Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

A sensory evaluation of the preservation of chicken eggs using an herbal coating during cold storage Saputri, Kade Wahyu; Nur'aini, Nur'aini; Hamka, Muhammad Subhan; Aziz, Arif Rahman
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v8i2.4674

Abstract

This study aimed to determine the sensory test of chicken eggs coated with herbal ingredients. This study used 240 0-day-old chicken eggs coated with herbal ingredients stored at cold temperatures of 4°C for 20 days. The treatment factors consisted of: T0: no coating (control), T1: coating eggshells with lemongrass solution, T2: coating eggshells with kaffir lime leaf solution, and T3: coating eggshells with pandan leaf solution. Sensory testing was carried out by boiling 20-day-old eggs for 8 minutes and the panelists assessed the color, aroma, taste, and texture. Data were analyzed using ANOVA with Duncan's multiple range test (DMRT) advanced test at a significance level of 0.05. Sensory testing showed that eggs without treatment (control) and egg coating using lemongrass solution, lime leaf solution, and pandan leaf solution did not significantly affect the egg yolk color, the egg white color, and the egg texture at the level of panelist preference. The egg taste and aroma coated with lime leaf solution had the lowest preference level. The conclusion of the sensory test of color, aroma, taste, and texture of eggs coated with lemongrass and pandan leaf solution was acceptable to the panelists.
Integrasi Location Quotient (LQ) dan Model Ratio Pertumbuhan (MRP) untuk Pemetaan Potensi Pengembangan Sapi Potong Azis, Arif Rahman; Pramusintho, Bagus; Yurleni, Yurleni; Hamka, Muhammad Subhan; Bilyaro, Woki
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.200

Abstract

Integrasi Location Quotient (LQ) dan Model Ratio Pertumbuhan (MRP) menawarkan pendekatan inovatif dalam pemetaan potensi pengembangan sapi potong di Indonesia. Melalui review sistematis literatur terkini, analisis menunjukkan bahwa pendekatan terintegrasi ini secara signifikan meningkatkan akurasi identifikasi wilayah potensial dibandingkan penggunaan metode secara terpisah. Keunggulan utama terletak pada kemampuannya menggabungkan aspek statis dan dinamis, memungkinkan identifikasi komprehensif wilayah dengan keunggulan komparatif saat ini serta potensi pertumbuhan masa depan. Implementasi di Indonesia telah berkontribusi pada reorientasi kebijakan pengembangan sapi potong di tingkat provinsi dan nasional, termasuk adopsinya dalam pemetaan potensi peternakan nasional. Meskipun demikian, tantangan utama meliputi keterbatasan dalam menangkap faktor-faktor kualitatif dan ketersediaan data yang reliabel di tingkat kabupaten/kota. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan peningkatan kapasitas pemangku kepentingan, investasi dalam sistem data, pengembangan framework mixed-method, dan integrasi faktor lingkungan dalam analisis. Implikasi dari pendekatan ini signifikan bagi perumusan kebijakan pengembangan sapi potong yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di Indonesia, menawarkan landasan untuk optimalisasi strategi pengembangan sektor peternakan secara nasional.
Pengembangan Protokol Biosafety dalam Penelolaan Laboratorium Perikanan dan Akuakultur di Wilayan Tropis: Development of Biosafety Protocols in the Management of Fisheries and Aquaculture Laboratories in the Tropics Sadisman Hadi; Arif Rahman Azis; Muhammad Subhan Hamka; Triayu Rahmadiah
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v2i2.41080

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan protokol biosafety dalam pengelolaan laboratorium perikanan dan akuakultur di wilayah tropis. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini menganalisis tantangan unik yang dihadapi laboratorium di daerah tropis, standar biosafety terkini, serta inovasi teknologi dalam manajemen risiko biologis. Hasil menunjukkan pentingnya adaptasi protokol biosafety terhadap kondisi lingkungan tropis, peningkatan infrastruktur, pelatihan staf yang memadai, serta integrasi teknologi modern dalam sistem pemantauan dan pengendalian. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan keamanan biologis di laboratorium perikanan dan akuakultur tropis, mendukung keberlanjutan industri akuakultur, dan melindungi ekosistem akuatik
Pengembangan Model Laboratorium Terapan Agribisnis untuk Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Melalui Pendekatan Triple Helix: Development of an Applied Agribusiness Laboratory Model to Improve Entrepreneurship Skills Through the Triple Helix Approach Muhammad Hakim; Nining Suningsih; Muhammad Subhan Hamka
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan model laboratorium terapan agribisnis untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa melalui pendekatan Triple Helix. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini menganalisis integrasi kolaborasi universitas-industri-pemerintah dalam pendidikan agribisnis, penerapan model laboratorium terapan, dan dampaknya terhadap pengembangan keterampilan kewirausahaan. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan Triple Helix, ketika diimplementasikan dalam konteks laboratorium terapan agribisnis, dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa, mendorong inovasi, dan memperkuat kesiapan kerja. Studi ini menyoroti pentingnya pembelajaran eksperiensial, integrasi teknologi, dan kolaborasi multi-stakeholder dalam mengembangkan model laboratorium yang efektif untuk pendidikan kewirausahaan agribisnis.
Value Chain Development Model for Livestock Downstreaming in Indonesia: Model Pengembangan Rantai Nilai Dalam Hilirisasi Peternakan di Indonesia Azis, Arif Rahman; Hamka, Muhammad Subhan; Bilyaro, Woki; Dani, Muhammad; Saputri, Kade Wahyu
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.1.25-32

