Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Perubahan Tingkat Kesejahteraan Petani Padi Akibat Pandemi Covid-19 pada Tipologi Lahan Berbeda di Sumatra Selatan Aryani, Desi
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 3 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i3.848

Abstract

       Sumatra Selatan merupakan salah satu penghasil produksi padi di Indonesia. Tipologi lahan sawah di Sumatra Selatan didominasi oleh empat tipologi lahan yaitu: lebak, pasang surut, tadah hujan, dan irigasi. Adanya perbedaan tipologi lahan akan menghasilkan produksi dan produktivitas yang berbeda sehingga memengaruhi pendapatan dan tingkat kesejahteraan petani. Munculnya pandemi Covid-19 membuat sektor pertanian menjadi tidak normal sehingga menyebabkan terjadinya krisis yang memengaruhi tingkat kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan dan tingkat kesejahteraan petani padi pada tipologi lahan berbeda di Sumatra Selatan dan menganalisis perubahannya akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan dua lokasi penelitian yaitu Kabupaten Banyuasin yang mewakili lahan pasang surut dan Kabupaten Musi Banyuasin yang mewakili lahan tadah hujan dengan total sampel 90 rumah tangga petani padi. Data diolah secara matematis dengan rumus pendapatan dan Nilai Tukar Petani, selanjutnya dianalisis dengan uji t dua sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan tingkat kesejahteraan petani padi lahan pasang surut dan lahan tadah hujan di Sumatra Selatan mengalami penurunan saat pandemi Covid-19. NTP lahan pasang surut sebelum pandemi Covid-19 sebesar 110,92 turun menjadi 98,05 saat pandemi Covid-19, sedangkan pada lahan tadah hujan dari 120,06 turun menjadi 100,50.        South Sumatra is one of the rice producers in Indonesia. Rice fields in South Sumatra are typically classified into one of four land types: lowland, tidal land, rainfed, or irrigated. Differences in land typologies result in varying production and productivity levels, which in turn affect farmers’ income and overall welfare. The emergence of the Covid-19 pandemic made the agricultural sector abnormal, causing a crisis that affected the level of farmers’ welfare. This research aimed to analyze differences in income and welfare levels of rice farmers on different land typologies in South Sumatra and analyze changes due to the Covid-19 pandemic. This research used a survey method with two research locations, Banyuasin Regency as the sample of tidal land and Musi Banyuasin Regency as the sample of rainfed land with a total sample of 90 rice farming households. The data was processed mathematically using the income formula and Farmer Exchange Rate, then analyzed using a paired t-test. The results showed that the income and welfare of tidal and rainfed rice farmers in South Sumatra declined during the Covid-19 pandemic. The Farmer Exchange Rate for tidal land before the Covid-19 pandemic was 110.92, dropping to 98.05 during the Covid-19 pandemic, while on rainfed land it dropped from 120.06 to 100.50.
Perancangan User Interface Menggunakan Metode Design Thinking Sistem Informasi Absensi Penggajian (Siap) Pada PT. Martimbang Jaya Utama Aryani, Desi; Ruliansyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7556

Abstract

One of the things that must be considered is the management of company data. Including employee attendance and payroll data.The process of calculating employee salaries at PT. Martimbang Jaya Utama is still done manually and using separate spreadsheets. This manual process causes several problems, such as human error, delays in salary calculations, and issues in storing and managing attendance data. PT. Martimbang Jaya Utama urgently needs the digitalization of the payroll and attendance processes. The entire process of attendance recording and salary calculation can be done automatically and integrated with a web-based payroll attendance information system. This system allows access to organized historical data, which can facilitate the company in monitoring employee performance and improving operational efficiency. The system development method used is Design Thinking because this method supports the initial stage of system design according to needs. The final result of this research is the design of the User Interface for the attendance and payroll information system, which is expected to improve efficiency, accuracy, and transparency in employee data management. The design of this system can be used as a reference by the company, as it will facilitate the admin in managing attendance data and employee salary calculations, as well as help management make more accurate and faster decisions.
Pelatihan Menulis Artikel Populer di SMA Muhammadyah 4 Cawang Jakarta Timur Riyanti, Apriani; Widada, Nicolaus Sri; Achmadi, Achmadi; Kurniawati, Intan; Aryani, Desi; Azizah S, Inas Hasna; Kusuma, Amar Rizqi
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v2i1.837

