Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EVALUASI KINERJA USAHA TERNAK LEBAH MADU DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN HUTAN LESTARI Yazid, Muhammad; Saputra, Johan; Aryani, Desi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1298

Abstract

Honey bee farming has a strategic role in supporting sustainable forest management through improving farmers' welfare and environmental conservation. This study aims to evaluate the performance of the honey bee farming business run by the Wana Lestari Forest Farmer Group (KTH) in the working area of KPH Bukit Cogong Lakitan, Musi Rawas Regency. The evaluation was conducted based on economic, ecological, and socio-cultural dimensions using the Best Worst Method (BWM) and VIKOR. The results showed that the economic dimension had the highest score (3.58), indicating that the business provides meaningful economic benefits to farmers. However, the ecological dimension had the lowest score (2.5), indicating that the business is not optimal in supporting environmental conservation. The socio-cultural dimension scored 3.25, indicating that the business has a positive social impact on the surrounding community. The main factors hindering the ecological contribution are the lack of flowering vegetation as a source of bee fodder and the low awareness of farmers towards environmental conservation. Therefore, the recommended strategies to improve the performance of this business are reforestation with flowering vegetation, increased conservation education for farmers, and strengthening the institutionalization of honey bee farmer groups. The results of this study are expected to serve as a basis for formulating more sustainable beekeeping-based forest management policies.
KINERJA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) TERHADAP PRODUK OLAHAN PANGAN UNGGULAN DI KABUPATEN MUARA ENIM Falinda, Septy; Riswani, Riswani; Aryani, Desi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1750

Abstract

Industri kecil dan menengah (IKM) menjadi acuan bagi pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, terlebih setelah krisis ekonomi beberapa tahun silam yang dikarenakan covid-19. Tujuan penelitian ini yaitu mengukur pertumbuhan kinerja Industri Kecil dan Menengah. Metode yang digunakan yaitu Metode Survey dengan interview secara langsung ke Lembaga IKM. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, kemudian data dikumpulkan dan diolah menggunakan Microsoft Excel dengan menggunakan perhitungan matematis. Berdasarkan hasil analisis kinerja Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Muara Enim, secara keseluruhan masih tergolong rendah. Hampir semua indikator pertumbuhan kinerja mengalami peningkatan namun peningkatannya masih rendah. IKM Kopi Bubuk yang mengalami peningkatan pertumbuhan tertinggi pada pertumbuhan penjualan sebesar 20,47% dan pertumbuhan tenaga kerja sebesar 11,11%. Selanjutnya, IKM Sari Buah Lemon Tropis mengalami peningkatan pertumbuhan tertinggi pada pertumbuhan penjualan sebesar 25% dan pertumbuhan potensi pasar sebesar 27%. Kemudian, IKM Keripik Jamur Tiram mengalami peningkatan tertinggi pada pertumbuhan potensi pasar sebesar 17,17% dan pertumbuhan modal sebesar 10,1%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA POLA KONVERSI LAHAN KARET MENJADI KELAPA SAWIT DI KABUPATEN BANYUASIN Reza, Reza; Antoni, Mirza; Aryani, Desi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1316

Abstract

Konversi lahan dari tanaman karet ke kelapa sawit menjadi fenomena yang semakin meningkat di Kabupaten Banyuasin. Beberapa faktor mampu mempengaruhi pola konversi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konversi lahan karet menjadi kelapa sawit serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah penarikan contoh secara acak berlapis berimbang (propotionated stratified random sampling), dengan sistem undian. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner serta data sekunder dari instansi terkait. Data yang digunakan dalam mengolah data dari penelitian diolah secara sistematis. Kemudian data akan ditabulasikan dan dijelaskan secara deskriptif. Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft excel dan dibantu dengan program SPSS. Untuk menganalisis variable bebas terhadap variabel terikat, digunakan analisis regresi Binary logit. berdasarkan hasil regresi binary logit analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan karet menjadi lahan kelapa sawit menyatakan bahwa variable luas lahan, usia, lama berusahatani, dan harga karet berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani melakukan konversi lahan karet menjadi lahan kelapa sawit. Kata-Kata Kunci: Konversi Lahan, Karet, Kelapa Sawit Abstract Land conversion from rubber plantations to oil palm is an increasing phenomenon in Banyuasin Regency. Several factors can influence land conversion patterns. This research aims to analyze the pattern of conversion of rubber land to oil palm and the factors that influence it. The method used is proportional stratified random sampling, with a lottery system. Data was collected through direct interviews using questionnaires as well as secondary data from related agencies. The data used in processing data from research is processed systematically. Then the data will be tabulated and explained descriptively. Data processing was carried out using Microsoft Excel and assisted by the SPSS program. To analyze the independent variable against the dependent variable, Binary logit regression analysis is used. Based on the results of binary logit regression, analysis of the factors that influence the conversion of rubber land to oil palm land states that the variables of land area, age, length of farming, and rubber price have a significant influence on farmers' decisions to convert rubber land to oil palm land. Keywords: Land Conversion, Rubber, Palm Oil
Perbandingan Skala Usahatani Padi Rawa Lebak: Luas Lahan Minimal untuk Pemenuhan Kesejahteraan Petani Aryani, Desi; Thirtawati, Thirtawati; Sakinah, Nur; Silvian, Trissa
Agrikultura Vol 36, No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i2.61202

