Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengelolaan APBDesa Dalam Bidang Pembangunan Fisik Di Desa Sendanggayam, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora Supartiningsih, Supartiningsih
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang Vol. 3 (2025)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ie.v3i1.422

Abstract

Perencanaan, pelaksanaan, administrasi, pelaporan dan pengawasan merupakan bagian dari pengelolaan keuangan desa. Dengan adanya peraturan menteri ini, desa seharusnya lebih transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, terdapat peluang yang lebih baik bagi kota untuk memantau keuangannya, transparan dalam pengeluarannya dan mematuhi anggaran yang ketat yang mempertimbangkan segala aspek. Penduduk desa Sendanggayam telah mulai mengubah cara pandang mereka untuk maju secara fisik dalam berbagai dimensi. Metode deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif. Dalam penelitian deskriptif, tujuannya adalah untuk menggambarkan secara detail topik yang dibahas dengan mengumpulkan, mengorganisasikan dan menganalisis data yang relevan. Data yang diperoleh dari realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) akan dideskripsikan dan dikaji oleh penulis untuk menilai kinerja keuangan. Namun, saat ini kami sedang berupaya untuk mengatasi beberapa permasalahan ini agar pertumbuhan Desa Sendanggayam dapat terus meningkat setiap tahunnya. Dalam upaya membantu kemajuan Desa Sendanggayam, penelitian ini mengkaji pengelolaan pembangunan fisik dalam APBDes Desa.
Isolation of Secondary Metabolites of Zingiberaceae Rhizomes by Spectrofotometry and Chromatography: A Review Supartiningsih, Supartiningsih; Mairani, Fridelly; Putri, Ananda Dwi; Panggabean, Indah Elsayanti; Situmorang, Imelda Stefani Overia; Erni, Erni; Marbun, Eva Diansari
NSMRJ: Nusantara Scientific Medical Research Journal Vol. 3 No. 02 (2025): NSMRJ: Nusantara Scientific Medical Research Journal
Publisher : CV. Nusantara Scientific Medical

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58549/nsmrj.v3i02.133

Abstract

The Zingiberaceae family, known as the ginger family, is rich in secondary metabolites that contribute to its extensive use in traditional and modern medicine. Understanding effective methods for isolating these metabolites is crucial for advancing their pharmaceutical and nutraceutical applications. A literature review of 10 journal articles published between 2015 and 2025 was conducted. The focus was on spectrophotometric (UV-Vis, FTIR) and chromatographic (TLC, HPLC, LC-MS) techniques applied to the rhizomes of Zingiberaceae species. Data on compound identification, quantification, and method performance were analysed. Rhizomes of Curcuma aeruginosa, Alpinia purpurata, Zingiber officinale, and Boesenbergia pandurata were reported to contain flavonoids, alkaloids, phenolics, terpenoids, and curcuminoids. Spectrophotometric methods provided functional group identification and estimation of total metabolite concentrations. Chromatographic approaches enabled separation, purification, and structural elucidation with high specificity. Notably, flavenochromane C from Zingiber cassumunar and piperine from Alpinia purpurata were identified using LC-MS and NMR spectroscopy. In addition, TLC-densitometry for curcuminoids and xanthorrhizol in Curcuma xanthorrhiza demonstrated high accuracy and precision. Spectrophotometric techniques offer rapid and cost-effective screening, while chromatographic methods provide detailed identification and quantification of specific compounds. The complementary use of both approaches enhances the accuracy and reliability of isolating Zingiberaceae metabolites, supporting their further utilisation in medicinal research and product development.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) K4 DI DESA ROWOTENGAH PUSKESMAS ROWOTENGAH Supartiningsih, Supartiningsih; Palupi, Jenie; Restanty, Dian Aby; Sasmito, Lulut
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v4i3.7044

