Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MELALUI EDUKASI MASYARAKAT Dhina Cahya Rohim; Avira Budianita; Ade Ima Afifa Himayati; Fathimah Isnina; Milad Naufal Akbar; Findasari Findasari; Manggalastawa Manggalastawa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2473

Abstract

Kehidupan di era yang semakin maju ini telah mengahdirkan berbagai macam teknologi canggih yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Teknologi tersebut menjadi perantara untuk mendapatkan informasi terkini yang dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat berusaha untuk meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi digital untuk memudahkan dalam beraktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, secanggih apapun teknologi saat ini harus seimbang dengan pola pikir mayarakat dalam menyerap dan memahami informasi yang sedang beredar. Oleh karena itu masyarakat harus mampu meningkatkan literasi digital demi tercipta suasana yang selalu kondusif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mencoba untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di desa Kalirejo Kecamatan Undaan untuk mampu meningkatkan literasi digital agar lebih bijak lagi dalam menggunakan teknologi digital, mampu menyerap dan memaknai dengan baik informasi yang ada agar dapat meminimalisir tindakan kejahatan dan kriminalitas melalui teknologi digital.
PENINGKATAN KESEHATAN KELUARGA MELALUI PEMBERDAYAAN KADER MASYARAKAT DENGAN CEGAH STUNTING DAN PEMANFAATAN SAMPAH MENJADI MEDIA EDUKASI ANAK DI DESA JEKULO KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS Indah Puspitasari; Indanah Indanah; Sukesih Sukesih; Dhina Cahya Rohim; Muhammad Adib Jauhari; Achmad Ridwan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1719

Abstract

Indikator keluarga sehat yaitu balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak sudah sesuai dengan usianya, serta mendeteksi secara dini bilamana terdapat gangguan pada pertumbuhannya. Gangguan pertumbuhan pada anak yakni stunting. Prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia sebanyak 24,4% pada 2021. Target pemerintah untuk prevalensi stunting di Indonesia turun menjadi dibawah 14% pada tahun 2024. Untuk itu, target penurunan prevalensi stunting setiap tahun harus berkisar 2,7%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada intervensi gizi sensistif yakni memberikan pendidikan pengasuhan pada orang tua melalui pemberdayaan kader mengenai edukasi stunting dan pencegahannya serta pemanfaatan sampah agar bisa digunakan menjadi media edukasi anak di rumah. Kegiatan ini melibatkan 30 kader di Desa Jekulo. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pemberian penyuluhan mengenai kesehatan keluarga melalui deteksi dini, pencegahan, dan penanganann stunting, serta penyuluhan kesehatan lingkungan hingga demontrasi membuat media edukasi anak dari pemanfaatan sampah. Akhir kegiatan, respon positif dirasakan para kader karena mendapatkan pengetahuan tentang stunting dan pemanfaatan sampah guna mendukung turunnya angka kejadian stunting dan meningkatkan kesehatan lingkungan
PEMAHAMAN KEKERASAN SEKSUAL SERTA AKIBATNYA PADA KESEHATAN MENTAL ANAK Dhina Cahya Rohim; Tri Suwarto; Islami Islami; Fathimah Isnina; Mohamad Aris Prasetiyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2137

Abstract

Kekerasan seksual yang terjadi pada anak dapat berakibat fatal terutama dampak fisik, psikis dan sosial. Pendidikan bagi orang tua sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak. Oleh karena itu, perlu menguasai pemahaman tentang kekerasan seksual itu sendiri dan akibatnya, terutama terhadap kesehatan mental anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Tim pengabdi mencoba memberikan pemahaman kepada anggota PCA di desa. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa diskusi tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan dalam dua sesi dalam satu hari kegiatan dengan durasi 45-60 menit per sesi. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan lancar. Beberapa tujuan dari kegiatan ini sesuai dengan rencana tim sehingga output yang diharapkan dapat tercapai. Dengan diselenggarakannya kegiatan yang bertemakan Pendidikan Kekerasan Seksual dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental Pada Anak ini, diharapkan para peserta mampu memberikan kasih sayang kepada putra-putrinya dengan membangun komunikasi yang baik dan sikap keterbukaan sehingga tidak ada yang disembunyikan dari anak-anak.