Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis: Systematic Literature Review Ni Wayan Jilly; Gusti Putu Sudiarta; Gede Suweken; Gusti Ayu Mahayukti; Ni Made Sri Mertasari
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5862

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada penelusuran kontribusi Artificial Intelligence (AI) dalam konteks pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, sekaligus mengevaluasi sejauh mana penerapan AI dinilai efektif dengan merujuk pada berbagai hasil studi terdahulu. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang dilaksanakan melalui serangkaian prosedur terstruktur, mulai dari penyusunan pertanyaan penelitian, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi, perancangan strategi penelusuran literatur, proses penyaringan studi, pengodean data, evaluasi kualitas, hingga tahap pengintegrasian temuan. Data dikumpulkan dari Google Scholar, ResearchGate, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif, interaktif, serta personal, sebagai alat bantu bagi siswa untuk memahami konsep matematika yang abstrak, memberikan tanggapan ataupun umpan balik dengan mode real-time, serta mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar. Dalam aspek berpikir kritis, AI berkontribusi pada peningkatan kemampuan analisis, evaluasi, inferensi, dan pemecahan masalah. Namun demikian, hasil penelitian belum sepenuhnya konsisten, karena beberapa studi menunjukkan bahwa AI tidak memberikan pengaruh yang signifikan dan berpotensi menimbulkan ketergantungan jika tidak didorong oleh strategi pembelajaran yang tepat atau sesuai. Oleh karena itu, AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan kemampuan berpikir kritis siswa, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada desain pembelajaran dan peran guru dalam mengarahkan penggunaannya agar tetap mendorong proses berpikir aktif. Dengan demikian, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pendekatan pedagogis, serta penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan implementasi AI dalam berbagai konteks pembelajaran.
KOMUNIKASI MATEMATIS DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS TERHADAP TREN, METODE, BENTUK, DAN INDIKATOR Ni Luh Marhaeni Dewi; I Wayan Puja Astawa; I Nengah Suparta; Gusti Ayu Mahayukti; Ni Made Sri Mertasari
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penelitian komunikasi matematis dalam pendidikan matematika melalui Systematic Literature Review. Kajian difokuskan pada empat aspek, yaitu tren penelitian berdasarkan tahun publikasi dan jenjang pendidikan, metode penelitian yang digunakan, bentuk komunikasi matematis yang diukur, serta indikator kemampuan komunikasi matematis yang digunakan. Artikel diperoleh dari tiga basis data, yaitu Google Scholar, Scopus, dan ERIC, dengan rentang tahun publikasi 2022–2026. Dari 1.402 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Analisis juga dilengkapi dengan pemetaan bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan keterhubungan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa publikasi penelitian komunikasi matematis paling banyak ditemukan pada tahun 2023 dan paling banyak dilakukan pada jenjang SMP. Metode penelitian yang paling dominan adalah kualitatif deskriptif. Dari sisi bentuk komunikasi, penelitian terbagi antara pengukuran komunikasi tertulis saja dan komunikasi tertulis yang dipadukan dengan komunikasi lisan, sedangkan komunikasi lisan belum ditemukan sebagai fokus tunggal. Berdasarkan hasil penggabungan indikator, indikator yang paling sering digunakan adalah kemampuan menjelaskan ide atau solusi secara tertulis serta kemampuan menyatakan masalah ke dalam simbol, notasi, rumus, atau model matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa penelitian komunikasi matematis masih berorientasi kuat pada komunikasi tertulis dan representasi simbolik, sementara komunikasi lisan masih tampak lebih terbatas.
Efektivitas Model Pembelajaran MEA dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis dan Kreatif Siswa: Systematic Literature Review: Penelitian Ni Putu Noveria Gayatri Yasa; Ni Made Sri Mertasari; I Made Suarsana; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6750

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif sebagai bagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah pembelajaran Means-End Analysis (MEA). Pendekatan MEA merupakan strategi pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang membantu siswa mengidentifikasi tujuan, menganalisis kondisi awal, serta menentukan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis sejauh mana pembelajaran MEA memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan pendekatan PRISMA dengan mengkaji artikel yang terindeks Scopus dan Sinta pada rentang tahun 2020–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahap identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran MEA memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Pembelajaran MEA mendorong siswa untuk menganalisis masalah, mengevaluasi alternatif solusi, dan menghasilkan ide kreatif dalam penyelesaian masalah. Namun demikian, implementasi pembelajaran MEA masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kesiapan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian, pembelajaran MEA dapat disimpulkan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
Systematic Literature Review: Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP: Systematic Literature Review: The Effect of the Guided Inquiry Learning Model on Junior High School Students’ Mathematical Problem-Solving Ability Sang Putu Biomantara; I Gusti Putu Suharta; Ni Made Sri Mertasari
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (On Progress)
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i2.1330

