Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BENTUK ASESMEN FORMATIF TERHADAP PENGETAHUAN METAKOGNITIF MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Dewi Septiantari .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah Pengetahuan Metakognitif siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan memberi asesmen formatif bentuk tes uraian. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitiannya ditentukan menggunakan random sampling, dipilih dua kelas kontrol dan dua kelas eksperimen. Pengetahuan metakognitif siswa diukur dengan kuisioner pengetahuan metakognitif. Desain eksperimen yang digunakan adalah post test only control group design. Uji hipotesis menggunakan uji t satu ekor dan sebelumnya dilakuan uji prasyarat yaitu uji homogenitas dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Metakognitif antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif kinerja lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif bentuk tes uraianKata Kunci : Bentuk Asesmen Formatif, Pengetahuan Metakognitif Matematika This study was aimed to know wheather student metacognitive knowledge that follow the performance formative assessment was higher than who followed essay test form formative assessment. The research used experimental research with the research subject was the eighth grade students of SMP N 2 Singaraja in academic year 2013/2014. The research sample used random sampling which choosing two control classes and two experiment classes. Student metacognitive knowledge was measured by metacognitive questionnaire. The experiment design that used was post test only. The hypothesis tests using t test, before that firstly it should be done a prerequisite test is homogeneity and normality test. The results showed that the Metacognitive Knowledge among students who take the performance formative assessment was higher than the student in learning with essay test form formative assessment. keyword : Form Formative Assessment, Mathematics Metacognitive Knowledge
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN APRESIASI MATEMATIKA SISWA KELAS VII MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING I Made Arya Gunawan .; Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan apresiasi matematika serta bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran setelah diterapkannya model pembelajaran penemuan terbimbing. Jenis penelitan yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Data dikumpulkan menggunakan metode lembar observasi, angket, dan tes. Berdasarkan analisis data yang dilakukan secara deskriptif diperoleh hasil bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII-1 meningkat dari siklus I dalam kategori rendah, siklus II dalam kategori cukup, hingga siklus III dalam kategori tinggi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menekankan proses pembelajaran pada tahap memahami persoalan, mengumpulkan informasi serta tahap menyusun penemuan yang membantu siswa pada perencanaan pemecahan masalah matematika. Hasil observasi terhadap apresiasi matematika yang dilakukan diperoleh peningkatan dari siklus I dalam kategori cukup, siklus II dalam kategori cukup dan siklus III dalam kategori baik. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam kategori positif. Kata Kunci : model pembelajaran penemuan terbimbing, kemampuan pemecahan masalah, apresiasi matematika This research aims to determine how an increase in problem solving skills and an appreciation of mathematics and how students' responses to the implementation of learning after the implementation of guided discovery learning model. The type of research conducted is Classroom Action Research (CAR), which was implemented in three cycles. Subjects of this study were students of class VII-1 junior Undiksha Laboratory Singaraja. Data were collected using the method of observation sheets, questionnaires, and tests. Based on the data analysis that the results obtained by descriptive problem solving abilities of students of class VII-1 increased from the first cycle in the low category, the second cycle in enough categories, until the third cycle in the high category. This can be done by emphasizing the learning process at the stage of understanding the problem, gathering information and preparing stage discoveries that help students in planning mathematical problem solving. The results of the observations made math appreciation obtained an increase of the first cycle in enough categories, the category of the second cycle and third cycle enough in either category. Student responses to the application of guided discovery learning model in the positive category.keyword : model of guided discovery learning, problem solving skills, mathematical disposition
