Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 060884 KECAMATAN MEDAN BARU TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 Zendrato, Agusman; Ambarwati, Nova Florentina; Tarigan, Paska Sriulina; Silaban, Patri Janson; Lumban Gaol, Rumiris
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 8 No.2 (2025):, Juli 2025
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the problem based learning model on students' critical thinking skills in the Science subject on the topic of My Region, My Pride, class V of Elementary School 060884, Medan Baru District, 2024/2025 Academic Year. The research method used is a quantitative method and the number of research samples is 30 based on the saturated sample technique. The results of this study indicate that the results of the critical thinking ability test with an average of 80. The results of this study indicate that the results of the correlation test r count 0.827 with a significance level of 5% with the number of respondents 30 so that r table 0.361. From these results it shows r count (0.827) > r table (0.361) then Ha is accepted. So there is a strong influence between the problem based learning model on the critical thinking skills of fifth grade students of Elementary School 060884 Medan Baru District. It can also be seen from the t-test where t count> t table is 7.787 > 1.701 so Ha is accepted. This shows a significant positive influence of the use of the problem-based learning model on the critical thinking skills of grade V students of Elementary School 060884, Medan Baru District, 2024/2025 Academic Year.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KARAKTER SISWA SD MELALUI PEMBELAJARAN PKN Tarigan, Paska Sriulina; Simarmata, Ester Julinda; Simalango, Sairo Immanuel; Sihombing, Monika Nia
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 8 No.2 (2025):, Juli 2025
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran DiscoveryLearning dalam meningkatkan karakter siswa sekolah dasar melalui pembelajaran PendidikanKewarganegaraan (PKn). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengembangankarakter sejak dini, khususnya melalui mata pelajaran PKn yang sarat dengan nilai-nilai moral dankebangsaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan duasiklus pada siswa kelas V SDN Beranti. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,dan dokumentasi, sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dansiswa, serta angket karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learningmampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman siswaterhadap materi PKn yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dankerja sama. Peningkatan tersebut terlihat dari skor rata-rata karakter siswa yang meningkat dari 65,3pada pra-siklus menjadi 81,7 pada akhir siklus kedua. Dengan demikian, model pembelajaranDiscovery Learning efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk menumbuhkandan meningkatkan karakter siswa di sekolah dasar melalui pembelajaran PKn.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Karakter Bangsa Di Era Digital: Penelitian Paska Sriulina Tarigan; Maretta Ulina Br Ginting; Donald Vincensius Mario Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.699

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan penting untuk mengajarkan siswa dan generasi muda nilai-nilai dan keterampilan kewarganegaraan aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membentuk kepribadian siswa saat mereka tumbuh di era digital saat ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah analisis literatur seperti buku-buku, karya ilmiah dan berbagai sumber yang terkait dengan penelitian ini dalam rangka meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan terutama di era digital. Di era digital saat ini, pendidikan kewarganegaraan sangat penting sebagai alat kontrol untuk merangkul perubahan agar peserta didik tidak kehilangan jati dirinya dalam mewujudkan generasi emas bangsa Indonesia. Peran teknologi sebagai alat untuk meningkatkan pendidikan kewarganegaraan siswa. Dengan bantuan berbagai pendukung termasuk orang tua, guru, pemerintah dan masyarakat. Mahasiswa hendaknya tidak hanya menjadi mahasiswa, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berpartisipasi secara demokratis dalam proses politik, serta mengajak masyarakat sekitar untuk menjadi agen perubahan, mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara. Kita harus menjadi warga negara yang sadar. Tantangan dalam penggunaan teknologi sebagai alat bantu pendidikan antara lain siswa rentan terhadap kesalahan pelaporan, tidak semua siswa memiliki perangkat dan koneksi internet, dan siswa serta guru sering kali tidak menyadari teknologi informasi (TI). Masalahnya adalah orang-orang masih memiliki keterampilan yang rendah dalam menggunakan teknologi. teknologi. Menggabungkan pendidikan kewarganegaraan dengan digitalisasi memudahkan pengajaran dengan memungkinkan siswa mengeksplorasi keberagaman yang jika tidak demikian akan kurang terinformasikan jika diperoleh secara langsung. Hal ini memungkinkan siswa untuk belajar tentang keberagaman yang ada di Indonesia dan dunia.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Karakter Siswa SD : Penelitian Paska Sriulina Tarigan; Erwin Gamaliel Napitupulu; Fitri Hannayani Octavia Simatupang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk kesadaran sosial dan karakter siswa sekolah dasar. Pendidikan kewarganegaraan dinilai memiliki potensi besar dalam menanamkan nilai-nilai sosial serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap tanggung jawab dan kewajiban sebagai warga negara sejak usia dini. Melalui pendekatan partisipatif dan interaktif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, mata pelajaran ini mampu menginternalisasi nilai-nilai seperti tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, dan saling menghargai. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan bukan hanya mengajarkan konsep teoritis, tetapi juga membentuk perilaku sosial positif yang dapat memperkuat karakter siswa dalam berbagai aspek kehidupan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan pendidikan kewarganegaraan yang efektif bergantung pada metode pengajaran yang sesuai dengan perkembangan psikologis siswa. Guru memiliki peran penting dalam menyajikan materi dengan cara yang menarik, termasuk melalui diskusi kelompok, kegiatan sosial, serta proyek berbasis pengalaman yang melibatkan siswa secara aktif dalam lingkungan masyarakat. Interaksi langsung dengan situasi sosial nyata memungkinkan siswa memahami peran dan dampak tindakan mereka terhadap komunitas sekitar. Selain itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat terbukti memperkuat proses pembelajaran dan menjadi teladan konkret dalam pengamalan nilai-nilai kewarganegaraan. Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan kewarganegaraan mampu menciptakan perubahan positif dalam perilaku siswa dan menumbuhkan karakter yang bertanggung jawab serta peduli terhadap kesejahteraan bersama. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan perlu mendapatkan perhatian lebih dalam kurikulum pendidikan dasar sebagai strategi dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kesiapan menghadapi tantangan sosial masa depan.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR AND SHARE BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SD 030342 SILALAHI Opris Sianipar; Frida Marta Argareta Simorangkir; Antonius Remigius Abi; Eka Margareta Sinaga; Paska Sriulina Tarigan; Patri Janson Silaban
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32505

