Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Habits Of Mind, Emotional Intelligence, dan Penguasaan Konsep Siswa Daryanes, Febblina; Sriyati, Siti; Priyandoko, Didik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.468 KB)

Abstract

Kemampuan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep dapat dilatih, dikembangkan, dan ditingkatkan melalui suatu model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep siswa SMA melalui implementasi Problem Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah weak experiment dengan desain penelitian one-group pretestposttest yang dilakukan di kelas XI IPA 1 SMAN 1 Rengat Riau. Pengumpulan data dilakukan melalui angket Habits of Mind awal dan akhir, angket Emotional Intelligence awal dan akhir, soal pretest dan posttest materi sistem ekskresi dan sistem saraf. Analisis data penelitian menggunakan nilai normalisasi gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Habits of Mind siswa setelah implementasi Problem Based Learning mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,53 berada dalam kategori sedang. Sejalan dengan itu, kemampuan Emotional Intelligence siswa juga mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,33 berada dalam kategori sedang. Kemampuan penguasaan konsep siswa pada materi sistem ekskresi mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,66 berada dalam kategori sedang, sedangkan pada materi sistem saraf mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,84 berada dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa implementasi Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep siswa. Peningkatan kemampuan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep siswa di atas nilai standar 0,31 (N-gain sedang).
Pemanfaatan Jantung Pisang sebagai Produk Bananeat Sebagai Produk Inovatif untuk Usaha Katering Rumah Tangga Ramadhan, Muhamad Justitia; Mulyati, Yayuk; Setiawan, Deny; Daryanes, Febblina; Kharomah, Sindi; Firdaus, Zahra; Hayuana, Wachidah; Zubaidah, Siti
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mwq0hr28

Abstract

Peningkatan tren pola hidup vegan mendorong kebutuhan akan pangan alternatif yang sehat, bergizi, dan terjangkau. Jantung pisang merupakan salah satu sumber daya lokal yang mengandung serat, protein, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih terbatas dan umumnya hanya digunakan sebagai sayuran tradisional. Rendahnya inovasi dalam pengolahan jantung pisang menyebabkan bahan pangan ini belum dikenal luas sebagai alternatif sumber protein nabati yang bernilai tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan inovasi pengolahan jantung pisang melalui pelatihan pembuatan bakso nabati bagi warga Kampung Sanan, Malang, Jawa Timur. Program dilaksanakan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi aset lokal, pelatihan teknis, praktik langsung, serta evaluasi partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan respon positif, dengan 82,6% peserta menyatakan sangat puas terhadap pelatihan yang dinilai bermanfaat, jelas, dan menarik. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini membuka peluang usaha baru di bidang kuliner sehat seperti katering atau produk olahan nabati, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Utilization of Banana Blossoms as Bananeat Products as Innovative Products for Home Catering Businesses Sanan Malang Residents Abstract The growing trend of vegan lifestyles has driven the demand for healthy, nutritious, and affordable alternative foods. Banana hearts are a local resource that contain fiber, protein, vitamins, minerals, and bioactive compounds, but their use is still limited and generally only used as a traditional vegetable. The lack of innovation in processing banana hearts has meant that this food ingredient is not widely known as a high-value alternative source of plant-based protein. This community service activity aims to introduce innovations in banana heart processing through training in making plant-based meatballs for residents of Kampung Sanan, Malang, East Java. The program was implemented using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through the stages of local asset identification, technical training, hands-on practice, and participatory evaluation. The evaluation results showed a positive response, with 82.6% of participants stating that they were delighted with the training, which they considered valuable, clear, and engaging. Thus, this training activity opens up new business opportunities in the field of healthy cuisine, such as catering or plant-based processed products, thereby contributing to the strengthening of the community's economy.
PENINGKATAN KETERAMPILAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR BERBASIS ALAT PERAGA Febblina Daryanes; Irda Sayuti; Fitriwahyuni A’fifah; Febrika Anwar; Syarifah Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34777

