Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS MELALUI PAKET PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI DI DESA RUMPET Amalia, Nur Riski; Asniar, Asniar; Satria, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi pada remaja membutuhkan perhatian yang besar dan jika diabaikan dapat menjadi masalah yang serius. Vaginal hygiene memiliki peranan penting dalam menentukan status kesehatan reproduksi pada remaja. Belum adanya upaya maksimal dari pemerintah dan kurangnya pengetahuan pada remaja dapat membuat perilaku berisiko menjadi gangguan pada organ reproduksi. Dampak yang dapat ditimbulkan jika terjadi gangguan pada organ reproduksi seperti keputihan, gatal pada vagina, keputihan fisiologis dan patologis, kanker serviks hingga kematian. Studi kasus ini bertujuan mengaplikasikan asuhan keperawatan komunitas melalui penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja putri dengan menggunakan media video dan alat peraga di Desa Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Pengkajian keperawatan komunitas yang dilakukan memunculkan diagnosis keperawatan ketidakefektifan perilaku pemeliharaan kesehatan. Berdasarkan rencana asuhan keperawatan yang disusun, paket penyuluhan tentang kesehatan reproduksi diimplementasikan dengan menggunakan media video dan alat peraga. Sebelum dan sesudah implementasi keperawatan, dilakukan pre-test dan post-test kepada 17 responden menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku vaginal hygiene. Hasil evaluasi menunjukkan perbedaan yang signifikan dari pengetahuan, sikap dan perilaku sebelum dan sesudah intervensi, dimana rata-rata pengetahuan mengalami peningkatan sebesar 18,1%; rata-rata sikap mengalami peningkatan sebesar 10,3%; dan rata-rata perilaku mengalami peningkatan sebesar 27,8%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa paket penyuluhan kesehatan remaja putri memberikan dampak yang baik terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku terkait vaginal hygiene. Oleh karena itu, disarankan kepada perawat komunitas untuk melakukan tindak lanjut dengan melakukan pemeriksaan berkala dan edukasi kesehatan remaja untuk pencegahan penyakit serta menjadi informasi dalam meningkatkan status kesehatan reproduksi remaja.
GAMBARAN KESADARAN TERHADAP KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI MADRASAH ALIYAH DI BANDA ACEH Oktavia, Risa Zahara; Asniar, Asniar; yanti, Sarini Vivi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran terhadap kanker payudara harus dibentuk sedini mungkin, untuk dapat membentuk perilaku deteksi dini yang dapat menekan angka kejadian kanker payudara dan juga angka kematian akibat kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesadaran terhadap kanker payudara pada remaja putri Madrasah Aliyah di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel proposional random sampling untuk menentukan 213 orang responden yang terlibat. Pengumpulan data menggunakan data demografi dan juga kuesioner ICHBMS (Indonesian version of Champions Health Belief Model Scale). Hasil penelitian menunjukkan 52,1% siswi memiliki kesadaran terhadap kanker payudara yang tinggi dan sebanyak 47,9% memiliki kesadaran terhadap kanker payudara yang buruk. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, sala satunya informasi yang didapatkan oleh remaja putri. Sehingga dirasa penting untuk dapat terus melakukan promosi kesehatan terkait dengan peningkatan kesadaran terhadap kanker payudara terutama pada usia remaja.
Pelatihan Pemodelan Data untuk Prediksi Kebangkrutan Perusahaan bagi Guru SMKN 3 Bandung Fahrudin, Tora; Asniar, Asniar; Wijaya, Dedy Rahman; Ardiansyah, Fajri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1949