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, namun masih banyak siswa SMP yang mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan hasil penelitian mengenai pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui kajian literatur sistematis. Data dikumpulkan dari Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish dan dianalisis menggunakan pendekatan PRISMA. Dari 1119 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 14 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing cenderung memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami masalah, menyusun strategi, melaksanakan penyelesaian, dan mengevaluasi hasil. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran untuk mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP.
Pengembangan Asesmen Kompetensi Minimum Literasi Numerik Bentuk Pilihan Ganda dengan Menerapkan Item Response Theory (IRT) untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Dyah Ayu Kumala Sari; I Made Candiasa; Ni Made Sri Mertasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi numerik berbentuk pilihan ganda dengan menerapkan Item Response Theory (IRT) model 2PL yang valid, reliabel, dan berkualitas untuk peserta didik sekolah dasar. Metode pengembangan mencakup tahap perancangan, validasi ahli, uji one-to-one, dan uji lapangan terhadap 100 peserta didik yang terbagi ke dalam tiga paket soal dengan masing-masing memuat 20 butir soal. Analisis berdasarkan teori tes klasik menunjukkan seluruh butir soal valid dengan koefisien korelasi poin-biserial melebihi r-tabel 0,195, serta reliabilitas KR-20 berkisar 0,79–0,81 (kategori tinggi). Sementara itu, estimasi parameter IRT 2PL membuktikan seluruh asumsi dasar terpenuhi dengan nilai RMSEA di bawah 0,08 pada ketiga paket. Parameter daya beda didominasi kategori baik hingga sangat baik, sedangkan tingkat kesukaran menunjukkan distribusi yang bervariasi dengan butir tertentu konsisten berkategori sukar. Uji validitas konkuren menggunakan PLS-SEM menunjukkan keselarasan signifikan antara skor instrumen dan hasil belajar matematika dengan koefisien jalur 0,592–0,615 (p=0,000) serta berkisar 0,350–0,378. Berdasarkan analisis keseluruhan, instrumen AKM literasi numerik berbasis IRT yang dikembangkan dinyatakan memiliki kualitas psikometris yang memadai dan layak digunakan sebagai alat ukur kemampuan literasi numerik peserta didik sekolah dasar.
Profil Kesalahan Siswa SMK Dalam Menyelesaikan Soal Gema Lomba Matematika Ditinjau Dari Teori Newman I Gusti Agung Melia Putri Ningrat; Ni Made Sri Mertasari; I Made Ardana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72551

Abstract

Gema Lomba Matematika (GLM) merupakan ajang olimpiade tingkat nasional yang diadakan oleh Jurusan Matematika, Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan finalis GLM tingkat SMK tahun 2025. Soal yang digunakan dalam olimpiade ini adalah soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu  masing-masing 2 siswa dengan nilai tertinggi, menengah, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dan analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa paling dominan terjadi pada tahap pemahaman proses (50%), diikuti oleh kesalahan memahami masalah (33%), serta kesalahan transdormasi masalah (17%). Analisis ini mengindikasikan bahwa proses berpikir sistematis dan pemahaman konsep menjadi tantangan utama siswa dalam menyelesaikan soal kombinatorika tipe HOTS.
Analisis Prokrastinasi Akademik Siswa Pada Pembelajaran Matematika Ni Putu Ayu Sri Laksmi Pratiwi; I Made Candiasa; Ni Made Sri Mertasari; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas pemicu, mengeksplorasi alasan subjektif, dan memetakan proses terjadinya prokrastinasi akademik siswa dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melibatkan 96 siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Denpasar sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket Procrastination Assessment Scale Students (PASS) dan pelaksanaan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi bermanifestasi nyata pada area kinerja tugas akademik secara keseluruhan. Penundaan ini dipicu oleh kelelahan berpikir akibat karakteristik materi matematika yang abstrak dan kompleks. Kondisi tersebut memicu kelelahan kognitif sehingga siswa mencari pelarian melalui dua jenis gangguan, yaitu distraksi disengaja dan distraksi tidak disengaja. Kebiasaan menunda didorong oleh alasan persepsi waktu yang keliru serta rendahnya pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menemukan temuan unik bahwa pelarian ke gawai justru membuat siswa merasa jauh lebih jenuh ketika harus membuka kembali buku matematikanya.
STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENALARAN MATEMATIS SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ni Nyoman Lena Adisaraswathi; I Gst Putu Sudiarta; Gede Suwekan; Gst. Ayu Mahayukti; Ni Made Sri Mertasari
Jurnal Prasasti Ilmu Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v6i2.17222