Abstract

Abstrak: Permasalahan rendahnya keterampilan numerasi siswa sekolah dasar menjadi tantangan utama dalam pencapaian kompetensi abad 21. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi melalui program Kampus Mengajar dengan pendekatan pendampingan berbasis alat peraga. Mitra kegiatan adalah SDN 123 Pekanbaru dengan subjek siswa kelas V berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pembuatan media pembelajaran, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi melalui pretes dan postes dengan 20 pertanyaan. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Indikator keberhasilan kegiatan ditetapkan berdasarkan peningkatan hasil tes numerasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan numerasi. Siswa yang memperoleh nilai kategori tinggi meningkat dari 15% pada pretes menjadi 64% pada postes, sehingga terdapat progres peningkatan sebesar 49%. Kegiatan ini membuktikan bahwa penggunaan alat peraga sederhana dapat memperkuat numerasi siswa, dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan serta dikembangkan pada bidang literasi sains maupun literasi digital.Abstract: The problem of low numeracy skills of elementary school students is a major challenge in achieving 21st-century competencies. This community service activity aims to improve numeracy skills through the Kampus Mengajar program with a teaching aids-based mentoring approach. The activity partner is SDN 123 Pekanbaru with 30 fifth-grade students as subjects. The methods used include initial observation, creation of learning media, implementation of mentoring, and evaluation through Pretest and posttest with 20 questions Minimum Competency Assessment (MCA). The activity's success indicator is determined based on the improvement in students' numeracy test results. The results of the activity showed a significant increase in numeracy skills. Students who obtained high category scores increased from 15% in the pre-test to 64% in the post-test, resulting in a 49% increase in progress. This activity proves that the use of simple teaching aids can strengthen students' numeracy, and is recommended for continuous implementation and development in the fields of science literacy and digital literacy. 
Creative Thinking Ability of Biology Teachers at State Senior High Schools in Pekanbaru Febblina Daryanes; Riki Apriyandi Putra
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.1377

Abstract

The teacher is one of the determinants of success in the learning process and the formation of the soft skills and hard skills of the students. If a teacher has the ability to think creatively and make decisions with a focus on improving higher-order thinking and is consistent over time, it is likely to be successful in training students' creative thinking skills. This study aims to analyze the level of creative thinking skills of Biology teachers at SMA Negeri Pekanbaru City. The population in this study were all Biology teachers in Pekanbaru City Senior High School, amounting to 62 people. The sampling technique used was saturated sampling. Data was collected using questionnaires and interview guidelines, the questionnaire was compiled based on 4 indicators of creative thinking developed by Marzano. The questionnaire data was analyzed by calculating the percentage and then interpreted into several categories, while the results of the interviews were analyzed qualitatively. The results showed that the level of creative thinking skills of Biology teachers in Pekanbaru City High School was 81.35%. The indicator of creative thinking ability, namely "developing new ways" is the indicator with the highest achievement, which is 83.1%. The indicator of creative thinking ability "setting personal standards" has the lowest achievement among other indicators, which is 78.7%. Teachers who have been teaching for more than 20 years achieved very good categories on the indicators of “maximizing skills and knowledge” and “setting and using personal standards”. From the results of the study, it can be concluded that the level of creative thinking of Biology Teachers in Pekanbaru City Senior High School is in the good category
ANALYSIS OF THE CAUSES, IMPACTS, AND MITIGATION STRATEGIES FOR TIDAL FLOOD DISASTERS IN DUMAI CITY Daryanes, Febblina; Sayuti, Irda; Fikri, Khusnul; Ririen, Deci
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 5 No. 1 (2026): Articles in Press
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v5i1.2965

