Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Dampak Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Kemampuan Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri Kota Padangsidimpuan Harahap, Ainun Mardia; Yusron, Ali; Abdul Majid, Ikhwanuddin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1355

Abstract

Kurikulum merdeka memberikan kemerdekaan berpikir kepada peserta didik agar peserta didik mempunyai kesempatan untuk berkembang. Penerapan kurikulum merdeka adalah suatu tantangan baru untuk pendidik dan satuan pendidikan karena perubahan kurikulum sebelumnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti ingin menggambarkan apa yang sesungguhnya terjadi atau apa adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah, guru-guru dan peserta didik. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada konsep Miles dan Huberman yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan/verifikasi. Kurikulum merdeka memiliki dampak yang signifikan terhadap pengembangan potensi peserta didik. Dampak tersebut mencakup beberapa aspek penting, seperti menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik di MAN Kota Padangsidimpuan. Hasil penelitian di dapatkan bahwa kurikulum merdeka memberikan kebebasan belajar sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam kurikulum merdeka adalah pendekatan pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari ke dalam konteks nyata dengan menghasilkan sebuah produk. Kurikulum merdeka mengutamakan adanya penguatan karakter, literasi, dan keterampilan menjadi landasan kokoh dalam pengembangan peserta didik. Namun, pendekatan ini membutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik dari guru dan orang tua dalam mengoptimalkan dampak yang dihasilkan oleh kurikulum merdeka.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Yusron, Ali; Wahyuni, Sri; Sari, Imelda; Harahap, Aisyah; Ariani, Aspa
Joyful Learning Journal Vol. 15 No. 1 (2026): Joyful Learning Journal: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v15i1.45682

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut transformasi peran guru dari instruktur menjadi fasilitator guna mengatasi krisis motivasi pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran strategis guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada konteks implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan utama, Bapak Hasim Saleh, S.Pd. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru bertransformasi menjadi arsitek pengalaman belajar melalui tiga dimensi utama: fasilitator pembelajaran berdiferensiasi, inovator digital melalui pemanfaatan media interaktif seperti e-comic, dan katalisator karakter dalam proyek P5. Temuan menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dan pemenuhan kebutuhan otonomi siswa terbukti efektif mengubah motivasi eksternal menjadi motivasi intrinsik. Meskipun dihadapkan pada tantangan administratif, resiliensi dan pendekatan humanis guru menjadi kunci keberhasilan adaptasi kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kolaborasi dalam komunitas belajar untuk mengoptimalkan strategi motivasi yang adaptif di era Merdeka Belajar
Edukasi Tools Artificial Intelligences dalam Meningkatkan Kemampuan Dosen untuk Menyusun Artikel Sinta dan Scopus Shantilawati, Irma; Yusron, Ali; Andas, Netty Huzniati; Sumiarti, Sumiarti; Rahmah, St.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1873

Abstract

This community service program aims to improve lecturers' competency in writing reputable scientific articles indexed by SINTA and Scopus through optimizing the use of artificial intelligence (AI) tools. The PKM implementation method uses a participatory training approach that includes material presentation sessions, hands-on practice using various AI applications such as literature review tools, paraphrasing tools, and proofreading assistants, and intensive mentoring in the article drafting process. The results of this activity showed a significant increase in the understanding and technical skills of the participating lecturers. Before the training, the majority of participants admitted to having difficulty conducting comprehensive literature research, improving academic grammar, and ensuring manuscripts comply with international standards. After participating in the series of activities, the lecturers were not only able to operate various AI tools independently but also successfully completed initial drafts of their articles with better structure and more standardized language quality. The output of this activity is increased lecturer productivity in producing scientific articles ready for submission to accredited national journals and reputable international journals.
Manajemen Peserta Didik Sebagai Determinan Prestasi Non Akademik Siswa Sekolah Dasar Negeri 081 Panyabungan Lubis, Siti Rodiah; Yusron, Ali; Afridah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen peserta didik terhadap prestasi non akademik serta mengukur besarnya pengaruh tersebut. Manajemen peserta didik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah manajemen kesiswaan berbasis fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC) yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan siswa, khususnya dalam pengembangan prestasi non akademik. Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri 081 Panyabungan, prestasi non akademik siswa tergolong cukup menonjol, namun pengelolaan kegiatan peserta didik belum sepenuhnya terpadu, terutama dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program ekstrakurikuler, sehingga berpotensi menghambat keberlanjutan pencapaian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 42 orang yang terdiri dari 1 kepala sekolah, 38 pendidik, dan 3 tenaga kependidikan, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh manajemen peserta didik terhadap prestasi non akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik berbasis POAC berpengaruh signifikan terhadap prestasi non akademik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai t hitung sebesar 5,941 lebih besar dari t tabel 2,021, serta nilai F hitung sebesar 35,291 lebih besar dari F tabel 4,08. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,469 menunjukkan bahwa 46,9% variasi prestasi non akademik dipengaruhi oleh manajemen peserta didik, sedangkan 53,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin optimal penerapan manajemen kesiswaan berbasis POAC, semakin besar kontribusinya dalam meningkatkan prestasi non akademik siswa.
Analisis Pemahaman Nilai Gotong-Royong dan Penerapannya dalam Sehari-Hari pada Pembelajaran PKN Kelas V di SD IT Al Munawwar Halimah, Nur; Hanida, Rahmi Seri; Yusron, Ali
YASIN Vol 5 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i6.7871

Abstract

The declining spirit of cooperation among elementary school students, as a consequence of modernization and individualism, underscores the urgency of revitalizing gotong royong values within educational settings. This study aims to analyze students’ understanding of gotong royong, describe its implementation in Civics Education (PKn) instruction, and identify supporting and inhibiting factors influencing its application at SD IT Al-Munawwar. A descriptive qualitative approach was employed, involving fifth-grade teachers and students selected through purposive sampling. Data collection methods included observation, interviews, and documentation, analyzed using the interactive model developed by Miles and Huberman, which encompasses data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings indicate that fifth-grade students possess a strong conceptual and practical understanding of gotong royong, demonstrated through classroom duties, group assignments, and concern for peers in need. This value is reinforced by teacher role models, participatory teaching methods, and a school culture that emphasizes togetherness. Inhibiting factors were minimal and predominantly observed among lower-grade students who require further guidance. The study concludes that gotong royong plays a vital role in shaping students’ social and moral character. The implications point to the need for strengthening character education theory grounded in Pancasila values and developing contextual learning models that foster cooperation, solidarity, and empathy at the elementary level.