Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF TOOLS OF THE X-RAY COLLIMATOR (DEV-X) Prasetya, I Made Lana; Santoso, Hari; Wibowo, Gatot Murti
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 2 No. 4 (2020): October 2020
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v2i4.6386

Abstract

Background: Technological developments, especially in the field of radiology, is growing rapidly. The radiology quality assurance system has also developed, one of which is the Collimator Test Tools. The method of testing x-ray beams using this tool has also been developed, such as using film and using IP. However, the development of this method has a drawback, namely that the examiner is required to have special skills in image post-processing. The development of Collimator Test Tools by utilizing the nature of x-rays which causes certain substances such as calcium tungstate or zinc sulfide to glow light (luminance) has been done a lot, but there is no study of these products. Therefore, the researcher wants to develop a product by designing a Collimator test tool based on digital image analysis technology (Dev-X) and a digital camera with Android-based calculations on a wirelessly connected smartphone as an update of the testing method. Objective: To create a collimator test tool for x-ray machines based on digital image analysis technology (Dev-X). Methods: This is a research experiment with a posttest group only design type. Research Location at the Radiology Laboratory of the Radiodiagnostic and Radiotherapy Engineering Academy (ATRO) Bali. Result: Functional Test of Dev-X Products (hardware and software), all components function properly. However, it cannot be assessed significantly from statistical results. Conclusion: The creation and proper functioning of hardware and software tools collimator test tool Dev-Xon android smartphone and show the calculation results of the x-ray beam automatically.    
Pengujian Quality Control pada Pesawat CT Scan Canon Aquilion Lightning 16 Slicedi Instalasi Radiologi RSUD Panglima Sebaya: Quality Control Testing of the Canon Aquilion Lightning 16 Slice CT Scanner at the Radiology Department of RSUD Panglima Sebaya Satria, Roni; Prasetya, I Made Lana
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.8130

Abstract

Pesawat CT Scan Canon Aquilion Lightning 16 Slice di Instalasi Radiologi RSUD Panglima Sebaya memerlukan program manajemen mutu yang berkelanjutan untuk menjamin kualitas dan keamanan layanan radiodiagnostik. Pesawat ini diperiksa secara berkala menggunakan standar yang ditetapkan oleh Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 2 Tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program kendali mutu pada pesawat CT Scan tersebut dengan mengukur kesesuaian parameter pengujian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei, yang melibatkan pengukuran parameter CT Number, keseragaman CT Number, akurasi CT Number, dan pengujian artefak selama 30 hari pengujian quality control.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata CT Number pada arah jam 3 (-0,23), jam 6 (0,90), jam 9 (0,42), jam 12 (0,25), dan pusat (1,48) berada dalam rentang standar -2 hingga 2 HU. Nilai deviasi rata-rata terhadap CT Number pusat pada arah jam 3 (0,47), jam 6 (0,44), jam 9 (0,44), dan jam 12 (0,55) juga sesuai dengan standar toleransi. Keseragaman CT Number pada arah jam 3 (1,71), jam 6 (0,61), jam 9 (1,14), dan jam 12 (1,25) menunjukkan hasil baik. Pengujian akurasi CT Number menunjukkan nilai tertinggi pada irisan 5 (1,82 HU) dan nilai terendah pada irisan 1 (1,59 HU), yang keduanya berada dalam batas toleransi -4 hingga 4 HU. Tidak ditemukan artefak pada gambar irisan water phantom, dan semua fungsi serta tombol pada pesawat CT Scan berfungsi dengan baik berdasarkan hasil pemeriksaan checklist. Kesimpulannya, pesawat CT Scan Canon Aquilion Lightning 16 Slice di Instalasi Radiologi RSUD Panglima Sebaya beroperasi dalam batas normal sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga dapat digunakan dengan aman untuk layanan radiodiagnostik.
Analisis Pemeriksaan MSCT Cardiac Triple Rule Out pada Kasus Aneurisma Aorta Ascenden dengan Protokol Flash ECG Gating di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta: Analysis of MSCT Cardiac Triple Rule Out Examination in Cases of Ascendent Aorta Aneurysm with Flash ECG Gating Ptotocol in Radiology Installation of Harapan Kita National Hearth Center Hospital Jakarta Herawati, Ningrum; Prasetya, I Made Lana; Kristin K, Ni Putu Mira
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.8330

