Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

MANAJEMEN PENGELOLAAN LEMBAGA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ0 DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN : (Study Kasus Di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Abu Sajjad Belencong) Wildan
eJurnal Al Musthafa Vol 4 No 3 (2024): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v4i3.101

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) merupakan salah satu lembaga pendiidikan islam yang menyelenggarakan pendidikan islam pada anak usia dini yang berorientasi pada pengenalan, pemahaman dan internalisasi al-Qur’an pada usia dini sehingga mampu menjadi pemantik dalam peningkatan pemanahaman keagamaan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan metode deskriftif. Sedangkan validitas datanya menggunakan Sedangkan validitas data menggunakan Perpajang ke ikut sertaan, Pengecekan dengan teman sejawat, Ketekunan pengamatan dan Kecukupan Referensi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: 1) Manajemen pengelolaan TPQ Abu Sajjad Belencong perencanaan dalam menentukan tujuan seperti dilakukan dengan membuat visi misi dan tujuan yang jelas bebaskan umat dari buta huruf Al-Qur’an, pandai menulis Al-Qur’an, hafal Al-Qur’an dengan mutqin, dan menciptakan satu keluarga satu hafidz. 2) Pengorganisasian dalam menentukan kegiatan dan struktur dengan pembagian wewenang dan tanggung jawab yang jelas terbentuk dalam struktur organisasi. 3) Pelaksanaan dalam hal memberi motivasi menjalin hubungan dan komunikasi sudah menentukan siapa yang akan mengerjakan dan memutuskan untuk melakukan pekerjaan. 4) Pengawasan dalam hal menetapkan standar, membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standar dan mengadakan tindakan perbaikan; 2) Adapun factor pendorong dalam kegiatan untuk meningkatkan pengamalan agama islam siswa/siswi di TPQ terdiri dari: dukungan orang tua, motivasi anak, dan lingkungan masyarakat; dan 3) Hambatan yang di hadapi dalam pengelolaan TPQ Abu Sajjad Belencong ini baik secara faktor internal maupun eksternal seperti pengajar yang kurang professional dalam menggukan waktu ketika KBM sedang berlangsung, masih kurangnya pandangan dari pemerintahan yang lebih tinggi kedudukannya pada pendidikan non formal seperti TPQ Abu Sajjad Belencong.
The Implementation of "Qaulan Layyina" (QS. Taha: 44) by Preachers in the Q&A Program on Metro TV Hajidah Arianti, Qori; Rahmi; Yudha; Wildan; Luluk Fikri
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 8 No. 01 (2025): April
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v8i01.1913

Abstract

This study examines the implementation of the principle of qaulan layyina as mentioned in the Qur’an (QS. Taha: 44) within the context of Islamic preaching on Indonesian television, specifically in the Q&A program aired on Metro TV. Utilizing a descriptive qualitative approach supported by literature analysis, this research explores how preachers deliver religious messages with gentleness, empathy, and persuasion to a heterogeneous audience. The study highlights that the application of qaulan layyina is influenced by several factors, including the preacher’s personal understanding of Islamic ethical principles, their communication skills, and the structure of the television program. The findings demonstrate that most preachers succeed in maintaining a soft and inclusive tone, especially when responding to sensitive or controversial questions. Through this approach, they are able to minimize conflict, promote mutual respect, and uphold the core values of Islamic communication. This research contributes to the broader field of Islamic communication studies and offers practical insights for da’wah practices in modern media environments. Keywords: Qaulan Layyina, Da’wah, Q&A Di Metro TV.
Mediasi Sebagai Alternatif dalam Penyelesaian Sengketa Malpraktek Medis Wildan; Pratama, Perdana Akbar; Muhafid; Prayuti, Yuyut
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1075

Abstract

Penyelesaian sengketa malpraktik medis melalui jalur non litigasi, pendekatan yang menekankan pada dialog, mediasi, negosiasi dan kolaborasi, sehingga menciptakan suasana yang lebih kooperatif daripada konfrontatif. Keuntungan dari mekanisme non litigasi adalah efisiensi waktu dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan proses litigasi yang cenderung lebih formal dan memakan waktu lama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (Yuridis normatif) dengan menggunakan pendekatan hukum primer yaitu mengkaji perundang undangan terkait alternatif penyelesaian sengketa,hukum sekunder berupa literatur hasil penelitian,jurnal,artikel-artikel dan bahan-bahan bacaan yang berkaitan dengan permasalahan yang di teliti serta mengkaji sistem hukum penyelenggaraan pelayanan kesehatan harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemanusiaan . Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 menetapkan bahwa apabila tenaga medis atau tenaga kesehatan diduga melakukan kesalahan yang menyebabkan kerugian pada pasien, penyelesaian sengketa tersebut wajib terlebih dahulu melalui mekanisme alternatif di luar pengadilan, salah satunya adalah mediasi. Terminologi malpraktik banyak pendapat ahli, Malapraktik (KBBI): Praktik kedokteran yang salah, tidak tepat, menyalahi undang undang atau kode etik. Mediasi menjadi mekanisme alternatif yang mengedepankan dialog dan musyawarah dalam mencari solusi bersama tanpa melalui jalur pengadilan.Mediasi melibatkan pihak netral (mediator) yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan medis. Mediator tidak hanya bertindak sebagai fasilitator, tetapi juga membantu para pihak mengidentifikasi permasalahan, merumuskan opsi penyelesaian, dan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Analysis of Pencak Silat Techniques For The Winner of The Men's 70-75 Kg Competition Category at The 2023 Sea Games Wildan; Hadi, Hadi; Yudhistira, Dewangga
Journal of Sport Science and Fitness Vol. 10 No. 1 (2024): Journal of Sport Science and Fitness
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v10i1.14736

