Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK

ANALISIS HASIL QUALITY CONTROL PADA PEMERIKSAAN SGOT DAN SGPT DI LABORATORIUM RSUD DEPOK Aryani, Desi; Putri, Rosa Amalia Nuryadi; Widada, Nicolaus Sri
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 1 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i1.4770

Abstract

Laboratorium kesehatan berfungsi untuk melakukan pengukuran, penentuan, dan pengujian terhadap bahan atau specimen yang berasal dari manusia. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi jenis penyakit, kondisi Kesehatan, atau faktor-faktor yang dapat memengaruhi kesehatan perorangan dan masyarakat. Pemeriksaan laboratorium kimia klinis melibatkan pengukuran berbagai parameter, seperti glukosa, kolesterol, ureum, kreatinin, bilirubin, elektrolit (natrium, kalium, dan kalsium) serta pemeriksaan SGOT dan SGPT yang merupakan tes penting dalam diagnosis kesehatan. Pemantapan mutu internal laboratorium dilakukan setiap hari, memeriksa hasil tes laboratorium untuk menemukan penyimpangan dari hasil yang diharapkan dan segera memperbaikinya. Menjamin hasil tes laboratorium, meminimalkan penyimpangan, dan memahami penyebabnya diperlukan quality control (QC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil control kualitas pada pemeriksaan SGOT dan SGPT di laboratorium RSUD Depok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif observative dengan pendekatan cross-sectional, dengan menggunakan sampel sebanyak 276 data dari setiap pemeriksaan, yaitu nilai control SGOT dan SGPT. Hasil analisis control kualitas pada pemeriksaan SGOT dan SGPT dari bulan maret hingga mei 2023 di laboratorium RSUD Depok menunjukkan hasil presisi yang baik, yang ditandai dengan ketiadaan nilai koefisien variasi (KV) yang melebihi batas maksimum 7%. Selain itu, akurasi pemeriksaan SGPT juga tergolong baik dengan adanya nilai bias yang berada dalam rentang nilai bias yaitu ±10%. Namun, pemeriksaann SGOT menunjukkan akurasi yang kurang baik dengan adanya nilai bias yang melebihi rentang nilai bias sebesar 6,54%. Hasil analisis grafik ontrol levey-jennings dengan menggunakan metode westgard pada pemeriksaan SGOT dan SGPT di RSUD Depok masih menunjukkan adanya nilai control yang melanggar aturan 12s dan 10x.
KOMPARASI HASIL PEMERIKSAAN PLASMODIUM sp MENGGUNAKAN MIKROSKOPIS, RDT, DAN PCR DI RSUDP PAPUA BARAT Aryani, Desi; Riyanti, Apriani; Fazri, Muhammad; Pakonglean, Cerli
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 2 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i2.5319

Abstract

Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global yang serius karena dapat menyebabkan kematian dan menyebar luas di berbagai negara tropis. Upaya dalam pengendalian malaria hingga ke tahap eliminasi, perlu adanya peran laboratorium untuk membantu diagnosa malaria. Metode yang dapat dilakukan dalam diagnosa malaria yaitu pemeriksaan Mikroskopis, Rapid Diagnostik Tes (RDT), dan Polymerase Chain Reaction (PCR). Pemeriksaan mikroskopik dengan pewarnaan Giemsa sampai saat ini masih menjadi standar baku emas pemeriksaan malaria. Namun pemeriksaan mikroskopis sangat tergantung pada ketrampilan petugas sehingga akurasinya dapat menurun dan bila keadaan parasit yang rendah <40 p/µl tidak dapat terdeteksi. Reaksi negative palsu dijumpai pada penderita dengan jumlah parasite rendah < 100 parasit/ µL, karena komposisi antara antibodi dalam tubuh dan antigen di RDT tidak seimbang. Penelitian ini untuk melihat perbedaan hasil pemeriksaan Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax dengan menggunakan metode Cross Sectional.