Claim Missing Document
Check
Articles

Pengarahan Teknik Pengembangan Produk Berbasis Kebutuhan Konsumen (Customer Needs) Pada UMKM Bawang Goreng Supriyati Supriyati; Suhendra Suhendra; Hasyrani Windyatri; Dwi Irwati; Andini Putri Riandani; Adi Rusdi Widya
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1097

Abstract

Bawang goreng merupakan produk olahan bawang merah yang digoreng hingga renyah dan digunakan sebagai pelengkap atau topping makanan. Produk ini memiliki nilai jual tinggi dan menjadi salah satu andalan UMKM karena bahan bakunya melimpah di pasar lokal, mendukung sektor pertanian, serta memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah. Permintaan bawang goreng stabil karena produk ini meningkatkan cita rasa dan cocok untuk berbagai jenis makanan. UMKM dapat memulai usaha bawang goreng dengan modal kecil dan mengembangkan inovasi melalui variasi rasa, kemasan menarik, hingga produk organik untuk meningkatkan daya tarik konsumen, termasuk potensi ekspor. Namun, UMKM bawang goreng menghadapi tantangan dalam kualitas bahan baku yang dipengaruhi musim, teknik produksi, hingga pengemasan. Masalah seperti bawang goreng berminyak, mudah tengik, atau kualitas yang tidak konsisten dapat mengurangi daya saing produk. Pengembangan produk berbasis kebutuhan konsumen (customer needs) menjadi penting untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, UMKM diberi arahan untuk memahami suara konsumen (voice of customer) dengan observasi, wawancara, dan umpan balik. Pendekatan Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk memastikan produk memenuhi kebutuhan pasar. Pengarahan ini membantu UMKM menciptakan produk berkualitas, diminati konsumen, dan berdaya saing tinggi di pasar.
Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode Hiradc Area Produksi di PT. Adiku Bekasi, Jawa Barat Irawan, Teddy; Hidayat, Ade Nurul; Widya, Adi Rusdi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1465

Abstract

Dalam lingkungan kerja suatu perusahaan tidak dapat dipungkiri bahwa risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi dapat terjadi. Angka kecelakaan kerja di Indonesia menunjukkan peningkatan setiap tahunnya hingga tahun 2023 . PT ADIKU sebagai perusahaan manufaktur, menghadapi tantangan dalam mengelola potensi bahaya di lingkungan produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko K3 di area produksi PT ADIKU dengan menggunakan Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan manajemen risiko yang digunakan dalam proses identifikasi bahaya yaitu Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC). Dengan mengumpulkan data primer melalui observasi langsung dan wawancara, serta data sekunder berupa laporan kecelakaan kerja periode 2023. Proses analisis dilakukan dengan tahapan identifikasi bahaya, penilaian risiko berdasarkan matriks risiko, dan penyusunan rekomendasi tindakan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya pada area produksi stamping terdapat 9 potensi bahaya, ada 2 Risiko tinggi, 6 Risiko sedang dan 1 Risiko rendah yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja. Pada level low yaitu 22%, medium 41%, dan high 67%. Dari hasil analisis risiko, ditemukan bahwa sebagian besar bahaya berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi. Rekomendasi pengendalian yang diajukan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, pelatihan keselamatan kerja, perawatan rutin terhadap mesin produksi, serta pengaturan ulang posisi kerja untuk mengurangi risiko ergonomis. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan budaya keselamatan kerja di PT ADIKU.
The Influence of Price, Driving Safety, and Service Quality on GoRide Customer Satisfaction Using the SEM-PLS Method in Tegal Regency Kenedy, John; Hidayat, Ade Nurul; Widya, Adi Rusdi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i2.44302

Abstract

This study analyzes the effect of price, riding safety, and service quality on GoRide customer satisfaction in Tegal Regency using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Data were collected from 100 GoRide users through a 5-point Likert-scale questionnaire. SmartPLS 4.1.0.9 was used to assess the validity and reliability of the research instrument, and to evaluate both the measurement (outer) and structural (inner) models. The results show that all outer loading values exceed 0.7 and Average Variance Extracted (AVE) values are above 0.5, indicating good validity and reliability. The inner model analysis confirms that price, riding safety, and service quality significantly affect customer satisfaction, with riding safety having the strongest impact. These findings suggest that service providers should focus on improving safety standards, enhancing service quality, and ensuring price transparency to boost customer satisfaction.
Analisis Risiko Ergonomi pada Pekerjaan Mengangkat Barang Menggunakan Metode Niosh Lifting Equation di Gudang PT. XYZ Maghfur, Abdullah; Hidayat, Ade Nurul; Widya, Adi Rusdi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.47297

