Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Usaha Penangkaran Benih Kelapa Di Kabupaten Gorontalo Dien, Wawan Moh. R.; Indrianti, Merita Ayu; Djibran, Moh Muchlis; Suparwata, Dewa Oka
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.155

Abstract

Pengembangan usaha penangkaran benih kelapa di Kabupaten Gorontalo memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam penyediaan benih berkualitas untuk meningkatkan produktivitas kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan kebijakan pemerintah terhadap pengembangan usaha penangkaran benih kelapa di daerah tersebut serta mengidentifikasi tantangan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksplanatori, yang menggabungkan data deskriptif dan analisis hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengusaha penangkar benih kelapa dan pejabat pemerintah, serta studi dokumentasi terkait kebijakan dan regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah Kabupaten Gorontalo telah memberikan dukungan signifikan melalui regulasi yang jelas dan program-program strategis. Namun, implementasi kebijakan ini terkendala oleh keterbatasan anggaran, rendahnya minat generasi muda dalam usaha penangkaran, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya benih unggul di kalangan petani. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan alokasi anggaran, perbaikan dalam sistem pelatihan, serta insentif yang lebih menarik untuk mendorong partisipasi petani muda dalam usaha penangkaran benih kelapa. Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah, Penangkaran Benih Kelapa, Gorontalo, Tantangan, Kebijakan Pertanian, Benih Unggul
Review Progres Agropolitan pada Strategi dan Trend Ekspor Jagung di Gorontalo Hendra Haipi; Dewa Oka Suparwata; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini
Student Scientific Creativity Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v4i3.6125

Abstract

. The Agropolitan Program based on corn commodities in Gorontalo Province aims to enhance agricultural productivity, improve farmers’ welfare, and strengthen the competitiveness of corn. This study examines the progress of program implementation and its impact on production, quality, export volume, and competitiveness. A quantitative approach was employed, utilizing SWOT analysis and the Revealed Comparative Advantage (RCA) method. Data were obtained from the Central Bureau of Statistics, relevant institutions, as well as limited observations and interviews.The results indicate that the Agropolitan Program has contributed positively to the expansion of harvested areas and increased corn production, particularly during the 2020–2024 period. This increase is not only evident in terms of quantity but has also begun to show improvements in the quality of yields, although these improvements are not yet evenly distributed across regions. However, export performance remains fluctuating, with unstable RCA values, indicating that the competitiveness of corn in the international market still faces various challenges.This condition is influenced by limitations in logistics infrastructure, weak farmer institutions, dependence on middlemen, and the suboptimal integration of the value chain from upstream to downstream. In addition, access to technology, financing, and market information remains a significant constraint that needs to be addressed. It is concluded that the success of the program requires strengthening institutional capacity, improving distribution efficiency, and implementing sustainable and integrated export policies to support the stability and long-term competitiveness of corn.
Dinamika Sosio-Ekonomi dan Paradoks Patron-Klien: Strategi Bertahan Petani Cabai di Wilayah Pesisir Gorontalo Riswan Mahmud Adam; Merita Ayu Indrianti; Moh. Muchlis Djibran
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI Vol. 4 No. 2 (2026): April: JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jmbe-itb.v4i2.3869

Abstract

This study aims to explore the socio-economic structures underlying the economic behavior of chili farmers in Batudaa Pantai Subdistrict, Gorontalo Regency, with a focus on patron-client relationships as a rational coping mechanism. Using a mixed-methods approach with 60 proportionally selected respondents, this study analyzes how asymmetries in access to capital and markets create a weak bargaining position for farmers. The findings reveal a “stability paradox”: although quantitative risk analysis using the Coefficient of Variation (CV) indicates low levels of production, cost, and income risk (CV < 0.5), farmers remain trapped in a price-taker position. Relationships with middlemen (tengkulak) have transformed from mere economic transactions into social bonds of “debt of gratitude.” For farmers, patrons serve as providers of emergency liquidity and market guarantors amid horticultural price volatility. However, this systemic dependence hinders economic independence and capital accumulation at the producer level. This study recommends institutional restructuring through a new cooperative model capable of assuming the patron’s role more equitably to break the chain of structural dependence.
Soil Fertility Assessment and Spatio-Temporal Analysis of Paddy Field Change In Gorontalo Under LP2B Policy Yusriyah Atikah Gobel; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini; Ivan Taslim
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 8 No. 2 Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v8i2.4998