Abstract

Sebagian besar petani di Indonesia termasuk di Sumatera Selatan, adalah petani gurem dengan luas lahan kurang dari satu hektar. Hal ini menyebabkan usahatani menjadi kurang efisien dengan hasil produksi sedikit dan pendapatan rendah. Lahan sawah di Sumatera Selatan agak berbeda dengan lahan sawah pada provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Lahan sawah di Sumatera Selatan didominasi oleh empat tipologi lahan yaitu lahan sawah rawa lebak, pasang surut, tadah hujan, dan irigasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pendapatan usahatani padi berdasarkan skala usaha dan menghitung kebutuhan luas lahan minimal yang layak diusahakan untuk pemenuhan kesejahteraan petani padi pada tipologi lahan rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei. Sampel petani yang menjadi responden diambil secara non-probabilitas (Non-probability Sampling) dengan jenis penarikan sampel berkuota (Quota Sampling). Data diolah secara kuantitatif dan dianalisis secara statistik menggunakan uji t sampel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan usahatani padi rawa lebak berdasarkan skala usaha. Rata-rata pendapatan petani skala usaha kecil hanya 10,92% dari standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL )yang berlaku, sedangkan rata-rata pendapatan usahani padi yang diperoleh petani skala usaha sedang hanya 20,52% dan petani skala usaha luas hanya 44,37% dari standar KHL yang berlaku. Luas lahan minimal yang dibutuhkan petani padi rawa lebak untuk memenuhi kebutuhan hidup layak rata-rata seluas 2,25 ha.
OPTIMALISASI MANAJEMEN INDIKATOR PENGGUNAAN TEMPAT TIDUR MELALUI SISTEM INFORMASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PALEMBANG BARI Aryani, Desi; Hosizah, Hosizah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4269

Abstract

Abstract:Regional General Hospital Palembang BARI has implementedtheRegulationoftheMinisterofHealthNumber 82 of 2013 concerningthe Hospital ManagementInformation System (SIMRS) known as SIMARS. In itsimplementation, theinformationsystem has not beenabletoprovideaccurateand real-timebedusageindicators. This study aimstooptimizethemanagementofbedusageindicatorsthroughtheinformationsystemat Palembang BARI Regional Hospital. The typeofqualitativeresearchusingthe FAST (FrameworkfortheApplication System Thinking) methodwasconducted in August 2024 - September 2024. Data collectionwascarriedoutthroughinterviews, observations, anddocumentreviewsaccordingtothestagesofthe FAST method, including: Scopedefinition, Problem Analysis, RequirementAnalysis, Logical Design, DecisionAnalysis, Physical Design andConstructionand Testing. Ofthe 3,366 manual SHRIs, thereis a differencebetween SHRI SIMARS of 427 or 12.69%, thehighest in theclass 3 generalcareroom, thisisbecausenurseshave not routinelyentered SHRI into SIMARS duetotheabsenceof a Standard OperatingProcedure (SOP) forfilling in SHRI in SIMARS. In accordancewiththe SHRI framework, an SOP forfilling in SIMARS isrequired, including 3 actorsconsistingof: Director, PMIK, Nurse. The Directorrequires real-timevisualizationofbedusageindicators in theformof BOR, AvLOS, TOI, BTO, and Barber Johnson graphs.  Keyword:Bed Indicators, Information System, FAST  Abstrak: Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI telah menerapkan Peraturan Menteri Kesehatan  Nomor 82 tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang dikenal dengan SIMARS. Pada pelaksanaannya sistem informasi tersebut belum mampu menyediakan indikator penggunaan tempat tidur secara akurat dan real time. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen indikator penggunaan tempat tidur melalui sistem informasi di RSUD Palembang BARI. Jenis penelitian kualitatif menggunakan metode FAST (FrameworkfortheApplication System Thinking) dilakukan pada bulan Agustus 2024 -September 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan telaah dokumen sesuai dengan tahapan metode FAST, meliputi: Scopedefinition, Problem Analysis, RequirementAnalysis, Logical Design, DecisionAnalysis, Physical Desain dan Constructionand Testing. Dari 3.366 SHRI manual terdapat selisih antara SHRI SIMARS sebanyak 427 atau12,69% tertinggi pada ruang perawatan umum kelas 3 hal tersebut karena perawat belum melakukan entry SHRI ke dalam SIMARS secara rutin yang disebabkan belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengisian SHRI dalam SIMARS. Sesuai kerangka kerja SHRI maka diperlukan  SOP pengisian dalam SIMARS meliputi 3 aktor terdiri dari: Direktur, PMIK, Perawat. Direktur membutuhkan visualisasi secara real time indikator penggunaan tempat tidur berupa BOR, AvLOS, TOI, BTO, dan grafik barber johnson.  Kata kunci: Indikator Tempat Tidur, Sistem Informasi, FAST    
Hubungan Antara Kadar HbA1c dengan Kadar Trigliserida terhadap Pasien Prolanis Diabetes Melitus Tipe 2 di Laboratorium Klinik Kimia Farma Depok Putri, Riantika Lutfiana; Aryani, Desi; Safari, Wulan Fitriani
Jaringan Laboratorium Medis Vol. 6 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlm.v6i2.12189