Abstract

Data Science yang berbasis pada machine learning (ML) telah mengalami perkembangan signifikan di era teknologi informasi saat ini. Dengan kemajuan yang pesat dalam integrasi teknologi dan analitika data untuk mendukung pengambilan keputusan di sektor keuangan, terdapat peningkatan tren kebutuhan tenaga kerja untuk data science, khususnya dalam bidang keuangan. Sebagai institusi pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menyelesaikan permasalahan, Universitas Telkom memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam mengadopsi dan mentransfer teknologi informasi kepada masyarakat. Salah satu contoh dari upaya ini adalah pelatihan pemodelan data untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan bagi para guru di SMKN 3 Bandung. Pelatihan dan transfer teknologi yang tepat ini diharapkan dapat memberikan pengayaan ilmu kepada guru dan siswa SMK dalam pemahaman dan penerapan data science. Hal ini dibuktikan dari tanggapan peserta selama pelatihan pemodelan data untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan. Seratus persen peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sembilan puluh lima persen peserta menyatakan bahwa waktu pelaksanaan kegiatan relatif sesuai dan cukup memadai, dan delapan puluh sembilan persen peserta menyatakan bahwa materi atau kegiatan yang disajikan jelas serta mudah dipahami. Diharapkan pelatihan ini dapat melatih pemikiran kritis guru serta mendorong mereka untuk memasukkan materi data science ini ke dalam kurikulum di sekolah menengah kejuruan.
Gambaran Health Literacy pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh Nadhifatusysyarfi, Rifa’; Asniar, Asniar; Ridwan, Arfiza
Holistic Nursing and Health Science Vol 7, No 2 (2024): November
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.%v.%i.%Y.%p

Abstract

Masalah kesehatan anak, seperti obesitas, kekurangan gizi, dan rendahnya literasi kesehatan, merupakan isu global yang memengaruhi kesehatan anak usia sekolah. kemampuan literasi kesehatan anak sangat menentukan perilakunya dalam mengatasi permasalahan kesehatan baik dalam mengambil keputusan atau melaksanakan praktik harian. Namun demikian, belum banyak bukti yang menunjukkan gambaran tingkat health literacy pada anak usia sekolah dasar khususnya di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat health literacy di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 350 siswa kelas 5 dan 6, dengan sampel sebanyak 176 siswa yang dipilih menggunakan proportionate random sampling berdasarkan tabel Cohen. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Instrument Pengkajian Literasi Kesehatan pada Anak Usia Sekolah. Data dianalisa menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya siswa memiliki tingkat health literacy yang baik (51,1%). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat health literacy pada anak usia sekolah di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar telah memadai. Oleh karena itu, direkomendasikan kajian lebih lanjut mengenai tingkat health literacy siswa sekolah untuk melihat distribusi literasi kesehatan di Provinsi Aceh, beserta disparitas dan determinannya.
Edukasi Emotional Demonstration dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan kepatuhan medikasi lansia hipertensi Pertiwi, Rina; Maulina, Maulina; Asniar, Asniar
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1411