Abstract

Pelajar SMA memerlukan pemahaman cara menulis artikel popular dengan benar hingga publish ke media massa online maupun offline. Karya ilmiah umum, yang dilakukan sesuai dengan prinsip -prinsip ilmiah, biasanya disajikan dalam bahasa yang luas atau umum. Tujuannya adalah untuk mempromosikan pemahaman pembaca tentang konteks ilmiah yang ditulis dan sering diterbitkan di media massa. Media adalah platform bagi audiens untuk menyuarakan pendapat mereka. Karya ilmiah populer dipajang dalam bahasa yang lebih populer, dengan pilihan bahasa yang lebih fleksibel dan mudah dipahami yang ditampilkan oleh publik oleh karena itu target pada pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah siswa/siswi SMA Muhamadyah 4 Cawang, Jakarta Timur, kelas XII IPA dan IPS. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi secara langsung dan hasil dari pengabdian menunjukan penyuluhan ini dapat menambah pengetahuan siswa/siswi SMA Muhamadyah 4 Cawang dalam menulis artikel popular.
Pelatihan dan Pendampingan Pembukuan Usahatani dan Usaha Mikro untuk Meningkatkan Literasi Keuangan di Desa Sungai Rebo Kabupaten Banyuasin Lifianthi; Mulyana, Andy; Riswani; Aryani, Desi; Thirtawati
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.616

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sungai Rebo, Kabupaten Banyuasin, yang masih menghadapi keterbatasan dalam praktik pembukuan usaha. Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa 85% responden belum memiliki sistem pembukuan terstruktur dan 60% mengalami kesulitan dalam menentukan tingkat keuntungan usaha. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan pembukuan sederhana, pengenalan pembukuan digital, dan pendampingan lapangan. Sebanyak 25 peserta memperoleh pelatihan pembukuan manual, penyusunan laporan laba rugi sederhana, serta penggunaan aplikasi MyBisnis sebagai alat pencatatan keuangan berbasis digital. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata peserta dari 45,80 menjadi  58,20.  Uji  Wilcoxon  Signed  Ranks   menunjukkan   adanya     tren peningkatan yang bermakna pada taraf signifikansi 10% (p = 0,061). Integrasi aplikasi MyBisnis berkontribusi dalam mendorong kebiasaan pencatatan keuangan yang lebih tertib dan berkelanjutan, sehingga mendukung transparansi keuangan dan keberlanjutan usaha peserta. Kata Kunci : Digitalisasi; Literasi Finansial; Pembukuan; Pengabdian Masyarakat; UMKM  
ANALISIS MANFAAT RESTORASI GAMBUT BERBASIS AGROFORESTRI SAWIT DI DESA TANJUNG BERINGIN KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Ramadhan, Dimas Haidar; Aryani, Desi; Junaidi, Yulian
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.2004

Abstract

Indonesia is country with the largest tropical peatland in the world with scale ​​24.7 Ha forms a peat hydrological unit. Sumatra is the second province with the largest peatland area in Indonesia at 2.09 Ha. Ogan Komering Ilir Regency has the largest peat in South Sumatra with an area of ​​1.03 Ha. Exploitation and land management not suitable with the characteristics of peatland cause recurring fires every year and damage the function of the peat ecosystem. The activity of restoring peatland with agroforestry commodities that are adaptive and have high economic value on peatland is one of the strategic objectives to protect the environment and increase community income. Data collection was carried out in September 2025. The method used was the survey method. Determination of the number of samples used the census method by taking a population of 8 farmers who manage their land with oil palm agroforestry. The analysis was conducted using four financial feasibility indicators. The results of this study: Peat restoration based on oil palm agroforestry is feasible with an NPV value of 360.912.289, an IRR of 42%; Net B/C of 5.0, and a Payback Period of 2.4 years.
Pengaruh Pemanfaatan Learning Management System (LMS) Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Perguruan Tinggi: Studi Literatur Riyanti, Apriani; Widodo, Nicolaus Sri; Sutrisno, Bejo; Aryani, Desi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i12.1373