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a group of metabolic disorders characterized by elevated blood glucose levels resulting from abnormalities in insulin secretion, insulin action, or both. Patients with Type 2 DM are at a higher risk of developing cardiovascular diseases, often indicated by dyslipidemia, which is characterized by elevated triglyceride levels, increased Low-Density Lipoprotein (LDL) levels, and decreased High-Density Lipoprotein (HDL) levels. This study employs an analytical observational design. The data obtained shows that controlled and uncontrolled HbA1c levels with normal triglyceride levels were found in 24.7% of the patients, while 75.3% had high triglyceride levels. The data were further analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences 25 (SPSS 25) with a non-parametric test, specifically the Chi-Square continuity correction test, with a significance level of p < 0.05. The Chi-Square test results indicated that H0 was rejected and Ha was accepted, with a p-value of < 0.036 for the relationship between HbA1c and triglycerides. These results suggest a correlation between HbA1c levels and triglyceride levels in Prolanis Type 2 DM patients at Kimia Farma Clinical Laboratory in Depok. These findings can serve as an evaluation material for Prolanis DM Type 2 patients to control their glycemic levels by routinely monitoring their HbA1c and triglyceride levels.
ANALISIS TINGKAT BRAND AWARENESS DAN STRATEGI OPTIMALISASI PEMASARAN PUPUK NPK KOPI Lestari, Sri; Yazid, Muhammad; Aryani, Desi
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i2.1884

Abstract

Coffee plantations in South Sumatra face productivity problems that are not optimal. This opens up opportunities for PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang to develop product innovations, namely NPK Coffee formula 18-8-18 fertilizer specifically for coffee plants. Manufacturers need to know the level of consumer brand awareness to determine the right strategy in marketing their products. This study aims to analyze the level of brand awareness of coffee farmers in Semende Darat Laut towards NPK Kopi Pusri fertilizer and formulate a marketing communication strategy carried out by Pusri in increasing brand awareness with SWOT analysis and analyzing the most optimal marketing communication strategy implemented by Pusri based on the level of brand awareness of coffee farmers in Semende Darat Laut. The results of the analysis showed that the level of brand awareness of coffee farmers in Semende Darat Laut District towards NPK Kopi Pusri fertilizer was in the high category, with the majority of farmers calling this brand spontaneously (top of mind) and most others were able to remember it (brand recall). The strategy that can be implemented is to aggressively expand the market by increasing production capacity, expanding distribution to remote areas, and strengthening promotional activities based on extension and demonstration plots in order to build farmer trust, increase product adoption, and strengthen the brand position in the national coffee fertilizer market.
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN INOVASI DIGITAL BAGI MAHASISWA FEBI UIN K. H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN Aryani, Desi; Kamila, Miladia Nur; Zahro, Khamidah; Zahro, Sakinatuz; Syafi’i, Muhammad Aris
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2 2023
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v2i2.94

