Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education

Pengembangan Kamus Istilah Komputer dan Jaringan Berbasis Android Sebagai Media Bantu Belajar Bagi Siswa Muh. Yasyfin Farhan; Amiruddin; Muliadi
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 3, November (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan dan tanggapan pengguna kamus istilah komputer dan jaringan berbasis android sebagai media bantu belajar bagi siswa kelas X kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development) dan untuk model pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, survei, dan tes. Hasil dari penelitian berupa sebuah produk aplikasi kamus istilah komputer dan jaringan sebagai alat bantu belajar yang praktis, efektif dan juga layak untuk digunakan. Pengujian kelayakan aplikasi ini diuji langsung oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil pengujian menunjukkan kategori layak. Pengujian kepraktisan dari aplikasi ini dilakukan menggunakan sistem pengujian kelompok kecil dan kelompok besar, yang di mana menunjukkan kategori yang sangat praktis. Pengujian keefektifan aplikasi menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa. Serta untuk tanggapan pengguna mendapatkan tanggapan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar bagi siswa kompetensi Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 3 Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan dan tanggapan pengguna kamus istilah komputer dan jaringan berbasis android sebagai media bantu belajar bagi siswa kelas X kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development) dan untuk model pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, survei, dan tes. Hasil dari penelitian berupa sebuah produk aplikasi kamus istilah komputer dan jaringan sebagai alat bantu belajar yang praktis, efektif dan juga layak untuk digunakan. Pengujian kelayakan aplikasi ini diuji langsung oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil pengujian menunjukkan kategori layak. Pengujian kepraktisan dari aplikasi ini dilakukan menggunakan sistem pengujian kelompok kecil dan kelompok besar, yang di mana menunjukkan kategori yang sangat praktis. Pengujian keefektifan aplikasi menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa. Serta untuk tanggapan pengguna mendapatkan tanggapan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar bagi siswa kompetensi Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 3 Luwu.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Dan Kreativitas Peserta Didik DI SMA Negeri 2 Gowa Jumria; Abdul Wahid; Muliadi
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 3, November (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kreativitas sebelum dan setelah memberikan perlakuan. Penelitian ini merupakan penelitian Quazy Eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design dengan jumlah sampel 72 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berdampak baik dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kreativitas peserta didik, Hal ini dibuktikan dari hasil observasi aktivitas peserta didik pada kemampuan kolaborasi berada pada kategori efektif, dan pada kemampuan kreativitas berada pada kataegori sangat efektif , Berdasarkan hasil perhitungan uji t menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning lebih besar dari pada kelas kontrol dengan menerapkan model konvensional. Hasil uji N-Gain menujukkan bahwa peningkatan hasil belajar peserta didik berada pada kategori sedang. Maka dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kreativitas peserta didik efektif diterapkan pada mata pelajaran Informatika Kelas X di SMA Negeri 2 Gowa
Analisis Desain dan Infrastruktur Jaringan Komputer di SMAN 4 Makassar Al Fajrin Insani; Muliadi; Kurnia Prima Putra
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 2 Issue 1, March (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan mendorong kebutuhan akan sistem jaringan komputer yang andal, stabil, dan aman. Interkoneksi yang baik memungkinkan proses pembelajaran dan administrasi berjalan lebih efisien tanpa batas ruang dan waktu. Namun, konsekuensi dari penerapan sistem jaringan ini adalah bertambahnya kompleksitas infrastruktur, perlunya pengaturan manajemen yang tepat, serta keamanan jaringan yang harus dijaga secara optimal. Jika hal-hal tersebut tidak ditangani dengan baik, maka performa jaringan dapat menurun dan rentan terhadap gangguan teknis maupun ancaman keamanan. Oleh karena itu, analisis desain dan infrastruktur jaringan menjadi penting dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan serta efektivitas sistem jaringan yang ada. SMA Negeri 4 Makassar menjadi objek studi dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil observasi, jaringan di sekolah ini telah menggunakan sistem operasi terkini, jaringan kabel LAN serta pengamanan melalui Windows Defender Firewall. Infrastruktur jaringan juga terhubung ke layanan internet berkecepatan tinggi dan didukung oleh perangkat seperti router, switch, access point, dan server. Seluruh pengelolaan sistem dilakukan oleh tim IT internal sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur yang diterapkan telah mampu menunjang aktivitas pembelajaran dan administrasi, namun masih memiliki peluang pengembangan lebih lanjut dari sisi manajemen jaringan dan keamanan untuk mencapai efisiensi yang optimal