Abstract

The ANC K4 examination of pregnant women aims to recognize complications due to pregnancy, recognize the location of the fetus and presentation if there are risks accompanying the pregnancy so that a proper and adequate birth plan can be established. In 2023, 79.32% of pregnant women will undergo K4 ANC examinations in Jember Regency, 72.48% in the Rowotengah Community Health Center and 88.74% in Rowotengah Village. This research aims to determine the relationship between family support and ANC K4 visits in Rowotengah Village, Rowotengah Health Center. This research design uses correlation analytics with a crosssectional approach. The population in this study was the number of pregnant women in Trimester (TM) 3 in Rowotengah Village, a total of ± 51 people. The sample taken in this study used the Slovin formula with a simple random sampling technique, a total of 34 people. Data was collected using primary data and analyzed using the Lambda Correlation test. There is a relationship between family support and ANC K4 visits in Rowotengah Village, Rowotengah Health Center using the lambda correlation coefficient test ? = 0.3. There is a relationship between family support and ANC K4 visits in Rowotengah Village, Rowotengah Health Center with the strength of the relationship being low or weak but definite. Positive support from the family for pregnant women will make the mother feel that someone cares about the condition of her pregnancy, so that pregnant women will take better care of their pregnancy by regularly carrying out pregnancy checks at health service facilities. ABSTRAKPemeriksaan ANC K4 ibu hamil bertujuan untuk mengenali komplikasi akibat kehamilan, mengenali adanya letak janin dan presentasi serta bila terdapat risiko yang menyertai kehamilannya sehingga dapat memantapkan rencana persalinan secara tepat dan memadai. Pada tahun 2023 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC K4 di Kabupaten Jember 79,32%, Puskesmas Rowotengah   72,48% sedang di Desa Rowotengah 88,74%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kunjungan ANC K4 di Desa Rowotengah Puskesmas Rowotengah. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah ibu hamil Trimester (TM) 3 di Desa Rowotengah sejumlah ± 51 orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan teknik simple random sampling jumlah 34 orang. Pengumpulan data menggunakan data primer dan dianalisis menggunakan uji Correlation Lambda. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kunjungan ANC K4 di Desa Rowotengah Puskesmas Rowotengah dengan uji koefisien korelasi lambda ? = 0,3. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kunjungan ANC K4 di Desa Rowotengah Puskesmas Rowotengah dengan kekuatan hubungan rendah atau lemah tapi pasti. Dukungan yang positif dari keluarga terhadap ibu hamil akan membuat ibu merasa ada yang perduli terhadap kondisi kehamilannya, sehingga ibu hamil semakin menjaga kehamilan dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan.
EDUKASI PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS TAHU DAN LIMBAH KULIT PISANG KEPOK MENJADI KERTAS RAMAH LINGKUNGAN Sinaga, Eka Margaret; Supartiningsih, Supartiningsih; Sitorus, Elly
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kertas merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi manusia. Jumlah kebutuhan kertas setiap tahun terus mengalami peningkatan. Limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok merupakan limbah yang cukup banyak ada di Indonesia. ampas tahu mengandung kadar selulosa 30,4%,sedangkan kulit pisang kepok memiliki kandungan selulosa yang tinggi (60-65%), hemiselulosa 6-8%, dan lignin 5-10%. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok menjadi kertas ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat dari limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok menjadi kertas ramah lingkungan. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat, memahami limbah ampas tahu dan limbah kulit pisang kepok menjadi kertas ramah lingkungan sehingga limbah tersebut dapat bernilai. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur, Sumatera Utara, peserta mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat.
SOSIALISASI KANDUNGAN YANG TERDAPAT DALAM JAMU ANTALGIN DALAM MENGATASI PEGAL LINU Supartiningsih, Supartiningsih; Sinaga, Eka Margaret; Silitonga, Maringan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan. Jamu merupakan sebagai obat tradisonal, pada umumnya jamu tidak dapat menyembuhkan segala macam penyakit dan efek kerjanya almiah tidak secepat obat kimia. Akhir-akhir ini sering ditambahkan bahan kimia obat yang dilarang berdasarkan ketentuan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Antalgin merupakan obat analgetik-antipiretik dan antiinflamasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan dan informasi kandungan yang terdapat dalam jamu antalgin dalam mengatasi pegal linu. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat kandungan yang terdapat dalam jamu antalgin dalam mengatasi pegal linu. Banyak faktor yang mendasari penggunaan jamu seperti resiko efek samping yang kecil dan biaya yang relatif murah. Melihat cukup besarnya permintaan masyarakat akan jamu, banyak produsen yang memanfaatkan kesempatan ini dengan memproduksi berbagai macam produk unggulan mereka. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, masyarakat sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM (WIGHT.) WALP.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL DAN LDL PADA TIKUS PUTIH JANTAN Supartiningsih, Supartiningsih; Hartati, Nanda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39549

