Claim Missing Document
Check
Articles

Early Childhood Education : In The Past, Present and Future Rina Syafrida; Mimin Maryati; Hinggil Permana
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v2i2.1016

Abstract

This study aims to analyze the early childhood education development in the past in terms of the establishment history of an institution, the early childhood education development and implementation today and the early childhood education development in the future is seen based on the needs analysis and expectations of parents and educator. The study was conducted for 3 months from February to April 2019 at the Global Islamic School institution, on Jalan Raya Condet, East Jakarta. The research method is a qualitative approach with a case study strategy that aims to research natural object conditions, researchers act as key instruments, triangulation data collection techniques, inductive data analysis and qualitative research results emphasize more on meaning than generalization. The conclusion obtained is that the Global Islamic School combines two main concepts, namely the formation of the character of a Muslim with a global insight and combines the 4 concepts of the nature of the child, namely the heart, mind, exercise and feeling in helping children develop their potential and abilities.
WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN CARDBOARD HOOP MULTISIZE BAGI GURU PAUD DI KABUPATEN KARAWANG Rina Syafrida; Lilis Karyawati; Ega Trisna Rahayu; Hinggil Permana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.449-455

Abstract

The challenge of implementing learning from home (BDR) during the COVID-19 pandemic at the early childhood level is that the focus of learning is no longer to stimulate 5 aspects of early childhood development but to focus on cognitive aspects. In addition, the BDR phenomenon also results in high screentime activity in children and makes children lazy to do gross motor skills or gross motoric activities. Therefore, an idea emerged from the proposer team through a community service grant to the community of Singapernagsa Karawang University to propose workshop activities for making CB Hoop Multisize learning media in increasing interest in learning in children through activities during the COVID-19 pandemic for PAUD teachers in Karawang Regency. The multisized card board hoop is an innovative learning media in the form of an educational game tool (APE) which has a shape resembling a hula hoop. The novelty of this learning media is that the Multisize CB Hoop is made from used goods in the form of cardboard that is printed to resemble a hula hoop. CB Hoop Multisize has four types of diameter 8, 35, 50 and 70 centimeters. Playing activities that can be done using CB Hoop Multi Size media include jumping, relay running, creeping, throwing, catching and other gross motor activities. This PKM activity was successfully held on November 15, 2020 with 500 participants consisting of early childhood teachers in Karawang Regency. 
IMPLEMENTASI METODE PEMBIASAAN BERKATA TOLONG, MAAF, TERIMAKASIH UNTUK PEMBENTUKKAN KARAKTER PADA ANAK 5-6 TAHUN DI TK ISLAM DZAKRA LEBAH MADU Liana Alifah; Debibik Nabilatul Fauziah; Rina Syafrida
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.390-403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk implementasi metode pembiasaan berkata tolong, maaf, terimakasih untuk pembentukkan karakter pada anak usia dini. Dalam pembentukkan karakter menggunakan metode pembiasaan yang mudah untuk diterapkan pada anak usia dini secara berulang-ulang. Metode penelitian yang dipakai oleh penulis adalah kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan 4 pembiasaan dalam kegiatan pembelajarannya sebagai berikut meliputi: pembiasaan rutin, spontan, keteladanan, dan terprogram. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Islam DZAKRA Lebah Madu yang berjumlah 15 anak. Objek penelitian adalah metode pembiasaan untuk pembentukkan karakter pada anak usia dini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian hanya menggunakan wawancara, untuk wawancara menggunakan pedoman wawancara dengan guru kelompok B4 untuk mengetahui kondisi dan permasalahan yang dihadapi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Indicator keberhasilan dalam penelitian ini adalah faktor pendukung dalam pembiasaan pembentukkan karakter pada anak usia dini merupakan guru, orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembiasaan pada pembentukkan karakter anak usia dini, meningkat setelah adanya metode pembiasaan tersebut. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat di terapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari disekolah maupun dirumah.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5 - 6 TAHUN MELALUI MEDIA SANDIWARA WAYANG DI PAUD KOBER NURUL BAETI Bella Adlia; Debibik Nabilatul Fauziah; Rina Syafrida
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.455-462

