Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PEMANFAATAN MAPLE TUTORS UNTUK GURU SMK KOTA KEDIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Afif, Ahmad; Mustofani, Dian; Ariadhita, Bagus Yuli
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28278

Abstract

Maple merupakan salah satu software komputasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan matematika. Maple sebagai media visual dalam menyajikan pembelajaran matematika interaktif berupa gambar, grafik, tabel, dan notasi. Kelebihan Maple tutors dibanding software lain adalah mampu menyelesaikan soal matematika secara bertahap. Pemanfaatan Maple tutors diberikan dengan metode pelatihan langsung praktek dengan memberikan buku panduan sebagai pegangan peserta. Sebelum dimulai pelatihan, peserta diberikan kuesioner pre test untuk mengetahui tingkat pengetahuan dasar tentang program Maple. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama 120 menit dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab selama 15 menit. Setelah dilakukan pelatihan, peserta kembali diberikan kuesioner posttest untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan evaluasi pengenalan dan pemanfaatan Maple tutors. Berdasarkan hasil kuesioner posttest dari 38 guru matematika dari berbagai SMK Negeri dan Swasta di Kota Kediri dapat dilihat adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menjawab soal dengan menggunakan Maple benar pada masing-masing item pertanyaan dibandingkan hasil kuesioner pre test. Dimana persentase jawaban benar pada hasil kuesioner pre test kurang dari 50% sedangkan dari hasil kuesioner posttest sudah lebih dari 75% dalam setiap pertanyaan.
Islamic Sustainable Finance and MSME Development in Indonesia: Evidence from Bank Syariah Indonesia Afif, Ahmad; Ade Wirman Syafei; Siti Hamidah Binti Marwan
Journal of Islamic Economics Perspectives Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Islamic Economics Perspectives
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University of  Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/q4ey4f93

Abstract

This paper investigates the critical yet under-explored impact of Islamic sustainable finance reporting on the inclusiveness and distribution of financing to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Despite a robust regulatory framework, a significant financing gap persists for MSMEs, raising questions about the efficacy of current sustainable finance initiatives beyond mere reporting. Utilising a quantitative approach, this research analyses data from Bank Syariah Indonesia (BSI), the nation's largest Islamic bank, from 2021 to 2024. Simple regression analysis was employed to examine the relationship between key performance metrics. The results reveal a stark dichotomy: a strong, perfect positive relationship (coefficient = 1.000) was found for Success Rate (SR), indicating that sustainable finance principles, when implemented, are highly effective in driving genuine inclusive outcomes for MSMEs. Conversely, the analysis of the Financing to Deposit Ratio (FDR) showed a non-significant coefficient (0.038), a negative R-squared (-0.071), and a high p-value (0.99), indicating that the current framework fails to systematically differentiate true inclusiveness from consistent error, suggesting potential "SDG-washing". The study concludes that while Islamic sustainable finance provides a potent framework for success, its current implementation lacks the sophisticated risk assessment and auditing mechanisms needed to ensure authentic and scalable financing distribution. The findings urge policymakers and financial institutions to enhance the discriminative power of sustainable finance metrics, moving beyond reporting to develop granular tools that prioritise and authentically support Indonesia's vital MSME sector.
Poverty Alleviation Through Zakat Impact: MSMES and The National Zakat Collection Agency (BAZNAS) Studies Afif, Ahmad; Syafei, Ade Wirman; Katamsi, Etom
International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Vol 9 No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/ijibec.v9i2.10471

