Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Investasi Asing, Teknologi Informasi dan Komunikasi, dan Pendidikan Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Indonesia Putri, Adinda; Amar, Syamsul
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 3 No. 1 (2026): MedREP: Volume 3, No. 1, Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI), Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan pendidikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 2017-2024 yang mencakup 34 provinsi, dengan metode analisis regresi data panel Fixed Effect Model (FEM) menggunakan Cross Section Weight (CSW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI dan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, sementara TIK berpengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan investasi asing dan kualitas pendidikan merupakan faktor kunci dalam mendorong produktivitas tenaga kerja di Indonesia.
Pengaruh BI Rate, Inflasi, dan Jumlah Uang Beredar terhadap Rupiah pada Era Digital Payment di Indonesia Irma Susanti; Syamsul Amar
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 3 No. 2 (2026): MedREP: Volume 3, No. 2, Mei 2026
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh suku bunga BI Rate, inflasi, dan jumlah uang beredar terhadap nilai tukar rupiah pada era digital payment di Indonesia. Menggunakan Error Correction Model (ECM) dengan 108 observasi bulanan periode Januari 2016–Desember 2024, penelitian ini mengungkap pergeseran fundamental dalam mekanisme transmisi kebijakan moneter seiring perkembangan sistem pembayaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) BI Rate berpengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar, mengindikasikan sifat reaktif-defensif kebijakan moneter Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga sebagai respons terhadap tekanan depresiasi yang telah terjadi; (2) Inflasi tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek karena mekanisme Purchasing Power Parity (PPP) memerlukan akumulasi perbedaan inflasi selama 3–5 tahun; (3) Jumlah uang beredar M2 merupakan determinan terkuat depresiasi rupiah dengan pengaruh positif sangat signifikan; (4) Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh sangat signifikan dengan R-squared 33,87% dan speed of adjustment 41,63% per bulan. Era digital payment mempercepat transmisi kebijakan moneter dengan half-life penyesuaian hanya 1,3 bulan, jauh lebih cepat dibandingkan studi sebelumnya (3–6 bulan). Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pemantauan likuiditas real-time dan pengembangan algorithm-based intervention untuk menjaga stabilitas nilai tukar di era digitalisasi.