Desain dan Optimalisasi Jaringan Enterprise di SMK Telkom Makassar Reihan Putra Pratama Nugroho; Muliadi
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 2 Issue 1, March (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur jaringan yang digunakan di SMK Telkom Makassar serta merancang solusi perbaikan berbasis arsitektur Enterprise Network. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, jaringan saat ini menggunakan topologi hybrid dengan 5 gedung, 70 Access point, dan lebih dari 1200 perangkat. Meskipun infrastruktur cukup besar, masih ditemukan beberapa kendala seperti packet loss tinggi, manajemen VLAN terbatas, serta keamanan jaringan yang belum optimal. Dengan menerapkan arsitektur jaringan tiga lapis (Core, Distribution, dan Access Layer), jaringan dapat dioptimalkan dari segi efisiensi, skalabilitas, dan keamanan. Perancangan ulang jaringan mencakup penempatan ulang perangkat Layer 3, penerapan autentikasi terpusat, dan penguatan segmentasi VLAN. Diharapkan solusi ini dapat meningkatkan performa dan mempermudah pengelolaan jaringan di masa mendatang
Rancang Bangun Sistem Lampu Tidur Otomatis Berbasis Aplikasi Mobile dan ESP32 Muliadi; M. Arsan Akbar; Abd. Azis Syam
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 2 Issue 3, November (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem lampu tidur otomatis telah menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi. Dalam penelitian ini, kami merancang dan mengembangkan sebuah sistem lampu tidur otomatis yang terintegrasi dengan aplikasi mobile dan modul ESP32. Sistem ini dapat mengatur pencahayaan kamar tidur secara otomatis berdasarkan tingkat kecerahan lingkungan. Pada mode otomatis, lampu tidur akan menyala ketika sensor LDR (Light Dependent Resistor) mendeteksi keadaan yang cukup gelap, dan akan mati ketika sensor LDR mendeteksi keadaan yang cukup terang. Pengguna juga dapat mengaktifkan mode manual melalui aplikasi mobile atau menggunakan tombol manual yang terhubung dengan ESP32. Sistem ini didukung oleh aplikasi mobile yang memungkinkan pengguna mengontrol lampu tidur dengan mudah melalui perintah suara atau tombol yang ada di aplikasi. Dalam pengujian sistem, kami melakukan serangkaian pengujian untuk memverifikasi kinerja dan keandalan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik dalam mode otomatis maupun manual, serta memberikan pengendalian yang akurat sesuai dengan kondisi lingkungan. Sistem lampu tidur otomatis ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam hal efisiensi energi, keamanan, kenyamanan, dan fleksibilitas pengguna dalam mengatur pencahayaan kamar tidur. Dalam pengembangan selanjutnya, sistem ini dapat diperluas dengan menambahkan fitur-fitur tambahan dan integrasi dengan platform IoT lainnya.
Analisis Jaringan Enterprise di SMK Handayani Makassar Muliadi; Fitra Yusuf; Muh Reyhansyah; Diva Armeylia; Annisa Syah Shadira; Nurul Fadly
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 2 Issue 3, November (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan enterprise di SMK Handayani Makassar yang berperan penting dalam mendukung pembelajaran digital dan operasional sekolah. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi cakupan sinyal Wi-Fi yang tidak merata, ketidakstabilan kecepatan akses, interferensi antar perangkat, serta ketiadaan sistem monitoring jaringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan memadukan teknik kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, pengukuran kekuatan sinyal, kecepatan internet, latency, serta analisis trafik menggunakan perangkat lunak Wireshark dan Wi-Fi Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Access Point belum optimal, sebagian besar perangkat masih menggunakan frekuensi 2.4 GHz yang rentan terhadap interferensi, dan terjadi ketidakseimbangan trafik antar area sekolah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan solusi berupa penataan ulang posisi Access Point, peningkatan perangkat ke teknologi dual-band, penerapan topologi hybrid star–mesh, segmentasi VLAN, QoS, serta penerapan sistem monitoring real-time. Rekomendasi tambahan mencakup integrasi sistem otomatisasi berbasis sensor untuk mendukung efisiensi energi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan infrastruktur jaringan di lingkungan sekolah kejuruan yang memiliki kebutuhan akses internet tinggi