Abstract

Menyimak adalah suatu proses untuk mendengarkan dan memahami seluruh informasi yang diperoleh. Menyimak merupakan hal yang penting karena merupakan salah satu kemampuan bahasa yang paling mendasar karena menyimak adalah awal pengetahuan bahasa untuk anak. Kemampuan menyimak di Paud Kober Nurul Baeti berdasarkan hasil dari pengamatan masih sangat rendah karena terlihat dari anak yang tidak memperhatikan guru saat kegiatan belajar berlangsung, fokus anak mudah teralihkan dan asyik sendiri dengan kegiatan lain. Upaya dalam meningkatkan kemampuan menyimak yaitu melalui sandiwara wayang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi dari media sandiwara wayang untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada anak usia 5-6 tahun. Pada penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) sesuai dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, servasi, dan observasi. Jumlah populasi pada penelitian ini adlah sebanyak 12 orang anak dan 1 guru sebagai subjek. Dalam pengumpulan data digunakan wawancara dan observasi. Analisis yang digunakan yaitu pendekatan Kemmis & MC Taggart dengan kegiatan Planning (Perencanaan), Act % Observasi (Pelaksanaan dan observasi), Reflect (Refleksi), Revised Plan ( Revisi perencanaan). Berdasarkan analisa data diperoleh hasil pada siklus I sebesar 33,33% dan pada siklus II data naik hingga 58,33%. Melihat data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa media sandiwara wayang dapat meningkatkan kemampuan menyimak pada anak usia 5-6 tahun di Paud Kober Nurul Baeti.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CB HOOP TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN Ervina Istanti; Debibik Nabilatul Fauziah; Rina Syafrida
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.475-485

Abstract

Kemampuan kerjasama merupakan salah satu indikator yang penting dalam aspek sosial emosional anak, yaitu suatu sikap mau bekerjasama dan menyelesaikan tugas secara bersama dalam kelompok. Latar belakang penelitian ini terdapat kurangnya kemampuan kerjasama pada anak  kelompok B usia 5-6 tahun belum berkembang sesuai harapan. Pengunaan media dapat menumbuhkan kemampuan kerjasama salah satunya dengan menggunakan media hulahoop yang sudah diinovasi secara kebaruan yaitu CB Hoop multisize. CB Hoop multisize memiliki ragam main dan dapat dilakukan secara kelompok kecil dan besar. Penelitian ini memiliki tujuan  ingin melihat seberapa besar efektifitas penggunaan media CB Hoop terhadap kemampuan kerjasama anak di PAUD Melati V Karawang. Penelitian ini menggunakan Metode Eksperimen dan menggunakan rancangan The one group prestest-posttest design dengan mengunakan sampel anak kelompok B usia 5-6 tahun dengan jumlah anak 18 anak dan ditetapkan berdasarkan dengan cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan selama 8 kali pertemuan pada kelompok B PAUD Melati V Karawang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kerjasama anak saat pretest sebesar 9,11 dan saat posttest sebesar 13,27 maka dapat dilihat terdapat peningkatan sebesar 4,16% maka dapat disimpulkan dari data tersebut terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media CB Hoop untuk meningkatkan kemampuan kerjasama pada anak usia 5-6 tahun.
Stimulasi Kemampuan Berpikir Simbolik Melalui Kegiatan Meronce Anak Usia 4-5 Ervina Istanti; Debibik Nabila Fauzyah Debibik; Rina Syafrida Rina
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v2i2.5035

Abstract

Salah satu aspek yang penting dalam perkembangan kognitif anak salah satunya yaitu berpikir simbolik. Indikator perkembangan kognitif pada anak usia 4-5 tahun yang harus dicapai dalam berpikir simbolik yaitu anak dapat menyebutkan bilangan 1-10, mengetahui beberapa konsep bilangan, anak mengetahui lambang angka dan mengenal lambang huruf. Kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 4-5 tahun dapat distimulus dengan kegiatan meronce. Dalam penelitian ini ada 10 anak yang diteliti di Kelompok A Paud Puri Amanah, Karawang. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif dengan menggunakan data hasil dari kegiatan observasi yang dilakukan dan wawancara kepada guru. Kegiatan Observasi dilaksanakan saat pembelajaran, dan kegiatan wawancara dilakukan kepada guru kelas dan anak kelas A Paud Puri Amanah. Kegiatan penelitian yang dilakukan pada 10 anak yang diobservasi menemukan fakta bahwa dengan kegiatan meronce dapat menstimulus kemampuan berpikir simbolik pada anak sehingga anak dapat berkembang sesuai harapan (BSH).Dari Hasil Penelitian yang sudah dilakukukan dari hasil stimulus kegiatan meronce dapat dilihat pada indikator kognitif yang sudah dapat dicapai dengan nilai perkembangan sangat baik sebesar 80%dari keseluruahan anak dan sesuai dalam Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA).
PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN KOLASE Saniyya Putri; Debibik Nabilatul Fauziah; Rina Syafrida
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2021): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v5i2.1351

