p-Index From 2021 - 2026
7.371
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dekave : Jurnal Desain Komunikasi Visual Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Zenit Jurnal Studi Komunikasi dan Media Journal of Visual Art and Design Equilibrium: Jurnal Pendidikan ANDHARUPA Jurnal Bahasa Rupa Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Abdi Seni Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan Jurnal Rupa Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara VCD : Journal of Visual Communication Design Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Atrat: Jurnal Seni Rupa Narada : Jurnal Desain dan Seni Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Community Empowerment Jurnal Abdimas Bina Bangsa Indonesian Journal of Teaching in Science DIVAGATRA - Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain Wimba: Jurnal Komunikasi Visual Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SERVIRISMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Social Science Review CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media Jurnal Bahasa Rupa Canting : Jurnal Batik Indonesia Serat Rupa: Journal of Design Jurnal Bahasa Rupa Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Design Spectrum
Claim Missing Document
Check
Articles

Animasi edukatif sebagai media pembelajaran visual untuk meningkatkan literasi air bersih Voice Ifasao Bazawato Gea; Dewi Isma Aryani; Elizabeth Wianto
Design Spectrum Vol 1 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v1i3.14727

Abstract

Penelitian ini mengkaji perancangan motion graphic sebagai media komunikasi visual untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Berangkat dari permasalahan akses dan kualitas air bersih yang beragam di berbagai konteks sosial, penelitian ini bertujuan merumuskan pendekatan desain komunikasi visual yang efektif dalam menyampaikan pesan edukatif kepada audiens muda, khususnya di lingkungan perkotaan. Metode yang digunakan adalah practice-based research dengan pendekatan research through design, yang meliputi tahap identifikasi masalah, analisis audiens, eksplorasi visual, perumusan konsep kreatif, hingga produksi dan evaluasi desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi visual berbasis storytelling keseharian, didukung dengan gaya ilustrasi yang sederhana dan komunikatif, mampu meningkatkan keterbacaan pesan serta kedekatan emosional dengan jhn. Penggunaan metafora visual dan alur naratif interaktif dalam motion graphic menjadi elemen kunci dalam menerjemahkan isu kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan pendekatan desain komunikasi visual berbasis konteks sosial dalam media animasi edukatif, serta memberikan kerangka konseptual bagi praktik perancangan media digital yang berorientasi pada perubahan perilaku.
Representasi Kesetaraan Gender dalam Reinterpretasi Tokoh Srikandi pada Media Novel Ilustrasi Margaretha Gunawan; Dewi Isma Aryani; Miki Tjandra
Indonesian Social Science Review Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v4i1.400

Abstract

This study aims to analyze the representation of gender equality through the reinterpretation of the Srikandi character in an illustrated novel as an effort to reconstruct the meaning of women in a contemporary cultural context. The study uses a Design-Based Research (DBR) approach with qualitative methods supported by descriptive quantitative data. Data were collected through interviews with cultural experts, literature reviews, and questionnaires with 120 respondents aged 11–24 years. The results show that the Srikandi character is represented as an independent, courageous, and agency-based female figure, thus being able to deconstruct traditional gender stereotypes. This reinterpretation also presents the relevance of local cultural values ​​in the modern discourse of gender equality. The questionnaire findings indicate that the majority of respondents are interested in strong female characters and recognize the importance of gender equality issues, although their understanding of cultural symbols is still limited. Illustrated novels as a visual medium have proven to have the potential to be an effective agent of value socialization through an immersive narrative and visual approach. This research contributes to the development of visual communication design as a social practice that is not only aesthetically oriented but also plays a role in shaping community perspectives on gender issues based on local culture. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kesetaraan gender melalui reinterpretasi tokoh Srikandi dalam media novel ilustrasi sebagai upaya konstruksi ulang makna perempuan dalam konteks budaya kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan metode kualitatif yang didukung data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan ahli budaya, kajian literatur, serta kuesioner terhadap 120 responden berusia 11–24 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Srikandi direpresentasikan sebagai figur perempuan yang mandiri, berani, dan memiliki agensi, sehingga mampu mendekonstruksi stereotip gender tradisional. Reinterpretasi ini juga menghadirkan relevansi nilai budaya lokal dalam wacana kesetaraan gender modern. Temuan kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki ketertarikan terhadap karakter perempuan yang kuat dan menyadari pentingnya isu kesetaraan gender, meskipun pemahaman terhadap simbol budaya masih terbatas. Novel ilustrasi sebagai media visual terbukti memiliki potensi sebagai agen sosialisasi nilai yang efektif melalui pendekatan naratif dan visual yang imersif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain komunikasi visual sebagai praktik sosial yang tidak hanya berorientasi estetika, tetapi juga berperan dalam membentuk perspektif masyarakat terhadap isu gender berbasis budaya lokal.
PENGEMBANGAN IDENTITAS VISUAL PADA PASAR BARU KOTA BANDUNG: DEVELOPMENT OF VISUAL IDENTITY AT MARKET BARU, BANDUNG CITY Dewi Isma Aryani; Tessa Eka Darmayanti; Azizi Bahauddin
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i1.9312

