Claim Missing Document
Check
Articles

E-book berbasis Mobile learning Zeny Dwi Martha; Eka Pramono Adi; Yerry Soepriyanto
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.019 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital menyebabkan setiap orang tidak dapat terlepas dari teknologi. Seiring dengan perkembangan teknologi, dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat tak terkecuali pendidikan. Mobile learning merupakan pembelajaran yang memanfaatkan perangkat teknologi komunikasi dan informasi sebagai media pembelajaran. Mobile learning juga dapat meningkatkan perhatian pebelajar terhadap materi pembelajaran sehingga proses pembelajaran terkesan lebih menarik. Keunggulan dari mobile learning yaitu pembelajarannya dapat dilakukan dengan jarak jauh dan tidak harus dilakukan dikelas. E-book berbasis mobile learning dapat membantu mahasiswa untuk memvisualisasikan pengetahuan yang bersifat konsep dengan menggunakan animasi dan video yang tersaji dalam e-book. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami materi yang bersifat abstrak menjadi konkrit agar lebih dipahami oleh pebelajar..
Efektifitas Model Pembelajaran Kooperatif Scramble Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Mengenal Surah At-Tin Siswa Kelas V Ahmad Dimyati; Anselmus Je Toenlioe; Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.364 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i42019p261

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif scramble terhadap hasil belajar siswa kelas 5 SD pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimental Design dengan menggunakan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik Pre-test dan Post-test. Rata-rata hasil hasil post-test (76,72) mengalami peningkatan dibandingkan hasil pre-test (69,97). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran kooperatif scramble mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5 SDN Rowogempol 1 Lekok Pasuruan secara signifikan. AbstractThis study aims to determine the effect of the use of scramble cooperative learning models on learning outcomes of 5th grade elementary school students in Islamic religious education subjects. This research is a Pre Experimental Design study using One-Group Pretest-Posttest Design. Data collection is done by using the Pre-test and Post-test techniques. The average post-test results (76.72) have increased compared to the pre-test results (69.97). Based on the results of data analysis, it was concluded that the scramble cooperative learning model was able to significantly improve the learning outcomes of 5th grade students at SDN Rowogempol 1 Lekok Pasuruan.
Studi Keterampilan Abad 21 Mahasiswa Dalam Memilih Peminatan Intan Faricha Eka Pramudita; Henry Praherdhiono; Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i32021p251

Abstract

4C skills are communication skills (Communication), collaborating (Collaboration), critical thinking to solve problems (Critical Thinking and problem solving), and creative (Creativity). Students in the 21st century are required to have these skills in order to be skilled at finding solutions to problem solutions, making wise decisions, thinking creatively, having fair deliberations, being able to communicate their ideas effectively. This study aims to determine the differences in 4C skills of students in choosing curriculum and training courses. The object in this study were students of class 2017. This research method used descriptive qualitative. The results show that the communication method of curriculum students is much better and much more directed than education and training students, curriculum and training students collaborate with a group, training and curriculum students solve a problem and find solutions in urgent situations, as well as have fresh new ideas.AbstrakKeterampilan 4C merupakan keterampilan keterampilan, keterampilan berkolaborasi, keterampilan berpikir kritis dalam memecahkan masalah, dan keterampilan kreatif. Mahasiswa pada abad 21 ini dituntut untuk memiliki salah satu dari keterampilan tersebut guna yang terampil dalam memecahkan masalah, bijak dalam membuat keputusan, berpikir kreatif, adil bermusyawarah, dapat mengkomunikasikan gagasannya yang efektif, dan mampu bekerja dengan baik baik individu maupun dalam kelompok. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan siswa dalam memilih penjursan dari aspek keterampilan 4C. Objek pada penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan,angkatan 2017 yang telah memilih mata kuliah peminatan diklat dan kurikulum pada semester 5. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data yang dianalisis, hasil menunjukkan bahwa mahasiswa kurikulum dan juga diklat hampir memiliki cara pandang yang sama dalam pemilihan penjurusan berdasarkan keterampilan 4c di semester 5.
Pengembangan Multimedia Interaktif Geografi Kelas X Materi Tata Surya Nanda Kresna Putra Pratama; Eka Pramono Adi; Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p119