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Think Pair and Share (TPS) type cooperative learning model assisted by Wordwall media on critical thinking skills of grade IV elementary school students in IPAS learning at SD 030342 Silalahi in the 2024/2025 academic year. This study used an experimental method with a One-Group Pretest-Posttest design. The research sample amounted to 30 fourth grade students. The instruments used were a description test to measure students' critical thinking skills before and after treatment, and a questionnaire to determine students' responses to the learning model used. The results showed that there was a significant increase in students' critical thinking skills after applying the TPS learning model assisted by Wordwall. The average pretest score of 55.73 increased to 79.86 in the posttest. The N-Gain test showed an increase of 0.69 (moderately effective category). The correlation coefficient test results show the value of r_hitung = 0.610 is greater than r_table = 0.339, which means there is a strong relationship between the application of the TPS model assisted by Wordwall with students' critical thinking skills. Furthermore, the t-test results obtained t_hitung = 4.357 and t_table = 1.690, so t_hitung ≥ t_table (4.357 ≥ 1.690). Thus, the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. This means that there is a positive and significant influence between the application of the Think Pair and Share (TPS) type cooperative learning model assisted by Wordwall on improving students' critical thinking skills in IPAS learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATAPELAJARAN IPAS DI SD HARAPAN BARU MEDAN Arisan Laia; Juliana; Reflina Sinaga; Eka Kartika Silalahi; Paska Sriulina Tarigan; Patri Janson Silaban
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32772

Abstract

This study aims to determine the effect of the Mastery Learning model on student learning outcomes in science at grade V of Harapan Baru Elementary School, Medan, in the 2024/2025 academic year. The research method used was an experimental method with a quantitative approach. To obtain the required data, a test instrument consisting of 30 questions was used. The sample size was 30 students using a purposive sampling technique. To determine students' initial abilities, the researcher conducted a pretest with an average score of 58.3. And the results of the posttest have increased from the pretest given previously with the average value of students reaching 83.86. It can be said that the level of success of student learning outcomes has increased as evidenced by the results of the correlation coefficient test calculation obtained r count ≥ r table with the results of 0.941 ≥ 0.361. Furthermore, hypothesis testing is comparing the value of t count ≥ t table with the results of 14.781 ≥ 2.042. With these results, Ha is accepted and Ho is rejected. Through the t-test it can be concluded that there is an influence of the contextual learning model on students' critical thinking abilities.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MEDIA PAPAN PINTAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD HARAPAN BARU MEDAN Maria Gresia Agustina; Dyan Wulan Sari HS; Juliana; Ester Julinda Simarmata; Paska Sriulina Tarigan; Patri Janson Silaban
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32844