Abstract

This article examines the influence of metacognitive strategies in mathematics learning, particularly on students’ mathematical reasoning ability, through a Systematic Literature Review (SLR) approach guided by the PRISMA framework, consisting of identification, screening, eligibility, and inclusion stages. The data were obtained from scientific articles published between 2020-2026 through Google Scholar, Publish or Perish, and ResearchGate. In the identification stage, 673 articles were initially retrieved. These articles were then selected based on predetermined inclusion and exclusion criteria, including their relevance to metacognitive strategies in mathematics learning, their connection to mathematical ability or mathematical reasoning, the publication year range, and the availability of full-text articles. After the screening and eligibility assessment processes, 21 articles were selected for further analysis. The data were analyzed by reviewing, categorizing, and synthesizing the findings from the relevant studies. The results indicate that metacognitive strategies have a positive impact on mathematics learning by assisting students in planning problem-solving procedures, monitoring their thinking processes, and evaluating their answers. These strategies also contribute to the improvement of students’ mathematical reasoning ability, as reflected in their capacity to understand problems, construct arguments, connect mathematical concepts, examine solution steps, and draw logical conclusions. The effectiveness of metacognitive strategies is influenced by several factors, including students’ prior ability, mathematics anxiety, self-regulated learning, and support from the learning environment. With appropriate implementation, metacognitive strategies can serve as an effective instructional alternative for developing students’ mathematical abilities, particularly mathematical reasoning.
Urgensi Kurikulum Berbasis Wellness: Menjawab Tantangan Kesehatan Mental Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Putu Ayu Rahma Yunita; I Gusti Putu Suharta; Ni Made Sri Mertasari; I Made Suarsana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4845

Abstract

Pembelajaran matematika memiliki tuntutan kognitif dan emosional yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan stres akademik dan kecemasan belajar pada peserta didik. Kurikulum yang selama ini berorientasi pada pencapaian kognitif dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi aspek kesejahteraan mental peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengembangan kurikulum berbasis wellness sebagai strategi dalam menjawab tantangan kesehatan mental peserta didik dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis berbasis model Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar terhadap artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025 dengan fokus pada kesehatan mental peserta didik, pendekatan wellness dalam pendidikan, dan kurikulum berbasis wellness, dan peran sekolah dalam pencegahan masalah mental. Proses seleksi menghasilkan 8 artikel yang terdiri atas 6 artikel terindeks SINTA dan 2 artikel terindeks Scopus. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa integrasi pendekatan wellness dalam kurikulum matematika secara konsisten dinyatakan berkontribusi terhadap peningkatan regulasi emosi, motivasi belajar, efikasi diri, dan keterlibatan peserta didik, serta berpotensi menurunkan tingkat kecemasan matematika tanpa mengurangi substansi akademik. Namun demikian, implementasi kurikulum berbasis wellness masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi kesehatan mental guru dan belum tersedianya panduan kurikulum yang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum matematika berbasis wellness merupakan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif, humanis, dan berkelanjutan.
Analisis Efektivitas Mobile Seamless Learning (MSL) Sebagai Inovasi Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review Ni Kadek Tina Santika Dewi; Made Juniantari; Ni Made Sri Mertasari; I Made Suarsana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4922