Abstract

Tidal flooding in Dumai City has intensified in recent years, causing damage to settlements, infrastructure, and community livelihoods. However, previous studies predominantly focus on technical modeling and lack updated, field-based assessments of post-2020 conditions, especially regarding the effectiveness of recent mitigation efforts. This study aims to analyze the causes, impacts, and mitigation strategies of tidal flooding in Dumai by filling these research gaps. Using a qualitative approach, including semi-structured interviews with BPBD officers, relevant agencies, and affected residents, as well as field observations, the research reveals that tidal floods were triggered by high rainfall, tidal cycles, and inadequate drainage infrastructure before 2021. The impacts include damage to homes, furniture, vehicles, and public roads, as well as health and economic disruptions. Since the construction of 15 floodgates and water pumps in 2021, supported by mangrove planting and increased community participation, flood duration has drastically decreased from several days to approximately three hours. The study concludes that these strategies are effective but require ongoing maintenance and expansion. It is recommended that the government enhance drainage systems, widen mangrove rehabilitation areas, and accelerate relocation plans for high-risk households to ensure long-term resilience.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN METODE ONE DAY ONE STORY MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Daryanes, Febblina; Ashari, Mauliza; Maryani, Desi; Indriawati, Siska; Afridayanti, Sintya; Sayuti, Irda; Ririen, Deci
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25297

Abstract

Abstrak: Kemampuan dan minat membaca siswa Sekolah Dasar Negeri 123 Pekanbaru masih tergolong rendah berdasarkan hasil observasi awal. Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan dasar kecintaan dan juga pemahaman literasi pada siswa sekolah dasar negeri 123 Pekanbaru seperti membaca dan juga memahami isi bacaan. Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian ini yaitu metode pendampingan dimana tim pengabdi melakukan pendampingan kepada siswa untuk melaksanakan program one day one story. Tahapan pada pengabdian ini meliputi: (1) persiapan yang terdiri dari observasi dan perencanaan program; (2) pelaksanaan program yaitu one day one story; dan (3) evaluasi program. Mitra pada kegiatan pengabdian ini yaitu siswa kelas 5 sekolah dasar negeri 123 Pekanbaru yang berjumlah 30 siswa. Ketercapaian kegiatan pengabdian diukur melalui instrument soal Pre-Test dan Post-Test. Hasil dari kegiatan ini dapat diketahui dengan adanya program one day one story yang dilaksanakan terbukti mampu meningkatkan kemampuan dan juga minat siswa dalam hal literasi. Terjadi peningkatan minat siswa dalam membaca dengan persentase nilai N-Gain sebesar 58.8% dan penguasaan siswa dalam memahami bacaan juga terjadi peningkatan sebesar 66.67%.Abstract: The reading ability and interest of students at Sekolah Dasar Negeri 123 Pekanbaru have been observed to be relatively low based on initial observations. The primary objective of this community service initiative is to foster a foundation of love for reading and literacy comprehension among students at State Elementary School 123 Pekanbaru, encompassing reading skills and understanding the content of texts. The method employed in this service activity is an accompaniment approach, where the service team provides guidance to students in implementing the "One Day One Story" program. The stages of this service activity include: (1) preparation, which consists of observation and program planning; (2) program implementation, specifically the "One Day One Story" initiative; and (3) program evaluation. The partners involved in this activity are 30 fifth-grade students from State Elementary School 123 Pekanbaru. The success of this service activity is measured through Pre-Test and post-test instruments. The results of the activity indicate that the implementation of the "One Day One Story" program has effectively enhanced both the reading ability and interest of the students in literacy. There was an increase in students' interest in reading, with an N-Gain score of 58.8%, and a significant improvement in their comprehension of reading material, with a 66.67% increase. 
ANALISIS PERMASALAHAN BANJIR DAN STRATEGI MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Daryanes, Febblina; Sayuti, Irda; Fikri, Khusnul
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 5 No. 1 (2026): Articles in Press
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v5i1.3157