Abstract

This study aims to analyze ergonomic risk in manual lifting activities at the food storage warehouse of PT XYZ, located in Cikarang Barat, using the NIOSH Lifting Equation method. A total of 20 workers were observed, with ergonomic variables measured such as load weight, lifting frequency, lifting distance, and body posture. The results showed that the average initial Lifting Index (LI) was 2.328, significantly exceeding the safe threshold (LI ≤ 1), indicating a high risk of musculoskeletal disorders. After an intervention using a team lifting system, the average LI decreased to 1.207. Although not yet fully within the safe zone, this method effectively reduced ergonomic risk. Recommendations include ergonomic training, use of lifting aids, and broader implementation of team lifting. This study employs a descriptive quantitative approach.
Penerapan Metode Six Sigma Define, Measure, Analyze, Improve And Control (DMAIC) Untuk Mengurangi Produk Cacat pada Proses Pembuatan Pagar Minimalis di PT. XYZ Putra, Ramadhani Cahyono; Widya, Adi Rusdi; Maulidani, Bagas Caesar
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.48574

Abstract

The high rate of defective products in the production process of minimalist fences at PT. XYZ negatively affects both quality and production efficiency. This study aims to identify the most frequent types of defects and apply the Six Sigma method using the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) approach. Data were collected through direct observation, interviews, and production documentation from January to December 2024. The findings reveal that uneven welding and incorrect dimensions are the most common defects. Root causes include human factors, non-standardized methods, machine conditions, and the working environment. Improvements were carried out through SOP development, technical training, measuring tool calibration scheduling, and workflow reorganization. Post-implementation evaluation showed a 52.6% decrease in defective products, an increase in sigma level from 3.41 to 4.10, and a 10% boost in production efficiency. The DMAIC approach has proven effective in enhancing product quality and achieving a more controlled and standardized production process.
Analisis Efektivitas Mesin pada Proses Produksi Cryogenic Pipe Shoe di PT Binder Indonesia Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Simarmata, Leo Tubagus; Widya, Adi Rusdi; Prasetya, Dwi Indra
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.50527

Abstract

This study analyzes machine effectiveness in Cryogenic Pipe Shoe production at PT Binder Indonesia using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review between April and June 2024. Results show OEE improved from 86.8% to 92.1%, surpassing the JIPM standard (85%). The main issue reducing effectiveness was downtime from technical failures, particularly in availability and performance. Root cause analysis revealed gaps in preventive maintenance, operator self-inspection skills, and post-maintenance quality control. The study recommends systematic preventive maintenance scheduling, operator training, and stronger quality control to enhance productivity and minimize delivery delays.
Implementation of Application and Product System (SAP) in Metal Coating Process Manufacturing Company Widya, Adi Rusdi; Supriyanti, Supriyanti
Journal of INISTA Vol 6 No 1 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v6i1.1382

Abstract

In the development of the Industrial Revolution 4.0 era, the use of an Enterprise Resource Planning System is a long-term investment for a company to improve efficiency, performance, and decision-making tools for the company. In general, it uses a centralized database for various business processes to reduce manual labor and simplify existing business workflows. ERP systems usually contain Dashboards where users can view real-time data collected from across the business to measure productivity and profitability. This means that any data or information received will be updated immediately as soon as the user inputs the data into the time system even though the data has been closed, the company can know and control the condition of the company every day and can control a production process so that decision making can be done quickly, carefully, and precisely because it is based on valid internal data and is always up to date. there is still a difference in data between the transaction process, The purpose of the research is to process information in real-time and accurately, The research stage begins with a literature study, hardware prototypes, and making programs, The results of the research are an increase in transaction accuracy of 43% after SAP implementation is optimally implemented.
Pengenalan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) untuk Menjaga Kebersihan dan Melatih Kedisiplinan Sejak Dini Supriyati, Supriyati; Khofiyah, Nida An; Nurhidayanti, Nisa; Efendi L, Rudi; Febrinasari, Tantry; Widya, Adi Rusdi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2524