Abstract

Value chain development models in livestock downstreaming are crucial for enhancing the competitiveness of the national livestock sector. This article aims to analyze various value chain development models that support the downstreaming of livestock in Indonesia. The methodology employed is a comprehensive literature review of current research on value chains and livestock downstreaming. The findings indicate that the success of value chain development relies on the integration of business actors, the adoption of technology and innovation, the development of supporting infrastructure, and the harmonization of policies. Implementing downstreaming through the establishment of processing industries has positively impacted the added value of livestock products. The proposed value chain development model emphasizes the need for triple helix collaboration among the government, the private sector, and academia. Additionally, it must be tailored to the specific characteristics and potential of each region. In conclusion, this study highlights the significance of an integrated approach to developing livestock value chains to create a sustainable and competitive ecosystem in the livestock sector.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI USAHA PEMBENIHAN IKAN LELE DI DESA TELADAN KABUPATEN REJANG LEBONG Rahmadiah, Triayu; Hamka, Muhammad Subhan; Nafsiyah, Ikromatun; Prawanto, Andika; Sari, Kiky Nurfitri; Nur’aini, Nur’aini
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1941

Abstract

The economic structure of Bengkulu Province is still dominated by agriculture, forestry and fisheries businesses, one of which is in Teladan Village, Rejang Lebong Regency. One of the productive businesses that can be developed is catfish hatchery. However, this activity has not been running optimally due to several obstacles and barriers such as the lack of public understanding of catfish cultivation, especially the availability of quality and sustainable seeds. This activity aims to make a positive contribution to the community through empowering productive businesses that are in accordance with the needs and potential of the community, so as to improve the welfare and independence of the community. The method used in community service activities is to use participatory methods, namely methods that involve the community as partners and subjects of activities through socialization and training activities. Based on the results of distributing pre-test and post-test questionnaires to participants of the socialization and training of catfish hatcheries, the increase in knowledge of participants increased by 33.34% and the level of participant satisfaction with the implementation of activities includes adequate catfish hatchery equipment available (73.21%); explanation of presenters and technicians is very easy to understand (80.36%); fish hatchery training can be done continuously (71.43%), can increase participant income (80.36%); catfish hatchery training is very useful for participants (80.36%). In conclusion, the activities that have been carried out can improve the knowledge, skills, economic and social aspects of the community.
EFEK PROBIOTIK Bacillus megaterium PTB 1.4 DAN Pediococcus pentosaceus E2211 TERHADAP REPONS IMUN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE (Clarias sp.) SELAMA UJI TANTANG Aeromonas hydrophila Hamka, Muhammad Subhan; Meryandini, Anja; Widanarni, Widanarni; Kurniaji, Ardana
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 3 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.9