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII B5 SMP NEGERI 6 SINGARAJA Ni Ketut Widhiastuti .; Drs. I Nyoman Gita, M.Si .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah serta mengetahui tanggapan siswa terhadap metode pembelajaran Scramble. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 32 orang siswa Kelas VII B5 SMP Negeri 6 Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk soal uraian dan data tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Scramble telah berhasil meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Peningkatan tersebut terjadi karena: (1) sejak awal pembelajaran siswa sudah dilatih untuk melakukan strategi pemecahan masalah, (2) masalah yang dikerjakan oleh siswa disajikan pada kartu soal, kartu penyelesaian, dan kartu jawaban, sehingga siswa lebih fokus menyelesaiakan masalah yang diberikan, dan (3) masalah yang disajikan sebagian besar merupakan masalah sehari-hari, sehingga siswa belajar secara bermakna. Tanggapan siswa setelah diterapkan metode pembelajaran Scramble tergolong positif.Kata Kunci : metode pembelajaran Scramble, pemecahan masalah The purpose of this study were to improve students’ ability in solving the problem and to know students’ conception of Scramble lerning method. This study was classroom action research which involued 32 students in 7th grade at B5 class of SMP Negeri 6 Singaraja as the subjects. The students were in second semester of academic year 2013/2014, this research was conducted in three cycles. Data of this research were obtained by using test in the form of essay questions for the data of ability mathematics problem solving meanwhile, the data about students’ conception was collected by using questionnaire. Then the data gotten was analyzed descriplively. The result of this research showed the application of Scramble learning method had successfully increased students’ problem solving ability. The improvement happened because: (1) the students had been trained in using problem solving strategy, (2) the problem solved by the students was written on the question sheet, answering sheet, and key answer sheet, so that students focus on solving the problem given more, and (3) most of the problem given were related to daily students’ life, there fore the students gained many benefit in learning. Students’ respone after implemented Scamble learning method was categirized positive.keyword : Scramble learning method, problem solving ability
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIK BERBANTUAN JURNAL MINGGUAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI P1 SMKN 2 SINGARAJA Gede Yudi Sumertayasa .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .; Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa (2) mendeskripsikan tanggapan siswa Kelas XI SMK N 2 Singaraja terhadap penerapan pembelajaran matematika realistik berbantuan jurnal mingguan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI SMK N 2 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 37 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika dan tanggapan siswa masing-masing dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian dan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup baik pada siklus I menjadi kategori baik pada siklus III. Hal ini terjadi karena pembelajaran selalu diawali dengan masalah-masalah realistik yang bisa dibayangkan siswa dan melalui jurnal mingguan yang ditulis oleh siswa dapat menjadi informasi tentang kesulitan belajar yang dialami siswa. Selain itu, tanggapan siswa terhadap pembelajaran ini berada pada kategori positif.Kata Kunci : Pembelajaran matematika realistik, jurnal mingguan, pemecahan masalah. This study was aimed at: 1) increasing student’s mathematical problem solving ability, 2) describing the responses of grade eleven students in SMKN 2 Singaraja toward the implementation of realistic mathematicslearningwith weekly journal). This study was a classroom action research which was conducted in three cycles. Each cycle consisted of four stages i.e. planning, action, observation and evaluation, and reflection stage. The subjects of this research were the grade eleven students of SMK N 2 Singaraja in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 37 students. Data of student’s mathematical problem solving ability and students’ responses were respectively collected by using essay and questionnaire. Furthermore, the collected data were analyzed descriptively. The results of this research showed that the students’ mathematical problem solving ability increased from fair category on the first cycle to good category on the third cycle. It was caused by the learning process always started by realistic problems that could be imagined by students, and by applying the weekly journal that written by students showed the difficulty of students learning. Furthermore, students’ responses toward this learning were inpositive category.keyword : Realistic mathematics learning, weekly journal, problem solving.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AO BERORIENTASI ZPD TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA Made Ayu Sri Terpini .; Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran AO (Advance Organizer) berorientasi ZPD (Zone of Proximal Development)lebih tinggi dari pada kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu (quasi experiment).Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa Kelas X-MIPA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 236 siswa yang terdistribusi ke dalam 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan penalaran matematis siswa.Data hasil tes kemampuan penalaran matematis dianalisis menggunakan Uji-t. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran AO berorientasi ZPD lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran AO berorientasi ZPD berpengaruh positif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.Kata Kunci : model Advance Organizer, ZPD, kemampuan penalaran matematis This research is aims at to know whether the students mathematical reasoning abilities which is learned by AO (Advance Organizer) learning model oriented ZPD (Zone of Proximal Development) are higher than the students mathematical reasoning abilities which is learned by conventional learning model. This research is categorized as quasi experiment.The research design used in this study is the Post-test Only Control Group Design. The population in this research were the X-MIPA grade students of SMA Negeri 4 Singaraja in academic year 2013/2014, as many as 236 students which is distributed into 6 classes. Sample was chosen using random sampling technique.Data collected in this research is students mathematical reasoning abilities data. The results of students mathematical reasoning abilities test is analyzed by Uji-t. The results of hypothesis testing showed that the students mathematical reasoning abilities which is learned by AO learning model oriented ZPD are higher than the students mathematical reasoning abilities which is learned by conventional learning model. It can be concluded that AO learning model oriented ZPD gives positive effect on the students mathematical reasoning abilities.keyword : AO learning model, ZPD, mathematics reasoning abilities
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE TEAM QUIZ TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA I Pt Ade Andre .; Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Team Quiz lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, yaitu sebanyak 574 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling untuk mendapatkan satu kelas kontrol dan satu kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Skor test pemahaman konsep matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t satu pihak yaitu pihak kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Team Quiz lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Team Quiz memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Metode Team Quiz, pemahaman konsep katematika siswa This research was aimed to know whether the level of student’s understanding on mathematical concepts who were taught using Cooperative Learning Model combined with Team Quiz Method is better than the one who were taught using conventional learning. The population in this research was all of eighth grade students of SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2013/2014. It consisted of 574 people. The selecting sample was done by using the random sampling technique to get one experiment class and one control class. The research design used in this research was the Post-test Only Control Group Design. The scores data of the mathematical concepts understanding were analyzed by using right tailed t-test. The results of hypothesis testing showed that the level of student’s understanding on mathematical concepts who were taught using Cooperative Learning Model combined with Team Quiz Method is better than the one who were taught using conventional learning. So, it can be concluded that the Cooperative Learning Model with Team Quiz Method had a positive influence on student’s mathematical concepts understanding.keyword : Cooperative Learning Model, Team Quiz Method, student’s mathematical concepts understanding
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMK Komang Putra Astrawan .; Drs.I Made Sugiarta,M.Si .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan penerapan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian semu dengan desain penelitian Post-test Only Control Design. Populasi dalam penelitian merupakan siswa SMKN 2 Singaraja yang tersebar ke dalam 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling sehingga didapatkan 2 kelas sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pembelajaran matematika secara konvensional. Data dalam penelitian ini merupakan skor kemampuan komunikasi matematika yang dikumpulkan melalui tes esai. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji-t satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata Kunci : kemampuan komunikasi matematika, Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures, pembelajaran konvensional This study aimed to determine the difference of application of Conceptual Understanding Procedures Learning concerning students mathematical communication ability. This research is a quasi-experimental with Post-test Only Control Design. Population in this research are the students of SMKN 2 Singaraja spreads in 3 classes. Sampling was determined by random sampling to obtain 2-sampling classes, experimental group and control group. The experimental group is the learning group by using Conceptual Understanding Procedures learning model, while the control group using mathematical conventional learning. The data in this research is mathematical communication ability scores that collected through essay test. The data were analyzed using one tailed t-test with a significance level about 5%. The result showed that the mathematical communication ability of students who learned by using Conceptual Understanding Procedures learning is higher than the students who learned by using conventional learning. It can be conclude that the Conceptual Understanding Procedures learning provide positive effect on the students mathematical communication ability.keyword : mathematical communication ability, Conceptual Understanding Procedures learning, mathematical, conventional learning
Pengaruh Pelaksanaan Pendekatan Saintifik Berorientasi Kearifan Lokal Berbantuan Media Manipulatif Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SD di Kota Singaraja Ida Ayu Dwi Ambarawati .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .; Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4878

Abstract