Abstract

Perkembangan motorik halus adalah gerak yang melibatkan otot syaraf, urat syaraf dan otot yang terkoordinasi. Motorik halus termasuk ke dalam enam aspek perkembangan anak usia dini yaitu nilai agama moral, kognitif, bahasa, fisik motorik, sosial emosional dan seni. Dalam mengembangkan keenam aspek perkembangan anak tersebut, terutama motorik halus, banyak cara yang bisa dilakukan, dimana salah satunya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan kolase. Kolase adalah kegiatan-kegiatan yang membentuk sebuah gambar menjadi hasil karya indah, kegiatan kolase ini bisa menggunakan bahan dari sedotan, tali, kardus, serbuk kertas warna-warni, stik es krim, dedaunan dan kapas, penyelenggaraan kegiatan kolase ini diduga dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak, namun berdasarkan hasil observasi penulis, ditemukan suatu persoalan, yaitu belum berkembangnya perkembangan motorik halus pada anak secara optimal, hal ini terjadi karena media yang digunakan guru dalam kegiatan kolase hanya berupa origami, gunting dan lem saja, sehingga diduga anak belum bisa mengeksplorasi benda menjadi berbagai bentuk dan anak belum bisa menggambar sesuai gagasannya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan berbagai alat dan bahan yang lebih variatif, seperti kapas, sedotan, tali, kardus, serbuk kertas warna-warni, stik es krim dan dedaunan, agar anak dapat mengeksplorasi benda menjadi beberapa bentuk hingga anak menjadi lebih kreatif dan inovatif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang diambil melalui observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian ini menggambarkan bahwa perkembangan motorik halus melalui kegiatan kolase yang dilakukan oleh peneliti kepada sepuluh anak memperoleh hasil 100 % dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) pada kisaran 52,5 - 72,5 % dan tidak ada masalah dalam perkembangannya.
Penggunaan Media Mencari Jejak dalam Mengembangkan Aspek Kognitif Anak Usia Dini Erna Susilawati Dewi; Debibik Nabilatul Fauziah; Rina Syafrida
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edukids.v19i1.37437

Abstract

Aspek perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting untuk dikembangkan pada saat anak usia dini. Perkembangan kognitif adalah perkembangan anak usia dini yang meliputi berfikir, mengingat, serta mengolah informasi. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan sebelumnya oleh penulis di PAUD Nurussalam yaitu kurangnya pengembangan aspek kognitif bagi anak. Dari fenomena tersebut penulis berfikir untuk mengembangkan aspek kognitif anak dengan penggunaan media mencari jejak. Media mencari jejak adalah sebuah media yang dibuat dari barang-barang bekas seperti kardus bekas. Media ini di buat oleh guru untuk dapat mengembangkan aspek kognitif anak di PAUD Nurussalam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan aspek kognitif anak usia dini melalui media mencari jejak. Metode kualitatif adalah metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini, dengan data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dan dokumentasi dilakukan kepada anak selama pembelajaran berlangsung, Sedangkan wawancara ditujukan kepada guru kelas A di Paud Nurussalam. Subjek yang di ambil dalam penelitian ini yaitu 10 anak kelas A yaitu rentang usia 4-5 tahun. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu 8 dari 10 anak yang pembelajarannya sudah menggunakan media permainan menacari jejak perkembangan kognitif nya sudah Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan nilai presentase 80%.
Efektifitas Media Paper Plate Terhadap Kecerdasan Naturalis Bagi Anak Usia Dini Dinda Nur Akmalia; Rina Syafrida; Ine Nirmala
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 15 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.233 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7049093

Abstract

Education is an activity to develop human potential in the learning process of life. This learning is done so that humans can develop with their respective abilities. In addition to aspects of child development, there is also a type of intelligence in children. One of these intelligences is naturalist intelligence, this relates to the intelligence of children who are dominant or prefer to observe, explore, and learn things around them. Naturalist intelligence is important to be stimulated in early childhood. There are so many media that exist to develop children's naturalist potential, one of which is paper plate. Based on the hypothesis test, the results of the pretest and posttest were obtained in group B of Rumah Pelangi Islamic Kindergarten. The following are the results of the pretest and posttest t-test for group B of Rumah Pelangi Islamic Kindergarten. In this study, the results obtained tcount > ttable (31.313 > 2,120) thus Ho is rejected and Ha is accepted which means that there is an average difference between pretest and posttest so it can be concluded that there is a significant effectiveness in the use of paper plate media on naturalist intelligence of children aged early.
Pengaruh Inovasi Media Paper Plate Terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun Hilda Nur Fadhilah; Rina Syafrida; Ine Nirmala
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 15 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.062 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7049290

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the use of paper plate media on the numeracy skills of children aged 5-6 years at PAUD Plamboyan 3 Karawang. This study uses quantitative methods with experimental research design with the type of research The one group pretest and posttest, namely research experimentally in one group without any comparison. The data collection techniques in this study used observation methods and data analysis techniques using simple paired t-test. The results of this study indicate that there is a significant effect of paper plate media on children's numeracy skills, with an average pretest score of 58.00 and an average posttest score of 79.31, which means that the value increased significantly. So it can be said that the paper plate media has an effect on children's numeracy skills. It is hoped that this media can be used as a learning medium to develop children's numeracy skills or can be adapted to their needs.