Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Robot Autonomy: Path Planning via Hand-Drawn Sketches and Computer Vision Integration Mohamedalmogtaba Abdelrahman; Mietra Anggara
Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Informatics Engineering Dept., Faculty of Engineering, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcosine.v8i2.598

Abstract

This investigation delves into an advanced method for enhancing robot autonomy by integrating hand-drawn sketches with computer vision systems to optimize route planning effectively. The procedure starts with the capture of image data, which is then processed through multiple stages until the sketches are turned into exact coordinates that guide a robot. Canny edge detection, a specific computer vision technique, is employed to detect the edges of the drawn lines, facilitating precise and dependable navigation for autonomous robot operations. Initially, the image is subjected to noise reduction and edge enhancement before converting the sketch lines into Cartesian coordinates. This step is succeeded by point filtering and ordering to ascertain accurate path adherence by the robot, with no coordinates overlooked. Scale adjustments are also made to match digital image coordinates with the real-world setting, thereby improving the robot’s interaction based on the received visual inputs. The program has been tested in Robotic Operating System 2 (ROS) using MoveIt2 and also in RoboDK software, where it was used to verify the results. It is important to note that path planning, which focuses on determining an optimal route from start to finish, is a subset of motion planning, which also considers the dynamics and kinematics of the robot's movement along that route.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN, INOVASI PRODUK DAN DAYA TARIK WISATA TERHADAP MINAT KUNJUNG ULANG (STUDI KASUS PADA OBYEK WISATA PANTAI BALAT DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT) Hidayat, Ahmad; Yamin, Ahmad; Anggara, Mietra
JURNAL DIMENSI Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v13i3.6472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, inovasi produk dan daya tarik wiasata terhadap minat kunjung ulang wisatawan pada objek wisata Pantai Balat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data yang menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yaitu masyarakat KSB yang pernah mengunjungi objek wisata Pantai Balat di Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk menganalisis data, digunakan teknik Partial Least Square (PLS) yang termasuk dalam bidang Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung ulang pada objek wisata Pantai Balat KSB, selanjutnya, inovasi peroduk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung ulang pada objek wisata Pantai Balat KSB. Kemudian, daya tarik wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung ulang pada objek wisata Pantai Balat KSB. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pantai Balat di Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi signifikan untuk memaksimalkan kualitas layanan, meningkatkan inovasi produk, dan memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan. Selain itu, Pantai Balat juga dapat meningkatkan pendapatan pariwisata dan berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan demikian, Pantai Balat berpeluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di daerah tersebut, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk kembali mengunjungi destinasi ini di masa depan.
Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa Rizki Anjar Kusuma; Mietra Anggara; Fadhli Dzil Ikram; Aldrin
JURNAL FLYWHEEL Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v16i1.10473

Abstract

Salah satu tahapan dalam proses menjadikan kemiri yang siap pakai adalah tahap pengeringan, tahap pengeringan yang masih banyak dilakukan masyarakat adalah pengeringan secara tradisional dan menggunakan sinar matahari, Pengeringan yang baik membutuhkan panas yang merata. Penjemuran langsung di bawah sinar matahari sulit untuk memenuhi kebutuhan, masalah terbesar menggunakan pengeringan matahari adalah perubahan cuaca. Namun dengan perkembangan teknologi, pengeringan alami telah diperbaiki untuk meningkatkan kinerja pengeringan. Selanjutnya dengan berkembangnya teknologi, perkembangan alat pengering berubah dari pengeringan alami menjadi pengeringan paksa atau pengering dengan prinsip fluidisasi. Pada kecepatan udara dan kapasitas pengering dapat dilakukan pengujian Eksperimen untuk mengetahui kinerja pengeringan. Tujuan penelitian ini unuk mengetahui variasi kecepatan udara dan kapasitas terhadap laju pengeringan, kadar air dan efisiensi pengeringan. Pada penelitian terdapat 3 variabel penelitian yang di gunakan, yaitu: a. Variabel bebas – kecepatan udara 1,5 m/s dan kecepatan udara 2 m/s b. Kapasitas – 5 kg – 15 kg – 25 kg Di lihat dari hasil perbandingan nilai dari dua kecepatan udara dan terdapat kecepatan udara 1,5 m/s menghasilkan nilai laju pengeringan terbaik sebesar 1,16 g/menit kecepatan udara 2 m/s sebesar 1,52 g/menit untuk kadar air terendah kecepatan udara 1,5 m/s menghasilkan nilai sebesar 4,24 % pada kapasitas 5 kg sedangkan di kecepatan udara 2 m/s sebesar 1 % dan untuk nilai efisiensi terbaik kecepatan udara 1,5 m/s sebesar 2,71% pada kapasitas 25 kg dan kecepatan udara 2 m/s sebebesar 3,5% maka dapat disimpulkan bahwa laju pengeringan dan penurunan kadar air pada bahan sangat berpengaruh terhadap efisiensi mesin pengering kerupuk semakin banyak bahan yang di keringkan maka efisiensi lebih tinggi dengan bahan bakar yang sama.
Pengaruh Kuat Tekan dan Temperatur Pengeringan Briket Cangkang Kemiri dan Bonggol Jagung terhadap Karakteristik Briket Dewa Putu Sukerta Yasa; Mietra Anggara; Fadhli Dzil Ikram; Amri Hidayat
JURNAL FLYWHEEL Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v16i1.10478

