Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Semangat Kerja Pegawai Pada SMP Negeri Se-Kecamatan Airpura Kabupaten Pesisir Selatan Candriani, Saras; Susanti, Lusi; Achyar, Novriyanti; Widiawati, Widiawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh permasalahan yang ditemukan terkait semangat kerja pegawai di SMP Negeri Se-Kecamatan Airpura. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan mendeskripsikan semangat kerja pegawai di SMP Negeri Se-Kecamatan Airpura. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SMP Negeri Se-Kecamatan Airpura sebanyak 103 orang guru, dengan sampel sebanyak 52 orang guru yang dipilih melalui teknik Proportional Stratified Random Sampling. Instrument dalam penelitian ini adalah angket model Skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semangat kerja pegawai berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 4,37, dan persentase capaian sebesar 87%. Temuan ini menunjukkan bahwa guru mampu menunjukkan semangat kerja yang tinggi dalam melakukan semua pekerjaan yang telah diberikan oleh kepala sekolah.
Preliminary study of lecturer competency analysis in learning at health universities Achyar, Novriyanti; Gistituati, Nurhizrah; Utama, Hendri Budi; Luthfiani, Luthfiani; Jaya, Indra
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243316

Abstract

This research aims to reveal the results of the analysis regarding lecturer competence in practical learning at universities in the health sector. Lecturer competence is the variable studied with indicators including pedagogical competence, personality competence, social and professional competence. The method used in this research uses a descriptive quantitative approach. The data collection technique uses primary data from a sample of 50 students with a sampling technique using cluster sampling. Data collection uses instruments that have passed the validity and reliability process. Data analysis in this study used descriptive analysis techniques. The results of this research indicate that overall, the average lecturer competency of all indicators is categorized as adequate with a score of 2.94 and an achievement level of 73.60. Only one of the four lecturer competency indicators, namely personality competency, received good criteria, while the other three received sufficient categories.
Peningkatan Keterampilan Guru Membuat Modul Ajar yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif Berbasis Kurikulum Merdeka Susanti, Lusi; Achyar, Novriyanti; Gistituati, Nurhizrah; Widiawati, Widiawati; Ginanjar, Singgih
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 1 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v5i1.36061

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam membuat modul ajar yang terdeferensiasi sebagai panduan dalam melaksanakan pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan dengan metode workshop yang memuat ceramah, diskusi dan tanya jawab yang dilaksanakan di SMP IT An-Nahl pada bulan Agustus 2023 dengan jumlah peserta 27 orang guru. Kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan lancar sesuai dengan perencanaan. Seluruh peserta dalam kegiatan ini mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan partisipatif. Kepada peserta pelatihan diharapkan untuk dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman belajar yang telah dipelajari dan diperoleh melalui kegiatan pengabdian dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil evaluasi efektivitas pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa persentase pemahaman peserta pelatihan adalah 93,3%, artinya peserta memahami materi dan mampu menyusun modul ajar yang inovatif, adaptif dan kolaboratif.
KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PASAMAN BARAT Ananda Rista, Tiwi; Susanti, Lusi; Achyar, Novriyanti; Ginanjar, Singgih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31468

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by problems found related to employee performance at the West Pasaman Regency Education Office. The purpose of this study is to obtain information and describe employee performance at the West Pasaman Regency Education Office. This type of research uses a descriptive quantitative approach. The population of this study was 64 employees at the West Pasaman Regency Education Office, with a sample of 57 employees selected through proportional random sampling techniques. The research instrument used was a Likert scale questionnaire with five answer choices that have been tested for validity and reliability. The results show that employee performance at the West Pasaman Regency Education Office is in the high category with an average score of 4.20 and an achievement percentage of 84%. These findings indicate that the majority of employees have demonstrated the ability to complete work according to targets, high responsibility, and the quality of work results in accordance with established standards.
Efektivitas Strategi Rekrutmen Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pelamar di SMA Negeri 9 Mandau: Penelitian Indra Putra, Mija; Dolayance, Rori; Gustituati, Nurhizrah; Anisah, Anisah; Achyar, Novriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3609

Abstract

Digital transformation has reshaped recruitment practices in educational institutions, including secondary schools. SMA Negeri 9 Mandau faces increasing demands to attract qualified teachers and educational staff who align with the school’s academic standards and professional culture. This article examines the effectiveness of digital recruitment strategies in enhancing applicant quality, drawing on a comprehensive review of relevant books, scientific journals, and empirical studies on e-recruitment, employer branding, and competency-based selection. The results of the review indicate that digital recruitment contributes positively to expanding applicant reach, streamlining administrative processes, and improving candidate quality provided that the strategy incorporates clear job information, well-structured digital platforms, competency based assessments, and strong employer branding. The study highlights both opportunities and challenges of digital recruitment in the school context, and offers practical recommendations for SMA Negeri 9 Mandau to maximize the benefits of technology-supported hiring.
DAMPAK FLEKSIBILITAS KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGAISASI DI ERA KERJA HYBRID Rahayu; Sania Gusnita; Ristya Aulya Putri; Novriyanti Achyar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3vftsq64

