Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Konseling Behavioral Teknik Role Playing Dan Penguatan Intermiten Untuk Meningkatkan Self Disclosure Siswa Kelas X MIA SMA N 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 ., Lely Lutfiyah; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 5, No 1 (2016): JIBK Special Issue
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v5i1.7813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas konseling behavioral teknik role playing dan teknik penguatan intermiten untuk meningkatkan self disclosure pada siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Singaraja dengan populasi penelitian sejumlah 256 orang pada kelas X MIA Tahun Pelajaran 2015/2016. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah 18 orang siswa. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif tentang peningkatan self disclosure. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik t burney dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling behavioral behavioral teknik role playing dan teknik penguatan intermiten efektif meningkatkan self disclosure siswa, hal ini dilihat dari hasil analisis nilai thitung lebih besar dari ttabel untuk hipotesis 1, 64,6>2.571, untuk hipotesis 2, 59,6>2.776 dengan taraf signifikansi 5%. sedangkan untuk hipotesis 3, dilakukan uji signifikan dengan membandingkan nilai H dengan X2kw (α) (k-1) pada taraf signifikansi 0,05 dengan nilai X2 0,05 (3-1) adalah 5,591. Jika dibandingkan maka diperoleh H > X2kw (α) (k-1) (26,2 > 5,591). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa 1) hasil penelitian dinyatakan signifikan dengan kata lain hipotesis penelitian diterima. 2) ada perbedaan peningkatan self disclosure antara siswa yang diberikan Konseling Behavioral Teknik role playing dengan siswa yang tidak diberikan Konseling Behavioral teknik Role Playing. 3) ada perbedaan peningkatan self disclosure antara siswa yang diberikan Konseling Behavioral Teknik role playing dengan siswa yang diberikan Konseling Behavioral Teknik Penguatan intermiten.Kata Kunci : Kata-kata kunci: Konseling Behavioral, Teknik Role Playing, Teknik Penguatan Intermiten, Self Disclosure. This research aims to determine the effect of behavioral counseling by modeling techniques and positive reinforcement techniques to improve time management skills in class X MIA SMA Negeri 1 Singaraja. This research is experimental research design using pretest-posttest control group design. This research was conducted in SMA Negeri 1 Singaraja with a study population of 256 people in the class X MIA in the academic year 2015/2016. Determination of the sample using purposive sampling technique with a number of 18 students. Types of data collected is quantitative and qualitative data about the increase of self-disclosure. Data collection methods used were questionnaires. Data were analyzed using statistical analysis t Burney and Kruskal Wallis. Results showed that behavioral counseling role playing and behavioral techniques intermittent reinforcement techniques effectively improve students' self disclosure, it is seen from the analysis tcount greater than ttable for hypothesis 1, 64.6> 2571, for the second hypothesis, 59.6> 2,776 with significance level of 5%. while for the third hypothesis, made significant test by comparing the value of H with X2kw (α) (k-1) at a significance level of 0.05 with a value of 0.05 X2 (3-1) was 5.591. If we compare the obtained H> X2kw (α) (k-1) (26.2> 5.591). Based on these results, we can conclude that 1) the results of the research was significant in other words, the research hypothesis is accepted. 2) There is an increase in self-disclosure among students given Behavioral Counseling Techniques role playing with students who are not given Behavioral Counseling Role Playing technique. 3) There is an increase in self-disclosure among students given Behavioral Counseling Techniques role playing with students given intermittent Strengthening Techniques Behavioral Counseling keyword : Key words: Behavioral Counseling, Role playing Techniques, Positive Reinforcement intermiten, Self Disclosure.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Ni Luh Diah Noviyanti; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Tipe Snowball Throwing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada kelas IV Gugus I Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu kelas IV SDN 2 Banyuning dan SDN 8 Banyuning berjumlah 69 orang. Data skor hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrument berbentuk tes pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Konvensional. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 18,42 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok kontrol sebesar 14,17. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thitung = 4,12 dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel = 2,000. dapat ditarik kesimpulan bahwa, thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Snowball Throwing, Hasil Belajar IPA This study aimed at determining the significant differences of science lesson outcomes between group of students who were taught by using Cooperative Learning Model with Snowball Throwing type with group of students who were taught by Conventional Learning Model in 4 grade students of SDN 2 Banyuning in Buleleng District in academic year 2016/2017. This research was quasi experiment and use non-equivalent post-test only control group design. The sample of this research were IV grade students at SDN 2 Banyuning and SDN 8 Banyuning with total number 69 students. The data of science lesson outcomes were collected by using instrument in the form of multiple choice test. The data were