Abstract

Disaat ini, dunia mengalami kekurangan tenaga yang kritis Tiap tahunnya, terjadi kenaikan jumlah usaha masyarakat yang memerlukan bahan bakar, paling utama bahan bakar minyak atau bahan bakar fosil. briket ialah salah satu sumber energi alternatif yang bisa digunakan, guna untuk mengambil alih sebagian dari penggunaan bahan bakar minyak. Biomassa yang digunakan dalam riset ini berupa cangkang kemiri dan tongkol jagung dan tepung tapioka sebagai campuran untuk perekat atau sebagai lem supaya campuran briket bisa terbentuk dengan baik. Tujuan dari riset ini buat mengenali pengaruh komposisi penyusun briket terhadap nilai ciri briket. Pengujian yang dicoba dalam riset ini meliputi: kuat tekan, dan temperatur pengeringan, Hasil riset membuktikan kalau nilai kalor paling tinggi dalam riset ini pada pada ilustrasi 4 dengan kuat tekan 100kg dan temperatur pengeringan sebesar 1500C dengan komposisi campuran cangkang kemiri 65%, bonggol jagung 25% dan perekat 10% dengan nilai kalor 6107cal/ gram, pada kuat tekan 100kg dan temperatur pengeringan sebesar 1500C dengan kandungan kadar air sebesar 4.70%, dengan kadar abu mencapai 0,90%, dengan kadar zat mudah menguap mencapai 2,10%, dengan kadar karbon terikat mencapai 97,00%.
PENGARUH VARIASI PANJANG PIPA MASUK (DRIVE PIPE) DAN BEBAN KATUP BUANG (WASTE VALVE) TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Mietra Anggara; Naif Fuhaid; Toni Dwi Putra
PROTON Vol. 5 No. 2: Oktober 2013
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v5i2.187

Abstract

Masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari jangkauan sumber energi listrik terdapat kendala untuk memindahkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi. Untuk memompa air ke dalam rumah umumnya mereka menggunakan pompa sentrifugal. Jenis pompa ini membutuhkan energi listrik untuk mengoperasikannya, namun kadang-kadang listrik juga merupakan suatu masalah tersendiri bagi masyarakat. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan pompa hidram atau hydraulic ram yang energi atau tenaga penggeraknya berasal dari tekanan atau hantaman air yang masuk ke dalam pompa melalui pipa. Pompa hidrolik ram merupakan suatu solusi karena tidak membutuhkan energi listrik atau bahan bakar. Pompa jenis ini dapat bekerja terus menerus 24 jam sehari, harganya murah dan mudah dibuat Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi unjuk kerja pompa hidrolik ram dengan variasi panjang pipa masuk dan beban katub buang. Metode penelitian melalui perancangan instalasi pompa hidram dengan pengamatan pengaruh panjang pipa masuk (4 m, 6 m dan 8 m), dan pengamatan pengaruh beban katub buang (450 kg, 830 kg, dan 1220 kg) terhadap debit pompa hidram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi pompa hidram adalah 36,19 % efisiensi D’Aubuission pada berat beban 450 gram dan panjang pipa masuk 4 m. Faktor panjang pipa masuk dan berat beban sangat berpengaruh terhadap debit pemompaan, debit buang, dan efisiensi pompa hidram.   Kata kunci:  Pompa Hidram, pipa  masuk, katub buang, dan efisiensi.
PENGARUH VARIASI PANJANG PIPA MASUK (DRIVE PIPE) DAN BEBAN KATUP BUANG (WASTE VALVE) TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM Mietra Anggara; Naif Fuhaid; Toni Dwi Putra
PROTON Vol. 5 No. 2: Oktober 2013
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v5i2.192