Abstract

Pembelajaran matematika masih menghadapi beragam tantangan, terutama dalam meningkatkan keterlibatan, kemandirian, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi murid akibat keterbatasan waktu pembelajaran serta karakteristik materi matematika yang abstrak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, Mobile Seamless Learning (MSL) mulai banyak diterapkan sebagai inovasi dalam pembelajaran matematika. Namun, berbagai hasil penelitian mengenai efektivitas MSL masih tersebar dan belum dirangkum secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan serta efektivitas Mobile Seamless Learning (MSL) dalam mendukung inovasi pembelajaran matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review. Penelitian dilakukan dengan mengacu pada protokol PRISMA yang meliputi tahap identification, screening, eligibility, dan inclusion. Sumber data berasal dari artikel ilmiah terindeks SINTA, Scopus, DOAJ, dan ERIC yang diterbitkan pada tahun 2021–2026 melalui penelusuran Google Scholar dengan bantuan Publish or Perish. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh 9 artikel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mobile Seamless Learning (MSL) memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, motivasi, keterlibatan, keterampilan metakognitif, dan self-regulated learning murid. Selain itu, MSL mendukung pembelajaran yang berlangsung secara berkelanjutan lintas konteks melalui integrasi pembelajaran formal dan informal berbasis teknologi mobile. Pendekatan ini juga membantu murid membangun pengetahuan secara aktif, belajar dengan lebih fleksibel, serta memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna. Dengan demikian, Mobile Seamless Learning (MSL) dapat dipandang sebagai inovasi pembelajaran yang efektif dan relevan untuk mendukung pembelajaran matematika di era digital
Co-Authors ., Gede Yudi Sumertayasa ., I Made Arya Gunawan ., I Made Putra Juniantara ., I Pt Ade Andre ., Komang Putra Astrawan ., Made Ayu Sri Terpini ., Ni Ketut Widhiastuti ., Ni Komang Tri Puspayanti ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Made Rasminiati ., Ni Putu Kersiana Apsari ., NI WAYAN YUSI ARMINI ., Putu Ngurah Artha Pradnyana ., Putu Rini Handayani ., Putu Winda Marhayani Wijaya Anak Agung Lilyk Cahyani . Anak Agung Lilyk Cahyani ., Anak Agung Lilyk Cahyani Arya Riantara, Putu Garly Br Sitepu, Dea Jenita Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Durasa, Helfra Dyah Ayu Kumala Sari Edy Agus Juny Artha . Gede Suwekan Gede Suweken Gede Yudi Sumertayasa . Geriani, Ida Ayu Komang Gst. Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ketut Arya Sunu Gusti Putu Sudiarta Helfra Durasa I Gede Ariestanta Frandika Yoga . I Gede Ariestanta Frandika Yoga ., I Gede Ariestanta Frandika Yoga I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata I Gst Putu Sudiarta I Gusti Agung Melia Putri Ningrat I Gusti Ayu Mahayukti I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Kadek Oka Sudariana I Komang Adi Arta Putra I Made Aldy Setyadi I Made Ardana I Made Ardana I Made Arya Gunawan . I Made Candiasa I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Yudana I N. Suparta I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I Pt Ade Andre . I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Pebri Muliatmika I Wayan Puja Astawa Ida Ayu Dwi Ambarawati . Ida Ayu Indah Pradnyani Ismail, Nauval Syafiq Kadek Arya Teguh Raharja Kadek Putri Wahyuni Komang Ayu Nadya Suhita Lestari Komang Putra Astrawan . Komang Setemen Luh Dewi Wisuendri Made Ayu Sri Terpini . Made Juniantari Made Juniantari, Made MADE SURYADANA . Muliatmika, I Wayan Pebri N. N. T Tesashogi Ni Kadek Natia Mahadewi Ni Kadek Tina Santika Dewi Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widhiastuti . Ni Ketut Widiartini Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Komang Welly Pusparini Karn . Ni Komang Welly Pusparini Karn ., Ni Komang Welly Pusparini Karn Ni Luh Marhaeni Dewi Ni Luh Putu Lilik Nuriani . Ni Luh Putu Ratna Sari . Ni Luh Putu Ratna Sari ., Ni Luh Putu Ratna Sari Ni Made Ariyani Kumala Sari Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Rasminiati . Ni Made Widhi Satyawati Ni Nyoman Lena Adisaraswathi Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Ayu Sri Laksmi Pratiwi Ni Putu Kersiana Apsari . Ni Putu Noveria Gayatri Yasa Ni Putu Widya Purnamawati Ni Wayan Jilly Ni Wayan Ningsih Ratnasari . Ni Wayan Ningsih Ratnasari ., Ni Wayan Ningsih Ratnasari Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Nyoman Dantes Pratami, DAP Armita PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Purnama Putri, Ni Putu Gita Putri Wahyuni, Kadek Putu Ayu Rahma Yunita Putu Christina Dharma Astuti p . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Putu Erika Saraswati Dewi Putu Gina Anindyas . Putu Gina Anindyas ., Putu Gina Anindyas Putu Kartika Dewi Putu Ngurah Artha Pradnyana . Putu Priwitasari . Putu Priwitasari ., Putu Priwitasari Putu Rini Handayani . Putu Semadi, I Gede Putu Winda Marhayani Wijaya . Raharja, Kadek Arya Teguh Sang Putu Biomantara Sariyasa . Setyadi, I Made Aldy Sutrisna, Kadek Teguh Tresnahadi, D.P. Tesashogi, N. N. T Yudiasa, I Gusti Ayu Agung Intan Ananda Suari