Abstract

This study aims to determine the effect of the problem-based learning model using smart boards on student learning outcomes in mathematics for fourth-grade students at Harapan Baru Elementary School in Medan in the 2024/2025 academic year. The research method used is an experimental method with a quantitative research design. To obtain the necessary data, a test instrument consisting of 25 questions was used. The sample size consisted of 30 students selected using purposive sampling. To assess students' initial abilities, the researcher conducted a pretest, yielding an average score of 55.2. The posttest results showed an improvement from the previous pretest, with students achieving an average score of 82.27. It can be said that the level of success in students' critical thinking skills has increased, as evidenced by the results of the correlation coefficient test, which yielded a result of rhitung ≥ rtabel with a result of 0.754 ≥ 0.361. Furthermore, the hypothesis testing compared the value of thitung ≥ ttabel with a result of 6.074 ≥ 2.042. With these results, Ha was accepted and Ho was rejected. Through the t-test, it can be concluded that there is an effect of the problem-based learning model using smart boards on student learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD NEGERI 175786 SIAMBATON KEC PAKKAT Hasibuan, Nove Silvia; Imelda Sihombing; Paska Sriulina Tarigan; Patri Janson Silaban; Heka Maya Sari Br Sembiring
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40611

Abstract

Education is a crucial aspect that must be continuously improved to achieve national goals and the advancement of knowledge. Therefore, teacher professionalism also needs to be enhanced in order to produce intelligent and creative students. One effort that can be made is by implementing creative learning models that are appropriate to the learning materials and students’ needs. This study was motivated by the low learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 175786 Siambaton, as indicated by their daily test scores. This research employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest design. To identify students’ initial abilities, a pretest was administered, resulting in an average score of 62.67. The results showed that the implementation of the Creative Problem Solving learning model had an effect on the learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 175786 Siambaton and was categorized as good, with an average posttest score of 78.0. The correlation test results indicated a correlation coefficient of 0.692, meaning that rcalculated (0.692) > rtable ​ (0.361); therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Furthermore, the t-test results showed that tcalculated ​ > ttable ​, namely 5.707 > 1.697. Thus, it can be concluded that there is a positive and significant effect of the Creative Problem Solving learning model on Mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 175786 Siambaton in the 2024/2025 academic year.
Efektivitas Problem-Based Learning Berbasis AI dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Literasi Digital Siswa SMA: Studi Kuasi-Eksperimen Purba, Frikson Jony; Tarigan, Paska Sriulina; Aritonang, Aldo Yehezkiel
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3553

Abstract

Era digital menuntut penguasaan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital sebagai kompetensi utama abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Problem-Based Learning (PBL) berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital siswa kelas XI SMA pada pembelajaran Fisika materi Kesetimbangan Benda Tegar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pola pretestt–posttest non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan PBL berbasis AI dan kelas kontrol yang menerapkan PBL konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan angket literasi digital yang mencakup aspek akses informasi, evaluasi, pemanfaatan, etika, dan keamanan digital. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial untuk melihat perbedaan peningkatan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital pada kedua kelompok, namun peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Integrasi AI dalam PBL terbukti mampu memberikan umpan balik adaptif, memperkaya sumber belajar, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pemecahan masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL berbasis AI efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital siswa secara simultan, serta berpotensi menjadi alternatif model pembelajaran inovatif yang relevan untuk mendukung penguatan kompetensi abad ke-21 di tingkat sekolah menengah.
IMPLEMENTASI KEGIATAN MAHASISWA SANTO THOMAS DALAM ASISTENSI MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR : ANALISIS KASUS DI SDN 060901 MEDAN POLONIA Reflina Sinaga; Paska Sriulina Tarigan; Rizki Bastanta Manalu; Maria Sumanari Sihaloho; Yoana Kresensia Sirait; Angela Aprillicia Harianja; Radot Fransisca Hayati Siregar; Yesika Siburian; Tania Siringoringo
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp339-345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kegiatan asistensi mengajar oleh mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas di SDN 060901 Medan Polonia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa calon guru melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan analisis laporan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan asistensi mengajar dilaksanakan secara aktif dan terstruktur, melibatkan mahasiswa dalam pembelajaran di kelas, kegiatan non-akademik, serta tugas administrasi sekolah. Mahasiswa menghadapi sejumlah tantangan seperti keragaman karakter siswa dan keterbatasan media pembelajaran, namun mampu mengembangkan strategi adaptif melalui kolaborasi, inovasi, dan refleksi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan semangat belajar siswa, penguatan karakter, dan terbentuknya profesionalisme mahasiswa sebagai calon pendidik. Penelitian ini merekomendasikan agar asistensi mengajar terus dikembangkan sebagai program pembelajaran kontekstual yang memperkuat hubungan antara dunia kampus dan dunia sekolah.