Abstract

Masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari jangkauan sumber energi listrik terdapat kendala untuk memindahkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi. Untuk memompa air ke dalam rumah umumnya mereka menggunakan pompa sentrifugal. Jenis pompa ini membutuhkan energi listrik untuk mengoperasikannya, namun kadang-kadang listrik juga merupakan suatu masalah tersendiri bagi masyarakat. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan pompa hidram atau hydraulic ram yang energi atau tenaga penggeraknya berasal dari tekanan atau hantaman air yang masuk ke dalam pompa melalui pipa. Pompa hidrolik ram merupakan suatu solusi karena tidak membutuhkan energi listrik atau bahan bakar. Pompa jenis ini dapat bekerja terus menerus 24 jam sehari, harganya murah dan mudah dibuat Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi unjuk kerja pompa hidrolik ram dengan variasi panjang pipa masuk dan beban katub buang. Metode penelitian melalui perancangan instalasi pompa hidram dengan pengamatan pengaruh panjang pipa masuk (4 m, 6 m dan 8 m), dan pengamatan pengaruh beban katub buang (450 kg, 830 kg, dan 1220 kg) terhadap debit pompa hidram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi pompa hidram adalah 36,19 % efisiensi D’Aubuission pada berat beban 450 gram dan panjang pipa masuk 4 m. Faktor panjang pipa masuk dan berat beban sangat berpengaruh terhadap debit pemompaan, debit buang, dan efisiensi pompa hidram.   Kata kunci:  Pompa Hidram, pipa  masuk, katub buang, dan efisiensi.
THE EFFECT OF VARIATIONS IN THE COMPOSITION OF CANDLENUT SHELLS AND BAGASSE ON THE CHARACTERISTICS OF BRIQUETTES Ayudhia Gina Mawaddha; Mietra Anggara
Mechanical, Energy and Material (METAL) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Mechanical, Energy and Material (METAL)
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/metal.v1i2.33

Abstract

Currently, the world is facing a critical energy shortage. Every year, there is an increasing number of human activities that require fuel, especially oil-based fuels. Briquettes are one of the alternative energy sources that can be used to replace some of the uses of kerosene. The biomass used in this research consists of candlenut shells, sugarcane bagasse, and tapioca flour as a binder. The aim of this research is to determine the influence of briquette composition on the characteristic values of the briquettes. The tests conducted in this research include: calorific value, moisture content, ash content, volatile matter content, and fixed carbon content. The research results show that the highest calorific value in this study is found in sample 4, with a composition of 90% candlenut shells and 10% binder, with a calorific value of 5329 cal/g. For the composition of 30% sugarcane bagasse and 60% candlenut shells, the moisture content is 6.26%. The ash content is 1.23% for the composition of 30% sugarcane bagasse and 60% candlenut shells. The volatile matter content is 28.22% for the composition of 90% candlenut shells and 10% binder. Lastly, the fixed carbon content is 28.22% for the composition of 60% sugarcane bagasse and 30% candlenut shells.
ANALYSIS OF VARIATION IN HEAT CONDUCTING PIPE POSITION AND AIR VELOCITY ON DRYING RATE, MOISTURE CONTENT AND DRYING EFFICIENCY OF TAPIOCA CRACKERS Amriadi Amriadi; Mietra Anggara
Mechanical, Energy and Material (METAL) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Mechanical, Energy and Material (METAL)
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/metal.v1i2.37