Penelitian quasi experiment ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal berbantuan media manipulatif lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD di kota Singaraja yang menerapkan kurikulum 2013 di kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Banyuasri sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan uji- satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal berbantuan media manipulatif lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal berbantuan media manipulatif berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : prestasi belajar matematika, pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal, media manipulatif, pembelajaran konvensional This quasi experimental research is aimed at finding out whether mathematics learning achievement of students who were taught by using scientific approachment with manipulated media aided local wisdom orientation, higher than mathematics learning achievement of students who were taught by using conventional learning method. The research design used in this study was post test only control group Design. The population in this research was students of elementary school in the Singaraja City which is applying 2013 curriculum in the odd semester of the fifth grade in the academic year of 2014/2015. The sample was selected by using random samply technique. The sample in this research are fifth grade students of SD Kaliuntu as experimental group and the fifth grade students of SD Banyuasri as control group.The data were collected by using essay achievement test. The data were analyzed using a one-tailed –test with 5% level of significance. The result of data analysis showed that the mathematics learning achievement of students who were taught by using scientific approachment with manipulated media aided local wisdom orientation was higher than those who were taught by using conventional learning method. Thus, scientific approachment with manipulated media aided local wisdom orientation positive influence toward the student’s mathematics learning achievement.keyword : mathematics learning achievement, scientific approachment aided local wisdom orientation, manipulated media, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENCAPAIAN KONSEP BERBANTUAN MASALAH KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 DENPASAR I Gede Ariestanta Frandika Yoga .; Dr.I Wayan Sadra,M.Ed .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5709

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control group. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran pencapaian konsep berbantuan masalah kontekstual lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Denpasar sebanyak 624 siswa. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik stratisfied cluster sampling. Hasil pengundikan pada kelas unggulan diperoleh VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan VIII.3 sebagai kelas kontrol, sedangkan pada kelas non unggulan kelas VIII.9 sebagai kelas eksperimen dan VIII.10 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diterapkan pembelajaran dengan model pembelajaran pencapaian konsep berbantuan masalah kontekstual, sedangkan kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang telah valid dan reliabel. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas eksperimen = 42,925 dan kelas kontrol = 27,309 pada kelas unggulan, sedangkan pada kelas non unggulan kelas eksperimen = 35,524 dan kelas kontrol = 26,378 dan untuk uji hipotesis pada kelas unggulan thit = 2,533 dan ttabel = 1,990, sedangkan pada kelas non unggulan thit = 2,153 dan ttabel = 1,991. Karena thit > ttabel, jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran pencapaian konsep berbantuan kontekstual lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran pencapaian konsep, masalah kontekstual, pemecahan masalah matematika This research was a quasi-experimental research design with post test only control group. The aim of this study was to determine whether the mathematical problem solving abilities of students that learned with concept attainment learning model assisted contextual problems better than the mathematical problem solving ability of students that learned with conventional learning models. The population was all students of class VIII SMP Negeri 6 Denpasar as many as 624 students. Samples were obtained by using stratisfied cluster sampling technique. Result of the sampling on the high achievement class obtained VIII.1 as experimental class and VIII.3 as control class, meanwhile on low achievement class VIII.9 as experimental class and VIII.10 as control class. Experimental class learning with concept attainment learning model assisted contextual problems, while the control class learning with conventional learning models. Data of mathematical problem solving ability of students is obtained from valid and reliable essay test. Furthermore, the data obtained were analyzed using t-test. Based on the analysis of data obtained an average score of mathematical problem solving abilities on experiments class = 42,925 and control class = 27,309 on the high achievement class, meanwhile for low achievement class on experiment class = 35,524 and control class = 26,378 and for hipotesis test on high achievement class thit = 2,533 and ttabel = 1,990, meanwhile on low achievement class thit = 2,153 dan ttabel = 1,991. Because of thit > ttabel, so it can be concluded that the mathematical problem solving abilities of students that learned with concept attainment learning model assisted contextual problems better than the mathematical problem solving ability of students that learned with conventional learning models.keyword : concept attainment learning model, contextual problems, solving mathematical problems