Abstract

Abstrak: Multimedia interaktif materi tata surya merupakan media yang digunakan sebagai suplemen untuk memunculkan semangat siswa saat proses pembelajaran. Pemanfaatan multimedia tersebut bisa dipakai secara berulang kali, sehingga materi yang disampaikan dapat dimengerti oleh siswa. Penggunaan metode yaitu model Lee & Owens yang memiliki lima langkah yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Tujuan pengembangan multimedia interaktif ini untuk membantu memudahkan proses pembelajaran. Menurut ahli,  media dan ahli materi multimedia interaktif memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif layak digunakan. Dalam uji coba lapangan pada siswa SMA Pawyatan Daha Kediri kelas X IPS 1 mengalami peningkatan nilai saat menggunakan multimedia interaktif dan dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif geografi materi tata surya merupakan solusi bagi guru untuk diterapkan kepada siswa saat mengajar di SMA Pawyatan Daha.Abstract: The interactive multimedia material of the solar system is a medium that is used as a supplement to bring out the enthusiasm of students during the learning process. The use of multimedia can be used repeatedly, so that the material presented can be understood by students. The development method used is the Lee & Owens model which has five steps, namely: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The purpose of developing interactive multimedia is to help facilitate the learning process. According to media experts and material experts the results of this study indicate that interactive multimedia is suitable for use. In field trials on Pawyatan Daha Kediri high school students class X IPS 1, the value increases when using interactive multimedia and it can be concluded that interactive multimedia geography solar system material is a solution for teachers to be applied to students while teaching at Pawyatan Daha High School.
PENERAPAN MODEL PEER AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MELATIH CRITICAL THINKING SKILL MAHASISWA ANGKATAN TAHUN 2016 PADA MATA KULIAH MANAJEMEN PROGRAM DIKLAT Dini Aris Setyanti; Henry Praherdhiono; Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.433 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i22019p121

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Model Peer Authentic Assessment (PAA) untuk melatih critical thinking skill mahasiswa angkatan tahun 2016 program studi S1 Teknologi Pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pembelajaran abad ke-21 merupakan pembelajaran dengan konsep modernisasi dan kritis sehingga informasi mudah didapat maupun disebarkan. Untuk memenuhi tantangan pada pembelajaran abad 21 harus mempersiapkan bekal dengan penerapan proses pembelajaran efektif dan pola berpikir yang terbuka. Critical thinking skill adalah keterampilan yang tidak bisa diukur secara ordinal tetapi dapat dilatih sesuai dengan indikator yang sudah ada. Melatih keterampilan berpikir kritis dalam penerapan Penerapan Model Peer Authentic Assessment (PAA) ditinjau dari kelima aspek berpikir kritis mahasiswa. Aspek berpikir kritis tersebut yaitu: (1) memberikan penjelasan sederhana; (2) membangun keterampilan dasar; (3) menyimpulkan; (4) memberikan penjelasan lebih lanjut; (5) mengatur strategi dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Peer Authentic Assessment (PAA) untuk melatih critical thinking skill termasuk dalam kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 114,93 dan presentase 73,673%.
Studi Analisis Prokrastinasi Akademik Mahasiswa dalam Mengerjakan Skripsi Siti 'Aisyah; Eka Pramono Adi; Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i42021p358

Abstract

This study aims to determine the description of academic procrastination or academic delay of students in working on their thesis. This research is included in quantitative descriptive research. The research subjects were students of educational technology. while the sampling technique in this study using convenience sampling method. The data in the study were collected using a psychological scale, namely the academic procrastination scale. From the results of the survey the data shows that the empirical score is smaller than the theoretical mean score. This shows that the data research subject is higher than the theoretical average value, which means that the research subject has high academic procrastination behavior. With these results, the researchers concluded that there was a significant average difference in students' academic procrastination behavior and it could be stated that the academic procrastination behavior of educational technology students in 2016 in working on their high thesis proved to be significant. Based on the results of this study, it is expected that the study program can improve the quality of thesis guidance services in order to reduce the increase in student academic procrastination.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik atau penundaan akademik mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa teknologi pendidikan. sedangkan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini  menggunakan metode convenience sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala psikologi yaitu skala prokrastinasi akademik. Dari hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa skor  empirik  yang lebih kecil dari skor mean teoritik. Hal itu menunjukkan bahwa subjek penelitian data lebih tinggi dari nilai rata-rata teoritik yang berarti subjek penelitian memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang tergolong tinggi. Dengan hasil tersebut peneliti menyimpulkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan pada perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa dan dapat dinyatakan bahwa perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa TEP2016 dalam mengerjakan skripsi tinggi dan terbukti secara signifikan. Berdasarkan hasil dari penelitian ini diharapkan prodi dapat meningkatkan mutu pelayanan bimbingan skripsi agar dapat mengurangi peningkatan prokrastinasi akademik mahasiswa.
TREE MAP DALAM ON-LINE LEARNING Suci Lestari; Henry Praherdhiono; Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.484 KB)