Abstract

Penyakit bakterial pada kegiatan budidaya ikan sudah menjadi masalah yang sering dihadapi pembudidaya. Salah satu jenis bakteri yang menyebabkan penyakit pada ikan lele (Clarias sp.) adalah bakteri Aeromonas hydrophila. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek pemberian probiotik B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 terhadap respons imun dan kelangsungan hidup ikan lele selama uji tantang dengan bakteri A. hyrophila. Probiotik yang digunakan adalah kombinasi 0,5% B. megaterium PTB 1.4 dan 0,5%  P. pentosaceus E2211. Pemberian probiotik dilakukan pada hari ke-0 hingga hari ke-30 melalui pakan. Uji tantang dilakukan pada hari ke-30 hingga hari ke-40. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dapat berpengaruh terhadap respons imun dan kelangsungan hidup ikan lele dalam menekan infeksi A. hydrophila. Total eritrosit, hemoglobin, hematokrit, total leukosit, aktivitas fagositik dan aktivitas lisozim signifikan (P<0,05) teramati meningkat pada hari ke-35 dan menurun pada hari ke-40. Kelangsungan hidup ikan lele berhasil dipertahankan pada 87,62±4,83%. Total bakteri A. hydrophila meningkat pada hari ke-35 dan menurun pada hari ke-40. Pemberian probiotik B. megaterium PTB 1.4 dan P. pentosaceus E2211 pada dosis 0,5% dapat menekan pertumbuhan bakteri A. hydrophila dan meningkatkan status kesehatan ikan lele.
Pelatihan Budidaya Cacing Sutera (Tubifex sp.) Ramah Lingkungan di Talang Rimbo Lama, Kabupaten Rejang Lebong Hamka, Muhammad Subhan; Rahmadiah, Triayu; Nafsiyah, Ikromatun; Ketaren, Cyrum Barnike Beru; Sriyanti, Asih; Sumarni, NetI; Hadi, Sadisman
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): December 2022
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PPPM) POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.434 KB) | DOI: 10.47767/hippocampus.v1i2.393

Abstract

Silkworm culture media (Tubifex sp.) are very important because it can be affected on growth and nutrient content of silkworm, such as fruit and vegetable waste. The waste disposal of fruit and vegetable in Rejang Lebong Regency have not been used properly, therefore this counseling aims of management of the waste of fruit and vegetable as and environmentally friendly silkworm culture media in Talang Rimbo Lama, Rejang Lebong Regency. The approach used includes meeting with the partnership, counseling, demonstrating, and evaluating. The counseling was interactive and communicative, and participants showed that considerable interest on materials presented. This counseling can improve knowledges and skills about silkworm cultivation and the use of the waste of fruit and vegetable as a silkworm culture media.
Pelatihan Pembuatan Pakan Fermentasi Limbah Kelapa Sawit di Desa Karang Jaya, Rejang Lebong Saputri, Kade Wahyu; Nur’aini, Nur’aini; Hamka, Muhammad Subhan; Suningsih, Nining
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v5i3.177

Abstract

Omah Tani Mandiri adalah kelompok tani yang memelihara sapi potong di Desa Karang Jaya, Kabupaten Rejang Lebong yang menjadi mitra kegiatan. Sapi potong diberi makan pakan hijauan. Pada saat kemarau sulit mendapatkan pakan hijauan. Oleh karena itu, peternak mencari alternatif pakan. Limbah kelapa sawit diantaranya bungkil dan tandan kosong merupakan bahan pakan potensial yang memiliki kandungan nutrisi tinggi namun mengandung antinutrisi. Tujuan kegiatan ini untuk melaksanakan pembuatan pakan fermentasi limbah kelapa sawit sebagai pakan ternak. Peserta antusias dalam kegiatan dan aktif berdiskusi tanya jawab. Evaluasi kegiatan pengabdian berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test memberikan hasil yang baik dengan meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 81,82% dan keterampilan peserta sebesar 92,73% dari 14 peserta. Keberlanjutan program diperlukan agar pemanfaatan limbah dapat optimal dan diimplementasikan langsung untuk pakan sapi potong.
Pemberdayaan Pokdakan Sekar Wangi: Pengolahan Limbah Ikan Nila Menjadi LaStik Hamka, Muhammad Subhan; Nafsiyah, Ikromatun; Rahmadiah, Triayu; Sofian, Sofian; Lestari, Siti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a0m7re86

Abstract

Kelompok Pembudidaya Ikan Sekar Wangi di Desa Kayu Manis, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong menghadapi permasalahan penjualan ikan nila yang masih terbatas pada ikan segar dengan nilai ekonomi rendah dan fluktuatif, serta pemanfaatan limbah tulang dan kepala ikan yang belum optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan mitra dalam mengolah limbah ikan nila menjadi produk stik ikan bernilai ekonomi tinggi yang diberi nama LaStik. Metode pelaksanaan meliputi survei dan analisis kebutuhan, pelatihan teknik pengolahan dengan demonstrasi cara dan praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi pengetahuan sebesar 71,6% dengan N-Gain 0,706 kategori tinggi dan dimensi keterampilan sebesar 29,2% dengan N-Gain 0,376 kategori sedang. Tingkat kepuasan peserta mencapai 79,2% persen dengan kategori puas. Dari 18 peserta pelatihan, 80% berhasil membuat produk LaStik dengan standar kualitas yang baik. Program ini berhasil meningkatkan nilai tambah hasil budidaya ikan nila dan membuka peluang ekonomi baru bagi kelompok pembudidaya.