Analisis Proses Pembelajaran Matematika Inklusif untuk Anak Kolok (Tunarungu) di SD Negeri 2 Bengkala Ni Nyoman Wulan Darma Putri .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perencanaan pembelajaran, kualitas pelaksanaan pembelajaran, kualitas penilaian hasil belajar, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran matematika inklusif untuk anak kolok (tunarungu) di SD Negeri 2 Bengkala. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus. Subjek ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi dokumen, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran matematika inklusif terkategori baik dengan nilai deskriptif persentase sebesar 87,5%, pelaksanaan pembelajaran matematika inklusif terkategori sangat baik dengan nilai deskriptif persentase sebesar 92,5%, penilaian hasil belajar matematika inklusif terkategorikan cukup dengan nilai deskriptif persentase sebesar 75%. Dalam proses pembelajaran matematika inklusif terdapat beberapa kendala yang dihadapi yaitu belum adanya guru pembimbing khusus, jumlah guru pendidikan inklusif tidak sebanding dengan jumlah kelas inklusif, kesulitan berkomunikasi, dan motivasi belajar siswa kolok yang masih rendah.Kata Kunci : Pendidikan inklusif, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil belajar This study aimed to determine the quality of lesson planning, implementation of learning, assessment of learning outcomes, and constraints encountered in the process of inclusive mathematics instruction for kolok (person with hearing impairment) in SD Negeri 2 Bengkala. The type of research was a qualitative study using case study research design. Subjects determined by using snowball sampling technique. The data of the research was collected by using the method of study documents, participant observation, and in-depth interviews. The results showed that the study of mathematics inclusive planning was categorized good in which the percentage of descriptive value was 87,5%. Whereas, the implementation of an inclusive learning of mathematics was categorized very good in which the percentage of descriptive value was 92.5%. Meanwhile, the inclusive of mathematics learning outcomes assessment was categorized to be sufficient in which the percentage of descriptive value was 75%. Some obstacles encountered in the learning process were the unavailability of specific guidance counselor, less number of inclusive education teachers, communication difficulties between teachers and kolok students, and low learning motivation of kolok students.keyword : Inclusive education, lesson plan, implementation of learning, assessment of learning outcomes
Co-Authors ., Gede Yudi Sumertayasa ., I Made Arya Gunawan ., I Made Putra Juniantara ., I Pt Ade Andre ., Komang Putra Astrawan ., Made Ayu Sri Terpini ., Ni Ketut Widhiastuti ., Ni Komang Tri Puspayanti ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Made Rasminiati ., Ni Putu Kersiana Apsari ., NI WAYAN YUSI ARMINI ., Putu Ngurah Artha Pradnyana ., Putu Rini Handayani ., Putu Winda Marhayani Wijaya Anak Agung Lilyk Cahyani . Anak Agung Lilyk Cahyani ., Anak Agung Lilyk Cahyani Arya Riantara, Putu Garly Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Durasa, Helfra Edy Agus Juny Artha . Gede Suweken Gede Yudi Sumertayasa . Geriani, Ida Ayu Komang Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ketut Arya Sunu Helfra Durasa I Gede Ariestanta Frandika Yoga . I Gede Ariestanta Frandika Yoga ., I Gede Ariestanta Frandika Yoga I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ayu Mahayukti I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Kadek Oka Sudariana I Made Aldy Setyadi I Made Ardana I Made Ardana I Made Arya Gunawan . I Made Candiasa I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Yudana I N. Suparta I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I Pt Ade Andre . I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Pebri Muliatmika Ida Ayu Dwi Ambarawati . Ida Ayu Indah Pradnyani Ismail, Nauval Syafiq Kadek Arya Teguh Raharja Kadek Putri Wahyuni Komang Ayu Nadya Suhita Lestari Komang Putra Astrawan . Komang Setemen Luh Dewi Wisuendri Made Ayu Sri Terpini . Made Juniantari Made Juniantari, Made MADE SURYADANA . Muliatmika, I Wayan Pebri N. N. T Tesashogi Ni Kadek Natia Mahadewi Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widhiastuti . Ni Ketut Widiartini Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Komang Welly Pusparini Karn . Ni Komang Welly Pusparini Karn ., Ni Komang Welly Pusparini Karn Ni Luh Putu Lilik Nuriani . Ni Luh Putu Ratna Sari . Ni Luh Putu Ratna Sari ., Ni Luh Putu Ratna Sari Ni Made Ariyani Kumala Sari Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Rasminiati . Ni Made Widhi Satyawati Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Kersiana Apsari . Ni Putu Widya Purnamawati Ni Wayan Ningsih Ratnasari . Ni Wayan Ningsih Ratnasari ., Ni Wayan Ningsih Ratnasari Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Nyoman Dantes Pratami, DAP Armita PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putri Wahyuni, Kadek Putu Christina Dharma Astuti p . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Putu Erika Saraswati Dewi Putu Gina Anindyas . Putu Gina Anindyas ., Putu Gina Anindyas Putu Ngurah Artha Pradnyana . Putu Priwitasari . Putu Priwitasari ., Putu Priwitasari Putu Rini Handayani . Putu Semadi, I Gede Putu Winda Marhayani Wijaya . Raharja, Kadek Arya Teguh Sariyasa . Setyadi, I Made Aldy Sutrisna, Kadek Teguh Tresnahadi, D.P. Tesashogi, N. N. T