Abstract

Tujuan pengembangan merupakan produk materi yang dibroadcast secara on-line pada pembelajaran berbasis web. Materi pada tree map merupakan solusi kesulitan pebelajar dalam memperoleh pengalaman belajar pada aktivitas on-line learning. Tree map merupakan salah satu dari bahasa visual umum peta konsep atau peta pemikiran dari 8 jenis yang ada yaitu circle map, tree map, bubble map, double bubble map, flow map, multi-flow map, brace map, dan bridge map. Pengembangan tree map telah melalui proses analisis, desain, pengembangan hingga proses validasi dan uji coba sesuai dengan model yang telah dikembangkan Gayle V. Davidson-Shivers & Karen L. Rasmussen (2006) dan menghasilkan kriteria valid yaitu, ahli media 85%, ahli materi 81%, uji coba lapangan 81,73%.
Pengembangan Suplemen Video Pembelajaran Adaptasi Makhluk Hidup untuk Siswa Tunarungu SLB-B YPLB Blitar Karina Permatasari; I Nyoman Sudana Degeng; Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.948 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i42019p268

Abstract

Abstrak Keterbatasan pemahaman abstrak dan proses saintifik pembelajaran IPA yang disampaikan guru secara verbal menyebabkan penyampaian pesan kurang efektif dan kurang efisien. Maka dari itu perlu diwujudkan video pembelajaran yang menunjang proses pembelajaran IPA sesuai dengan gaya belajar visual siswa tunarungu. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa video pembelajaran Adaptasi Makhluk Hidup yang difungsikan sebagai suplemen untuk siswa tunarungu SLB-B YPLB Blitar dalam bentuk DVD video pembelajaran yang valid disertai buku panduan penggunaan. Model pengembangan Arief S. Sadiman (2008:101) digunakan sebagai acuan dalam penelitian dan pengembangan video pembelajaran. Hasil ujicoba video pembelajaran Adaptasi Makhluk Hidup menunjukkan hasil sangat baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran, baik di kelas maupun secara mandiri. Hasil validasi ahli media, ahli materi, dan penilaian siswa terhadap video pembelajaran ini dalam kategori sangat baik. AbstractThe limitations of abstract thinking and scientific process of Science Class delivered by the teacher verbally causes the delivery of messages to be less effective and less efficient. Therefore it is necessary to create a learning video that support the Science subject in accordance with the visual learning style of deaf students. This research and development aims to produce a product in the form of a learning video of Adaptation of Living Things that functions as a supplement for deaf students of SLB-B YPLB Blitar in the form of a valid learning video DVD accompanied by a user manual. Arief S. Sadiman's development model (2008: 101) is used as a reference in research and development of instructional videos. The results of testing learning video Adaptation of Living Things show very good results and are suitable for use in the learning process, both in class and independently. The results of the validation of media experts, material experts, and student assessments of this learning video are in the excellent category.
Pengembangan Infografis Melalui Instagram Sebagai Penguatan Pemahaman Pokok Bahasan Sistem Pencernaan Manusia Alvionita Citra Dewi; Eka Pramono Adi; Zainul Abidin
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p216