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan medikasi pada lansia dengan hipertensi sangat penting untuk mencegah komplikasi dan menurunkan hospitalisasi, namun tingkat kepatuhan medikasi pada pasien hipertensi khususnya lansia masih rendah sehingga diperlukan suatu upaya untuk mengatasi hal tersebut melalui pendidikan kesehan. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran peningkatan pengetahuan dan tindakan kepatuhan medikasi melalui edukasi Emotional Demonstration (Emo Demo) pada lansia hipertensi di Aceh Besar. Metode: Metode kegiatan dimulai dengan pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD) pada sepuluh lansia hipertensi serta wawancara pada bidan desa dan kader posyandu lansia. Kegiatan implementasi berupa edukasi Emo-Demo, evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Analisa data menggunakan analisa univariat dan uji Paired T Test. Hasil: Hasil uji univariat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan dari 63,15 % menjadi 78,95 % serta peningkatan tindakan kepatuhan dari 36,8% menjadi 57,8%. Hasil uji Paired T Test didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang sebelum dan sesudah dilakukan Emo-Demo dengan nilai pengetahuan sebesar 0.016 serta tindakan kepatuhan 0,011. Rekomendasi: Metode Emo Demo ini direkomendasikan untuk terus digunakan dalam program edukasi kesehatan, terutama bagi lansia, guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam pengobatan penyakit kronis.
Perkawinan Sekerabat (Studi pada Masyarakat di Desa Tanete Kecamatan Simbang Kabupaten Maros) Asniar, Asniar; Ahmad, M. Ridwan Said
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i1.50862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Latar belakang masyarakat tetap melakukan perkawinan sekerabat di Desa Tanete Kecamatan Simbang Kabupaten  Maros dan 2) Pandangan masyarakat terhadap perkawinan sekerabat di Desa Tanete Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria informan yaitu masyarakat yang melakukan perkawinan sekerabat dan keluarga dari orang yang melakukan perkawinan sekerabat. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan perpanjang pengamatan. Teknis analisis data yakni reduksi data, display data, serta mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Latar belakang masyarakat tetap melakukan perkawinan sekerabat di Desa Tanete Kecamatan Simbang Kabupaten Maros dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor perjodohan, b) faktor keturunan, c) faktor ekonomi, d) faktor pendidikan yang rendah, dan e) faktor tradisi. 2) Pandangan masyarakat terhadap perkawinan sekerabat di Desa Tanete Kecamatan Simbang Kabupaten Maros yakni dianggap sebagai cara untuk mempererat hubungan keluarga, perkawinan sekerabat patut dilestarikan karena masyarakat melihat kriteria pasangan ideal pada kerabat (sepupu satu kali), serta perkawinan sekerabat dipandang mampu berdampak terhadap adanya risiko genetik pada keturunan.
Maternal perceptions of developmental stimulation for stunted toddlers: A phenomenological study in remote Indonesian islands Suyani, Suyani; Asniar, Asniar; Marthoenis, Marthoenis
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns137

Abstract

Background: Developmental stimulation is a shared responsibility among family members and is essential for children to achieve age-appropriate developmental milestones. However, limited evidence exists on how mothers perceive this crucial issue, particularly those with stunted toddlers. Objective: This study aimed to explore maternal perceptions of providing developmental stimulation to stunted toddlers living on the remote islands of Indonesia and how these perceptions influence their children’s growth and development.Methods: A descriptive phenomenological design was employed, involving eight mothers of stunted toddlers residing in the unique context of the remote islands in Karimun District, Riau Islands Province, Indonesia. Data were collected using demographic data sheets, interview guides, field notes, and audio recordings. The data were analyzed using Miles and Huberman’s method.Results: Two main themes emerged: (1) child development was perceived in terms of intelligence, speech, and play; and (2) concerns regarding developmental issues. Two main themes emerged: (1) child development was perceived in terms of intelligence, speech, and play; and (2) concerns regarding developmental issues.Conclusions: The findings revealed gaps in maternal understanding of child development among mothers of stunted toddlers. It is recommended that the heads of Community Health Centers and relevant stakeholders implement early detection and intervention strategies, provide health education on child development, and enhance the capacity of village health volunteers and parents to monitor toddler development. These efforts are crucial for improving the well-being and future of stunted toddlers and should be part of a comprehensive strategy.
Implementasi metode TREND (Teaching, Read and Explain, Evaluation) pada agregat anak usia sekolah untuk meningkatkan literasi kesehatan di Kecamatan Darussalam Aceh Besar Muthmainah, Fadhilla; Asniar, Asniar; Ridwan, Arfiza
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1472