Abstract

One of the essential processes in the production of krupuk (crackers) is the drying process, commonly carried out using traditional sun-drying methods. Effective drying necessitates even heat distribution, which can be challenging to achieve with direct sun drying due to weather fluctuations. However, with technological advancements, natural drying methods have been improved to enhance drying efficiency. Moreover, the development of drying equipment has shifted from natural drying to forced drying using the principle of fluidization. Experimental testing of the heat pipe position and air velocity can be conducted to understand the heat One of the essential processes in the production of krupuk (crackers) is the drying process, commonly carried out using traditional sun-drying methods. Effective drying necessitates even heat distribution, which can be challenging to achieve with direct sun drying due to weather fluctuations. However, with technological advancements, natural drying methods have been improved to enhance drying efficiency. Moreover, the development of drying equipment has shifted from natural drying to forced drying using the principle of fluidization. Experimental testing of the heat pipe position and air velocity can be conducted to understand the heat distribution during the drying process. The objective of this research is to investigate the variation of heat pipe positions and air velocities' influence on the drying rate, moisture content, and drying efficiency of krupuk. The study involves three research variables: Independent Variables: a. Designing the heat pipe in a vertical position. b. Designing the heat pipe in a horizontal position. Air Velocity: a. Air velocity of 2 m/s. b. Air velocity of 1.5 m/s. c. Air velocity of 1 m/s. Based on the comparison of values from the two positions, it was found that the vertical heat pipe resulted in the best drying rate of 1.65 g/minute, while the horizontal heat pipe yielded 1.67 g/minute. Regarding moisture content, the vertical heat pipe had a value of 3.6%, while the horizontal pipe had 2.6%. For the best efficiency, the vertical heat pipe achieved 1.9%, and the horizontal pipe achieved 2%. It can be concluded that the drying rate and moisture reduction significantly affect the efficiency of the kerupuk drying machine. The higher the quantity of material dried, the higher the efficiency achieved with the same fuel.
EFFECT OF REGULATOR VALVE OPENING VARIATIONS AND AIR SPEED ON DRYING RATE, FUEL CONSUMPTION, DRYING EFFICIENCY IN ANCHIE DRYING MACHINE Rais Rais; Mietra Anggara
Mechanical, Energy and Material (METAL) Vol. 1 No. 1 (2023): Juni: Mechanical, Energy and Material (METAL)
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/metal.v1i1.42

Abstract

Indonesia is a maritime country, rich in marine resources and marine biodiversity and non-biological diversity which spreads over 3,351 million km2 of sea area and 2,936 km2 of water area of the exclusive economic zone and continental shelf (BPS, 2018). The natural conditions of this vast sea are utilized by all people in Indonesia, including the people of Labuhan Bajo Village, Sumbawa. Anchovy (Stolephorus sp.) is one of the marine commodities developed as a superior economic commodity. Many efforts have been made by anchovy fishermen and collectors in an effort to maintain and develop anchovy processing, one of which is the drying process. This study aims to determine the effect of lpg gas regulator valve opening and air velocity on moisture content, fuel consumption, efficiency and drying rate of anchovy drying machine. The variables used are the variation of the regulator valve opening and the air exhaled by the fan from outside with speeds of 1.5 m/s, 2 m/s and 2.5 m/s. The results obtained in this study were that the highest drying rate was produced by the valve opening with a duration of 120 minutes with a drying rate of 0.630 g/min at an air speed of 2.5 m/s. Testing the water content by looking at the results of the anchovy samples and the results of the highest amount of water content, namely in the variation of valve opening 1 with a water content value of 19.12% at an inlet air speed of 2.5 m/s with a duration of drying time of 120 minutes. The highest efficiency value at 3/4 valve opening with a speed of 2 m/s with an inlet channel of 1 cm is 84.66%. Fuel consumption from the results of anchovy drying test with a temperature of 70 ℃ where the drying time is the fastest in accordance with the SNI quality standards for anchovy water content, namely opening the regulator valve 3/4 for 120 minutes, using 0.95 kg of gas.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN CANVA UNTUK GURU SDN KOKARPIT DAN SDN LEKONG Hermanto, Koko; Anggara, Mietra; Ismiyarti, Wilia; Mardinata, Erwin; Yuliadi, Yuliadi; Ekastini, Ekastini; Sofya, Nora Dery
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3255