Abstract

This research examines Islamic philanthropic zakat schemes as funding mechanisms to strengthen poverty alleviation efforts. A zakat distribution model centred on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) will be proposed as a key recommendation for stakeholders, particularly zakat communities and MSMES actors. This methodology employs quantitative analysis of secondary data, collected via a probability sampling approach to ensure all components or samples have an equal likelihood of inclusion. Data analysis is conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) via SmartPLS software. For the findings, All hypotheses were accepted with an average significant correlation, indicating robust mutual effects among latent variables. However, the 2024 poverty gap identified by the National Zakat Collection Agency (BAZNAS) necessitates implementing collaborative zakat-MSMEs schemes. The Key MSMEs indicators include digital ecosystems, production growth, and value-added sharing. The paper urges national zakat systems, MSMEs, and communities to align MSMEs programmes with zakat distribution frameworks to optimise poverty reduction.
School Well-Being sebagai Prediktor Resiliensi Santri: Studi Kuantitatif Berbasis Structural Equation Modeling di Pesantren Wijaya, Indra; Haddade, Hasyim; Rahman, Ulfiani; Afif, Ahmad
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i1.38400

Abstract

Abstract: This study is important for understanding how School Well-Being in Islamic boarding schools (pesantren), which has been underexplored, can influence santri resilience in facing academic, social, and spiritual challenges within a structured pesantren environment. The study aims to analyze the impact of School Well-Being on santri resilience in pesantren. A quantitative approach with a correlational survey design was used. The study sample consisted of 416 senior high school-level santri selected using multistage cluster random sampling. The instruments used were the School Well-Being Scale based on the Konu and Rimpelä model, and the Resilience Scale based on Reivich and Shatté's theory. Both instruments demonstrated validity and reliability, with Cronbach's Alpha of 0.857 for the School Well-Being Scale and 0.790 for the Resilience Scale. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that School Well-Being positively and significantly affects santri resilience (β = 0.215; p < 0.001). These findings suggest that an emotionally, socially, and spiritually supportive pesantren environment contributes to strengthening the psychological resilience of santri. This study highlights the importance of developing an education ecosystem focused on well-being as a strategy to enhance santri resilience.Abstrak: Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana School Well-Being di pesantren, yang masih belum banyak diteliti, dapat mempengaruhi resiliensi santri dalam menghadapi tantangan akademik, sosial, dan spiritual di lingkungan pesantren yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh School Well-Being terhadap resiliensi santri di pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sampel penelitian berjumlah 416 santri tingkat SMA yang dipilih melalui teknik multistage cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala School Well-Being berdasarkan model Konu dan Rimpelä serta Skala Resiliensi berdasarkan teori Reivich dan Shatté. Kedua instrumen ini memiliki validitas dan reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha 0,857 untuk Skala School Well-Being dan 0,790 untuk Skala resiliensi. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa School Well-Being berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi santri (β = 0,215; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan pesantren yang mendukung secara emosional, sosial, dan spiritual berkontribusi dalam memperkuat ketahanan psikologis santri. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan ekosistem pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan sebagai strategi dalam meningkatkan resiliensi santri. 
Peningkatan Pengetahuan Serta Peran Aktif Ibu Hamil Dan Ibu Balita Dalam Upaya Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Desa Tawang Kediri Afif, Ahmad; Basma Rosandi Prakosa
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks di Indonesia, termasuk di Desa Tawang, Kediri. Rendahnya pemahaman ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan peran aktif ibu hamil serta ibu balita dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di Posyandu ILP Anggur, Dusun Dadapan, Desa Tawang, dengan melibatkan 17 responden melalui metode accidental sampling. Edukasi diberikan dalam bentuk ceramah, demonstrasi video pembuatan makanan tambahan (PMT) lokal berbahan ayam, tahu, dan daun kelor, pembagian buku saku GENTING, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor rata-rata pengetahuan ibu dari 77,6% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman tentang makanan yang sesuai untuk anak usia di bawah satu tahun (47% menjadi 100%). Temuan ini menegaskan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang, sekaligus mendorong perubahan perilaku dalam penyediaan makanan bergizi. Program serupa dianjurkan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya agar mampu menekan angka stunting secara lebih merata. Kata kunci: Stunting, ibu hamil, ibu balita, gizi seimbang.