analysed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The result of this study showed that there were significant differences of learning outcomes between the students who were taught by Cooperative Learning Model with Snowball Throwing type and the students who were taught by Conventional Learning Model. The comparison of average score calculation of science lesson outcomes of experiment group was 18,42. This result was bigger than the average score of science control result of control group which was equal to 14,17. The comparison of average outcomes score calculation was based on the result of t-test calculation. It was obtained thitung = 4,12 with 5% significant level and obtained ttabel = 2,000. It can be concluded that, thit>ttabel, therefore, H0 was rejected and H1 was accepted. The existence of significant differences indicated that learning using Cooperative Learning Model with Snowball Throwing type influenced the students` learning outcomes compared with using Conventional Leaning Model.keyword : Snowball Throwing, Science Lesson Outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas V ., I Pt Agus Santika Yasa; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS siswa yang tidak di belajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS di SDN Gugus I Kecamatan Pekutatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Pulukan yang berjumlah 25 siswa dan siswa kelas V SDN 3 Pulukan yang berjumlah 24 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai t = 4,51 berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Jadi model pembelajaran TPS berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa dengan model pembelajaran TPS lebih baik hasil belajar dari pada model pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model TPS. This study aims to determine the significant differences in learning outcomes of IPS students who learn to use cooperative learning model type TPS assisted media images of learning outcomes IPS students who are not in learning does not use cooperative learning model type TPS in SDN Gugus I District Pekutatan. The type of this research is quasi-experimental research, research population of class V students in Cluster I Pekutatan Sub District Year 2016/2017 Lessons which amounted to 127 students. The sample of this research is class V SDN 1 Pulukan which amounted to 25 students and students of grade V SDN 3 Pulukan which amounted to 24 students. Learning result data is collected by using multiple choice test. The data obtained were analyzed using statistical analysis technique that is t-test. The results showed that t = 4.51 means there is a significant difference. So the TPS learning model has an effect on the students' learning result of IPS with the learning model of TPS better the learning outcomes than the learning model that does not use the TPS learning modelkeyword : Learning outcomes, TPS model.
PENGARUH KONSELING KOGNITIF BEHAVIORAL TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS X IBB SMA NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Komang Sri Yudiani; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11064

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Pengaruh konseling kognitif behavioral teknik restrukturisasi kognitif terhadap kecerdasan emosional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain Non Equevalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IBB SMA Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 35 orang. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 10 orang siswa yang memiliki kecerdasan emosional rendah dan sangat rendah. Sebanyak 5 orang yang terdiri dari 3 orang memiliki kecerdasa emosional sangat rendah dan 2 orang yang memiliki kecerdasan emosional rendah ditugaskan sebagai kelompok eksperimen dan 5 orang lagi yang terdiri dari 3 orang yang memiliki kecerdasan emosional sangat rendah dan 2 orang memiliki kecerdasan emosional rendah ditugaskan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data kecerdasan emosional dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kecerdasan emosional. Kuesioner kecerdasan emosional telah teruji validitas dan realibilitasnya. Untuk menguji hipotesis digunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan ada Pengaruh Konseling Kognitif Behavioral Teknik Restrukturisasi Kognitif Terhadap Kecerdasan Emosional. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Konseling Kognitif Behavioral, Restrukturisasi Kognitif, Kecerdasan Emosional This research aims to know : The effect of behavioral cognitive counseling techniques on cognitive restructuring of emotional intelligence. The type of this research is a quasi experiment , with the design of Non Equevalent pretest-posttest control group design. The population of this study is the students of grade X IBB High school number 2 Singaraja which amounted to 35 people. The sample was taken using purposive sampling technique with 10 students who have low emotional intelligence and also very low intelligence. The Five students there are consisting of 3 of them had very low emotional intelligence and 2 of them with low emotional intelligence assigned as experimental group and 5 others consisting of 3 people who had very low emotional intelligence assigned as a group control. Collecting data of emotional intelligence in this study using emotional intelligence questionnaire . Emotional intelligence questionnaire have been tested for their validity and rehabilitee. To test the hypothesis used t-test. The results show that there is influence of Cognitive Counseling Behavioral Cognitive Restructuring Technique against Emotional Intelligece. keyword : Keywords : Behavioral Cognitive Counseling, Cognitive Restructuring, Emotional Intelligence.
