Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kecerdasan Buatan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Implikasi Etis, Strategis, dan Kinerja Organisasi Kurniawati, Erni; Asiyah, Dewi; Awalya, Awalya; Septyanti, Ernest Ceti; Isrofin, Binti; Sutarto, Joko
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4747

Abstract

Perkembangan pesat penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menjadikan isu etika dan tata kelola sebagai perhatian utama dalam praktik organisasi maupun kajian akademik. AI dipandang mampu meningkatkan efisiensi, objektivitas, dan kualitas pengambilan keputusan dalam berbagai fungsi MSDM, seperti rekrutmen, seleksi, penilaian kinerja, dan pengembangan karyawan. Namun demikian, adopsi AI juga menimbulkan sejumlah tantangan, antara lain bias algoritmik, pelanggaran privasi data, rendahnya transparansi sistem, serta ketidakjelasan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan berbasis teknologi. Kondisi ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam MSDM tidak hanya berdampak teknis, tetapi juga memiliki implikasi etis dan strategis yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan kajian komprehensif untuk memahami implikasi penggunaan AI dalam konteks MSDM secara lebih mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis literatur terkini mengenai penerapan AI dalam MSDM dengan fokus pada implikasi etis, peran strategis MSDM, serta dampaknya terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 dengan penelusuran pada basis data Scopus dan Web of Science terhadap artikel jurnal peer-reviewed yang diterbitkan pada periode 2021–2025. Dari proses seleksi diperoleh 47 artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian AI dalam MSDM masih didominasi oleh studi konseptual dan berfokus pada konteks negara maju, dengan isu etika sebagai tema utama. AI berpotensi mereproduksi bias historis, memperluas praktik pengawasan karyawan, serta menimbulkan tantangan dalam membangun kepercayaan organisasi. Kontribusi AI terhadap kinerja organisasi bersifat etis-kondisional, sehingga menegaskan pentingnya penguatan tata kelola etika yang terintegrasi dalam MSDM strategis.
THE ROLE OF WORK STRESS IN MARRIAGE COMMITMENT AMONG POLICE PERSONNEL: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Wasono, Andy; Arinata, Firdian Setiya; Awalya, Awalya; Septyanti, Ernest Ceti; Isrofin, Binti; Sutarto, Joko
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i2.5870

Abstract

Work stress in police personnel is one of the important factors influencing psychological well being and family dynamics, particularly marital commitment. This study aims to identify and analyze the relationship between work stress and marital commitment among Indonesian National Police personnel thru a systematic literature review (SLR) approach to recent national and international research. The study results indicate that work stress has an impact on reducing communication quality, causing role conflict, and increasing emotional tension in the marital relationships of police personnel. Work-family conflict is the main mediator in this relationship. While social support, flexible work policies, and individual coping strategies are important moderating factors in overcoming existing conditions. The limitations of the research found are primarily related to the dominance of quantitative studies, the limitations of the local Indonesian context, and the scarcity of longitudinal studies, which pose challenges for the development of effective interventions. This study recommends strengthening organizational and family support and developing policies responsive to the dynamics of work stress to improve resilience and the quality of marital commitment among police personnel. This finding is very important in efforts to strengthen understanding of the work-life balance in the police environment in order to support the professionalism and well-being of members and their families.