Abstract

Literasi kesehatan mencakup kemampuan individu untuk mengakses, memahami, dan menggunakan informasi kesehatan guna mendukung keputusan yang tepat. Rendahnya literasi kesehatan dapat menyebabkan kesulitan memahami informasi kesehatan, memilih makanan sehat, dan menjaga kebersihan diri, yang berdampak pada risiko kesehatan seperti obesitas atau penyakit infeksi. Penulisan ini bertujuan untuk menguraikan asuhan keperawatan komunitas pada agregat anak usia sekolah dalam upaya meningkatkan literasi kesehatan di sekolah dasar negeri ujong kuta kecamatan darussalam aceh besar. Pengkajian dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah dan guru penanggung jawab Unit Kesehatan Sekolah (UKS), windshield survey, serta penyebaran instrument pegkajian literasi kesehatan pada anak usia sekolah kepada 38 siswa kelas 5 dan 6. Berdasarkan pengkajian, rata-rata skor literasi kesehatan siswa hanya 9,92, dengan kesalahan signifikan dalam memahami panduan kesehatan, seperti cara menjaga makanan (84,2%) dan membaca label makanan (47,4%). Masalah ini diperparah oleh kebiasaan tidak sehat, seperti berlarian tanpa sepatu dan konsumsi jajanan tidak sehat, serta rendahnya kemampuan membaca pada beberapa siswa kelas 5. Diagnosa keperawatan yang diidentifikasi adalah kesiapan meningkatkan literasi kesehatan. Berdasarkan pengkajian, dirancang intervensi berupa edukasi kesehatan dengan metode TREND (teaching, read and explain, evaluation). Implementasi dilakukan selama satu hari pada 29 November 2024, melibatkan 43 siswa. Evaluasi dilakukan pada hari selanjutnya melalui posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata literasi kesehatan menjadi 14,00 setelah intervensi. Hasil Uji wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,001 yang mengindikasikan bahwa intervensi keperawatan komunitas dengan metode TREND terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar. Untuk mendukung keberlanjutan program, disarankan agar pihak sekolah memanfaatkan media edukasi seperti poster dan video untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya literasi kesehatan.
LITERATURE SURVEY OF FINANCIAL PERFORMANCE DASHBOARD CONCEPTS Silalahi, Eka Kristi; Fahrudin, Tora; Asniar, Asniar
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5697

Abstract

Improving efficiency and productivity is the main goal that every company wants to achieve. One of the solutions that supports to achieve this goal is to use the dashboard. However, it is not enough only because of the need to create an effective and efficient dashboard for the Company. Of course, dashboards are designed to be able to present important data both visually and interactively, which makes it easier to analyze and make good and correct decisions. This research aims to design an effective and efficient dashboard design for the Company. The methods used in this study are through literature study, user needs analysis, and prototype testing. The result of this research is a dashboard design that is integrated with the Company's information system, able to display data visualization. and able to display key performance metrics. With this dashboard, it is hoped that it can help the Company to monitor sales performance, identify the Company's finances, identify problems properly, and take the needed solutions.
Perceptions of workplace violence among victimized nurses: A phenomenological study in a remote island of Indonesia Al Kautsarina , Vara; Asniar, Asniar; Kamil, Hajjul
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 4 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns139

Abstract

Background: Workplace violence (WPV) is a serious occupational hazard that can undermine nurses’ professionalism, increase stress, and contribute to a toxic work environment. Repeated exposure to WPV is particularly concerning as it can diminish motivation, reduce job satisfaction, and negatively affect the quality of care. In hospitals located on remote small islands, where frequent interpersonal encounters are inevitable due to limited staffing and close community ties, the challenges faced by WPV-victimized nurses can be even more complex. Objective: This study aimed to explore how nurses working in a remote island hospital perceive and experience WPV Methods: A descriptive phenomenological approach was employed to capture the lived experiences of nurses at Sabang City Hospital who had experienced WPV. Participants were selected purposively. Data were collected using demographic questionnaires, semi-structured in-depth interviews, field notes, and audio recordings. The interviews explored the nature of WPV incidents, emotional and psychological impacts, and expectations for organizational support. Data were analyzed thematically to identify patterns and shared meanings. Results: Three key themes emerged: (1) perceiving WPV as a source of sadness, distress, and long-lasting trauma; (2) recognizing WPV as encompassing both verbal (insults, threats) and non-verbal (intimidation, neglect) forms; and (3) expecting more active roles from superiors and hospital management, including prevention, immediate intervention, and post-incident support. Conclusion: Nurses’ varied perceptions of WPV reflect the urgent need for structured prevention strategies and responsive management interventions. Strengthening organizational policies and support mechanisms is critical to safeguarding nurses’ well-being and fostering a safe, respectful workplace.