Abstract

Pencak silat is now developing into a competitive sport that is recognized worldwide. The need to analyze pencak silat techniques, this study aims to analyze the pencak silat techniques used by the winners of the men's 70-75 kg class competition category in the 2023 SEA Games. The research method used in this study is quantitative descriptive, by making observations to find out the techniques of kicks, punches, and slams through the sea games competition in the competition category as the winner of a body weight of 70-75 kg. The participant in this study was the winner of the 70-75 kg class F competition category, namely Iqbal Chandra. Based on the results of the above analysis, it can be concluded that the winner of the 70-75 kg Sea Games class F competition category Iqbal Chandra in the preliminary round is dominant using techniques namely 32% punches and 21% catches, in the semi-final round Iqbal Chandra is dominant using 28% punch techniques, 17% T kicks, and 17% falls with a catch process, and in the final round Iqbal Chandra is dominant using 22% sickle kick techniques,  front kicks/A 17%, and falls with a catch process 17%.
STRATEGY FOR IMPROVING EMPLOYEE SERVICE ON CUSTOMER DEVELOPMENT AT KSPPS BMT DARUSSALAM TANAK BEAK VILLAGE, NARMADA SUBDISTRICT, WEST LOMBOK Wildan
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v12i2.1624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi peningkatan pelayanan karyawan terhadap perkembangan nasabah dan bagaimana upaya KSPPS BMT Darussalam dalam meningkatkan pelayanan karyawannya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Data yang dikumpulkan peneliti meliputi data primer dan data sekunder. Sedangkan sumber data yang diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan Strategi peningkatan pelayanan karyawan KSPPS BMT Darussalam dalam memberikan pelayanan ada dua kategori diantaranya strategi pelayanan yang mendasar meliputi karyawan yang bertugas harus bersikap ramah, komunikatif, name tag yang selalu diperlihatkan. Sedangkan strategi pelayanan utama meliputi kompetensi, percaya dan dipercaya, kontribusi, kejujuran, pelayanan prima, sosial dan peduli lingkungan dan yang terakhir innovasi. Adapun bentuk upaya yang dilakukan oleh karyawanKSPPS BMT Darussalam dalam meningkatkan pelayanan terhadap jumlah nasabah adalah pertama, mengadakan kegian RAT (Rapat Tahunan Anggota) yang dilakukan setahun sekali; kedua, dengan mengutus karyawan mengikuti pelatihan demi meningkatnya sumber daya karyawan.
TAFSIR KONTEKSTUAL ABDULLAH SAEED DALAM QS. ĀLI ‘IMRĀN [3]:161 DAN QS. AL-MĀ’IDAH [5]: 42 TENTANG KORUPSI Wildan
Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajipp.v6i2.12820

Abstract

Corruption is a serious problem that undermines the social, political, and moral order of society, including in Indonesia. While the term “corruption” is not explicitly mentioned in the Quran, several terms, such as “gulul” (betrayal of a trust) and “as-suḥt” (bribery/illicit wealth), are closely related to corrupt practices. This study aims to analyze the verses of the Qur'an related to this phenomenon, especially QS. Āli ‘Imrān [3]: 161 and QS. al-Mā’idah [5]: 42, through Abdullah Saeed's contextual interpretation approach. The research method used is library research with primary sources in the form of the Qur'an and the works of Abdullah Saeed, as well as secondary sources in the form of classical interpretations, contemporary interpretations, and previous research that discusses the issue of corruption from an Islamic perspective. The results of the study show that classical to modern exegetes such as al-Ṭabarī, al-Qurṭubī, as-Shabuni and others interpret gulûl as betrayal in the distribution of war booty and as-suḥt as a form of bribery that undermines legal justice. Through a contextual approach, Abdullah Saeed expands the meaning of these two terms to make them relevant to contemporary corruption issues, namely all forms of abuse of public trust, embezzlement of assets, and bribery practices within the modern legal and bureaucratic systems. Thus, this study confirms that the Qur'an not only provides a moral prohibition against corrupt practices but also offers applicable social ethical principles to support corruption eradication in the modern era.
Scientific Learning Training by School Principals to Improve Teacher Competence Wildan; Yusuf
Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2024): JIE: (Journal of Islamic Education) January-June
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52615/jie.v9i1.399

