Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN MEDAN-BANDA ACEH SIMPANG PUNTEUT KOTA LHOKSEUMAWE Juwanda, Juwanda; Abdullah, Faisal; Kurniati, Kurniati
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada jalan Medan-Banda Aceh Simpang Punteut Kota Lhokseumawe, adapun permasalahan yang ditinjau untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas simpang tidak bersinyal, penelitian ini menganalisis besarnya kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, antrian, dan tingkat pelayanan dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Data yang diperlukan pada penelitian ini adalah data geometrik simpang, jumlah penduduk, kondisi lingkungan, serta volume lalu lintas yang diambil dengan survei selama 3 hari yaitu Minggu, Senin dan Rabu pada jam operasional 08.00 – 20.00 WIB, dengan durasi pengambilan data per 15 menit. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kapasitas (C) sebesar 2366 SMP/jam, derajat kejenuhan (DJ) 0,55 dan tundaan simpang (T) 10,5 detik/SMP dengan peluang antrian (PA) 13 – 28%. Berdasarkan data penelitian tersebut maka dapat disimpulkan tingkat pelayanan persimpangan berdasarkan nilai tundaan (T) tergolong ke dalam tingkat pelayanan B-C dengan keterangan baik berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015 dengan nilai tundaan 5-15 detik/SMP.                Kata Kunci: Kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, tingkat        pelayanan PKJI 2023.
DINAMIKA BUMI DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS TAFSIR MAUDHŪʿĪ DAN RELEVANSINYA DENGAN GEOLOGI MODERN Rifqi Syahputra; Faisal Abdullah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menyoroti bagaimana Al-Qur’an menggambarkan bumi sebagai ruang yang bergerak dan mengalami perubahan terus-menerus. Dengan pendekatan tafsir maudhu‘i, penelitian ini memetakan sejumlah ayat yang mengandung petunjuk mengenai dinamika kebumian, kemudian menelaahnya melalui analisis bahasa serta komparasi pendapat para mufasir klasik dan modern. Pada saat yang sama, temuan tafsir tersebut disandingkan dengan teori-teori geologi kontemporer yang menjelaskan aktivitas tektonik, pergeseran lempeng, hingga perubahan bentuk permukaan bumi. Ayat-ayat yang memuat istilah seperti tamīdu, rawāsiya, dan tubaddal al-arḍ dijadikan landasan untuk memahami bagaimana wahyu memberikan gambaran umum tentang sifat bumi yang tidak statis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pandangan Al-Qur’an mengenai bumi yang dinamis sejalan dengan konsep geodinamika modern. Hal ini memberikan indikasi bahwa isyarat ilmiah dalam Al-Qur’an mampu berdialog dengan perkembangan sains, dan pada saat yang sama memperluas peluang studi interdisipliner antara ilmu keislaman dan ilmu kebumian.
MAKNA LAMŪSI‘ŪN DALAM QS ADZ-DZĀRIYĀT 51:47 DAN KORESPONDENSINYA DENGAN KONSEP EKSPANSI ALAM SEMESTA DALAM KOSMOLOGI MODERN Mohamad Faqihudin Musyafa; Faisal Abdullah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekspansi alam semesta menjadi salah satu perhatian utama dalam kosmologi modern, namun penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fenomena ini sering menghadapi risiko kesalahan akibat pembacaan literal maupun pendekatan concordism. Kata Lamūsi‘ūn dalam QS 51:47 memiliki makna “memperluas” yang menekankan kuasa Allah, sehingga membutuhkan pendekatan metodologis yang non-literal dan tidak mengaitkan secara paksa dengan temuan sains. Penelitian ini menggabungkan analisis linguistik secara mendalam, studi tafsir klasik dan kontemporer, serta kajian literatur kosmologi modern untuk memahami makna kata secara sistematis dan menghubungkannya dengan konsep ekspansi alam semesta. Hasil kajian menunjukkan keberadaan korespondensi paralel pada level epistemologis, di mana ranah wahyu dan ranah sains diperlakukan sebagai domain berbeda yang dapat dianalisis secara analogis maknawi. Studi ini menawarkan kontribusi ilmiah baru dengan memperkenalkan pendekatan integrasi Qur’an–sains yang metodologis dan analitis, yang dapat diterapkan pada ayat-ayat lain yang membahas kosmologi.
Analisis Kitab Al-Ihkâm Fî Ushûl Al-Ahkâm Karya Al-Amidî : Dalam Penyelesaian Kasus ‘Iddah Masyarakat Modern Abdullah, Faisal; Rohmah, Fatikhatur
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketiadaan dalil yang secara eksplisit membolehkan perempuan yang ditinggal wafat suaminya untuk keluar rumah menjadi dasar kesepakatan para fuqahâ bahwa wanita dalam masa ‘iddah hanya diperkenankan keluar dalam kondisi darurat atau mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian kasus ‘iddah dan iḥdâd dalam konteks masyarakat modern berdasarkan perspektif Al-Ihkâm fî Ushûl al-Ahkâm karya Al-Āmidî. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis isi. Data dikumpulkan melalui kajian terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan, kemudian diklasifikasikan dan dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan fikih klasik mengenai ‘iddah dan iḥdâd tetap memiliki relevansi, namun perlu kontekstualisasi sesuai kondisi perempuan modern. Dalam temuan penelitian, hukum ‘iddah dan iḥdâd dibedakan menjadi empat kategori: wajib bagi perempuan tanpa aktivitas primer di luar rumah; sunnah bagi perempuan yang ditalaq raj‘i; mubah bagi yang telah dipastikan tidak hamil melalui USG; dan haram bagi perempuan dengan tanggung jawab publik, ekonomi, atau medis yang mendesak. Penelitian ini menegaskan pentingnya reinterpretasi fikih agar tetap relevan dengan dinamika sosial kontemporer.
The analysis of chlorophyll-a distribution in fishing areas of Aceh Waters Muhammad Riandi; Muhammad Irham; Muhammad Rusdi; Anwar Deli; Faisal Abdullah; Edy Miswar
Depik Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.31405