Abstract

This study quantitatively assessed the intrinsic soil quality and spatio-temporal dynamics of paddy field conversion in Gorontalo Regency between 2017 and 2023, specifically under the Sustainable Food Agricultural Land (LP2B) policy. The fundamental inquiry of this research concerns the real efficacy of passive regulatory policy instruments in protecting agricultural natural capital against intense development pressures. Utilizing Sentinel satellite imagery and the Random Forest algorithm within the Google Earth Engine (GEE), detailed change detection and zonal analyses were performed. This was augmented by empirical field sampling and laboratory analysis to quantify the mean levels of critical soil fertility indicators, including Organic Carbon (OC) and Total Nitrogen (TN), in protected and newly established areas. A significant policy paradox was identified. While the regency experienced a net increase of 4,226.54 ha in total paddy field area, the legally protected LP2B zones suffered an undeniable net loss of 23.76 ha. Crucially, the soils lost from LP2B areas were intrinsically superior, exhibiting significantly higher mean levels of OC (3.15% vs. 1.88%) and TN (0.28% vs. 0.15%) compared to the newly established areas outside the LP2B boundary, which utilized lower-quality, marginal land. The most important findings highlight that the policy has failed to preserve the highest quality land, resulting in resource substitution (quality for quantity). This study strongly recommends the adoption of spatially targeted incentive strategies and the integration of a Weighted Land Loss Metric, based on soil fertility parameters, into policy monitoring to ensure the long-term sustainability and resilience of regional food production systems.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Dan Efisiensi Teknis Usahatani Kacang Panjang (Vigna Sinensis L.) Di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo Abdul Rahman Gani; Moh Muchlis Djibran; Yusriyah Atikah Gobel; Meity Melani Mokoginta; Merita Ayu Indrianti; Dewa Oka Suparwata
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i4.647

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi dan gizi tinggi yang menunjukkan pertumbuhan produksi sangat signifikan di Kabupaten Gorontalo, namun kajian kuantitatif tentang faktor-faktor produksi dan efisiensi teknisnya belum pernah dilakukan di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh simultan dan parsial faktor-faktor produksi serta mengkaji tingkat efisiensi teknis usahatani kacang panjang di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Survei kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 86 petani melalui pendekatan total sampling (sensus). Analisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas yang diestimasi dengan Ordinary Least Square (OLS) melalui perangkat lunak EViews 10. Seluruh uji asumsi klasik terpenuhi: normalitas (Jarque-Bera: JB=3,596; p=0,166), bebas multikolinearitas, dan homoskedastisitas. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan seluruh faktor produksi berpengaruh nyata (F=14,207; p<0,001; R2=54,60%). Secara parsial, luas lahan (beta=0,341; p=0,002), benih (beta=0,241; p=0,024), dan pupuk (beta=0,315; p=0,045) berpengaruh nyata pada taraf alpha=5%, sedangkan tenaga kerja dan pestisida tidak berpengaruh nyata. Total elastisitas sebesar 1,009 mengindikasikan constant return to scale (CRS) pada level sistem produksi keseluruhan, sementara seluruh faktor produksi secara parsial berada pada kondisi decreasing return to scale (DRS). Temuan ini mengimplikasikan perlunya reorientasi penggunaan input melalui optimalisasi lahan, peningkatan kualitas benih unggul bersertifikat, dan penerapan pemupukan berimbang sebagai prioritas program penyuluhan pertanian di Kabupaten Gorontalo.  
Huyula Sebagai Modal Sosial Pada Usahatani Tomat: Persepsi Petani Terhadap Efisiensi Waktu Dan Biaya Di Kecamatan Limboto, Gorontalo Jumriaty Maleba; Moh Muchlis Djibran; Meity Melani Mokoginta; Yusriyah Atikah Gobel; Merita Ayu Indrianti; Dewa Oka Suparwata
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.703

Abstract

Kearifan lokal Huyula merupakan praktik gotong royong khas masyarakat Gorontalo yang diimplementasikan dalam sistem pertanian komunal, termasuk usahatani tomat. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi petani tomat terhadap kontribusi Huyula dalam meningkatkan efisiensi waktu (X1), efisiensi biaya (X2), dan produktivitas usahatani (Y) di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 48 petani tomat di tiga desa sampel: Bolihuangga, Hunggaluwa, dan Tenilo. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin dengan 15 item pernyataan (5 item per variabel, skor total teoritis 5-25). Analisis deskriptif kategoris menggunakan interval kelas empat poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor efisiensi waktu berada pada rentang 21-25 (Sangat Tinggi), efisiensi biaya pada 17-23 (Tinggi hingga Sangat Tinggi), dan persepsi produktivitas pada 18-23 (Tinggi hingga Sangat Tinggi). Ketiga variabel secara konsisten menunjukkan persepsi positif terhadap manfaat Huyula. Data sekunder produksi tomat 2019-2022 menunjukkan pola fluktuasi signifikan: 3.212 kuintal (2019) turun 57% menjadi 1.394 kuintal (2020) akibat pandemi COVID-19, kemudian pulih ke 1.569 kuintal (2021) dan 3.109 kuintal (2022). Temuan ini mengkonfirmasi Huyula sebagai modal sosial produktif yang efektif sebagai mekanisme efisiensi tenaga kerja kolektif dan buffer ketahanan produksi. Penelitian merekomendasikan integrasi Huyula secara formal dalam program penyuluhan pertanian berbasis komunitas di Gorontalo.
Infiltration rate in several land covers in the educational forest of Muhammadiyah University of Mataram Suhairin Suhairin; Aditya Ihwanul; Budy Wiryono; Muliatiningsih Muliatiningsih; Merita Ayu Indrianti; Handriany Erlianingsih
Protech Biosystems Journal Vol 5, No 2 (2025): Protech Biosytem Journal (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/protech.v5i2.37708