Abstract

Dislipidemia dapat diartikan sebagai perubahan kadar profil lipid darah yaitu meningkatnya kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL atau menurunnya kadar kolesterol HDL. Daun salam dari dulu digunakan secara tradisional oleh masyarakat sebagai makanan dan obat untuk berbagai penyakit, salah satunya sebagai antidislipidemia. Daun salam (Syzygium Polyanthum (Wight.)walp.) memiliki kandungan flavonoid bersifat sebagai hipolipidemia dan antioksidan yang dapat menghambat setres oksidatif. Dengan menghambat setres reaksi oksidasi kolesterol LDL dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen rancangan acak lengkap dan pemberian ekstrak etanol daun salam yang menggunakan tiga puluh ekor tikus putih jantan (150-200) yang dibagi menjadi enam kelompok yaitu kelompok kontrol normal tidak diberikan apa-apa, kelompok kontrol positif simvastatin dengan dosis 0,9 mg/kg bb, kontrol negatif 0,5 %, perlakuan I EEDS 200 mg/kg bb, perlakuan II EEDS 300 mg/kg bb, dan perlakuan III EEDS 400 mg/kg bb. Hasil penelitian menggunakan uji data ANOVA dan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahawa ekstrak daun salam berpengaruh terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL dengan dosis 400 mg/ kg bb dan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol memiliki efek yang hampir sama dengan simvastatin yang diberikan pada tikus putih jantan
HUBUNGAN PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PROVINSI ACEH Supartiningsih, Supartiningsih; Humairah, Humairah
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dengan tanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan pelayanan kefarmasian dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pelayanan kefarmasian dapat diukur dengan pemberian informasi obat. Kepuasan pasien adalah tolak ukur dari pelayanan kefarmasian agar terwujudnya derajad kesehtan yang setinggi-tingginya. Dari survey pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh terdapat 8 orang yang merasa kurang puas terhadap pelayanan kefarmasian. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyaknya keluhan masyarakat tentang ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian, dan yang menjadi sampel adalah pasien rawat jalan dengan total sampel 64 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dari jumlah seluruh pasien yang berobat di Rumah Sakit. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling. Penelitian ini dilakukan sampai pemperoleh total sampel yaitu sebanyak 64 orang dengan cara membagikan 2 kuesioner yaitu kuesioner pelayanan kefarmasian dan kuesioner tingkat kepuasan pasien yang hasil penilitain di olah dengan menggunakan uji chi-square. Dan dapat disimpulkan bahwa hubungan pelayanan kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh berada pada katagori puas dengan presentase 87,5%. Dan di harapkan kepada Rumah Sakit untuk tetap mempertahankan kualitas tingkat kepuasan yang telah dicapai guna untuk memperoleh kualitas kesehatan yang setinggi-tingginya.
FORMULASI SEDIAAN SERBUK BERAS MERAH (Oryza sativa L.) SEBAGAI MASKER WAJAH Supartiningsih, Supartiningsih; Marpaung, Jon Kenedy; Laila, Asmuni
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras merah (Oryza sativa L.) bermanfaat bagi tubuh kita diantaranya zat besi, kalsium, protein, serat, kalium, lemak baik dan antioksidan. Salah satu bahan alami sebagai pelembab kulit dan masalah wajah kering adalah beras merah (Oryza Sativa L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah beras merah dapat dibuat sebagai sediaan masker serbuk dan mengetahui formulasi sediaan serbuk beras merah yang memenuhi syarat evaluasi fisik sediaan. Pembuatan formula sediaan serbuk beras merah dilakukan dengan metode granulasi basah dengan bahan pengikat yang berbeda yaitu HPMC, Na.CMC dan Karbopol. Hasil penelitian pengujian organoleptik menunjukkan bahwa ketiga sediaan berwarna merah kream dan memilki beraroma khas beras merah, pada pengujian pH hasil yang didapat sangat bagus sesuai dengan pH kulit, yaitu 6. Ukuran partikel granul ketiga bahan pengikat memperoleh hasil 0,149 (mm), hasil kelembaban pengikat HPMC 9,284%, Na.CMC 10,489%, dan Karbopol 10,527%. Daya serap air bahan pengikat HPMC 9,6 ml/g, Na.CMC 7,3 ml/g, Karbopol 10,3 ml/g. Laju alir bahan pengikat HPMC 1,71 g/s, Na.CMC 1,51 g/s, Karbopol 5,17 g/s. Sudut istirahat bahan pengikat HPMC 23,27 , Na.CMC 18,65 , dan Karbopol 15,43 . Daya sebar pada pengujian HPMC 5,7 cm, Na.CMC 6,2 cm dan Karbopol 5,2 cm. Daya lekat pada pengujian HPMC 06,79 detik, Na.CMC 06,97 detik dan Karbopol 06,33 detik. Uji homogenitas pada ketiga bahan pengikat HPMC, Na.CMC dan Karbopol adalah homogenitas. Secara keseluruhan hasil pengamatan menunjukkan ketiga bahan pengikat baik digunakan untuk pembuatan sediaan masker serbuk beras merah.
Penetapan Kadar Kafein Pada Minuman Berenergi Dalam Kemasan Sachet Yang Beredar Di Pasaran Nurbaya, Siti; Supartiningsih, Supartiningsih; Hutauruk, Dumartina
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pembuatan minuman berenergi sering ditambahkan zat – zat stimulan ke dalamnya, salah satunya adalah kafein. Efek kafein dapat menghilangkan rasa kantuk, dapat memberikan kebugaran dan kesegaran pada tubuh. Kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan peningkatan pengeluaran urin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kafein dalam minuman berenergi kemasan sachet yang beredar di pasaran. Penetapan kadar kafein dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan metode iodometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel menggunakan kafein sebagai zat stimulannya, dimana kadar kafein dengan kode A yaitu 48,80 mg, kadar kafein dengan kode B yaitu 46,44 mg, kadar kafein dengan kode sampel C yaitu 34,73 mg dan kadar kafein dengan kode D yaitu 30,71 mg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semua sampel masih memenuhi peryaratan menurut Standart Nasional Indonesia (SNI) No. 01. 6684. 2002 dengan batas kadar kafein dalam minuman adalah tidak lebih dari 50 mg.