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan pengajaran, seorang pendidik dituntut agar dapat membuat media pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dan pendidik sendiri merasa nyaman dalam menjalankan pengajaran guna mewujudkan tujuan pembelajaran dengan baik. Salah satu jenis media pembelajaran adalah video pembelajaran yang dibuat menggunakan Canva yang dapat diakses oleh guru menggunakan email belajar.id sehingga semua fiture dapat diakses secara gratis. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada SDN Kokarpit dan SDN Lekong guru masih kesulitan membuat video pembelajaran dan belum mengenal Canva. Oleh karena itu, adanya permintaan kerjasama antara Fakultas Rekayasa Sistem Universitas Teknologi Sumbawa dengan kedua SDN tersebut dalam program pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pembuatan video pembelajaran dengan menggunakan Canva. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 16 guru dari SDN Kokarpit dan SDN Lekong dan terdiri dari 7 dosen pendamping. Pendampingan dalam pembuatan video media pembelajaran menggunakan pendekatan ceramah, demonstrasi serta adanya latihan yang disertai tanya jawab. Kegiatan pendampingan dievaluasi menggunakan model evaluasi Kirkpatrick dengan indikator reaction, learning, behaviour dan result, hasil evaluasi menunjukkan skor 89,71% yang menunjukkan peserta sangat puas dengan kegiatan pelatihan. Selain itu, berdasarkan hasil pre test dan post test menujukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pemahaman peserta membuat video media pembelajaran serta adanya peningkatan jumlah video media pembelajaran peserta setelah sebulan mengikuti pelatihan
Co-Authors A. Masniawati Abdul Malik Karim Aditya Syah Afrianto Ahmad Hidayat Ahmad Yamin Ajie Prana Mesa Aldrin Aldrin - Ali Topan, Paris Amri Hidayat Amri Hidayat Amriadi Amriadi Andi Dewi Rizka Ainulia Makerra Apandi Ardiansyah Ardila Tri Yuli Yanti Asia Arifin Ayudhia Gina Mawaddha Azrial Abizard Bahtiar, Syamsul Bernadus Crisanto Putra Mbulu Bernardus Crisanto Putra Mbulu Denny Widhiyanuriyawan Dery Sofya, Noura Dewa Putu Sukerta Yasa Dhanasmara, Hamratul Aisyah Dwi Ratna Sari Dzil Ikram, Fadhli Ekastini Ekastini Eva Johannes Fadhil Zil Ikram Fadhli Dzhil Ikram Fadhli Dzil Ikram Fadhli Dzil Ikram Fadhli Dzril Ikram Faris Zaiem Alhakiem Febrian, Wira Firda Utami, Silvia Fitriani Haizan Hamzah Naufal, Muhammad Hermanto, Koko Hidayah, Rini Nirmala Hidayat, Amri Iksan Wira Yuda Imam Munandar Imam Syaukani Irfan Maulana Irlan Ismiyarti, Wilia Jibril, Aburijal Juniansyah, Kallista La Ode Muhammad Syarif M. Faisal M.Rizal Fauzi Mahendry, Syahrul Manguntungi, Baso Mardinata, Erwin Mega Nur Sasongko Mhd Sunandar Siregar MMSI Irfan ,S. Kom Mohamedalmogtaba Abdelrahman Muh Jefri Muh. Chaerul Anwar Muhamad Hidayat Muhammad Al Fatih Muhammad Ilham S Muhammad Rizaldi Trias Jaya Putra Nurdin Muhammad Yaz Rasyid Mukhtar Hadi Murdiyanto, Danang Naif Fuhaid Naif Fuhaid Nikmal Hairul Nur Hilal A. Syahrir Nurmuliayanti Muis Nurwijayanti Nuryadi, Halid Pupung Pupung Pupung Putri Indah Kencana Rasyid, Muhammad Yaz Riana Anggraeny Ridwan Rita Desiasni Rizki Anjar Kusuma Robbani, Farisan Rohyanti, Sari Dewi Samanhudi, M. Syawqi Saputra, Widi Sarwana, Wirya Sastra Afriansa Sofya, Nora Dery Sopyan Ali Rohman Suparman Suparman Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Toni Dwi Putra Toni Dwi Putra Vivin Nila Rakhmatullah Wahyullah Wahyullah Widiasa, I Kadek Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yuliadi Yusran Yusran Zainal Zaky Abdul Aziz