PENGARUH IMPLEMENTASI KONSELING REALITAS DENGAN TEKNIK BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MEMINIMALISIR KEPRIBADIAN NARSISTIK SISWA KELAS X SMK N 2 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Made Lestari; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5665

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi konseling realitas dengan teknik bermain peran (role playing) untuk meminimalisir kepribadian narsistik siswa kelas X SMK N 2 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMK N 2 Singaraja yaitu berjumlah 389. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penarikan sampel yang didasarkan pada ciri atau karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti sebelumnya yaitu siswa kelas X SMK N 2 Singaraja yang memiliki kepribadian narsistik tinggi. Jumlah sampel dalam penelitian ini berdasarkan penyebaran kuesioner narsistik ditemukan sebanyak. 10 (sepuluh) orang siswa yang teridentifikasi memiliki kepribadian narsistik tinggi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner narsistik dan metode pendukung yaitu observasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling realitas dengan teknik bermain peran (role playing) efektif meminimalisir kepribadian narsistik siswa. Hal ini dilihat dari hasil analisis thitung = 20,71 dan ttabel dengan df (db) = 9 dan taraf signifikasansi 5% adalah 2,262, dengan ES (Effect Size) = 6,55 tergolong “tinggi”. Maka dapat disimpulkan bahwa konseling realitas dengan Teknik Bermain Peran (Role Playing) efektif untuk meminimalisir kepribadian narsistik siswa. Kata Kunci : Konseling Realitas, Teknik Bermain Peran (Role Playing), Kepribadian Narsistik The purpose of this research is to know how the implementation of counseling techniques with reality role playing (role playing) to minimize a narcissistic personality grade X SMK N 2 Singaraja year 2014/2015 lessons. This research is research pre-draft research experiments with One Group Pretest – Posttest Design. The population of the research was the X grade SMK N 2 Singaraja is totalled 389. The research sample is determined by using purposive sampling technique, namely the withdrawal of samples based on traits or characteristics set by the researchers before grade X SMK N 2 Singaraja that has personality narcissistic high. The number of samples in the study based on the dissemination of the questionnaire a narcissistic found as much. 10 (ten) students who are identified as having a narcissistic personality. The data in this study were gathered using the questionnaire a narcissistic and supporting methods is observation. Based on the results of the analysis, it was found that counseling reality with techniques play a role (role playing) effectively minimize the narcissistic personality of students. It is seen from the results of the analysis of thitung and thitung with 20,71 and ttabel = df (db) = 9 signifikasansi level and 5% was 2,262, with ice (Effect Size) = 6.55 belongs to "high". Then it can be inferred that the counselling Techniques with reality role playing (Role Playing) to effectively minimize the narcissistic personality of students. keyword : Reality, Counselling Techniques Play A Role (Role Playing), Narcissistic Personality
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK MODELING DAN ROLE PLAYING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI B UPW SMK N 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Akhmad Anshar; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11140

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui: (1) apakah terdapat pengaruh konseling behavioral dengan teknik modeling dan role playing terhadap motivasi belajar siswa kelas XI B UPW SMK N 1 Singaraja (2) terdapat pengaruh konseling behavioral teknik modeling antara sebelum dan sesudah perlakuan terhadap motivasi belajar siswa kelas XI B UPW SMK N 1 Singaraja, (3) terdapat pengaruh konseling behavioral teknik role playing anatara sebelum dan sesudah perlakuan terhadap motivasi belajar siswa kelas XI B UPW SMK N 1 Singaraja. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI B UPW SMK N 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, dan kuesioner motivasi belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah uji kruskall wallis dan t-burney. Rancangan penelitian ini adalah pretest-posttest-control group design. Bedasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa (1) pendekatan konseling behavioral teknik modeling dengan role playing berpengaruh terhadap motivasi belajar, dilihat dari analisis H > X2kw (α) (k-1) (15,158 > 5,591) (2) pendekatan konseling behavioral teknik modeling antara sebelum dan sesudah perlakuan berpengaruh terhadap motivasi belajar, dilihat dari analisis nilai thitung> ttabel (18,444 > 2,571) (3) pendekatan konseling behavioral teknik role playing antara sebelum dan sesudah perlakuan berpengaruh terhadap motivasi belajar, dilihat dari analisis nilai thitung> ttabel (5,888 > 2,571). Sehingga pendekatan konseling behavioral teknik modeling dan role playing berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas XI B UPW SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : behavioral, modeling, role playing, motivasi belajar This research is an experimental research with the aim to know: (1) whether there is influence of behavioral counseling with modeling and role playing technique toward student learning motivation of class XI B UPW SMK N 1 Singaraja (2) there is influence of behavioral counseling of modeling technique between before and after treatment On the motivation to learn the students of class XI B UPW SMK N 1 Singaraja, (3) there is influence of behavioral counseling technique of role playing between before and after treatment to student motivation class XI B UPW SMK N 1 Singaraja. The population of this research is the students of class XI B UPW SMK N 1 Singaraja Lesson Year 2017/2018. The process of collecting data in this study using observation sheet, and questionnaire of learning motivation. Data analysis method used is kruskall wallis and t-burney test. The design of this research is pretest-posttest-control group design. Based on the results of the analysis, it was found that (1) behavioral counseling approach of modeling technique with role playing influenced learning motivation, seen from the analysis of H> X2kw (α) (k-1) (15,158> 5,591) (2) behavioral counseling approach of modeling technique between Before and after the treatment effect on the motivation to learn, seen from the analysis of tcount> ttable (18,444> 2,571) (3) behavioral counseling approach of role playing technique between before and after treatment influence to learning motivation, seen from ccounting value analysis> ttable (5,888> 2,571). So the behavioral counseling approach of modeling and role playing technique has an effect on the students' learning motivation of class XI B UPW SMK Negeri 1 Singaraja lesson year 2017/2018.keyword : Behavioral, Modeling, Role Playing, Learning Motivation
EFEKTIFITAS KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING DAN TEKNIK LATIHAN ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA KELAS X SMK N 2 SINGARAJA ., Lailatul Fitriyah; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Efektifitas konseling behavioral teknik modeling dan teknik latihan asertif untuk meningkatkan percaya diri siswa. Desain eksperimen yang digunakan adalah Nonequivalen Control Group designe, penelitian ini termasuk penelitian “quasieksperimen”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Boga SMK Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 203. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik porposive sampling dengan jumlah 16 orang siswa yang memiliki percaya diri siswa rendah dengan memperoleh skor yang rendah , sebanyak 8 orangditugaskan sebagai kelompok eksperimen 1 dan 8 orang sisanya ditugaskan sebagai kelompok eksperimen 2. Pengumpulan data percaya diri dalam peelitian ini dengan menggunakan kuesioner percaya diri. Kuesioner percaya diri telah di teruji validitas dan reabilitasnya. Dalam penelitian ini menggunakan 3 uji hipotesis, untuk pengujian hipotesis pertama dan kedua digunakan uji-t Bruning dan untuk uji hipotesis 3 menggunakan uji t-test. Didapatkan nilai t hitung = 3,906 dengan df = (n-1)= (8-1) =7 dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh nilai t tabel = 2,365. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektifitas siswa yang mengikuti konseling rasional emotif dengan teknik modeling dan siswa yang mengikuti teknik latihan asertif untuk meningkatkan percaya diri siswa kelas X Boga SMK Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Konseling Behavioral, Modeling, Latihan Asertif, Percaya Diri This study aims to understand: Effectiveness of behavioral counseling techniques of moseling and assertive training techniques to improve students' self-confidence. The experimental design used was Nonequevalen Control Group Design, this study included "quasieksperimen" research. The population of this study is the students of class X Boga SMK Negeri 2 Singaraja which amounted to 203 people. The sample was taken using purposive sampling technique with 16 students who have low self esteem by obtaining low score, as many as 8 people assigned as experimental group 1 and 8 the rest are assigned as experiment group 2. Data collection was confident in this study using a self-confident questionnaire. The confident questionnaire has been tested for its validity and reliability. In this study using 3 hypothesis test, to test the first and second hypothesis used t-test Bruning and for test of hypothesis 3 used t-test. Obtained tcount = 3.906 with df = (n-1) = (8-1) = 7 with 5% significance level then obtained ttable = 2,365. Based on these results can be concluded that the value of t count> ttable (3.906> 2.365). The results showed that there are differences in the effectiveness of students who follow Behavioral Counseling modeling techniques and students who follow assertive training techniques to improve students' self confidence X grade Boga SMK N 2 Singaraja keyword : Behavioral Counseling, Modeling, Assertive Exercise, Confidence
PENGARUH IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK TEKNIK KURSI KOSONG DAN TEKNIK LATIHAN SAYA BERTANGGUNGJAWAB ATAS TERHADAP PERILAKU INTROVERT SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 4 SINGRAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Made Yani Aryaswari; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v4i1.7367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan konseling eksistensial humanistic dengan teknik kursi kosong dan teknik latihan “saya bertanggungjawab atas” terhadap prilaku introvert siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Pretest Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 15 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner perilaku introvert, data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis uji Krusskal Wallis. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini yaitu kelompok eksperimen I menghasilkan thitung>ttabel (42,82>2,776). Kelompok eksperimen II menghasilkan thitung>ttabel (34,48>2,776). Pendekatan Konseling eksistensial humanistic dengan teknik kursi kosong dan teknik latihan “saya bertanggungjawab atas” memiliki perbedaan skor R1 5,991). Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa 1) terdapat pengaruh pendekatan konseling eksistensial humanistik dengan teknik kursi kosong terhadap prilaku introvert siswa, 2) terdapat pengaruh pendekatan konseling eksistensial humanistik teknik latihan “saya bertanggung jawab atas” terhadap prilaku introvert siswa, 3) terdapat perbedaan pengaruh pendekatan konseling eksistensial humanistik teknik kursi kosong dan teknik latihan “saya bertanggung jawab atas” terhadap prilaku introvert siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Singaraja.Kata Kunci : Kursi Kosong, Latihan Saya Bertanggungjawab Atas, Introvert This research aimed to analyze to determine the influence of humanistic existential approach to counseling with empty chair technique and Training Technique "I Responsible About “, to introvert behavior students in XI MIPA SMA Negeri 4 Singaraja. The types of this research is Quasi Eksperiment with Pretest Posttest Control Group Design. The sample was taken by purposive sampling technique. The number of the sample was 15 students. The data were collected using introvert behavior questionnaire, data was analyzed using Krusskal Wallys. All hypothesis testing conducted on the 5% significance level. The result of the study and its analysis first eksperiment showed that thitung>ttabel (42,82>2,776). Second eksperiment showed that thitung>ttabel (34,48>2,776). humanistic existential approach to counseling with empty chair technique and Training Technique "I Responsible About “, has a deference score R1 5,991). From these results, it can be concluded that 1) there are significant humanistic existential approach to counseling with empty chair technique to introvert behavior of students, 2) there are significant humanistic existential approach to counseling Training Technique "I Responsible About “, to introvert behavior of students, 3) there are differences in the influence of humanistic existential approach to counseling empty chair technique and Training Technique "I Responsible About “,to introvert behavior student of class XI MIPA SMAN 4 Singaraja.keyword : Empty Chair, Training Technique I Responsible About, introvert
