Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perancangan Pile Cap Menggunakan Metode Strut and Tie Model Wijaya, Annisa; Sukarman
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v23i2.6076

Abstract

The design of the pile cap structure generally involves a conventional method that assumes that all areas are linear. The reality distribution strain in cross-section structure pile cap experiences non-linear strain. So it is necessary method close the analysis behavior pile cap actually, that is with the method Strut and Tie Model referring to SNI 2847:2019. Therefore, done study with the formulation problem How designing a reinforcement pile cap with three poles with the method Strut and Tie Model as a comparison configuration reinforcement and requirements material with method conventional. Research methods are done with stages studies literature, data collection, modeling form strut and tie, analysis calculation, up to detailed drawing of the reinforcement pile cap. Comparison configuration reinforcement flexible on method Strut and Tie Model follow the modeling lines element tie, whereas method was conventionally installed with spread reinforcement evenly throughout area pile cap. The strut and Tie Model Method consists of elements 1 (3D16), elements 2 and 3 (4D16) with a total length of reinforcement bending of 18884 mm. The method conventional consists of X direction (6D16) and Y direction (6D16) with a total length of reinforcement bending of 16530 mm. This matter proves that the strut and tie model produces more lots that need reinforcement amounting to 14.24%.   Keywords: Pile Cap, Three Piles, Strut and Tie Model, SNI 287-2019, Flexural Reinforcement
PROBLEMATIKA METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: PROBLEMATIC CITIZENSHIP EDUCATION LEARNING METHOD Sukarman
Clavia Vol. 17 No. 1 (2019): Clavia : Journal of Law, April 2019
Publisher : Faculty Of Law Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SMP mempunyai kedudukan yang penting dalam upaya mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran PKn diarahkan untuk membentuk warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak- hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara yang baik, cerdas, terampil dan berkarakter yang diamanatkan oleh pancasila dan UUD 1945. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMP Dimensi Pembangunan Makassar ditegaskan bahwa mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: (1) Berpikir secara kritis, rasional dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan, (2) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta anti korupsi, (3) Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter. Karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lain, dan (4) Berinteraksi dengan bangsa- bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Strategi Peningkatan Daya Saing Madrasah: Studi Kasus Madrasah Aliyah Amtsilati Jepara Siti Adkha Mufroh; Sukarman; Tsaniya Laduna Ilma RM; Noor Fatmah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 34 No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v34i1.6006

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia dipengaruhi kualitas lembaga pendidikan. Strategi merupakan kebijakan penting dari lembaga sebagai patokan dalam pembuatan program kelembagaan. Usaha yang bisa dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk meningkatkan mutu institusi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan daya di Madrasah Aliyah Amtsilati Jepara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis depkriptif melalui tiga langkah yaitu kondensasi data, penyajian data dan verifikasi data (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian strategi meningkatkan daya saing Madrasah Aliyah Amtsilati Jepara menunjukkan daya saing yang tinggi. Salah satu faktor kunci dalam pencapaian ini adalah branding yang kuat dari Pondok Pesantren Amtsilati yang mendukung daya tarik lembaga, serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana yang berkelanjutan. Kepemimpinan kepala madrasah, yang komunikatif, demokratis, inovatif, dan mampu memotivasi staf serta siswa, menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi kemajuan madrasah.