Abstract

Abstrak: Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran infografis melalui Instagram yang layak digunakan siswa untuk kegiatan belajar mandiri. Penelitian ini berfokus untuk menghasilkan media infografis melalui Instagram untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem pencernaan manusia. Prosedur pengembangan infografis melalui Instagram ini megadopsi model Sadiman. Validasi produk dilakukan pada ahli media dan ahli materi. Kemudian untuk sasaran uji coba media infografis melalui Instagram yaitu siswa kelas VIII A Mts Raudlatul Ulum Karangploaso. Berdasarkan uji coba yag telah dlakukan dapat disimpukan bahwa media infografis melalui Instagram termasuk dalam kategori layak digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu hasil tes belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Tema 9 Subtema 1 di MI YPSM Al Manaar Ledy Ahrisya; Henry Praherdhiono; Eka Pramono Adi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.904 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i42019p306

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran CTL. Penelitian ini menggunakan quasy experimental design dengan model nonequivalent control group. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI YPSM Al Manaar. Instrumen yang digunakan adalah soal tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 71,44 dan kelas kontrol sebesar 75,79. Setelah diberi perlakuan, rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 83,22 dan kelas kontrol sebesar 82,42. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran CTL.  Abstract This study aims to determine differences in the average value of students before and after using the Contextual Teaching and Learning (CTL) model, and to find out the differences in student learning outcomes between those who use the CTL model and those who do not use the CTL model. This research uses quasy experimental design with a nonequivalent control group model. The subjects of this study were all fifth grade MI YPSM Al Manaar students. The instruments used were test questions and observation sheets. The results showed that the average pretest value of the experimental class was 71.44 and the control class was 75.79. After being given treatment, the average value of the experimental class was 83.22 and the control class was 82.42. The results of the study concluded that there were differences in the average scores of students before and after using the CTL model.
Co-Authors ., Sudarsini Agus Wedi Ahmad Dimyati Alfiansyah, Muhamad Firdaus Alvionita Citra Dewi Amanda Dina Qoyyimah Ana Mualimah Angkoso, Yunus Bagus Aniisah, Amiirah Anselmus JE Toenlioe Arafah Husna Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ariani, Fadilah Arifiansyah, Muhammad Daffa Atalya Catraratnanggadi Lukitaningtyas Ayu Aprilia Fitriani Budi, Mochamad Eko Citra Kurniawan Citra Rizky Ratna Putri Debi Puspitasari Dian Arief Pradana Dina Ustifa Dini Aris Setyanti Dyaristya E Ebzy, Fadiza Nova Ediyanto Efendi, Yudha Aldila Endro Wahyuno Erni Nidatul Dwi Utari Farah Ghina Sabrina Febri Prasetiawan Febrianti, Fernanda Olivia Firdaus, Kevin Herdinata Cahyadi Hatun, Dyah Infita Hayyu Desi Setiawati Henry Praherdhiono Henry Praherdiono Hidayati, Amilia Sholikh Hussein, Wzamah Al I Nyoman Sudana Degeng Indri Winegal Intan Faricha Eka Pramudita Irvan, Muchamad Karina Permatasari Khotimah, Inggreet Ayu Khusnul Ledy Ahrisya Lisa'yiha Rodhiyah Luluk Mufidah M. Bashoirul Wahid Sinambela Ma'unah, ST Muhibuddin Fadhli Mustafid, Mohammad Fahmil Nanda Kresna Putra Pratama Noverita Surya Dewi Novita Sholehatul Umroh Nuraini, Binti Lutfiyah Otto Fajarianto Pamungkas, Anggit Pradana, Dian Preherdhiono, Henry Priyatama, Muhammad Aldwin Punaji Setyosari Putri, Citra Rizky Ratna Rahman, Aditya Ramadito Rina Tiya Lestari Rinjani Ratnasari Afianto Rista Yunita Rohmana, Toriqu Ahira Saida Ulfa Seno Abi Yodha Sihkabuden Sihkabuden Siti 'Aisyah Suci Lestari Sulthoni Sulton Sulton Susilaningsih Susilaningsih Usep Kustiawan Ustifa, Dina Utami, Deka Dyah Wahyuningati, Nita Retno Widya Nindi Sari Wijayanti, Ajeng Putri Kusbinang Wiwik Dwi Hastuti Yerry Soepriyanto Yulias Prihatmoko Yuni Novitasari Yusuf, Wisnu Lazuardi Zainul Abidin Zainul Abidin Zakki, Aghisni Nur Zeny Dwi Martha Zidan, Herfyan Omar