Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD NEGERI 175786 SIAMBATON KEC PAKKAT Hasibuan, Nove Silvia; Imelda Sihombing; Paska Sriulina Tarigan; Patri Janson Silaban; Heka Maya Sari Br Sembiring
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40611

Abstract

Education is a crucial aspect that must be continuously improved to achieve national goals and the advancement of knowledge. Therefore, teacher professionalism also needs to be enhanced in order to produce intelligent and creative students. One effort that can be made is by implementing creative learning models that are appropriate to the learning materials and students’ needs. This study was motivated by the low learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 175786 Siambaton, as indicated by their daily test scores. This research employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest design. To identify students’ initial abilities, a pretest was administered, resulting in an average score of 62.67. The results showed that the implementation of the Creative Problem Solving learning model had an effect on the learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 175786 Siambaton and was categorized as good, with an average posttest score of 78.0. The correlation test results indicated a correlation coefficient of 0.692, meaning that rcalculated (0.692) > rtable ​ (0.361); therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Furthermore, the t-test results showed that tcalculated ​ > ttable ​, namely 5.707 > 1.697. Thus, it can be concluded that there is a positive and significant effect of the Creative Problem Solving learning model on Mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 175786 Siambaton in the 2024/2025 academic year.
Efektivitas Problem-Based Learning Berbasis AI dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Digital Siswa SMA: Studi Kuasi-Eksperimen Purba, Frikson Jony; Tarigan, Paska Sriulina; Aritonang, Aldo Yehezkiel
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3553

Abstract

Era digital menuntut penguasaan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital sebagai kompetensi utama abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Problem-Based Learning (PBL) berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital siswa kelas XI SMA pada pembelajaran Fisika materi Kesetimbangan Benda Tegar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pola pretestt–posttest non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan PBL berbasis AI dan kelas kontrol yang menerapkan PBL konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan angket literasi digital yang mencakup aspek akses informasi, evaluasi, pemanfaatan, etika, dan keamanan digital. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial untuk melihat perbedaan peningkatan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital pada kedua kelompok, namun peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Integrasi AI dalam PBL terbukti mampu memberikan umpan balik adaptif, memperkaya sumber belajar, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pemecahan masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL berbasis AI efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital siswa secara simultan, serta berpotensi menjadi alternatif model pembelajaran inovatif yang relevan untuk mendukung penguatan kompetensi abad ke-21 di tingkat sekolah menengah.