Abstract

Aneurisma aorta ascenden merupakan kondisi serius yang membutuhkan diagnosis cepat dan akurat. MSCT Cardiac Triple Rule Out dengan protokol Flash ECG Gating telah digunakan sebagai metode diagnostik untuk evaluasi simultan terhadap aorta, arteri koroner, dan arteri pulmonalis pada pasien dengan nyeri dada akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi teknik pemeriksaan, serta kelebihan dan kekurangan MSCT Cardiac Triple Rule Out dalam mendeteksi aneurisma aorta ascenden di Instalasi Radiologi RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan pada lima pasien yang menjalani pemeriksaan MSCT Cardiac Triple Rule Out. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan radiografer dan dokter spesialis, serta dokumentasi hasil pencitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol Flash ECG Gating mampu meminimalkan artefak gerakan jantung, sehingga menghasilkan gambar yang lebih jelas dan detail, terutama untuk evaluasi aorta ascenden. Teknik ini dinilai sangat efektif dalam mengurangi waktu diagnosis dengan mengevaluasi beberapa struktur kardiovaskular secara bersamaan, yang sangat penting untuk pasien dengan kondisi kardiovaskular kompleks. Namun, beberapa kendala yang ditemui meliputi persiapan pasien yang rumit, seperti pengaturan tekanan darah dan penggunaan beta-blocker, serta dosis radiasi dan media kontras yang memerlukan pemantauan ketat. Kesimpulannya, teknik MSCT Cardiac Triple Rule Out dengan Flash ECG Gating adalah metode yang efisien dan akurat dalam mendeteksi aneurisma aorta ascenden. Disarankan agar fasilitas kesehatan lebih sering menerapkan teknik ini, serta memberikan pelatihan berkelanjutan kepada tenaga medis untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan dan keamanan pasien.
Pengaruh Variasi Number of Signal Average (NSA) Terhadap Kualitas Citra pada MRI Lumbosacral Potongan Sagital Sekuen TIW TSE pada Klinis Hernia Nukleus Pulposus (HNP): The Effect of Number of Signal Average (NSA) Variations on Image Quality in Sagittal TIW TSE Sequence Lumbosacral MRI in Clinical Herniated Nucleus Pulposus (HNP) Andiana, Made Gede; Lana Prasetya, I Made; Triningsih, Triningsih
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.8339

Abstract

Pencitraan MRI Lumbosacral merupakan modalitas penting dalam diagnosis Hernia Nukleus Pulposus (HNP), yang mampu memvisualisasikan struktur tulang belakang secara mendetail. Kualitas citra yang dihasilkan dipengaruhi oleh berbagai parameter, salah satunya adalah Number of Signal Average (NSA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi NSA terhadap kualitas citra pada MRI Lumbosacral potongan sagital sekuen T1-weighted Turbo Spin Echo (TSE) pada klinis HNP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif bersifat eksperimental dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, untuk mendapatkan sampel sesuai dengan kriteria klinis HNP. Dari 10 sampel yang diambil, hasil analisis statistik menggunakan uji Repeated Measures ANOVA menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara variasi NSA terhadap Contrast-to-Noise Ratio (CNR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan NSA berpengaruh signifikan terhadap kualitas citra yang diukur dengan nilai CNR. NSA 3 memberikan kualitas citra terbaik namun dengan waktu pemindaian yang lebih lama, sedangkan NSA 2 memberikan keseimbangan optimal antara kualitas citra dan waktu pemindaian. Berdasarkan penelitian ini, NSA 2 direkomendasikan sebagai pilihan optimal untuk memberikan keseimbangan antara waktu pemindaian dan kualitas citra. Kesimpulannya terdapat pengaruh signifikan dari variasi NSA terhadap kualitas citra MRI Lumbosacral pada kasus klinis HNP, dan penggunaan NSA yang tepat dapat membantu meningkatkan diagnosis yang lebih akurat.
Analisis Pemeriksaan CT Scan rologi dengan Teknik Low Contrast Klinis Urolithiasis di Bagian RIR Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung: Analysis of Urological CT Scan Examination Using Low Contrast Teqnique for Urolithiasis Cases at Santo Borromeus Hospital, Bandung Ruto, Maria Mardiana; Lana Prasetya, I Made; Sukadana, Kadek
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.12000