Abstract

The distribution and abundance of fish are strongly influenced by several oceanographic parameters, one of which is chlorophyll-a. Chlorophyll-a is one of the oceanographic parameters that play an important role in primary productivity in the sea. The distribution of chlorophyll-a contained in phytoplankton can be used as a measure of fertility in water. With advances in geographic information systems or remote sensing, the distribution of chlorophyll-a can be used to estimate fish catchment areas. This study aims to look at the distribution of chlorophyll-a in Aceh waters both spatially and temporally to predict fishing locations. This study used satellite imagery combined with a Geographic Information System (GIS) to detect chlorophyll-as distribution. The results of satellite image processing show that the average monthly value of chlorophyll-a in Aceh waters ranges from 2.71 23.54 mg/m3, areas with high chlorophyll-a are generally located in the western waters of Aceh to the southwestern waters of Aceh, while areas with The lowest chlorophyll-a is generally in areas far from the coast (towards the open sea) with a range of 0.04 0.5 mg/m3 where the lowest average occurs in the east monsoon. However, in general, the potential locations for fishing grounds are more in the waters west of Aceh than in the waters north of Aceh, Aceh waters.Keywords:Chlorophyll-aSatellite imageFishing areaGeographic information SystemAceh Waters
The analysis of chlorophyll-a distribution in fishing areas of Aceh Waters Muhammad Riandi; Muhammad Irham; Muhammad Rusdi; Anwar Deli; Faisal Abdullah; Edy Miswar
Depik Vol 12, No 2 (2023): AUGUST 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.2.31405

Abstract

The distribution and abundance of fish are strongly influenced by several oceanographic parameters, one of which is chlorophyll-a. Chlorophyll-a is one of the oceanographic parameters that play an important role in primary productivity in the sea. The distribution of chlorophyll-a contained in phytoplankton can be used as a measure of fertility in water. With advances in geographic information systems or remote sensing, the distribution of chlorophyll-a can be used to estimate fish catchment areas. This study aims to look at the distribution of chlorophyll-a in Aceh waters both spatially and temporally to predict fishing locations. This study used satellite imagery combined with a Geographic Information System (GIS) to detect chlorophyll-as distribution. The results of satellite image processing show that the average monthly value of chlorophyll-a in Aceh waters ranges from 2.71 23.54 mg/m3, areas with high chlorophyll-a are generally located in the western waters of Aceh to the southwestern waters of Aceh, while areas with The lowest chlorophyll-a is generally in areas far from the coast (towards the open sea) with a range of 0.04 0.5 mg/m3 where the lowest average occurs in the east monsoon. However, in general, the potential locations for fishing grounds are more in the waters west of Aceh than in the waters north of Aceh, Aceh waters.Keywords:Chlorophyll-aSatellite imageFishing areaGeographic information SystemAceh Waters
EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL EMPAT LENGAN PADA JALAN MEDAN-BANDA ACEH SIMPANG CIBREK SYAMTALIRA ARON KABUPATEN ACEH UTARA Aqil Putra Marantika; Faisal Abdullah; Fajri Fajri
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 9, No 01 (2026): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada Jalan Medan–Banda Aceh, Simpang Cibrek, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara. adapun permasalahan yang ditinjau untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas simpang tidak bersinyal Empat Lengan Metode yang digunakan mengacu pada Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, dengan data primer berupa volume lalu lintas, tipe kendaraan, dan dimensi geometrik simpang, dan data sekunder berupa jumlah penduduk dan kondisi lingkungan sekitar. serta volume lalu lintas yang diambil dengan survei selama 3 hari yaitu Selasa, Rabu dan Kamis pada jam operasional 08.00 – 20.00 WIB, dengan durasi pengambilan data per 15 menit. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam puncak dengan jumlah 1.311 smp/jam, sementara kapasitas simpang dihitung sebesar 1.891 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan yang diperoleh sebesar 0,69, dengan tundaan rata-rata 12 detik/smp dan peluang antrian berkisar antara 30–60%. Berdasarkan klasifikasi tingkat pelayanan, simpang ini berada pada kategori C, yang berarti arus lalu lintas masih stabil dengan kecepatan dan manuver kendaraan mulai terkendali. Hasil penelitian ini merekomendasikan pemasangan rambu lalu lintas sebagai upaya peningkatan keselamatan dan kinerja simpang. Kata Kunci: Simpang tak bersinyal, PKJI 2023, derajat kejenuhan, tundaan, tingkat pelayanan Peluang Antrian 
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AUD DI TK IT AL-HASANAH PRABUMULIH Septaria, Lara; Leny Marlina; Kurnia Dewi; Faisal Abdullah; Lidia Oktamarina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.63334