Abstract

Kota Bandung dikenal oleh masyarakat Indonesia, bahkan negara tetangga seperti Malaysia, sebagai salah satu destinasi wisata belanja. Terdapat beberapa tempat belanja yang menjadi tempat wajib saat mengunjungi kota Bandung, salah satunya adalah Pasar Baru. Pasar Baru Bandung saat ini merupakan hasil revitalisasi Pemerintah Kota Bandung yang semula sebagai pasar tradisional menjadi pasar modern. Hal tersebut dilakukan untuk memperbaiki kondisi dan mengubah kesan pasar tradisional yang kumuh dan semrawut menjadi pasar modern yang bersih dan nyaman bagi para pengunjungnya. Sayangnya, revitalisasi Pasar Baru Bandung tidak diikuti dengan membangun kesan yang sesuai untuk mendukung daya tarik wisata belanjanya. Desain brand Pasar Baru Bandung menggunakan metode desain Collaborative Destination Branding melalui proses studi awal, tahap perumusan arah branding, serta tahap perancangan desain branding. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa brand essence Pasar Baru Bandung dirumuskan pada tiga kata kunci yaitu: warisan, ikonik, dan keberagaman. Hasil penelitian ini memaparkan rumusan visual collaborative destination branding dan aplikasinya pada media identitas visual di Pasar Baru Bandung. Penerapan dari brand essence diterapkan pada desain signage system untuk menginformasikan pengkategorian yang baik terhadap produk-produk di dalamnya sehingga mampu merepresentasikan keberagaman sebagai keunggulan Pasar Baru Bandung.
Perancangan Novel Grafis Para Tokoh Punakawan Sebagai Bentuk Pelestarian Kisah Pewayangan Ryan Aristo Wangga; Miki Tjandra; Dewi Isma Aryani
DIVAGATRA - Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain Vol 5 No 2 (2025): DIVAGATRA #10
Publisher : Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/divagatra.v5i2.17445

Abstract

Wayang legends are among the numerous aspects of Indonesian culture that are gradually being forgotten. One illustration is the Punakawan tale, which is significant in promoting moral principles and forming societal norms. The goal of this design is to encourage young people, both artists and the general public, to get interested in local culture. In order for local culture to survive through artistic creations that are current and captivating to the younger generation, it is hoped that artists will be motivated to study and investigate Indonesia's rich cultural heritage. This quantitative study employs the glass box technique approach with the goal of educating the next generation about the morals of Punakawan characters. A graphic novel book about the Punakawan narrative, which has been altered and infused with fantasy elements, is the outcome of this research. Combining narrative and illustration is a visual communication method that reinforces character qualities and makes reading more appealing to younger generations. It is anticipated that this strategy will make the Punakawan story more palatable and acceptable to Indonesia's youth of today, allowing it to be used as a character teaching tool.
PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS PROYEK PADA PEMBUATAN MURAL DI TB-TK SANTA URSULA BANDUNG Dewi Isma Aryani; Ariesa Pandanwangi; Priscylia Susanto Wangsaputra; Basituasi Baene
Servirisma Vol. 4 No. 1 (2024): Servirisma : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/servirisma.2024.41.62