Abstract

Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi ekskresi, termasuk mengatasi masalah seperti batu saluran kemih yang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Urolithiasis di saluran kemih, lebih sering terjadi pada pria dan dapat ditemukan di seluruh bagian saluran kemih, terutama di pelvis ginjal. CT Scan Urologi menggunakan kontras untuk meningkatkan kualitas gambar dan mengurangi artefak. Penggunaan teknik Low Contras pada CT Scan Urologi memberikan hasil yang setara dengan kontras standar, mengurangi dosis radiasi, serta biaya dan risiko serangan jantung. CT Scan Urologi dengan persiapan pasien, alat dan bahan, posisi pasien dan protokol pemeriksaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan 5 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan CT Scan Urologi dengan Teknik Low Contrast dan kelebihan dan kekurangan pada pemeriksaan CT Scan Urologi dengan teknik Low Contrast pada klinis Urolithiasis. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan teori dilakukan dengan 4 fase yaitu fase non kontras, fase Corticomedullary, fase nefrografik (Nephrographic) dan fase ekskresi (Excretory)(8-12 menit), sedangkan dilapangan dilakukan dengan 4 fase yaitu fase pre kontras, arterio portal, Nefrography dan Delay (20 Menit). Pemeriksaan CT scan urologi menggunakan low contrast 50 cc dapat mengevaluasi seluruh orga urologi serta organ intraabdomen lainnya.
Peran Radiografer Dalam Pemeriksaan Angiografi Koroner Pada Pasien Post-Cabg (Coronary Artery Bypass Grafting) Dengan Bantuan Injector Di Laboratorium Kateterisasi Dewi, Ni Kadek Mira Prastya; Prasetya, I Made Lana; Hascaryo, Dwi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22603

Abstract

Radiografer memiliki peran penting dalam tindakan angiografi koroner, khususnya pada pasien post-CABG (Coronary Artery Bypass Grafting) yang memiliki tantangan visualisasi akibat kompleksitas anatomi graft. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran radiografer dalam mendukung keberhasilan tindakan angiografi koroner pada pasien post-CABG dengan bantuan injector kontras otomatis di laboratorium kateterisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara semi-struktural terhadap radiografer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radiografer berperan penting dalam persiapan, mengoperasikan fluoroskopi dan injector berdasarkan instruksi dari dokter, serta memastikan parameter teknis sesuai protokol klinis agar prosedur berjalan lancar. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa akurasi teknis, kesiapan alat, dan koordinasi radiografer sangat mendukung keberhasilan visualisasi graft dan keselamatan pasien.
Co-Authors AA. Aris Diartama Alan Pratama Ameliya Widya Astuti Andiana, Made Gede Cokorda Istri Emi Dwiyanti Cory Amelia Dewi, Ni Kadek Mira Prastya Dharma Laksmi, Made Ayu Dharmawan, Bagus Gede Diartama, A.A Aris Diartama, AA. Aris Dirza Sudirman, Zulfa Dunantiko, Hendri Dwi Putra, Geovani Ega Evhal Yulianus Fachry Abda El Rahman Fasya Enjelika Unmehopa Gatot Murti Wibowo Gatot Murti Wibowo, Gatot Murti Gede Dharma Putra Hari Santoso Hari Santoso Hariani, Ida Ayu Sutresna Hasan, Andi Fitrianti Hascaryo, Dwi HENDRA SETIAWAN Herawati, Ningrum I Bagus Gede Dharmawan I Kadek Sukadana I Kedek Sukadana I Made Adhi Mahendrayana I Made Adhi Mahendrayana I Putu Eka Juliantara I Putu Juli Arthana I Putu Sugiartha I Wayan Ariec Sugiantara I Wayan Ariec Sugiantara Iman Nuriman Intan Lesmanasari Juliasa, I Wayan Kristin K, Ni Putu Mira Kusman Kusman Kusman Kusman Kusman, Kusman Luh Eka Aza Pratiwi Mahendrayana, I Made Adhi Mahendrayana, I Made Adi Mughnie, Burlian Muh Anas Muh Anas Muh Anas, Muh Anas Nadra Nandika A.J Mokoagow Nelce Silvia Panggaliau Ni Putu Rita Jeniyanthi Novinda Syamantha Djawa Prita Prita Prita, Prita Purnama Dewi, Gusti Agung Putu Adhinta Putra, Gede Pramana Rafa Zenitha Azzahra Rahmat widodo Restiana, Restiana Retno Laksmi Faraningrum Retno Laksmi Faraningrum Rifaldi Mokodenseho Rorong, Fabrizio Alessandro Ruto, Maria Mardiana Ruvinaningsih, Putri Salsabila, Nabilah Santo Aloya Dearta Saragih Sari Widari, Ni Luh Putu Sastrawan, I Putu Manik Satria Mahendra, I Dewa Gede Satria, Roni Serly Olivia Natalia Dato Siagian, Mega Krisna Sianturi, Amser Sunarto Sugiantara, I Wayan Ariec Suhariadi Atmanta Sujuddi, Dimas Irfanuary Eka Sukadana, I Kedek Sukadana, Kadek Supriyani, Nyoman Susanta, I Putu Adi Susanta, Putu Adi Taufani, Maria Selania Teguh Hariyanto Tri Asih Budiati Triningsih Triningsih Triningsih Triningsih Tri Asih Budiarti Valeria Alex Wahyu Jaya Andre Saputra Wijaya, Nyoman Moga Willa, Dhea Charmelita Wulandari, Putu Irma Yulianus, Evhal Zenitha Azzahra, Rafa Zul Fikra