Abstract

Early childhood reading skills at TK IT Al-Hasanah Prabumulih remain relatively low, particularly in recognizing letters, associating letters with their corresponding sounds, and comprehending simple words and sentences. This condition is primarily attributed to the continued use of conventional learning media, which are less engaging and fail to sufficiently motivate children to participate in the learning process. This study aimed to develop a valid, practical, and effective digital educational game to enhance early childhood reading skills. The research employed the Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The research participants were 15 children from Group B at TK IT Al-Hasanah Prabumulih. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and reading ability tests. The data were analyzed using validity, practicality, and effectiveness assessments, while effectiveness was further examined through a paired-samples t-test. The results indicated that the developed digital educational game was categorized as highly valid, with validation scores of 94% from the subject matter expert, 97% from the media expert, and 88% from the language expert, resulting in an average validity score of 94.16%. The practicality evaluation showed that the game was highly practical, receiving a teacher assessment score of 95.53%, while students' responses indicated that the game ranged from practical to highly practical. Furthermore, the effectiveness test demonstrated a significant improvement in children's reading achievement, with the average score increasing from 54.38% in the pre-test to 83.76% in the post-test. The paired-samples t-test also revealed a statistically significant difference (t = 8.787 > t<sub>table</sub> = 2.160; p < 0.05). Therefore, the developed digital educational game is considered feasible and effective for improving early childhood reading skills.
Co-Authors A, Bakhtiar Abdul Hamid Habbe, Abdul Hamid Abrar Muslim Ade Tinofa, Nelva Aida Imtihana, Aida Amelia, Marysha Aminuyati Andri Yadi Paembonan Andrian Kaifan Ansar Sahabi Anwar Deli Aqil Putra Marantika Asyqari, Amir Dharma, Dian Budi Edy Miswar Evi Yufita Fajri Fajri Fandana, Lisa Fanshury, Mohammed Agiel Poetra Farokh, Ida Maziyyatul Firman syah, Firman Fitri, Gustina Gani, Fauzi A. Gede Arya Putra, I Dewa Ghani, Azman Abdul Ghufron Hamzah Grefyolin Simbolon, Theresia Habibi, Roni Halim Zaini, Halim Herlambang, Saifuddin Hermita Arif Hesti Meilina Hosaini, Hosaini Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indahsari, Fitriana N. Insyafrijal Insyafrijal Irawan, M. Ferry Irham Irham Iskandar Iskandar Ismail Ismail Juwanda, Juwanda Khoirotun Nisa, Ani Kinar sih Kurnia Dewi Kurniati Kurniati Leny Marlina Lubis, Putri Handayani M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yunus Marwan Marwan Masud, Anis Anshari Meisari, Yola Dyfa Miftahul Jannah Miswar, Khairul Moebaraq, T Ridzky Mohamad Faqihudin Musyafa Muhammad Irham Muhammad Nasir Muhammad Riandi Muhammad Ridha Adhari, Muhammad Ridha Muhammad Rusdi Muhammad Yanis Muhammad Yusuf Muhammad, Mediaty Muhibbuddin Muhibbuddin Munardy, Munardy Muslim*, Abrar Muzakir Nahar, Nahar Nazli Ismail Nazri bin Nordin, Ts. Saiful Nopita Sari Noptario Noptario Noptario Nugraha, Gartika oktamarina, lidia Pardi Pardi, Pardi Prayoga, Doni Putri, Nadya Syafira Qalbi, Harisa Bilhaqqi Rahman, Supandi Rajibussalim Rajibussalim Raupu, Mutiara Rifqi Syahputra Rinaldi Idroes Riyadhsyah, Riyadhsyah Rohmah, Fatikhatur Ruhana, Ruhana Sabani, Tria Asri Nur Septaria, Lara Siregar, Anne Novia Duana Subiyantoro, Fitrohim Suhendrayatna Suhendrayatna Sukmawati, Siti Supardin Syafrial Fachri Pane, Syafrial Fachri Syafruddin Syafruddin Syaifuddin Syaifuddin Syaifuddin, Muh. Syarif Syarif Teuku Maimun Tika, Aulia Saufayuk Utami, Rizky Yunus, Yuhanis Yusniyanti, Erna Zulfalina, Zulfalina