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK LATIHAN ASERTIF DAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF- DISCLOSURE SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Ni Wayan Ari Sufianingsih; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 5, No 1 (2016): JIBK Special Issue
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v5i1.7768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan efektivitas konseling behavioral dengan teknik latihan asertif dan teknik modeling untuk meningkatkan self-disclosure siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan Post-test Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas VIIB7, VIIB8 dan VIIB4 di SMP Negeri 4 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 3 kelas yaitu sebanyak 120 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling dengan siswa sebanyak 60 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data self-disclosure, yang diperoleh dengan metode kuesioner dan metode observasi untuk melihat siswa yang memiliki self-disclosure sedang, rendah. Data self-disclosure dianalisis dengan analisis uji t (independen t test). Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian pada hipotesis satu yaitu Terdapat perbedaan self-disclosure antara siswa yang mendapatkan konseling behavioral teknik latihan asertif dengan siswa yang tidak mendapatkan konseling behavioral teknik latihan asertif dengan thitung dipeoleh sebesar 15.322, selanjutnya pada hipotesis kedua didapatkan thitung sebesar 10.478 dengan menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima, dan pada hipotesis ketiga didapatkan nilai thitung diperoleh sebesar 2.324 dengan menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci : konseling behavioral, latihan asertif, modeling, self-disclosure This study aims to determine the differences in the effectiveness of behavioral counseling with assertiveness training techniques and modeling techniques to improve self-disclosure seventh grade students at SMP Negeri 4 Singaraja. This research is a quasi-experimental research (quasi exsperiment) with the draft of Post-test Control Group Design. The population in this study are students in class VIIB7, VIIB8 and VIIB4 in SMP Negeri 4 Singaraja in the academic year 2015/2016, in amount of 3 classes as many as 120 students. Samples were taken by using random sampling techniques which consist of 60 students. The data which is collected in this study is the self-disclosure data, which was obtained by questionnaire and methods of observation to see who has the self-disclosure was low. Self-disclosure of data were analyzed by t test analysis (independent t test). All hypothesis testing was done on a significance level of 5%. Results of research on the first hypothesis is there are the differences in self-disclosure among students who received behavioral counseling with assertiveness training technique to students who do not get behavioral counseling with assertiveness training technique with tcaunt amounted to 15 322, then in the second hypothesis obtained tcaunt of 10 478 by stating Ho rejected and Ha accepted, and the third hypothesis obtained tcaunt value obtained for 2324 by stating Ho rejected and Ha accepted.keyword : behavioral counseling, assertiveness training, modeling, self-disclosure
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG SISWA ., Siska Sri Mulia; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 5, No 1 (2016): JIBK Special Issue
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v5i1.7829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) perbedaan perilaku menyimpang antara anak yang mendapatkan konseling behavioral teknik modeling dengan anak yang tidak mendapatkan konseling behavioral teknik modeling 2) perbedaan perilaku menyimpang anak yang pola asuh orang tuanya ressponsivness dan anak yang pola asuh orang tuanya demandigness, 3) pengaruh interaksi antara kondeling behavioral dengan teknik modeling dan pola asuh orang tua terhadap perilaku menyimpang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan, metode pengambilan sampel yang dipakai adalah purposive sampling. Rancangan penelitian ini adalah Posttest Only Control Group Design. Analisis statistik yang digunakan adalah anava dua jalur. Dari analisis ditemukan bahwa 1) terdapat perbedaan perilaku menyimpang antara anak yang mendapatkan konseling behavioral teknik modeling dengan anak yang tidak mendapatkan konseling behavioral teknik modeling, dilihat dari analisis nilai Fhitung>Ftabel (40,305>4,45), 2) terdapat perbedaan perilaku menyimpang anak yang pola asuh orang tuanya ressponsivness dan anak yang pola asuh orang tuanya demandigness, dilihat dari analisis nilai Fhitung>Ftabel (9,362>4,45), 3) terdapat pengaruh interaksi antara kondeling behavioral dengan teknik modeling dan pola asuh orang tua terhadap perilaku menyimpang, dilihat dari analisis nilai Fhitung>Ftabel (4,763>4,45). Kata Kunci : Behavioral, Modeling,Pola asuh orang tua, Perilaku Menyimpang This study aims to determine. 