari Ahmad Syafiq Alamsyah Andi Afsarina Anisa Nur Afdila Anita Febriani Aswarini Sentana Aulia Wahyu Agustya Auliya Khairin Cahya Putri Utami Cucu Surahman Danuri Danuri David Laksamana Caesar, David Laksamana Delvi Kurniawati Dwi Arina Fahrun Nisa Dwi Nurwulan Pravitasari E. Widya Astuti Elan Sumarna Eleonora Maryeta Toyo Ella Nurlaela Ella Zuhairina Firdaus Eneng Aisah Enggal Miftahul Jannah Ernita Prima Noviyani Eva Nurul Fadilah Fadilatul Khusna Amalla Fajar Wahyu Prasetyo Fanni Hanifa Fatra Guhanda Fenny Apriana Permatasari Fitri Fitri Fitriyani Fu’ad Minan Zuhri Harahap, Ica Fauziah Henny Oktafianti Heny Eka Sulistyowati Hidayati, Dida Hikmayanti Arifuddin Ifany Chairunissa Imas Ediawati Jaroji Jaroji Karlina, Rimba Khairunnisa Khairunnisa Lidyaa Waasi'u Tri Yusleni Anggraini M. Nur, Tya Shofarina Maria Purba Meinasari Kurnia D Melia Sintia Mutiara Pohan Melita Dewi Saputri Milka Anggreni K Muhammad Mona Adha MUHAMMAD REZA Nenden Sholihatul Neng Aida Basma Neng Siti Asih Alawiyah NUR AINI Nurhalizah, Nurhalizah Nurhayani, Yayan Nurhayati Nurhayati Nuriyani Fauziah Khoerun Nisa Nurma Yunita Nurul Azizatil Jannah Nurul Azizatul Jannah Nurul Hidayati Putri Agus Febriyani Rahmalisa, Uci Retno Sugesti Rianawati, Diah Ayu Riska Fidiyanti Risna Yekti Mumpuni Rukiana Novianti Putri Sahara, Fitria Ayu Salfia Darmi Salsabila, Unik Hanifah Sandi Pratama Santi Rima Melati Selfy Sariwulan Septiana Nurrahmawati Septiani, Ayu Gita Dwi Sheren Astiana Shinta Novia Shofia Putri Kawiswara SITI AMINAH Siti Ghina Kaamilah Siti Napisah Sitoresmi Triwibowo Sri Bulan Sri Suwarni Sukemi Susilawati Sumriyah Sumriyah SYAHBILLA Pristiwana Tiara Rosa Tita Tri Antika Pangestuti Tuti, Tuti Ulil Farrohah Utami, Cintana Nur Aprilia Yeni Zahara Yeni Zahara Harahap Yolandia, Rita Ayu Zahra, Iis Mudawamah