Abstract

High school teachers whose educational background is only D-III and who are then appointed civil servants provide challenges for supervisors in developing their competence in various aspects of learning. One action is to improve teachers' skills in implementing scientific learning through training organized by school principals. This research examines how scientific school principals carry out learning training. This type of research is classroom action research. The subjects in this research were teachers at SMA Negeri 1 Janapria. This research uses a three-cycle design with four stages: planning, action, observation and reflection. The research results of three cycles proved that the actions taken successfully increased teacher competence according to the expected standards. The percentage of teacher competency rose from 58.13% in Cycle I to 70.13% in Cycle II, then increased again to 81.88% in Cycle III. Thus, the research results show that the training organized by the school principal effectively increased teacher competency, with a completion rate reaching 100%, and received a positive response from the teachers. Scientific learning training carried out by school principals has succeeded in increasing teacher competence, obtaining positive reactions from them, improving the quality of learning, and has the potential to improve overall school performance.
Peningkatan Materi Penelitian Bahasa dan Sastra untuk Dosen Bahasa Indonesia di FKIP Universitas Almuslim oleh Dosen Unsyiah Yusuf, Yusri; Ramli; Harun, Mohd.; Razali; Wildan; Saiful
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v3i1.185

Abstract

Improving Language and Literature Research Materials for Indonesian Language Lecturers at FKIP Almuslim University is a collaborative effort carried out by lecturers at the Language and Literature Study Program, FKIP Unsyiah, with their colleagues at FKIP Almuslim. The aim of this community service is to enrich understanding and research skills in the field of Indonesian language and literature among lecturers. Through a series of activities, including workshops, training and interactive discussions, Unsyiah lecturers share experiences, methods and resources to increase the research capacity of Indonesian language lecturers at FKIP Almuslim. It is hoped that this collaboration will make a positive contribution in improving the quality of research and teaching of Indonesian language and literature in the academic environment of FKIP Almuslim University.
ANALISIS BIAYA PRODUKSI DALAM PENENTUAN HARGA JUAL MAKANAN PADA PONDOK BASELO MAMA MIA AIR BANGIS PASAMAN BARAT Mia Muchia Desda; Mardahleni, Mardahleni; Wildan
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.304

Abstract

Biaya produksi adalah salah satu bagian penentu harga pokok produk dari Rumah Makan “Pondok Baselo Mama Mia” Pantai Tugu Air Bangis sekaligus mengetahui penentuan harga dan dapat menentukan seberapa besar pengembalian modal yang sudah dikeluarkan sehingga menghasilkan laba. Rumah Makan “Pondok Baselo Mama Mia” juga sebagai usaha yang membuat makanan juga tidak terlepas dari masalah pencapaian laba, dan pengembalian modal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mengunakan pedekatan kualitatif juga dapat menggunakan penelitian untuk perhitungan harga pokok produksi dan pengumpulan biaya yang telah di keluarkan untuk usaha makanan. Untuk Pengembalian Modal usaha usaha makanan dengan kapasitas produksi yang dihasilkan. Penelitian menunjukan bahwa Rumah Makan “Pondok Baselo Mama Mia” mengalami kondisi keuangan yang stabil bahkan dapat mencapai hasil yang maksimal. Biaya yang telah dikeluarkan ini seharusnya dipakai sebagai elemen perhitungan pembentukan harga pokok produksi dan penentuan harga jual. Sebaiknya pimpinan Rumah Makan “Pondok Baselo Mama Mia” mempertahankan dan meningkatkan usaha dengan sebaik mungkin dan berinovasi jika ingin usaha tetap bertahan sebagai rumah makan yang maju dan menyesuaikan denan keinginan pasar karena berada di daerah wisata..
EFEKTIVITAS PENGATURAN HUKUM TERHADAP PROSEDUR LELANG ELEKTRONIK DALAM MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM DI INDONESIA Ummi Maskanah; Wildan; Andhika Wijaya Pratama; Ardisia Rahma Susetyo
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.465

Abstract

Dalam era digital yang semakin maju, penerapan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan menjadi suatu keharusan, termasuk dalam proses lelang. Di Indonesia, lelang tradisional yang biasanya dilakukan secara langsung kini mulai beralih ke lelang elektronik atau e-auction. Sistem ini diadopsi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan kekayaan negara. Namun, meskipun sudah diatur dalam beberapa regulasi seperti PMK Nomor 213/PMK.06/2020, pelaksanaan lelang elektronik masih menghadapi berbagai tantangan teknis dan regulasi yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengaturan hukum terhadap prosedur lelang elektronik di Indonesia dalam menjamin kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi sudah ada, tantangan seperti gangguan teknis, kurangnya pemahaman regulasi, dan birokrasi masih menghambat pelaksanaan lelang elektronik yang efektif. Untuk itu, diperlukan peningkatan infrastruktur teknis, pemahaman yang lebih baik tentang regulasi, dan transparansi dalam proses lelang untuk mencapai kepastian hukum yang diinginkan.