Abstract

Infiltration rates across land cover vary depending on the type of land use. Several factors influencing soil physical properties include soil texture, organic matter, bulk density, porosity, aggregate stability, and water content. Low infiltration capacity impacts high runoff rates. Runoff has the potential to carry soil particles dislodged by rainwater to lower areas; this phenomenon is exacerbated if the land lacks shading vegetation. If continued, it will erode the topsoil, thinning the soil solum. The analysis results indicate that land covered by bananas, mixed gardens, heterogeneous forests, and shrubs has a very high infiltration rate. PCA results demonstrate a consistent relationship with basic soil science principles, particularly the relationship between soil structure, organic matter content, and infiltration rate. The positive correlation between porosity and infiltration rate reflects the role of the soil pore system in controlling water movement. The negative relationship between organic carbon and variables on the F1 axis indicates that increasing soil organic matter tends to be associated with changes in soil structure, leading to more stable and aggregative soil structures
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Moh Muchlis Djibran; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini; Yuyan Mahmud; Halima Harun; Rizal Susanto Laiko; Laswin Ahmad; Suriyani Mayang; Wirna Angio; Iwan Yunus; Ahmad Tamrin; Asna Kasim Mohamad
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.251

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sosialisasi dan pendampingan dengan sertifikasi halal. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Tahap pertama melibatkan sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi halal dan manfaatnya, yang disampaikan oleh penyuluh Agama Islam. Selanjutnya, dilakukan diskusi interaktif untuk menjawab pertanyaan dan mengatasi keraguan pelaku UMKM mengenai proses sertifikasi. Tahap terakhir adalah pendampingan intensif, di mana para pelaku UMKM diberikan bantuan teknis dalam menyiapkan dokumen, memahami prosedur, dan memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya sertifikasi halal dan proses yang harus ditempuh. Kesimpulannya, sosialisasi dan pendampingan yang terstruktur dan intensif efektif dalam membantu UMKM memperoleh sertifikasi halal, meningkatkan daya saing mereka, dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan akademisi dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Co-Authors A. Hasan, Zuarni Abdul Rahman Gani Aditya Djaini Aditya Djaini Aditya Ihwanul Ahmad , A Laswin Ahmad Fathoni Ahmad Fudholi Ahmad Tamrin Artino, Adi Asna Kasim Mohamad Bahtiar Efendi Cakranegara, Pandu Adi Dedi Rizaldi Hippy Desrianti Hasan Dewa Oka Suparwata Dewa Oka Suparwata Dewi Shinta Achmad Dharmawati, Tuti Dien, Wawan Moh. R. Djaini, Aditya Djibran, Moh Muchlis Djibran, Moh. Muchlis Ervandi, Mohamad Evi Hulukati Fahrullah Fahrullah Fauziah Azmi Fazleena Musthafa, Mariyam Femi Umar Firdaus Firdaus Gobel, Yusriah A. Hafizhah Al Amanah Halima Harun Handriany Erlianingsih Hendra Haipi Ian Eka Prawita Pau Ida Wahyuni Idrus Yasin Indri Afriani Yasin Indri Afriyani Yasin Intan Noviantari Manyoe Ismail, Retmi Ivan Taslim Iwan Yunus Jamaluddin Jompa Jumriaty Maleba Juni Gultom Juni Gultom Kamaruzzaman Sopian Kamaruzzaman Sopian Koto, Arthur Gani Kraugusteeliana Kraugusteeliana Laswin Ahmad Marhani Marhani Marsiana Rika Moh Muchlis Djibran Moh Muchlis Djibran Moh. Muchlis Djibran Moh. Muchlis Djibran Moh. Muchlis Djibran Mokoginta, Meity M Muh. Saleh Nurdin Muhammad Zohri Mulastri Adrian Muliatiningsih Muliatiningsih Munir, Sjaiful Ni Luh Kardini Ni Luh Putu Suarmi Sri Patni Novianita Achmad Nurul Shahirah Binti Rukman Nurul Shahirah Binti Rukman Nurul Shahirah Binti Rukman Oki Dwipurwani Rena Augia Putrie Retnowati Jasa Riswan Mahmud Adam Rizal Susanto Laiko RR. Ella Evrita Hestiandari Sitompul, Pretty Naomi Sjaiful Munir Solly Aryza Sudarmanto, Eko Suhairin, Suhairin Sunday Ade Sitorus Suriyani Mayang Susan Mokoolang Talha Dangkua Taufik Jarot Andrayanto Terri Repi Teuku Fadlon Haser Triadi Triadi Tuti Dharmawati Uce Lestari Uce Lestari Uloli, Fristawati Uslan Adinata Widiastuti Ardiansyah Widiastuti Ardianyah Wirna Angio Wiryono, Budy Yasin, Idrus Yusof Othman, Mohd Yusriah A Gobel Yusriah A. Gobel Yusriyah Atikah Gobel Yuyan Mahmud