Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kelekatan Ibu Terhadap Perkembangan Moral Anak Suntinah, Ina; Mina Laili, Mahsiani; Yustika Rini, Ratu
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810635800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelekatan ibu terhadap perkembangan moral anak usia dini di PAUD Cahaya Nusantara. Kelekatan ibu merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan moral anak sejak dini. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling yang melibatkan 48 pasangan ibu dan anak berusia 4-6 tahun. Instrumen penelitian berupa kuesioner kelekatan ibu dan penilaian moral anak yang mengacu pada teori Bowlby dan Lickona. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (79,2%) memiliki kelekatan aman (secure attachment), sedangkan 20,8% lainnya termasuk kategori kelekatan tidak aman (insecure attachment) yang artinya tingkat kelekatan ibu berada pada kategori baik dengan persebaran skor yang stabil, ditandai oleh frekuensi interaksi hangat, pola respon yang konsisten, serta dukungan emosional yang tinggi dalam aktivitas sehari-hari. Pada aspek perkembangan moral, anak dengan kelekatan aman memperlihatkan kecenderungan lebih aktif dalam memahami aturan, menunjukkan empati, serta mampu mengambil keputusan moral sederhana dalam situasi bermain maupun interaksi sosial. Selain itu, data menunjukkan bahwa anak dengan kategori kelekatan tidak aman cenderung memiliki skor moral yang lebih rendah terutama dalam aspek kemampuan mengontrol perilaku dan memahami konsekuensi tindakan. Analisis regresi membuktikan adanya pengaruh signifikan kelekatan ibu terhadap perkembangan moral anak dengan koefisien regresi 0,266 dan tingkat signifikansi 0,003 (p<0,05). Anak dengan kelekatan aman menunjukkan kemampuan moral knowing, moral feeling, dan moral acting yang lebih baik. Temuan ini menekankan pentingnya peran ibu dalam membentuk fondasi moral anak melalui hubungan emosional yang aman, responsif, dan konsisten.
Penerapan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Rohmatiah, Siti; Risna, Inten; Mina Laili, Mahsiani
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis penerapan ice breaking terhadap rasa percaya diri pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Al Imron. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keberanian anak untuk berbicara, mencoba hal baru, dan tampil di depan teman sebaya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 19 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pemanasan sebelum pembelajaran dimulai, tetapi juga sebagai metode yang mampu membantu anak mengembangkan kemampuan sosial, mengekspresikan diri secara terbuka, serta membentuk rasa aman dan dihargai dalam lingkungan belajar. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ice breaking menunjukkan kesiapan mental dan emosional yang lebih baik untuk mengikuti proses pembelajaran secara aktif. Dampak penerapan ice breaking efektif dan relevan untuk digunakan dalam pembelajaran anak usia dini karena selaras dengan karakteristik anak yang gemar bermain dan berinteraksi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking memiliki dampak positif terhadap perkembangan rasa percaya diri anak usia dini, dengan menyoroti perlunya peran aktif guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.
The Implementation of the Singing Method to Enhance Early Reading Skills of Children Aged 4–5 Years at PAUD Dakar Hamsanah, Siti; Novita Sari; Sanin Sudrajat; Laili, Mahsiani Mina; Tito Parta Wibowo
Bulletin of Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2026): Bulletin of Early Childhood
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at DAKAR Early Childhood Education (PAUD) in Cilegon City, Banten, with the aim of determining the application of the singing method to improve early reading skills in children aged 4-5 years. Initial observations revealed that during learning activities, only a few children recognized letters and words, while the majority did not yet. Therefore, to assess the reading abilities of these young children, it is necessary to develop more engaging and effective learning methods to improve their understanding of letters during the early reading stage, including singing while introducing letters and words. The research methodology was descriptive qualitative, as the researcher aimed to describe or elaborate on an event by conducting in-depth research related to the research topic. The results of the study, through data collection through direct observation, interviews, and documentation, concluded that the implementation of the singing method was highly effective in improving early reading skills in children aged 4-5 years. Evidenced by the use of the singing method, children listened to the alphabet song sung with enthusiasm, repeated the vowel and consonant sounds requested by the teacher, imitated the pronunciation of letters A to Z, increased their vocabulary for communication, and developed their speaking skills.