Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di Sekolah Dasar Negeri Dham Lubuk Pada Murid Kelas IV dan V Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Nurdin, Nurdin; Wirza, Wirza; Asyura, Finaul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3848

Abstract

Perilaku kebersihan gigi dan mulut meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan yang diberikan dengan konsep sehat dan sakit gigi serta upaya pencegahan. Pemeliharaan pada fase perkembangan anak masih sangat bergantung pada bantuan orang dewasa. Berdasarkan wawancara kuisioner yang dilakukan pada siswa kelas IV dan V SD Negeri Dhamm Lubuk Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar dengan 50 siswa yang mengalami kebersihan gigi dan mulut buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut Di Sekolah Dasar Negeri Dham Lubuk Pada Murid Kelas IV Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Tahun 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif, dilaksanakan pada tanggal 28-29 maret 2022. Dengan jumlah populasi 50 murid kelas IV dan V SD Negeri Dham Lubuk,teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dengan menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 50 orang murid diketahui jumlah siswa yang kategori pengetahuannya baik sebanyak 35 murid (70 %). Sedangkan sikap kategori kurang baik sebanyak 32 murid (64 %), dan jumlah murid dengan kategori tindakannya kurang baik sebanyak 36 murid (72 %). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tentang pemeliharaan gigi dan mulut pada murid kelas IV dan V SD Negeri Dham Lubuk berada pada kategori baik, sedangkan sikap tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas IV adan V SD Negeri Dham Lubuk berada pada kategori kurang baik, dan tindakan tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada murid kelas IV dan V SD Negeri Dham Lubuk berada pada kategori kurang baik. Disarankan kepada siswa kelas IV dan V SD Negeri Dham Lubuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan sikap, tindakan dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut.Kata Kunci : Perilaku, Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan MulutDental and oral hygiene behavior includes knowledge, attitudes and actions provided with the concept of health and toothache as well as prevention efforts. Maintenance in the developmental phase of children is still very dependent on adult assistance. Based on questionnaire interviews conducted with students in grades IV and V of SD Negeri Dhamm Lubuk, Want Jaya District, Aceh Besar with 50 students who experienced poor dental and oral hygiene. This research aims to determine the description of the behavior of maintaining dental and oral hygiene at the Dham Lubuk State Elementary School among Class IV Students in Want Jaya District, Aceh Besar in 2021. This research is descriptive, carried out on 28-29 March 2022. With a population of 50 class students IV and V SD Negeri Dham Lubuk, the sampling technique used was a saturated sampling technique using the interview method. The results of this research show that out of 50 students, it is known that the number of students whose knowledge category is good is 35 students (70%). Meanwhile, the attitude category was not good as many as 32 students (64%), and the number of students whose actions were categorized as not good was 36 students (72%). Based on the research results, it can be concluded that knowledge about maintaining dental and oral hygiene in students in grades IV and V at SD Negeri Dham Lubuk is in the good category, while attitudes about maintaining dental and oral hygiene in students in grades IV and V at SD Negeri Dham Lubuk are in the poor category. , and actions regarding maintaining oral hygiene in students of grades IV and V at SD Negeri Dham Lubuk are in the poor category. It is recommended that students in grades IV and V at SD Negeri Dham Lubuk increase their knowledge and improve their attitudes and actions in maintaining dental and oral hygiene.Keywords: Behavior, Maintaining Dental and Oral Hygiene
Hubungan Pengetahuan Keluarga Dalam Menjaga Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Tiga Ismaturrahmi, Ismaturrahmi; Keumala, Cut Ratna; Asyura, Finaul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4113