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam sistem pembelajaran di perguruan tinggi, salah satunya melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS). LMS tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung pembelajaran daring, tetapi juga berperan strategis dalam membangun kemandirian belajar mahasiswa. Kemandirian belajar merupakan kemampuan mahasiswa untuk mengelola, mengarahkan, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri sebagai bagian dari tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh pemanfaatan LMS terhadap kemandirian belajar mahasiswa perguruan tinggi melalui metode studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang relevan dan terpublikasi pada jurnal nasional dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Literatur dianalisis dan disintesis untuk mengidentifikasi pola, kecenderungan, serta temuan utama yang berkaitan dengan pemanfaatan LMS dan kemandirian belajar mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan LMS secara efektif berpengaruh positif terhadap peningkatan kemandirian belajar mahasiswa, khususnya dalam aspek pengelolaan waktu, tanggung jawab akademik, pengambilan inisiatif belajar, serta kemampuan belajar secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, efektivitas LMS dalam membangun kemandirian belajar dipengaruhi oleh desain pembelajaran, pendekatan pedagogis yang digunakan, serta kesiapan dan literasi digital mahasiswa. Oleh karena itu, integrasi LMS dengan strategi pembelajaran yang tepat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi.
The Influence Of Digital Work Culture, Team Collaboration And Psychological Capital Of Teaching Staff On Organizational Agility In Higher Education Institutions Ulimaz, Almira; Purwati, Sri; Ramli, Akhmad; Rofi'i, Agus; Aryani, Desi; Riyanti, Apriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5408

Abstract

Educational institutions need to establish operational adaptability through their educational space transformations which occur on a continuous basis. The research investigates how digital work culture and team collaboration together with faculty members' psychological capital impact higher education institutions' ability to achieve organizational agility. The researchers employed quantitative research methods together with an explanatory research framework as their study approach. The research collected data through a survey which used a structured questionnaire to gather information from 180 faculty members who worked at various Indonesian higher education institutions. The researchers performed data analysis through multiple linear regression after establishing both validity and reliability together with the classical assumption tests. The research demonstrates that digital work culture and team collaboration together with faculty members' psychological capital create a positive impact which leads to improved organizational agility. The research finding shows that academic institutions develop their organizational agility through three elements which include cultural elements social elements and psychological factors. The strategic results show higher education leaders the way to develop organizational development policies which enable their institutions to become adaptive while creating sustainable progress.
Political Communication Gaps in Palembang’s Smart City: Barriers to Policy Dissemination Mahriadi, Nopriawan; Ardiansyah, Arif; Aryani, Desi; Ardiansyah, Ardiansyah; Santoso, Budi
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i3.484

Abstract

Background: Smart City initiatives in developing countries often emerge as important responses to the challenges of urbanization, but often fail due to communication barriers specifically, policies that are not understood or engaged by the public. This study argues that a key barrier lies in the communication gap between policymakers and the public, with a focus on the Smart City initiative in Palembang. The study aims to investigate how the lack of clear policy communication and limited public engagement hinder these initiatives. Methods: This study analyzed policy documents using a qualitative approach, emphasizing the communication gap. Results: The main findings are that problems in communication flow, clarity, and consistency, particularly in vertical communication within government, and the lack of government digital outreach at the sub-district level, prevent effective public feedback and social adoption of smart technologies. Conclusions: This study highlights that a core challenge hindering Smart City projects in the developing country context is inadequate communication, which hinders public understanding and policy feedback. This study serves as a foundation for city governments, policymakers, and public administration professionals to develop more inclusive communication strategies, promote digital literacy, and foster responsive governance.