Abstract

Perubahan pola kerja menuju sistem kerja hybrid mendorong organisasi untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi karyawan dalam mengatur waktu dan lokasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana fleksibilitas kerja memengaruhi tingkat komitmen organisasi pada era kerja hybrid dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Berbagai sumber ilmiah dianalisis untuk melihat hubungan antara fleksibilitas, keseimbangan kehidupan kerja, kepuasan kerja, serta keterikatan karyawan terhadap organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja dapat meningkatkan komitmen organisasi melalui rasa dihargai, kepercayaan yang lebih tinggi, dan tercapainya keseimbangan antara tuntutan kerja dan kehidupan pribadi. Namun, model kerja hybrid juga membawa tantangan seperti berkurangnya interaksi sosial, hambatan komunikasi, dan potensi isolasi yang dapat melemahkan komitmen jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan fleksibilitas kerja perlu disertai dukungan organisasi yang kuat, termasuk sistem komunikasi yang efektif dan budaya kerja yang inklusif. Dengan demikian, fleksibilitas dapat menjadi strategi yang tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat loyalitas dan keterikatan karyawan terhadap organisasi.
Peran Komunikasi Organisasi dalam Membangun Tim Kerja yang Efektif: Studi Literatur Rahman, Fadilul; Salsabila, Julia; Achyar, Novriyanti
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the role of organizational communication in building effective work teams within modern organizational settings. The core issue addressed is that many organizations continue to experience miscommunication, limited coordination, and weak team cohesion, which hinder overall performance. The purpose of this study is to identify the key elements of organizational communication that contribute to team effectiveness, explain the mechanisms through which communication influences team outcomes, and describe the challenges and strategies for optimizing communication practices. This research employs a literature review method by analyzing relevant journal articles, books, and academic publications. The results indicate that effective communication implemented through vertical, horizontal, and diagonal channels plays a crucial role in enhancing coordination, fostering trust, and strengthening collaboration among team members. Furthermore, clear and open communication improves productivity, reduces misunderstandings, and supports shared understanding within the team. The study also highlights that communication serves not only as a tool for transmitting information but also as a strategic component that shapes team dynamics and long-term performance. Overall, the findings emphasize the need for organizations to systematically manage communication practices in order to develop and maintain effective work teams.
Kesulitan-kesulitan Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Supervisi Klinis di SD Negeri Se-Kecamatan Kuranji Hilmi, Halimatul; Rifma, Rifma; Anisah, Anisah; Achyar, Novriyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan supervisi klinis oleh kepala sekolah, akibat kendala seperti beban administratif, keterbatasan waktu, dan kesulitan membangun hubungan kolegial dengan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi klinis di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kuranji, dengan fokus pada tiga tahapan utama, yaitu pertemuan awal, observasi mengajar, dan pertemuan balikan. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh kepala sekolah Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kuranji, berjumlah 41 orang sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan rumus rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kesulitan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi klinis di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kuranji berada pada kategori kurang sulit (skor rata-rata 1,78). Rincian skor rata-rata untuk setiap tahap adalah pertemuan awal (1,89), observasi mengajar (1,73), dan pertemuan balikan (1,71). Meskipun tergolong kurang sulit, ditemukan kesulitan spesifik dalam penyusunan instrumen observasi, penyesuaian waktu observasi, dan perencanaan tindak lanjut. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kemampuan teknis kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi klinis.
Penguatan Kapasitas SDM dalam Mewujudkan Generasi Muda Minangkabau yang Berkarakter Melalui Penerapan Program Pendidikan Berbasis Budaya Lokal di Sumatera Barat Defril Syafrin; Ridonal Rizki; Anisah Anisah; Nurhizrah Gistituati; Novriyanti Achyar
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan pendidikan berbasis budaya Minangkabau serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan kesadaran budaya generasi muda di Sumatera Barat. Penelitian ini penting dilakukan karena pendidikan berbasis budaya lokal semakin mendesak ditengah arus globalisasi yang berpotensi menggeser nilai-nilai adat dan identitas lokal, sementara kajian mengenai integrasi manajemen SDM, kepemimpinan sekolah, dan strategi konstruksi pengetahuan dalam konteks budaya Minangkabau masih terbatas. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan analisis dokumen sekolah terkait pelaksaan muatan lokal budaya Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pendidikan berbasis budaya Minangkabau di Sumatera Barat sangat ditentukan oleh tiga komponen utama, yaitu pertama penguatan kapasitas SDM di sekolah; kedua, kepemimpinan sekolah yang transformasional, dan ketiga; adanya strategi pembelajaran yang memungkinkan terjadinya konstruksi pengetahuan secara aktif. Kepemimpinan sekolah yang transformasional berperan signifikan dalam menciptakan ekosistem sekolah sadar budaya, mendorong kolaborasi guru, dan menjalin hubungan dengan tokoh adat. Implementasi muatan lokal berbasis budaya Minangkabau berdampak positif pada peningkatan karakter siswa, kesadaran identitas budaya lokal, serta internalisasi nilai-nilai moral seperti sopan santun, musyawarah, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam integrasi perspektif konstruktivisme dan manajemen SDM pada pendidikan budaya, serta membuka peluang penelitian lanjutan mengenai model implementasi budaya di sekolah-sekolah dengan karakteristik berbeda.