Abstract

Kebersihan, kerapihan di lingkungan kerja, tempat tinggal terkadang masih belum sepenuhnya disadari oleh semua masyarakat. Masih banyak yang belum memahami makna kebersihan dan kerapihan, Sejatinya dengan kebersihan dan kerapihan secara kosisten dapat memberikan keuntungan bagi organisasai, masyarakat dan masing-masing individu. 5R merupakan kegiatan pemilahan sampai pada perawatan secara terus menerus dijaga agar pekerjaan lain mudah dilakukan, kebersihan terjaga sehingga hidup lebih sehat dan mejadi budaya disiplin. Keuntungan lain dalam pekerjaan, memudahkan dalam mengambil benda yang dibutuhkan, karena sudah ditata sedemikian rupa. Pengabdian terkait 5R dilakukan di Yayasan Yatim Piatu di Yayasan tersebut terdiri dari anak-anak usia sekolah yang membutuhkan banyak buku. Selama ini penyimpanan buku belum menerapkan sistem 5R, buku dan dokumen hanya ditumpuk saja. Ini menjadi masalah selain terlihat kurang rapih juga membutuhkan waktu yang cukup lama ketika akan mencari dokumen atau buku yang dibutuhkan. Untuk memecahkan masalah maka metode pengabdian dilakukan dengan observasi, wawancara, dan memberikan penjelasan konkrit masing-masing 5R yang dimulai dari ringkas, rapih, resik, rawat dan rajin. Sebelum pemaparan materi terdapat pres test yang ditujukan kepada peserta dan hasilnya peserta belum memahami 5R. Setelah penjelasan secara sederhana, anak-anak Yayasan memahami definisi 5R dan implementasi atau penerapan 5R di lingkungan tempat tinggal dan hasil post test menunjukan nilai yang signifikan yaitu rata-rata sebesar 79% meskipun belum maksimal namun dapat memberikan dampak positif kepada peserta khususnya yang tinggal di Yayasan tersebut.
Proses Manufaktur Trafo DI PT XD Sakti Indonesia: Teknologi dan Tahapan Produksi Yusup, Muhamad; Solihin, Amin; Adnan, Haidar Bustomi; Yuliani, Opie Oktavia; Widya, Adi Rusdi; Supriyati, Supriyati
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 5 No. 01 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : MEI 2024
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v5i01.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses manufaktur transformator di PT XD Sakti Indonesia. Proses manufaktur trafo merupakan rangkaian kegiatan yang kompleks dan memerlukan teknologi canggih serta pengawasan ketat untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Proses dimulai dari pemilihan dan pengolahan bahan baku, seperti baja silikon untuk inti transformator dan kawat tembaga untuk gulungan. Tahapan utama dalam manufaktur meliputi pemotongan inti (core cutting), penggulungan kawat (winding), perakitan inti dan gulungan (core and coil assembly), impregnasi vakum (vacuum impregnation), serta pengujian kualitas (quality testing). Mesin-mesin yang digunakan, seperti mesin pemotong inti dan mesin penggulungan kawat, berperan penting dalam memastikan presisi dan efisiensi proses. Pengujian kualitas dilakukan untuk memastikan transformator memenuhi standar yang ditetapkan, meliputi pengujian tegangan, arus, dan resistansi. PT XD Sakti Indonesia juga menerapkan prinsip lean manufacturing untuk mengoptimalkan produksi dan mengurangi limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi canggih dan kontrol kualitas yang ketat memungkinkan PT XD Sakti Indonesia memproduksi transformator yang handal dan efisien, memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional. Studi ini memberikan wawasan penting bagi industri manufaktur listrik mengenai praktik terbaik dalam produksi transformator.
PENGELOLAAN LIMBAH DAN DAMPAK LINGKUNGAN PADA PABRIK KIMIA DAN RUMAH SAKIT : STUDI LITERATUR MENGENAI HUBUNGAN PRODUK DAN LIMBAH DENGAN PENDEKATAN INPUT-PROSES-OUTPUT Ramdan, Mohamad Fatur; Zahra, Astri; Widya, Adi Rusdi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.43171

Abstract

Pengelolaan limbah di pabrik kimia dan rumah sakit merupakan tantangan utama dalam menjaga kesehatan lingkungan. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari pabrik kimia dan limbah medis infeksius dari rumah sakit berpotensi mencemari tanah, air, dan udara. Penelitian ini menggunakan pendekatan Input-Proses-Output (IPO) untuk mengevaluasi hubungan antara sumber limbah, proses pengelolaan, dan dampaknya terhadap lingkungan. Tahapan IPO melibatkan identifikasi input (sumber limbah), analisis proses pengelolaan, serta evaluasi output berupa dampak lingkungan dan hasil pengolahan.Metode analisis dilakukan melalui studi literatur terkini dengan menyoroti penerapan teknologi seperti autoklaf, insinerator, dan metode daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan IPO dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah, meminimalkan emisi berbahaya, dan menghasilkan produk sampingan yang bermanfaat. Namun, tantangan seperti kurangnya teknologi ramah lingkungan dan kesadaran masyarakat perlu segera diatasi.Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan IPO dapat menjadi solusi sistematis untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah di kedua sektor, dengan didukung kebijakan dan teknologi yang relevan untuk keberlanjutan lingkungan.