Abstract

Maranatha Christian University is a private university in Bandung which claims to be a research- based teaching university by upholding the ICE values, namely integrity, care, excellence in its tridharma program. One of them is in the form of community service activities through the art medium of wall painting (murals) involving lecturers from the Bachelor of Visual Communication Design Program and the Bachelor of Fine Arts Program, Faculty of Fine Arts and Design as material formulators and facilitators. The activity entitled "Community Service through Making Flora and Fauna Themed Murals at TB-TK Santa Ursula Bandung" was carried out using the Asset Based Community Development (ABCD) method for project-based collaborative learning for the students involved in two implementation sessions. This activity targets partners, namely the basic education institution TB-TK Santa Ursula Bandung. This community service activity succeeded in providing technical insight and creativity in terms of illustration design in several public space locations at TB-TK Santa Ursula Bandung. These outcomes are demonstrated in several wall paintings, or murals, that the Maranatha Christian University faculty and student service team did.
Co-Authors Abel Della Sisilia Adeline, Jessica Lorensia AGUSTINE, SASKIA PUTRI Alvanov Zpalanzani Ariesa Pandanwangi Arimbi Putri Arnold Maximillian Aulia Wara A.P Azizi Bahauddin Basituasi Baene Cahyadi, Eky Callista, Jesslyn Calvin Calvin Cecilia Agata Purnama Darmayanti, Tessa Eka Devina Nathania dharmawan, Cherry Diana Trivena Yulianti Dieni Nuraeni Djakaria, Elliati Dwayne Matthew Evan Elizabeth Wianto, Elizabeth Elizabeth Yohanes Fassa, Nikkolas Fatimah, Dina FEI SIEN JESICA Felicia Gunawan Galen, Bintang Abdad Gunawan, Irena Vanessa Heddy Heryadi Hendra Setiawan I Nyoman Natanael IDA IDA Ida Ida, Ida Imam Santosa Indra Janty Indra Jati Tan Inggrid, Beatrix Levina Irawati Tirtaatmadja Isfiaty, Tiara Ismet Zainal Effendi Janty, Indra Janty, Tan Indra Josephine Theodora Kolonica, Felicia Kristianus Satrio Budi Nugroho Lauw Tjun Tjun Lunardi, Ardisa Devana Margaretha Gunawan Maria Audrey Angkadiredja Maria, Anna Miki Tjandra Monica Hartanti Mulyadi, Riki Himawan Nina Nurviana Nugroho, Kristianus Satrio Budi Olga Catherina Pattipawaej Paqih, Rizqi Mohammad PETER MULJONO Priscylia Susanto Wangsaputra Purnama, Cecilia Agata Putra, Fuzza Duwana Ramadhani, Halefi Syifa Rosida Tiurma Manurung Ryan Aristo Wangga Sajid, Sriwinarsih Maria Kirana Sandy Rismantojo Setiawan, Kevin Christian Shirly Nathania Suhanjoyo Suhanjoyo, Shirly Nathania Sunarso, Christina Amelia Tan, Indra Janty Tan, Indra Janty Tan, Tan Thomas, James Riady Tia Erliawati Tjandra, Miki Voice Ifasao Bazawato Gea Winta Tridhatu Satwikasanti, Winta Tridhatu Yovita Sabatini Daeli Yudita Royandi, Yudita Yuma Chandrahera