1 ) the difference deviant behavior between children who receive behavioral counseling modeling techniques with children who do not get behavioral counseling modeling technique, 2 ) differences in deviant behavior of children whose parenting parents are ressponsiveness and children whose parenting parents are demandigness, 3 ) the effect of the interaction between behavioral counseling by modeling techniques and parenting parents against deviant behavior. The population in this study were all students of X class of SMA Negeri 1 Sawan , the sampling method used is purposive sampling. The research was Posttest Only Control Group Design . The statistical analysis used was anova two lanes . From the analysis it was found that. 1) There is a difference of deviant behavior among children who receive behavioral counseling modeling techniques with children who did not receive counseling behavioral modeling techniques , seen from the analysis value Fcount>Ftabel (40,305>4,45). 2 ) there is differences in deviant behavior of children whose parenting parents are ressponsiveness and children whose parenting parents are demandigness seen from the analysis of the value of Fcount > F table ( 9,362 > 4,45 ) , 3 ) there is an interaction effect between counseling behavioral modeling techniques and parenting parents against deviant behavior seen from the analysis of the value of Fcount > F table ( 4,763 > 4,45 ). keyword : Behavioral , Modeling , parenting parents , deviant behavior
Co-Authors ., Ainnur Dhella Widowati Utomo ., Akhmad Anshar ., I Gusti Ayu Putri Andriani ., I Kadek Ady Mahendra ., I Kadek Oka Sumarsa ., I KOMANG JAYA RIANA ., I Pt Agus Santika Yasa ., Lailatul Fitriyah ., Lely Lutfiyah ., Luh Leni Andriani ., Luh Pratamawati ., Luh Rima Wulandari ., Made Yani Aryaswari ., Ni Kadek Ari Dwi Evayanti ., Ni Kadek Arvita Ayu Kartini ., Ni Kadek Budi Antari ., Ni Komang Sri Yudiani ., Ni Luh Diah Noviyanti ., Ni Luh Novi Mustiarini ., Ni Made Mira Novianasari ., Ni Putu Mega Andriani ., Ni Wayan Ari Sufianingsih ., Ni Wayan Winarni Tirta Dewi ., Putu Prayanti Suhartini ., Resyuliani Komang ., Siska Sri Mulia ., Siti Sarah Alfaiz Alfaiz Ana Aprila Aprila, Ana Apriliana, I Putu Agus Blasius Boli Lasan Desti Br. Pangaribuan Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Dewi, Anisha Fitri Dewi, Deshinta A Dharmayanti , Putu Ari Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Dwiyanti, Ni Kadek Emi Mas Eka Heriyani Hengki Yandri I Gede Agus Prawira Mahardika ., I Gede Agus Prawira Mahardika I Gusti Ngurah Bagus Arya p . I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Jaya Riana I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Nengah Budhi Saputra ., I Nengah Budhi Saputra I Wayan Neka Riyatna ., I Wayan Neka Riyatna I WAYAN SUARDIKA . Ida Bagus Putu Wibawa Ganda Manuaba Jaya Riana, I Komang Jhon Riyanto Kade Sathya Gita Rismawan . Lailatul Fitriyah Lailatul Fitriyah Latsiar Simanjuntak Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Lyesmaya, Dyah M. Ramli Maria Goreti Rini Kristiantari Mia Indriyani Ni Kadek Bella Sandi Agustina Ni Ketut Suarni Ni Komang Yeni Rusita Dewi ., Ni Komang Yeni Rusita Dewi Ni Luh Made Wia Dwiarya Putri Ni Luh Putu Sri Eka Parwati ., Ni Luh Putu Sri Eka Parwati Ni Made Lestari ., Ni Made Lestari Ni Putu Rina Yulianti ., Ni Putu Rina Yulianti Ni Wayan Devis Wati Devis Ni Wayan Rati Nisa, Umrotun Nofarissa, Aulia Nur Hidayah Nyoman Dantes Praekanata, I Wayan Indra Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putri, Dewi Arum Widhayanti Metra Putri, Suci Nora Julina Putri‎, Dewi ‎Arum Widhiyanti Metra Putu Aditya Antara S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sefrianus Juhani Selvi Melisa Putri Septiari, Ni Kadek Setiani, Ni Kadek Dewi Sindy Claudia br Pelawi Tia Amanda Putri Umrotun Nisa Wayan Eka Paramartha Wayan Tirka Wia Dwiarya Putri, Ni Luh Made Yasa, I Putu Widi Widana Yustina Misaria Tarigan Yuzarion, Yuzarion