Abstract

Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut sangat penting bagi kesehatan mental, di mana kondisi gigi yang tidak terjaga bisa berpengaruh buruk terhadap kestabilan psikologis dan interaksi sosial seseorang. Di Puskesmas Muara Tiga, tercatat kunjungan pasien dengan gangguan mental sangat sedikit, hanya sebanyak 6 pasien dan sebagian besar dari mereka memiliki kondisi gigi yang memprihatinkan, termasuk kebutuhan akan pencabutan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa korelasi antara pengetahuan keluarga pasien gangguan mental dengan kebersihan gigi dan mulut pasien tersebut. Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga dan pasien dengan gangguan mental yang stabil di Puskesmas Muara Tiga. Jumlah total pasien gangguan jiwa adalah 52 orang, namun dengan teknik purposive sampling dan kriteria tertentu, jumlah sampel adalah 34 pasien. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 70.6% keluarga pasien memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan gigi, sementara 29.4% dianggap kurang. Hal ini tercermin pada kondisi kebersihan gigi pasien, dengan 14.7% dalam kondisi baik, 52.9% dalam kondisi sedang, dan 32.4% dalam kondisi buruk. Analisis Chi-Square membuktikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan keluarga dan kebersihan gigi dan mulut pasien, dengan nilai signifikansi 0,000. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluarga yang memiliki pengetahuan baik mengenai perawatan gigi dan mulut cenderung memiliki anggota keluarga dengan kondisi kebersihan gigi yang baik atau sedang. Sebaliknya, keluarga dengan pengetahuan yang kurang cenderung memiliki anggota keluarga dengan kondisi kebersihan gigi yang buruk. Hal ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan pengetahuan dan kesadaran keluarga terhadap kesehatan gigi dan mulut, khususnya bagi pasien gangguan jiwa.Kata Kunci: Kesehatan gigi dan mulut, Kesehatan jiwa, Pasien gangguan jiwa, Perawatan gigi dan mulut.Background: Oral health has a significant impact on mental health, where poor conditions can negatively affect an individual's psychological and social aspects. At the Muara Tiga Health Center, it was noted that visits by mental disorder patients are exceedingly minimal, with only six patients visiting and most having poor dental conditions, including the need for tooth extractions. The purpose of this study is to identify the relationship between the level of knowledge of families of mental disorder patients and the status of the patients' oral hygiene.. Research Methodology: This research employs a cross-sectional design in a quantitative approach, with the study population including families and patients with calm-type mental disorders in the working area of the Muara Tiga Health Center. The total number of mental disorder patients was 52, but using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria, the sample size for the study amounted to 34 mental disorder patients.. Results: The research findings show that 70.6% of patient companions have good knowledge of dental and oral health, while 29.4% still lack knowledge. This is reflected in the oral hygiene status of patients: 14.7% were categorized as good, 52.9% moderate, and 32.4% poor. Chi-Square analysis revealed a significant relationship between family knowledge level and patient oral hygiene status, with a significance value of 0.000. Conclusion: The conclusion from this study states that families with good knowledge of dental and oral care tend to have members with better or moderate oral hygiene. Meanwhile, less good knowledge is associated with poorer oral hygiene status in mental disorder patients. This emphasizes the importance of improving family knowledge and awareness about the significance of dental and oral health for mental disorder patients.Keyword : Oral health, Mental health, Dental and oral care, Mental disorder.
PENGARUH PEMBERIAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA MENGENAI PEDOMAN GIZI SEIMBANG Dhirah, Ulfa Husna; Asyura, Finaul; Fitriyanti, Fitriyanti; Putri, Rizka Amalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Edukasi gizi seimbang menggunakan media leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pola makan sehat. Metode visual ini mempermudah remaja memahami gizi seimbang, mengubah pola pikir, dan memperbaiki perilaku makan, seperti meningkatkan konsumsi sayur dan buah. Penggunaan media ini efektif mengatasi masalah gizi remaja. Usia remaja adalah kelompok penduduk yang berusia 10-19 tahun. Gizi seimbang adalah suatu keberagaman makanan yang memiliki prinsip gizi seimbang terdiri dari empat pilar untuk menyeimbangkan zat gizi yang dikeluarkan dan zat gizi yang masuk melalui pemantauan berat badan secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian media leaflet terhadap perubahan pengetahuan dan sikap remaja mengenai Pedoman Gizi Seimbang. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pre–post test pada kelompok remaja. Jumlah sampel 50 orang. Hasil penelitian dari analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon Berdasarkan dari hasil Uji Wilcoxon menunjukan gambaran pengetahuan (Asymp.sig = 0,000) dan sikap (Asymp.sig = 0,000) yang artinya bahwa ada pengaruh pendidikan gizi seimbang melalui media poster leaflet terhadap perubahan tingkat pengetahuan, sikap gizi seimbang Kesimpulannya yaitu terdapat peningkatan pengetahuan gizi seimbang antara pemberian edukasi melalui media leaflet terhadap pengetahuan gizi seimbang siswa di SMA 13 Kota Banda Aceh dan terdapat peningkatan sikap gizi seimbang antara pemberian edukasi melalui media leaflet terhadap sikap gizi seimbang siswa di SMA Negeri 13 Kota Banda Aceh.