Abstract

Pada era digital saat ini, setiap individu dituntut untuk memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai dalam bidang teknologi. Salah satu bidang yang menjadi sorotan adalah desain grafis. Desain grafis adalah bentuk visual yang menggunakan media gambar untuk mempromosikan atau menyampaikan suatu produk secara lebih efektif. Desain grafis telah menjadi salah satu keterampilan utama yang dibutuhkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis, pendidikan, hingga media sosial. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan ini di kalangan mahasiswa, membantu mereka dalam menghadapi tantangan era digital dan juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi lain yang ingin melakukan pelatihan serupa. Metode kegiatan pelatihan ini dengan metode praktik desain, ceramah, dan diskusi. hasil kegiatan ini, semua pihak yang terkait baik itu mahasiswa pelaksana kegiatan pengabdian, pengelola tempat kegiatan, maupun peserta sangat berantusias dan memberikan respon yang positif. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, peserta dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam merancang gambar menggunakan aplikasi canva. Para peserta kegiatan yaitu mahasiswa UIN KH. Abdurahman Wahid Pekalongan sangat aktif dalam kegiatan ini, dengan melakukan tanya jawab dan diskusi sharing mengenai kegiatan pelatihan desain grafis untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi digital serta antusias yang tinggi mengenai desain grafis yang dilakukan oleh peserta kegiatan menunjukan bahwa penggunaan media perantara dalam penyampaian materi yang ditujukan sebagai sarana perngembangan kreativitas mahasiswa sangat tepat pada kegiatan ini.
Komparasi Hasil Pemeriksaan Plasmodium Sp Menggunakan Mikroskopis, RDT, dan PCR di RSUDP Papua Barat Aryani, Desi; Riyanti, Apriani; Fazri, Muhammad; Pakonglean, Cerli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global yang serius karena dapat menyebabkan kematian dan menyebar luas di berbagai negara tropis. Upaya dalam pengendalian malaria hingga ke tahap eliminasi, perlu adanya peran laboratorium untuk membantu diagnosa malaria. Metode yang dapat dilakukan dalam diagnosa malaria yaitu pemeriksaan Mikroskopis, Rapid Diagnostik Tes (RDT), dan Polymerase Chain Reaction (PCR). Pemeriksaan mikroskopik dengan pewarnaan Giemsa sampai saat ini masih menjadi standar baku emas pemeriksaan malaria. Namun pemeriksaan mikroskopis sangat tergantung pada ketrampilan petugas sehingga akurasinya dapat menurun dan bila keadaan parasit yang rendah <40 p/µl tidak dapat terdeteksi. Reaksi negative palsu dijumpai pada penderita dengan jumlah parasite rendah < 100 parasit/ µL, karena komposisi antara antibodi dalam tubuh dan antigen di RDT tidak seimbang. Penelitian ini untuk melihat perbedaan hasil pemeriksaan Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax dengan menggunakan metode Cross Sectional.
KOMPARASI HASIL PEMERIKSAAN PLASMODIUM sp MENGGUNAKAN MIKROSKOPIS, RDT, DAN PCR DI RSUDP PAPUA BARAT Aryani, Desi; Riyanti, Apriani; Fazri, Muhammad; Pakonglean, Cerli
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 2 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i2.5319

Abstract

Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global yang serius karena dapat menyebabkan kematian dan menyebar luas di berbagai negara tropis. Upaya dalam pengendalian malaria hingga ke tahap eliminasi, perlu adanya peran laboratorium untuk membantu diagnosa malaria. Metode yang dapat dilakukan dalam diagnosa malaria yaitu pemeriksaan Mikroskopis, Rapid Diagnostik Tes (RDT), dan Polymerase Chain Reaction (PCR). Pemeriksaan mikroskopik dengan pewarnaan Giemsa sampai saat ini masih menjadi standar baku emas pemeriksaan malaria. Namun pemeriksaan mikroskopis sangat tergantung pada ketrampilan petugas sehingga akurasinya dapat menurun dan bila keadaan parasit yang rendah <40 p/µl tidak dapat terdeteksi. Reaksi negative palsu dijumpai pada penderita dengan jumlah parasite rendah < 100 parasit/ µL, karena komposisi antara antibodi dalam tubuh dan antigen di RDT tidak seimbang. Penelitian ini untuk melihat perbedaan hasil pemeriksaan Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax dengan menggunakan metode Cross Sectional.