Abstract

ANALYSIS OF FLOOD PROBLEMS AND FLOOD DISASTER MITIGATION STRATEGIES IN KAMPAR REGENCY, RIAU PROVINCE Kampar Regency in Riau Province is a flood-prone area where flood management efforts still require comprehensive improvement. Flood occurrences are influenced not only by natural factors but also by spatial planning, environmental management, and the roles of institutions and communities. This study aims to identify the causes of flooding, analyze mitigation efforts undertaken by the Regional Disaster Management Agency (RDMA) and local communities, and formulate appropriate strategies to reduce flood risk. The research was conducted in Sipungguk Village and Buluh Nipis Village, Kampar Regency, in May 2024 using a qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The findings show that flooding is caused by prolonged high rainfall, lowland topography, overflow of the Kampar River influenced by the operation of the Koto Panjang Hydropower Reservoir, inadequate drainage systems, land-use change, and settlement development along riverbanks. Flood mitigation efforts by RDMA are still dominated by emergency response and short-term preparedness measures, including flood hazard mapping, evacuation, and community education, which have not significantly reduced flood risk. This study concludes that flood mitigation in Kampar Regency remains reactive and poorly integrated. Therefore, an integrated mitigation strategy is required, emphasizing institutional capacity strengthening, community-based risk management, environmental management, and coordination of water discharge regulation with the Koto Panjang Hydropower Plant.
PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN KOLABORASI MAHASISWA MELALUI MODEL RESEARCH TEAM-BASED LEARNING (RTBL) PADA MATAKULIAH ILMU LINGKUNGAN Daryanes, Febblina; Zubaidah, Siti; Mahanal, Susriyati; Sulisetijono, Sulisetijono
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan kolaborasi merupakan salah satu keterampilan abad ke-21. Keterampilan kolaborasi termasuk aspek penting dalam lifelong learning dan dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa kini. Akan tetapi, keterampilan kolaborasi sebagian mahasiswa pada umunya masih rendah dan perlu ditingkatkan. Penelitian ini mengeksplor apakah model Research Team-Based Learning (RTBL) berhasil dalam memberdayakan keterampilan kolaborasi pada matakuliah Ilmu Lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eskperimen dengan sampel 79 mahasiswa yang mengambil matakuliah ilmu lingkungan yang dibagi ke dalam 2 kelas eksperimen yaitu RTBL dan Team-Based Learning (TBL).  Data keterampilan kolaborasi mahasiswa diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model RTBL lebih unggul dibandingkan model TBL dalam memberdayakan keterampilan kolaborasi mahasiswa pada matakuliah ilmu lingkungan. Model RTBL dapat dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif dalam memberdayakan keterampilan kolaborasi mahasiswa. Model RTBL juga direkomendasikan untuk diintegrasikan secara formal dalam kurikulum perguruan tinggi.
PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN KOLABORASI MAHASISWA MELALUI MODEL RESEARCH TEAM-BASED LEARNING (RTBL) PADA MATAKULIAH ILMU LINGKUNGAN Daryanes, Febblina; Zubaidah, Siti; Mahanal, Susriyati; Sulisetijono, Sulisetijono
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan kolaborasi merupakan salah satu keterampilan abad ke-21. Keterampilan kolaborasi termasuk aspek penting dalam lifelong learning dan dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa kini. Akan tetapi, keterampilan kolaborasi sebagian mahasiswa pada umunya masih rendah dan perlu ditingkatkan. Penelitian ini mengeksplor apakah model Research Team-Based Learning (RTBL) berhasil dalam memberdayakan keterampilan kolaborasi pada matakuliah Ilmu Lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eskperimen dengan sampel 79 mahasiswa yang mengambil matakuliah ilmu lingkungan yang dibagi ke dalam 2 kelas eksperimen yaitu RTBL dan Team-Based Learning (TBL).  Data keterampilan kolaborasi mahasiswa diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model RTBL lebih unggul dibandingkan model TBL dalam memberdayakan keterampilan kolaborasi mahasiswa pada matakuliah ilmu lingkungan. Model RTBL dapat dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif dalam memberdayakan keterampilan kolaborasi mahasiswa. Model RTBL juga direkomendasikan untuk diintegrasikan secara formal dalam kurikulum perguruan tinggi.